• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan

    Awali Tahun 2026, PT KAI Divre II Sumbar Borong Tiga Penghargaan Tingkat Nasional

    Padang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat sukses menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Divre II Sumbar berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas kinerja unggul sepanjang tahun lalu.


    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, kepada Kepala Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan. Capaian ini menjadi kado awal tahun bagi seluruh insan KAI di wilayah Sumatera Barat.


    Prestasi paling mentereng diraih pada ajang Culture Award 2026, di mana KAI Divre II Sumbar dinobatkan sebagai Divisi Regional Terbaik Kategori Daop/Divre. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Divre II dalam mengimplementasikan nilai-nilai budaya perusahaan secara konsisten.


    Penilaian tersebut didasarkan pada indikator ketat. Mulai dari implementasi program budaya tahun 2025, tingkat kepatuhan, Safety Performance Index, hingga hasil survei Culture Journey dan CITAR.


    Selain aspek budaya, Divre II Sumbar juga menunjukkan taringnya dalam urusan operasional dengan meraih dua penghargaan tambahan, yakni:  * Juara III Penghargaan Keselamatan Operasional Tahun 2025 dan Juara III Penghargaan Keamanan Operasional Tahun 2025.

     

    Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif. "Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh insan KAI Divre II Sumbar yang menjunjung tinggi integritas. Namun, prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," ujarnya.


    Senada dengan hal tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menekankan bahwa capaian ini menjadi fondasi kuat untuk membangun kepercayaan publik. Menurutnya, budaya perusahaan yang kuat berbanding lurus dengan kualitas layanan yang aman dan selamat.


    "Kami akan menjadikan momentum ini untuk memperkuat komunikasi publik yang transparan dan edukatif, serta mengajak masyarakat untuk terus mendukung keselamatan perjalanan kereta api," pungkas Reza. (*/elsi)


    Dengan perolehan penghargaan ini, KAI Divre II Sumatera Barat optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat sepanjang tahun 2026.  (And) 

    Ketua KJI Kota Padang Ucapkan Selamat HPN 2026, Inilah Beberapa Harapannya

    PADANG (sumbarkini.com) - Jelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2024, Ketua Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Padang, Mukhtisar, SH, menyampaikan ucapan selamat kepada  insan pers di seluruh tanah air. Sehumlah harapan pun dia ungkapkan.

    Dikatakan Mukhtisar bahwa peringatan HPN tahun ini mengusung tema sentral. “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema ini menurut pria yang akrab isapa Mukti itu menekankan pentingnya peran media yang kredibel dalam menjaga stabilitas ekonomi serta memperkokoh kedaulatan bangsa melalui penyajian informasi yang akurat dan edukatif.

    "Selamat memperingati HPN. Dengan semangat Pers Sehat, kita berharap insan pers terus berkontribusi dalam mengawal kebijakan ekonomi dan pembangunan demi mewujudkan bangsa yang lebih kuat menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

    Momentum 9 Februari juga merupakan hari bersejarah bagi dunia pers Indonesia, mengingat tanggal tersebut bertepatan dengan berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1946, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional melalui Keputusan Presiden.

    Dalam pernyataannya, Mukhtisar, SH menekankan bahwa pers harus tetap menjadi pilar demokrasi yang sehat. Pers harus siap menghadapi tantangan di masa depan yang pasti akan semakin kompleks, terutama dalam menjaga integritas di tengah arus informasi digital yang sangat cepat.

    Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh jurnalis, termasuk di Kota Padang untuk terus meningkatkan profesionalisme dan mengedepankan etika jurnalistik dalam melayani masyarakat.
      
    Lebih jauh Mukti mengatakan, tahun ini Provinsi Banten yang terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar insan pers nasional. Hal ini disimbolkan dengan kehadiran maskot Badak Jawa yang mengenakan pakaian adat khas Banten pada atribut resmi HPN 2026. 

    Mukti tak lupa mengungkapkan bahwa KJI tahun ini kembali diundang untuk mengikuti perhelatan HPN. KJI memastikan kehadirannya untuk turut memperkuat pilar keempat di republik ini. (Nelvi) 

    Pengprov Lemkari Sumbar Masa Bakti 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

    Padang – Pengurus Provinsi Lemkari Sumatera Barat masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan pada Minggu 1 Februari 2026 di Gedung Youth Center Padang. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB Lemkari, Mayjen TNI Mar (Purn) Bambang Sutrisno.

    Pengurus Lemkari Sumatera Barat yang dikukuhkan dipimpin oleh Nanda Satria, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat. Kepengurusan ini akan menjalankan roda organisasi untuk periode 2026 hingga 2030.

    Dalam pidatonya, Ketua Umum PB Lemkari Mayjen TNI Mar (Purn) Bambang Sutrisno menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dan pembinaan berjenjang sebagai kunci peningkatan prestasi karate nasional.

    “Lemkari harus menjadi rumah pembinaan atlet yang berkarakter, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai disiplin serta sportivitas. Saya berharap Lemkari Sumatera Barat mampu menjadi contoh organisasi yang solid, profesional, dan berorientasi prestasi,” tegas Bambang Sutrisno.

    Ia juga mengingatkan agar pengurus daerah mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, KONI, serta seluruh perguruan untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.

    Wali Kota Padang, Fadly Amran dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Padang terhadap pengembangan olahraga karate di Sumatera Barat.

    “Karate bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda. Pemerintah Kota Padang siap bersinergi dengan Lemkari dalam menciptakan atlet-atlet berprestasi sekaligus generasi yang disiplin dan berintegritas,” ujar Fadly Amran.

    Sementara itu, Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus menilai Lemkari sebagai salah satu cabang olahraga andalan Sumatera Barat.

    “KONI Sumbar berharap Lemkari terus konsisten melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Kepengurusan baru ini kami harapkan dapat bekerja terarah dan terukur,” katanya.

    Ketua Lemkari Sumatera Barat, Nanda Satria, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi secara kolektif dan profesional.

    “Kami akan fokus pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penguatan organisasi hingga ke kabupaten dan kota. Lemkari Sumbar harus menjadi organisasi yang solid dan berprestasi,” ujar Nanda.

