• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan

    Ketum LKKS Sumbar, Harneli Salurkan Bantuan ke Kajai dan Malampah

    Padang – Bencana Gempa Bumi yang berpusat 18 kilometer Timur Laut Pasaman Barat, telah menyentak banyak kalangan. Tak terkecuali Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat.

    Sejak gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter berkedalaman 10 kilometer tersebut menggoyang dan mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat Pasaman Barat dan Pasaman, Lembaga yang dipimpin oleh istri Gubernur Sumatera Barat, Hj. Harneli Bahar menggalang donasi. 

    “Kami dari LKKS Sumbar segera melakukan penggalangan donasi. Sebagai Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial dan mitra Pemerintah Provinsi Sumbar, maka kami beserta segenap pengurus LKKS bahu-membahu mengimpun donasi dari para donator baik pribadi maupun instansi, lembaga, organisasi dan perusahaan. Alhamdulillah, bantuan itu kami salurkan hari ini,” ujar Ketua Umum LKKS Sumbar, Hj Harneli sambil turut menurunkan bantuan ke posko, Kamis 3 Maret 2022. 

    Menurut Harneli, aksi kemanusiaan yang mereka lakukan semata-mata empati mendalam terhadap korban bencana gempa bumi 6,1 skala richter di pagi Jumat 25 Februari lalu. Sebagaimana diberitakan, ratusan rumah roboh bahkan banyak yang tidak bisa ditempati lagi oleh penghuninya. Sekolah dan sejumlah rumah ibadah ikut rusak akibat gempa tersebut.

    “Saudara kita ditimpa musibah, akankah kita biarkan mereka larut dalam musibah itu. Meratapi nasib akibat kehilangan keluarga dan harta mereka. Harus merasakan getirnya hidup di pengungsian karena hanya membawa baju yang melekat di badan. Kita harus rangkul mereka, ringankan deritanya agar redha Allah SWT senantiasa menyertai kita,” tegas wanita yang akrab dipanggil Umi itu.

    Diungkapkan oleh isteri Gubernur Sumbar itu bahwa Ketua Harian LKKS Sumbar Dr. Edi Suandi beserta jajaran tak kenal lelah mengontak mitra dan jejaring mereka. Tak pakai lama, terhimpunlah bantuan diantaranya 1 ton beras, 100 liter minyak goreng, 100 kilogram gula, 100 lapiak telur, 100 set perlengkapan mandi, dan minyak angin. 

    Bantuan berupa uang yang disalurkan lewat LKKS Sumbar mengalir ke rekening Bank Nagari No. 2100.0207.32040.6 a.n LKKS Sumbar. Banyak juga yang dibayarkan tunai ke sejumlah pengurus yang dikenal oleh para donatur. Dana tunai ini yang dibelikan untuk menambah paket bantuan yang diberikan.

    “Terimakasih terhadap para donatur yang telah mempercayakan bantuannya disalurkan LKKS Sumbar. Kepercayaan saudara, amanah bagi kami. Kami berupaya menyalurkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
    Harneli juga terharu dengan bantuan yang diberikan komunitas-komunitas. Mereka membantu pakaian yang masih bagus, aneka roti, tepung terigu, sabun mandi, detergen dan lainnya. Juga disalurkan keperluan kaum perempuan dan anak-anak balita (pampers dan pembalut) dari komunitas pickleball. Bantuan ini pasti sangat-sangat dibutuhkan di pengungsian.

    Bantuan ini diberikan Hj Harneli ke daerah Kampung Parit Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Pemberian bantuan dipusatkan di Mushalla Al-Muttaqin. Sementara untuk daerah Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, pemberian bantuan dipusatkan di posko Relawan Indonesia Pasaman dan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Bantuan ini diantarkan Hj Harneli bersama Ketua harian Dr Edi Suandi dan Sekretaris H Boy Hadi Kurniawan S.TP sekaligus Kordinator Tim Reaksi Cepat LKKS Sumbar, Rina Yulianti Bendahara LKKS Sumbar, H Faridansyah S.Pd Ketua Bidang Pemberdayaan LKKS Sumbar, serta pengurus LKKS Sumbar lainnya, Ibu Ice S.Hut, Rita Susanti S.Ag, Nuraini, Anizarni , Rusmen MH, Rinawati M.Si dan relawan LKKS Sumbar Suang K.Syukur M.Pd, Iskandar Daud dan lainnya.

    Penyerahan bantuan secara simbolis kepada korban gempa.

    Ketua LKKS Sumbar Dr. Edi Suandi yang didampingi Sekretaris H. Boy Hadi Kurniawan menambahkan, pemberian bantuan dilaksanakan secara simbolis kepada sejumlah korban bencana. Selanjutnya diserahkan pendistribusiannya terhadap korban bencana. Bahkan untuk tujuh titik yang telah direncanakan, LKKS Sumbar bekerjasama dengan Relawan Indonesia Pasaman. 