    Prosesi pengukuhan ikut dihadiri oleh mantan Ketua PB Lemkari, H. Leonardy Harmainy, Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH, sejumlah Forkopimda dan undangan lainnya. (*)

    Naajiya Fokus Pada Pemulihan Ekonomi Korban Banjir Bandang Palembayan

    Agam (sumbarkini.com) - Di hunian sementara (huntara), kebutuhannya bukan lagi sekadar nasi bungkus atau selimut kering yang dibutuhkan penyintas bencana di Palembayan. Mereka butuh berdiri di atas kaki sendiri guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

    Setelah ladang, sawah, toko, warung atau bengkel mereka hanyut ditelan galodo (banjir bandang), modal untuk menata hidup kembali adalah segalanya. Hal ini didasarkan hasil asesmen relawan tim Naajiya Peduli di lapangan. Makanya, pada Sabtu (31/1/2026) Yayasan An Naajiya, melalui program "Naajiya Peduli", memberikan bantuan berupa uang tunai sebanyak 150 paket. Ini satu bentuk suntikan semangat yang sangat dinanti penyintas.

    DR. Desman, MA, Ketua Yayasan An Naajiya, menjelaskan bahwa keputusan menyalurkan bantuan galodo Palembayan dalam bentuk uang tunai ini diambil setelah asesmen mendalam. Uang tunai dianggap lebih fleksibel, terutama untuk kebutuhan operasional sehari-hari dan biaya kontrol kesehatan.

    “Ini adalah titipan dari donatur untuk penyintas bencana galodo. Semoga bisa sedikit membantu untuk membeli kebutuhan dan bagi penyintas di rumah singgah bisa untuk biaya perawatan dan kontrol kesehatan,” ujar Desman.

    Dikatakan Desman bahwa bantuan ini adalah jembatan menuju pemulihan. Bagi penghuni huntara, bantuan ini ibarat memberikan oksigen agar penyintas bisa sedikit bernafas lega. 

    Menyambut penyampan itu, Tomas Libra, salah seorang perwakilan warga huntara, mengakui bantuan pangan dan papan memang sudah cukup. Namun, untuk bangkit, mereka butuh lebih dari itu. Mereka butuh modal untuk memulai lagi.

    “Kami tidak mungkin selamanya seperti ini. Kami butuh suppor untuk bisa menata kehidupan dan usaha,” kata Tomas dengan suara tercekat. 

    Ia pun mengungkapkan kenyataan pahit, sekitar 80 persen penghuni huntara kehilangan rumah sekaligus lahan usaha. Sawah, ladang, bengkel—semua hanyut. "Hilang sudah semua," ujarnya terbata.

    Di lain kesempatan, tepatnya di Rumah Singgah Lubuk Basung, fokus pemulihan sedikit berbeda. Aryati, Pengelola rumah singgah, mengatakan bahwa selain kebutuhan fisik, penyintas menghadapi pertarungan batin. Sebagian masih menjalani rawat jalan, tetapi trauma psikologis jauh lebih mengancam.

    “Sebagian penyintas masih banyak yang mengalami trauma. Mengenai kebutuhan bantuan pangan, alhamdulillah sudah cukup memadai, tapi yang lebih penting adalah bagaimana membantu mereka dalam hal mental dan trauma, begitu juga untuk kelanjutan kehidupan mereka karena rumah dan sawah mereka kebanyakan hanyut dibawa galodo,” tutur Aryati.

    Dia sangat mengharapkan dukungan mental dan ekonomi berkelanjutan dari pemerintah atau lembaga lainnya. Naajiya Peduli menyadari betul bahwa rekonstruksi pasca-bencana adalah maraton, bukan lari cepat. Bantuan uang tunai ini diharapkan menjadi momentum bagi para penyintas untuk menguatkan mental, membiayai pengobatan, dan perlahan menanam benih harapan baru di tengah puing-puing sisa bencana galodo Palembayan. (Jimi)

    Padang Usulkan Pembuatan 200 Titik Sumur Komunal dan Penambahan Dua SPAM Baru

    Padang (sumbakini.com) - Perumda Air Minum Kota Padang bersama Pemko Padang mempercepat penanganan krisis air bersih. Salah satunya adalah pengajuan pembangunan 200 sumur bor komunal dan penambahan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

    Hal itu disampaikan disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran kepada Menteri PUPR Dody Hanggodo saat meninjau kondisi intake Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1/2026). Ikut dalam rombongan itu Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang mendampingi Anggota DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Anggota DPRD Kota Padang Mastilizal Aye.

    Fadly Amran menyampaikan bahwa Perumda Air Minum Padang saat ini telah bekerja maksimal untuk memulihkan layanan. Hanay saja keterbatasan infrastruktur pascabencana membuat sistem distribusi air masih bersifat sementara dan rentan terhadap gangguan.

    “Kami meminta pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami kekeringan agar beban distribusi Perumda AM tidak terlalu berat," ujarnya. 

    Ditegaskan Fadly bahwa dengan bertambahnya sumur bor komunal, suplai air ke rumah tangga bisa lebih stabil dan tidak seluruhnya bergantung pada jaringan Perumda Air Minum.

    Lebih jau Fadli menerangkan dari 200 titik sumur bor yang diusulkan, hanya sekitar 50 titik berada di atas aset milik pemerintah kota. Sisanya akan ditempatkan di fasilitas publik agar mudah diakses masyarakat.

    “Sebagian besar sumur bor akan kita arahkan ke masjid dan musala sehingga warga bisa memanfaatkan air bersih secara komunal, terutama saat pasokan PDAM terganggu,” tegasnya.

    Fadly Amran juga mengungkapkan pembangunan SPAM baru telah disetujui untuk tahun anggaran 2026. Upaya ini dilakukan dalam rangka peremajaan sistem air bersih di Kota Padang yang rawan bencana.

    “Direncanakan ada dua SPAM baru dengan kapasitas 200 liter per detik dan 500 liter per detik. Fokus utama kita adalah mengganti SPAM Gunung Pangilun yang kondisinya sudah tidak layak,” ulasnya.

    Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyatakan pihaknya telah menyiapkan kebijakan khusus bagi pelanggan yang terdampak paling parah.

    “Sekitar 1.382 pelanggan atau sekitar 1,1 persen dari total pelanggan kami benar-benar tidak mendapatkan aliran  air. Untuk pelanggan tersebut, rekening air bulan Februari kami nol-kan, termasuk retribusi sampah,” ungkapnya. (*/Elsi)

    Perumda Air Minum Kota Padang Gratiskan Rekening Air 1.382 Pelanggan

    PADANG (sumbarkini.com) – Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengambil langkah sanga berani dalam merespon krisis air bersih yang melanda sebagian wilayah Kota Padang. Pihaknya memutuskan untuk menggratiskan tagihan rekening air bulan Februari bagi ribuan pelanggan yang terdampak gangguan pendistribusian pasca banjir bandang akhir tahun lalu.


    Hendra Pebrizal mengatakan terdapat sekitar 1.382 pelanggan atau setara dengan 1,1 persen dari total pelanggan yang terdampak secara signifikan. Untuk kelompok ini, Perumda Air Minum tidak akan membebankan biaya apapun.


    "Ada sekitar 1.382 pelanggan yang kami gratiskan. Artinya, rekening Februari itu kita nol-kan, termasuk retribusi sampahnya juga kita nol-kan," tegasnya saat mendampingi kunjungan kerja Menteri PUPR dan Wali Kota Padang di Intake Gunung Pangilun, Jumat (30/1/2026).

    Meski tagihan digratiskan, Hendra memastikan bahwa pelayanan air bersih tidak terhenti. Perumda Air Minum terus menyiagakan armada mobil tangki untuk menjangkau pemukiman warga yang pipanya belum dialiri air.


    "Pelayanan tetap kita berikan melalui mobil tangki. Petugas kami mengisi tangki-tangki yang sudah disediakan pada titik-titik terdampak, sebanyak satu sampai dua kali setiap harinya," tambahnya.


    Selain fokus pada kompensasi pelanggan, Hendra melaporkan bahwa tim teknis di lapangan terus bekerja mengejar target pemulihan infrastruktur. Saat ini, progress perbaikan intake dan sistem pemipaan yang rusak telah mencapai 98 persen.


    Ia optimis bahwa sisa pengerjaan sebesar 2 persen tersebut akan rampung pada awal Februari ini, sehingga distribusi air melalui sambungan rumah (SR) dapat kembali normal secara bertahap.


    Langkah Dirut Perumda Air Minum ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran. Dimana sebelumnya Walikota telah meminta jajaran BUMD memberikan insentif dan keringanan bagi warga di tengah masa pemulihan infrastruktur air di Kota Padang.  (Elsi) 

    Walikota Padang Tegaskan Dukungan Terhadap Respon Cepat Menteri PUPR

    PADANG (sumbarkini.com) – Wali Kota Padang, Fadly Amran Fadly Amran menegaskan kesiapan jajaran Pemerintah Kota Padang untuk mendukung penuh percepatan normalisasi sungai yang diinstruksikan pusat. Hal ini disampaikannya saat  mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, di Bendungan Koto Tuo, Kelurahan Balai Gadang, Kamis (29/1/2026). 

    Fadly mengatakan bahwa kehadiran Menteri PUPR merupakan angin segar bagi warga Kecamatan Koto Tangah yang terdampak banjir. Ia menyatakan apresiasinya atas langkah tegas kementerian yang meminta pemulihan infrasturktur itu dilakukan selama 24 jam. 

    “Kami sangat mengapresiasi perhatian dan langkah cepat dari Bapak Menteri PUPR. Pemerintah Kota Padang siap berkolaborasi dan bersinergi agar seluruh proses penanganan pascabanjir ini berjalan tanpa kendala teknis di lapangan,” ujar Fadly.

    Selain fokus pada perbaikan fisik, Fadly juga menyambut baik arahan Menteri terkait program padat karya yang melibatkan warga lokal. Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan sangat membantu ekonomi warga yang sempat terganggu akibat bencana.

    “Harapan kita, normalisasi ini segera tuntas sehingga masyarakat kembali merasa aman dan tenang. Bendungan Koto Tuo adalah urat nadi pengairan dan kendali air di kawasan ini, jadi penyelesaiannya memang sangat mendesak,” ujarnya.

    Tampak hadir Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V). (Nelvi) 

    Operasi Keselamatan Singgalang 2026, Fokus pada Pendekatan Humanis

    PADANG (sumbarkini.som) - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Singgalang 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Dirlantas Polda Sumbar, AKBP H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., di Aula Mapolda Sumbar baru-baru ini.

    Dikatakan Reza pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membekali personel dengan kemampuan teknis dan taktis sebelum terjun ke lapangan. Reza juga menekankan bahwa operasi kali ini harus mengedepankan sisi humanis dan profesionalisme yang tinggi.

    "Dengan koordinasi yang matang dan pemahaman yang sama di setiap lini, kita harapkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 berjalan optimal. Tujuan utama kita adalah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan demi keselamatan bersama," ujarnya di hadapan para peserta latihan.

    Operasi Keselamatan Singgalang 2026 ini juga diproyeksikan sebagai langkah "Cipta Kondisi" guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Hal ini sangat krusial jelang periode Operasi Ketupat 2026 (pengamanan Idul Fitri), di mana volume kendaraan di wilayah Sumatera Barat diperkirakan akan meningkat tajam.


    Beberapa poin penekanan dalam latihan ini meliputi: Edukasi Masyarakat dengan cara mengutamakan tindakan preemtif dan preventif, Penggunaan Teknologi dengan cara: optimalisasi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dalam pengawasan. 

    Selain itu, dalam hal keselamatan pengguna jalan, petugas diminta fokus pada titik-titik rawan kecelakaan di jalur lintas Sumatera.


    Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam berlalu lintas, sehingga angka fatalitas kecelakaan di jalan raya dapat berkurang secara signifikan sepanjang tahun 2026. (Elsi) 

    Perdana di 2026, BIM Salurkan Bantuan Kaki Palsu, Kaca Mata dan 3000 Bibit Pohon

    Ketaping, Padang Pariaman - Mengawali tahun 2026 Bandara Internasional Minangkabau (BIM) salurkan bantuan sosial ramah difabel melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini merupakan TJSL perdana dalam program InJourney Ramah Difabel.

    General Manager BIM, Dony Subardono, mengatakan program tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk komitmen perusahaan. “Melalui program ini, kami menyalurkan bantuan kaki palsu, kacamata baca, serta buku Braille bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah wujud komitmen BIM dalam menghadirkan bandara yang inklusif dan peduli,” ujar Dony.

    Dony mengatakan pada kegiatan tersebut disalurkan 42 kaki palsu kepada warga di Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman, dan Agam. Selain itu, BIM juga melakukan pemeriksaan mata terhadap 674 siswa di sejumlah SD di Padang dan sekitarnya. Sebanyak 197 diantaranya menerima kacamata baca.


    Disalurkan juga 52 buku braille kepada siswa SLB dan anak-anak panti asuhan di beberapa daerah di Sumatera Barat (Sumbar). Sementara di bidang lingkungan, BIM menebar 3.000 bibit pohon untuk ditanam di sejumlah wilayah di Sumbar.

    Founding Father Kick Andy yang turut hadir dalam acara itu, Ali Sadikin, menyebut program InJourney Ramah Difabel telah berjalan konsisten selama enam tahun. “Alhamdulillah, ini sudah memasuki tahun keenam kami bersama InJourney menjalankan program Ramah Difabel dan terus kami laksanakan setiap tahun,” katanya.

    Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, mengapresiasi program tersebut. Program itu dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat terutama mereka yang berkebutuhan khusus.

    “Bantuan ini tidak hanya membantu secara fisik, tapi juga meningkatkan semangat hidup dan produktivitas warga. Untuk itu kami mewakili pemerintah dan penerima bantuan, mengucapkan terimakasih atas kepedulian BIM dan InJourney,” ujarnya.

    Yayasan Jaya Perkasa  Peduli yang digandeng BIM untuk menyaring difabel pemerlu bantuan kaki palsu, menyatakan program ini sangat menggembirakan para difabel. Terutama mereka yang belum pernah menerima bantuan kaki palsu, atau kaki palsu yang pernah mereka miliki sudah harus diganti.

    "Kami turut dipercaya BIM dalam penyaluran kaki palsu ini. Kami mendata para difabel di kota dan kabupaten di Sumbar yang sangat memerlukan bantuan kaki palsu ini. Kami menyeleksi agar penerima benar-benar tepat sasaran," ujar Nelvi, Sekretaris Yayasan itu. (*)

      

     

    DPP-KJI Terbitkan SK Kepengurusan KJI Sulsel, Edy Basri-Siap-Dilantik-di-Bali-Februari-2026


    PADANG – Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan pengurus KJI wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepengurusan yang dinakhodai oleh Edy Basri ini direncanakan akan menjalani prosesi pelantikan pada Februari 2026 mendatang di Bali.


    Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, dalam keterangannya di Kota Padang, menyampaikan harapan besar agar KJI Sulsel mampu menjadi lokomotif pergerakan organisasi jurnalis yang profesional. Ia menegaskan bahwa KJI harus menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh insan pers.


    "KJI adalah rumah bagi kita bersama. Kita berharap KJI Sulsel di bawah kepemimpinan Edy Basri dan rekan-rekannya dapat berjalan secara profesional dan tegak lurus sesuai dengan AD-ART organisasi," ujar Andarizal.


    Lebih lanjut, Andarizal menyebutkan bahwa KJI Sulsel diproyeksikan menjadi percontohan bagi wilayah lain. "Semoga KJI Sulsel di bawah komando Edy Basri dapat menjadi pilot project bagi pengurus KJI lainnya, baik di tingkat nasional maupun daerah," tambahnya.


    Dalam struktur yang diterbitkan, kepengurusan KJI Sulsel diperkuat oleh jajaran Pembina dari unsur kepala daerah, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, serta Bupati Sidrap. Selain itu, terdapat struktur bidang yang lengkap, mulai dari Hubungan Antar Lembaga hingga Bidang Pra-UKW yang difokuskan pada penguatan kompetensi wartawan.


    Berikut adalah struktur teras KJI Sulawesi Selatan:)>/>

     * Ketua: Edy Basri

     * Sekretaris: Iwan Setiawan

     * Bendahara: Ersan


     * Wakil Ketua: Herwandi Baharuddin, Andi Kute, Fery Sirajuddin, Andi Indera Dewa, dan Kadir A. Setiawan.


    Dengan formasi ini, KJI Sulsel diharapkan segera melakukan akselerasi program kerja pasca pelantikan di Bali nanti, terutama dalam meningkatkan literasi media dan kesejahteraan anggota melalui Bidang Pra-UKW bagi anggotanya. (*)

    Anggota Komisi VI DPR RI Apresiasi Respons Cepat KAI Divre II Sumbar

    Padang - Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka memberikan apresiasi kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat atas kesiapsiagaan dan kecepatan dalam menangani dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Apresiasi tersebut disampaikanya saat kunjungan kerja ke Stasiun Padang, Senin (29/12).

    Menurut Rieke, langkah cepat dan terukur yang dilakukan KAI Divre II Sumbar dalam memperbaiki jalur mampu menjaga operasional perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancer. Meski dihadapkan dengan kondisi alam yang cukup berat. "Ini mencerminkan komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

    Rieke juga mengapresiasi penanganan jalur kereta api yang terdampak banjir di petak jalan Duku–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) serta Lubuk Alung–Kayu Tanam. Ia menilai penanganan cepat di lokasi tersebut sangat krusial. Perjalanan kereta api tetap aman, lancar dan berorientasi pada keselamatan.

    Selain penanganan operasional, Rieke turut menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang disalurkan KAI Divre II Sumatera Barat kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut dinilai sebagai wujud nyata kepedulian BUMN terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

    “Saat ini saya sedang bersama pejuang-pejuang Kereta Api Indonesia yang kebetulan menjadi koordinator untuk penanganan bantuan bencana di daerah Sumatera Barat. Dan mereka luar biasa sudah menghimpun sampai 23 miliar, sudah disalurkan dan ada beberapa titik yang terdampak bencana, termasuk rel menuju Bandara Internasional Minangkabau. Alhamdulillah langsung mereka bisa selesaikan dengan baik, dengan cepat”, ungkap Rieke.

    Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, menegaskan bahwa dalam setiap tahapan penanganan pascabencana, KAI senantiasa mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama.

    Sebagai Koordinator Satgas Bencana BUMN di wilayah Sumatera Barat, KAI Divre II Sumbar juga bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan serta mengoordinasikan kontribusi dari berbagai BUMN yang tergabung dalam Satgas Bencana Nasional Sumatera Barat. Total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp23 miliar dan disalurkan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana serta membantu masyarakat terdampak.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menyampaikan bahwa di tengah penanganan dampak bencana, KAI tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang dan masyarakat. KAI memastikan informasi perjalanan disampaikan secara cepat, akurat, dan transparan, serta melakukan pengaturan operasional guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

    “Kami berupaya memastikan penumpang tetap memperoleh pelayanan optimal, mulai dari keselamatan, kenyamanan, hingga kepastian informasi selama masa pemulihan pascabencana. Di sisi lain, KAI juga hadir membantu masyarakat melalui berbagai program bantuan dan koordinasi lintas sektor sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Reza. (Yuyun)

    Maxim Apresiasi Ojol Padang dengan Penghargaan Best Driver

    Padang (sumbarkini.com) - Sebagai upaya mengapresiasi loyalitas sekaligus menjaga standar kualitas
    layanan, Maxim melaksanakan program Best Driver of The Month di Padang, Sumatera Barat. Pada program ini, Maxim memberikan penghargaan ke Novri Sjamsu berkat capaiannya yang berhasil memecahkan rekor pemesanan tertinggi tanpa  penilaian buruk sepanjang periode evaluasi.

    Head of Subdivision Maxim Padang, Rachmat Ari Yarman, menyatakan, “Melalui Best Driver, kami memberikan apresiasi kepada para pengemudi yang telah menunjukkan kualitas layanan mumpuni. Kami percaya program seperti ini dapat membangun budaya pelayanan yang semakin baik di lingkungan Maxim”.

    Rachmat menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya layanan yang aman, ramah, sopan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

    Sebagai bentuk apresiasi, Rachmat mengungkapkan bahwa Novri menerima jaket khusus berlogo Garuda  yang dirancang sebagai simbol integritas dan komitmen mitra pengemudi dalam memberikan layanan yang aman serta bertanggung jawab. Jaket tersebut menjadi identitas kehormatan sekaligus pengingat bahwa kualitas layanan merupakan fondasi utama dalam industri transportasi online. 

    Perusahaan menilai capaian yang diperoleh Novri selaku mitra pengemudi Maxim BIke merupakan contoh dari nilai-nilai pelayanan yang ingin terus ditingkatkan perusahaan. Melalui penghargaan ini, perusahaan ingin mendorong motivasi para mitra pengemudi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga etika pelayanan di lapangan.  

    Novri mengungkapkan, “Terima kasih, saya senang dan bahagia bisa mendapatkan jaket ini, semoga kedepannya bisa sukses selalu dan semakin maju”.

    Maxim menegaskan akan terus menggaungkan program Best Driver di berbagai  daerah sebagai langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi online. Melalui program ini, perusahaan menargetkan terciptanya lingkungan kerja yang lebih profesional serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap mitra pengemudi di seluruh Indonesia.

    Program Best Driver digelar untuk mendorong profesionalisme mitra dan memastikan mutu layanan serta keselamatan pengguna tetap terjaga. Proses evaluasi meliputi jumlah pemesanan, penilaian pelanggan, kepatuhan terhadap ketentuan operasional, dan konsistensi performa layanan. (*/elsi)

    Meski Lelah, Pegawai PDAM Tetap Layani Kebutuhan Air Warga

    Padang – Tak terbayang oleh para pegawai Perumda Air Minum Padang, banjir bandang yang melanda Kota Padang sejak selasa 25 November 2025 lalu akan merubah drastis ritme kerja mereka. Sejak suplai air bersih terputus, mereka harus secara simultan mendistribusikan air bersih ke warga-warga kota.

    Truk tangki atau mobil bak terbuka yang memuat beberapa tandon air volume 1.000 liter berkeliling menjajakan air gratis. Perkampungan hingga komplek perumahan mereka kunjungi untuk memastikan warga terutama pelanggan mendapatkan air bersih.



    Walau lelah, petugas Perumda Air Minum Kota Padang tetap berupaya mendistirbusikan air bersih. “Sedikit pak, tapi ini adalah tugas yang harus kami jalankan demi membantu warga yang kekurangan air bersih pasca banjir bandang. Lelah kami terbayar kalua melihat wajah ceria masyarakat,” ujar Redy Patria, petugas Perumda Air Minum Kota Padang.

    Diceritakan Redy awalnya mereka mendistribusikan air dipusatkan di rumah tokoh masyarakat, rumah ibadah, sekolah dan tempat-tempat yang memungkinkan banyak mengakses air bersih yang mereka bawa. Tak peduli malam hari sekalipun.

    Ade Nofrizal petugas lainnya, sembari mengisi bak penyimpanan air milik warga mengatakan saat ini petugas mempermudah akses warga untuk mendapatkan air bersih. Tangki-tangki air didirikan di lokasi-lokasi tertentu. Petugas berkoordinasi dengan RT/RW setempat, dimana tangka air akan diletakkan. “Petugas akan mengisi tangki itu saja. Ini kebijakan pimpinan kami untuk mempermudah pendistribusian air bersih,” ujarnya, Sabtu 20 Desember 2024. 

    Disebutkannya, dia dan Kawan-kawan telah diturunkan ke lapangan sejak pasca banjir bandang pertama  pada Senin 24 November 2025 dan makin banyak armada yang turun pasca banjir 27 November 2025. Bahkan damkar dan kepolisian juga turut menurunkan petugasnya.

    Bahkan Perumda Air Minum Kota Padang menanyakan kebutuhan warga dan kemungkinan mereka memiliki tangki air atau reservoir air di rumah masing-masing. Warga ini juga dilayani kebutuhan air mereka. (zul)

    Kolaborasi Bersama Pemko, KJI Kota Padang Salurkan Puluhan Paket Sembako

    PADANG – Sisa-sisa trauma akibat terjangan banjir bandang yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu masih membekas di ingatan warga. Di tengah upaya pemulihan yang menguras tenaga dan air mata, secercah harapan muncul melalui aksi solidaritas yang digagas oleh organisasi profesi Pers Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Padang.


    Pada Jumat pagi (19/12/2025), suasana di sebuah sudut pemukiman tepatnya Jalan Delima Nomor 77F Ujung Gurun, kantor Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) tampak berbeda. Di atas sebuah meja kayu sederhana, tumpukan tas berwarna oranye mencolok berisi bahan pokok (sembako) menjadi simbol penyambung hidup bagi mereka yang terdampak.


    Sebagai payung bagi para pemburu berita, KJI menyadari bahwa jurnalis bukan sekadar pelapor berita, tetapi juga bagian dari masyarakat yang tak luput dari musibah. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara KJI dengan Pemerintah Kota Padang.


    Ketua KJI Kota Padang, Mukthisar, turun langsung memantau proses pendistribusian. Di sela-sela kesibukannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada pimpinan kota.


    "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Fadly Amran dan Bapak Maigus Nasir serta DPRD Kota Padang. Kepedulian pemimpin terhadap nasib wartawan dan warga terdampak adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir di saat-saat tersulit kami," ujar Mukthisar dengan nada haru.


    Di lokasi, terlihat para penerima bantuan bergantian menandatangani daftar hadir. Meski garis lelah masih tampak di wajah mereka, senyum kecil mulai merekah saat menenteng paket sembako tersebut.


    Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan betapa berartinya bantuan ini di tengah situasi ekonomi yang belum stabil pasca-bencana. "Alhamdulillah, bantuan dari KJI ini sangat meringankan beban dapur kami. Kami merasa tidak sendirian menghadapi ujian ini," tuturnya.


    Sentimen serupa datang dari salah satu awak media yang menjadi anggota KJI. Baginya, momen ini bukan sekadar tentang menerima paket pangan, melainkan tentang rasa persaudaraan dan perlindungan.


    "Kini kami benar-benar merasakan arti penting dari sebuah organisasi. Di saat kami jatuh, ada rekan-rekan yang merangkul. Semoga KJI semakin berkibar dan terus menjadi rumah yang hangat bagi kami semua," ucapnya lirih, sembari menatap tumpukan tas oranye yang perlahan berpindah tangan kepada mereka yang membutuhkan.


    Aksi sosial ini menjadi pengingat bahwa di balik pena dan kamera yang setiap hari bekerja, ada sisi kemanusiaan yang harus terus dirawat. KJI Kota Padang membuktikan bahwa sinergi antara pers dan pemerintah dapat menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan mental dan fisik masyarakat pasca-bencana.  (And)

    Maxim Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Sumbar

    Padang - Perusahaan transportasi online Maxim menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Solok dan Jorong Aie Angek, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Aksi ini merupakan wujud kepedulian Maxim terhadap masyarakat  yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam. 

    Dalam kegiatan tersebut, Maxim menyalurkan bantuan berupa makanan, sembako, air mineral, peralatan sekolah serta pakaian layak pakai. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke lokasi terdampak oleh tim Maxim.

    Untuk penyaluran di wilayah Kabupaten 50 Kota, Maxim juga berkolaborasi dengan komunitas mitra pengemudi BRIXK, dengan dukungan aparat kepolisian setempat. Saat proses penyaluran bantuan, tim Maxim tetap berupaya menjangkau wilayah tersebut agar bantuan dapat diterima langsung oleh para korban meski akses menuju lokasi bencana tergolong sulit dan menantang,

    Head of Subdivision Maxim Solok, Andika Laksmana menyatakan, “Maxim  peduli dengan bencana yang terjadi di kota dan Kabupaten Solok. Meringankan meringan saudara kita ada adalah tugas kita bersama”.

    Sementara itu, Head of Subdivision Maxim Payakumbuh, Desfi Witra Yenti,  menyampaikan, “Kami manajemen Maxim turut berduka cita atas bencana ini, terutama bagi para korban yang berada di Koto Tinggi, Aie Angek, Kabupaten 50 Kota. Kami terpanggil untuk segera tanggap terhadap bencana
    ini yang telah menelan korban jiwa serta menyebabkan kerugian materiil”.

    Desfi menuturkan bahwa kehadiran Maxim di lokasi bencana diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan moral dan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali. Kepedulian ini diharapkan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat terdampak.

    Salah satu korban bencana, Hengky, mengungkapkan, “Terima kasih kepada Maxim Payakumbuh atas perhatian dan pertolongannya. Tidak mudah untuk mencapai lokasi bencana di sini, namun Maxim mau bersusah payah menempuh rute yang rusak parah demi menyalurkan bantuan. Kami salut,” tuturnya.

    Aksi kemanusiaan ini merupakah salah satu perwujudan komitmen Maxim  dalam membantu korban bencana di berbagai daerah. Sebelumnya, Maxim telah menyalurkan ratusan paket makanan gratis bagi korban banjir di Sumatera Utara. Perusahaan juga berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam mendirikan posko bantuan di Dumai yang akan disalurkan kepada korban banjir di Sumatera Barat.

    Melalui rangkaian kegiatan sosial tersebut, Maxim berkomitmen untuk  terus hadir dan berperan aktif dalam mendukung masyarakat terdampak bencana serta memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di Indonesia. (*)

    KJI Wajo Perkuat Jejaring Pers Lokal, Takbir Soroti Profesionalisme dan Integritas Media


    WAJO, Sulsel– Pengurus Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kabupaten Wajo menghadiri agenda pelantikan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Wajo yang dijadwalkan berlangsung di Aula Sallo Hotel, Sengkang, Rabu (17/12/2025).


    Kehadiran KJI Wajo dipimpin langsung oleh Ketua KJI Wajo, Muh. Takbir, bersama unsur sekretaris, bendahara, koordinator bidang, hingga anggota. Kehadiran penuh jajaran struktural tersebut merepresentasikan sikap kelembagaan KJI Wajo dalam memperkuat relasi antarorganisasi pers berbasis kolaborasi dan tata kelola organisasi yang sehat.


    Takbir menegaskan, partisipasi KJI Wajo dalam agenda JMSI bukan sekadar memenuhi undangan formal, melainkan bagian dari proses konsolidasi horizontal antarorganisasi profesi dalam membangun ekosistem pers yang berkelanjutan di daerah.


    “Dalam teori organisasi modern, kekuatan kelembagaan lahir dari jejaring kolaboratif, bukan dari fragmentasi. Kehadiran KJI Wajo di sini adalah bentuk penguatan modal sosial dan institusional antarorganisasi pers,” ujar Takbir.


    Menurutnya, dinamika industri media yang semakin kompleks menuntut organisasi jurnalis untuk mengedepankan sinergi kelembagaan, standardisasi etika profesi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara sistematis.


    Takbir menyampaikan bahwa KJI Wajo menempatkan hubungan antarorganisasi pers dalam kerangka governance organisasi, di mana komunikasi, saling menghormati kewenangan, dan kesetaraan posisi menjadi fondasi utama.


    “Kami mendorong terciptanya tata kelola organisasi pers yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik. Kolaborasi antarorganisasi adalah instrumen strategis untuk menjaga independensi pers dan kualitas produk jurnalistik,” jelasnya.


    Dalam kesempatan tersebut, Takbir juga mengungkapkan bahwa KJI Wajo tengah memasuki fase internal consolidation, termasuk pemantapan struktur kepengurusan dan perumusan agenda strategis organisasi.


    “Dalam waktu dekat, KJI Wajo akan melaksanakan pelantikan pengurus. Saat ini kami berada pada tahap finalisasi, baik secara administratif maupun konseptual. Ada dua opsi lokasi yang sedang dikaji secara organisatoris, yakni di Kabupaten Wajo atau di Bali,” ungkapnya.


    Ia menambahkan, pasca menghadiri pelantikan JMSI Wajo, KJI Wajo akan menggelar rapat pleno pengurus untuk memperkuat koordinasi internal dan menyelaraskan program kerja jangka pendek maupun jangka menengah.


    Takbir menegaskan, KJI Wajo berkomitmen membangun organisasi jurnalis yang berpijak pada etos profesionalisme, integritas etik, dan tanggung jawab sosial pers.


    “Kami meyakini bahwa pers yang kuat lahir dari organisasi yang sehat secara struktural dan matang secara intelektual. Oleh karena itu, KJI Wajo akan terus mengambil peran dalam mendorong profesionalisasi jurnalis dan penguatan demokrasi lokal,” pungkasnya.(*)

    Air Diantar Perumda Air MInum Kota Padang ke Rumah Pelanggan

    Padang – Warga Kota Padang yang mulai resah menanti jawaban kapan air PDAM mengalir ke rumah mereka lagi Bagai mendapat berkah dengan kedatangan mobil bak terbuka berlogo Perumda Air Minum Kota Padang. Mobil tersebut membawa dua torrent berukuran masing-masingnya 1.000 liter.

    “Alhamdulillah Perumda Air Minum Kota Padang mengantarkan air ke rumah-rumah pelanggannya. Untuk memudahkan pendistribusian  air tersebut, masyarakat menunggu pasokan air di rumah ini,” ujar Ketua RT 05/RW XV  Kelurahan Surau Gadang, yang akrab dipanggil Adek itu, Rabu, 17 Desember 2025.

    Dikatakan Adek kita yang selama ini ‘dimanjakan’ oleh pasokan Perumda Air Minum Kota Padang, dimana air mengalir hingga ke dalam rumah kita tentu mulai resah dengan air yang tiba-tiba terhenti, tidak mengalir lagi. Sementara air merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat.

    “Bagaiamana mereka melakukan aktifitas mandi, cuci dan kakus (MCK) jika air tak ada. Pasti ada yang kurang,” ujarnya sambil tertawa.

    Warga di sini pun mulai bertanya kenapa air minum belum juga mengalir. Kapan mengalirnya. Apa benar yang rusak dan sebagainya. Mereka juga bercerita suka duka demi memenuhi kebutuhan air bersih ini. Mulai dari membanjiri tempat gallon isi ulang, meminta air ke tetangga atau rumah ibadah bahkan ada yang menumpang di rumah keluarga dan sahabat yang punya persediaan air cukup banyak karena air sudah mengalir atau punya sumur cincin/sumur bor.

    “Sekarang tanya dan resah masyarakat sudah sedikit teratasi. Mereka mulai merasakan hadirnya PDAM, hadirnya pemerintah di tengah dampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

    Petugas PDAM sambil melayani pendistribusian air tetap melayani pertanyaan-pertanyaan warga saat menunggu giliran mereka memenuhi ember, dirigen atau gallon yang mereka bawa.

    Dari mereka lah diketahui daerah Wisma Indah Siteba termasuk satu dari tiga wilayah yang menjadi tugas mereka yaitu Pisang, Sungai Sapih dan Lolong Karan. Mereka bertugas 24 jam dengan system shift demi membantu pemenuhan kebutuhan air masyarakat. Perumda juga dibantu oleh armada damkar dan kepolisian

    Jika air masih ada dan warga sudah tidak ada yang datang untuk mengambil air ke rumah Pak RT. Petugas pun berjalan lambat dan ketika melihat warga di rumahnya mereka menawarkan air yang mereka bawa.  “Ibu masih butuh air? Masih ada air bersih,” ujar mereka.

    Buk Nel dan Buk Rahmi yang kebagian air bersih di depan rumahnya tentu saja senang. Apalagi ketika petugas tidak segan membantu memindahkan air dari baskom besar ke ember-ember kecil yang digunakan untuk membawa air ke dalam rumah.

    “Senang kita dibuatnya. Air datang ke depan rumah dan kedua petugasnya ringan tangan membantu kita  menyalin air ke ember-ember kecil sementara kitab membawa air ke dalam. Terima kasih PDAM,” ujar pensiunan Bank Nagari tersebut. (zul)

    Maxim Salurkan Donasi Ke Pengemudi Yang Menjadi Korban Banjir Sumbar

    Padang - Maxim salurkan paket sembako kepada Hendri Saputra, salah satu mitra yang terdampak banjir bandang di Padang, Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi berkelanjutan Maxim dalam memastikan mitra yang mengalami musibah tetap mendapatkan dukungan yang layak  selama masa pemulihan.

    Saat pemberian donasi, Hendri berbagi kisah pilu yang dialaminya kala banjir melanda. Menurut Henri, banjir bandang secara mendadak dan sangat cepat. Tanpa pikir panjang, yang terlintas dipikirannya hanyalah menyelamatkan keluarganya. Ketika itu, Hendri tidak sempat menyelmatkan  apa pun kecuali pakaian yang mereka kenakan. Rumah beserta barang-barangnya terendam banjir. Hendri juga harus
    menelan pil pahit ketika menyaksikan mobil yang menjadi sumber mata  pencahariannya sehari-hari hanyut terseret kuatnya arus hingga terbawa ke aliran Sungai Lubuk Minturun.

    Peristiwa tersebut membawa duka mendalam bagi Hendri dan keluarganya. Menanggapi kondisi tersebut, Maxim memberikan bantuan sebagai wujud dukungan nyata kepada mitra yang sedang menghadapi masa sulit. “Mitra pengemudi adalah bagian penting dari ekosistem layanan kami. Saat mereka terdampak bencana, kami berkomitmen hadir untuk memberikan dukungan agar mereka dapat kembali bangkit,” ujar perwakilan Maxim Indonesia. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sembari mereka memulai proses pemulihan.

    Kontribusi ini merupakan rangkaian dari aksi sosial Maxim dalam membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. Sebelumnya, Maxim telah menyalurkan ratusan paket makanan bagi korban banjir di Sumatera Utara.

    Selain itu, Maxim bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendirikan posko penggalangan bantuan bagi korban banjir di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Kolaborasi tersebut memastikan penyaluran bantuan berlangsung terkoordinasi, tepat sasaran, dan menjangkau lebih
    banyak warga terdampak. Sebagai bentuk solidaritas, bagi masyarakat yang ingin turut memberikan
    dukungan kepada keluarga Hendri Saputra, donasi dapat disalurkan  langsung melalui rekening istri Hendri atas nama Cia Anggraini, Bank Nagari, dengan nomor 21000210628762. (*)


    Kolaborasi Jurnalis Indonesia dengan BPBD Bersinergi, Antarkan Bantuan Satu Truk ke Nan Sabaris


    PADANG PARIAMAN - Secercah harapan menghampiri warga Nan Sabaris. Satu truk penuh bantuan kemanusiaan datang berkat aksi sinergi yang menyentuh, Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) menggandeng erat BPBD Provinsi Sumatera Barat untuk memastikan uluran tangan sampai ke titik paling terdampak.


    Pada sore yang diselimuti awan mendung tak menyurutkan semangat para jurnalis dan relawan. Di depan sebuah truk pengangkut berwarna merah menyala, yang punggungnya terhias spanduk bertuliskan "KOLABORASI JURNALIS INDONESIA", enam sosok berdiri tegak dengan kepalan tangan sebagai simbol persatuan dan ketangguhan. Wajah-wajah mereka, yang terdiri dari generasi muda hingga senior, memancarkan determinasi untuk membantu sesama.


    Bantuan logistik ini telah dikumpulkan melalui upaya bersama, ditujukan kepada warga yang mengalami dan merasakan langsung dampak banjir dan longsor di Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman. Daerah ini menjadi salah satu fokus utama penyaluran, mengingat dampak signifikan yang dialami masyarakat setempat.



    "Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai insan pers, tidak hanya memberitakan, tetapi juga bertindak nyata," ujar Andarizal, Ketua Umum DPP-KJI. 


    Ditegaskannya, sinergi dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat dimaksudkan guna memastikan bahwa bantuan ini terdistribusi secara tepat sasaran. "Langsung ke tangan saudara-saudara kita di Nan Sabaris," ungkapnya.


    Tim inti dari DPP-KJI telah disiapkan dengan matang. Di bawah komando lapangan yang cekatan dari Khairul Koto dan Jhon Rusli Pratama, bersama anggota KJI lainnya, rombongan kemanusiaan ini kini telah bersiap untuk menembus jalur menuju lokasi terdampak.


    "Kami tahu medan di sana tidak mudah pasca bencana, tapi kami akan pastikan amanah ini sampai," tegas Khairul Koto, menggambarkan kesiapan timnya.


    Kehadiran satu truk bantuan ini bukan sekadar logistik, melainkan simbol bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak sendirian. Kolaborasi antara organisasi kewartawanan dan badan penanggulangan bencana ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan tetap membara di tengah cobaan alam, membawa pesan harapan bagi warga Nan Sabaris untuk segera bangkit dan memulihkan diri. (*/Elsi)

    KJI Sumatera Utara Hadir, Purbatua Hutapea Ketua


    PADANG 9 DESEMBER 2025 - Semangat persatuan dan pengembangan profesi jurnalis terus berkobar di Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI). Organisasi kewartawanan ini baru saja menancapkan tonggak penting di Pulau Sumatera, menyusul penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi bagi kepengurusan KJI Wilayah Sumatera Utara (Sumut) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).


    Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung oleh Mukhtisar, Ketua Pengurus KJI Nasional, dari Padang. Dalam pernyataannya, Mukhtisar secara resmi mengukuhkan Purbatua Hutapea sebagai nahkoda baru KJI Sumut.


    “Ini adalah momentum yang sangat kami nantikan. Semoga dengan telah keluarnya SK ini, KJI Sumatera Utara di bawah Komando Bapak Purbatua Hutapea selaku Ketua, KJI makin berkibar dan memberikan kontribusi nyata bagi pers di Sumut,” ujar Mukhtisar dengan nada optimis.


    Lebih dari sekadar pengukuhan, Mukhtisar menitipkan pesan yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus baru di Sumut. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dan menjadikan KJI sebagai rumah bersama bagi para jurnalis.


    “Kepada pengurus KJI Sumatera Utara, hendaklah dalam setiap langkah ataupun keputusan selalu mengacu pada AD-ART KJI. Ini adalah fondasi kita, sebab KJI adalah rumahnya kita bersama,” tegasnya, mengingatkan bahwa kepatuhan pada anggaran dasar adalah kunci integritas organisasi.


    Kepengurusan KJI Sumut dibentuk dengan struktur yang komprehensif, mencerminkan komitmen organisasi untuk menggarap berbagai aspek mulai dari kesejahteraan anggota hingga peningkatan kualitas profesi.


    Pimpinan Inti:

     * Ketua: Purbatua Hutapea

     * Wakil Ketua: Hotma Tumbur H

     * Sekretaris: Ngatimin, S.Pd

     * Wakil Sekretaris: Nur Muhammad

     * Bendahara: Miswardi Tanjung


    Bidang - Bidang:

     * Bidang Ekonomi dan Koperasi: Zulkifli, Nurlilian Siregar

     * Bidang Pendidikan dan Agama: Sarwono, Eric Aritonang

     * Bidang Pra-UKW dan UKW: Ardiansyah Wijaya, Riswahjono (Fokus vital pada peningkatan standar kompetensi wartawan).

     * Bidang Organisasi Umum dan Humas: Jeckson Silitonga, Yusuf Nasution

     * Bidang Kesejahteraan dan Kesehatan: Jurhaidi, Hotler Manalu

     * Bidang Sosial dan Budaya: Dahliani, Sahrul

     * Bidang Hukum dan HAM: Muhammad Abdi, SH, D. Ferdinan Hutasoit, SH (Menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi jurnalis).


    Dengan struktur yang solid ini, KJI Sumut diharapkan dapat segera melangkah dan menjalankan program kerja yang proaktif, terutama dalam mempersiapkan anggotanya menghadapi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan memastikan kesejahteraan anggota melalui bidang Ekonomi dan Koperasi. Semoga kehadiran KJI Sumut menjadi angin segar bagi dinamika pers di wilayah tersebut. (Elsi)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2