    “LKKS Sumbar menggandeng Relindo, karena mereka yang lebih paham kondisi di lapangan. Kita harus menghargai dedikasi mereka,” pungkasnya.

    Para dermawan yang masih ingin menyumbang, bisa meminta informasi dan melakukan konfirmasi bantuan/donasinya ke nomor 08116600344 (Ardi), 082383671855 (Ice) atau 08117991888 (Zul). Bantuan berupa beras atau paket sembako lainnya, pakaian layak pakai, selimut, perlengkapan anak dan kebutuhan kaum perempuan atau bantuan lainnya sesuai kebutuhan saudara kita, bisa diserahkan ke Kantor LKKS Sumbar di Jalan Pramuka Raya No.10, Lolong Belanti, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat. 

    “Mari berdonasi sesuai niat dan kemampuan. Saudara kita menunggu uluran tangan dari kita. Semoga ini menjadi amal kebaikan bagi semua. Aamiin Yaa Rabal ‘Alamiin,” pungkas mereka nyaris bersamaan. (*)

    LKKS Sumbar Galang Donasi, Kamis ini Harnelli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa

    Ketum LKKS Sumbar Hj. Harnelli didampingi pengurus lainnya.
    Padang – Bencana Gempa Bumi yang berpusat 18 kilometer Timur Laut Pasaman Barat, telah menyentak banyak kalangan. Tak terkecuali Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat.

    Sejak gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter berkedalaman 10 kilometer tersebut menggoyang dan mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat Pasaman Barat dan Pasaman, Lembaga yang dipimpin oleh istri Gubernur Sumatera Barat, Hj. Harnelli menggalang donasi.

    “Kami menggalang donasi. Dimulai dari para pengurus LKKS Sumatera Barat, lalu diikuti oleh berbagai donatur baik pribadi maupun instansi, Lembaga maupun perusahaan. Alhamdulillah, LKKS berhasil menghimpun banyak donasi,” ujar Ketua Harian LKKS Sumatara Barat, Dr. Edi Suandi usai rapat Pengurus LKKS Sumbar, Selasa, 1 Maret 2022.

    Diungkapkan Edi, bahwa aksi kemanusiaan ini prioritas dilakukan karena bencana telah memprak-porandakan Pasaman Barat dan Pasaman. Ratusan rumah, sekolah dan beberapa rumah ibadah roboh dan rusak parah. “Akankah kita biarkan masyarakat kita meratapi nasib kehilangan tempat tinggal, keluarga dan harus mengungsi di tenda-tenda? Empati kita terpanggil, makanya Ibu Ketua Umum, Hj. Harnelly menginstruksikan LKKS Sumbar untuk menggalang LKKS Kabupaten/kota, LKS dan organisasi sosial segera bergerak begitu mengetahui dampak gempa di Pasaman dan Pasaman Barat,” ujarnya.

    Diungkapkan Edi Suandi, sejak donasi dibuka terhimpunlah bantuan yang terdiri dari beras sebanyak 1 ton, minyak goreng 1 ton, 100 paekt perlengkapan mandi, 100 paket makanan bayi. Bantuan ini akan diberikan ke daerah Kajai Pasaman Barat.  

    “Insya Allah kami akan turun ke lapangan pada Kamis, 3 Maret 2022. Ibu Harnelly akan turut ke lapangan mengantar bantuan tersebut. Diharapkan kedatangan isteri gubernur Sumbar ini bisa melipur duka para korban gempa,” harapnya.

    Edi yang didampingi Sekretaris LKKS Sumbar, H. Boy Hadi Kurniawan menambahkan, jika ada saudara-saudara yang ingin memberikan bantuan lewat LKKS Sumbar bisa menyalurkannya ke rekening Bank Nagari No. 2100.0207.32040.6 a.n LKKS Sumbar. Dimohon untuk menambahkan angka 5 di belakang nominal transfer. 


     “Misal jika ada yang membantu Rp1.000.000 maka saat transfer menuliskannya Rp1.000.005. Untuk memudahkan administrasi dan transparansi dalam pelaporan keuangan lembaga kami nantinya, tegas mereka.

    Para donator yang telah menyumbang bisa melakukan konfirmasi dan informasi ke nomor 08116600344 (Ardi), 082383671855 (Ice) atau 08117991888 (Zul). Bantuan bisa juga berupa beras (paket sembako), pakaian, selimut, perlengkapan anak dan Wanita atau bantuan lainnya sesuai kebutuhan saudara kita. “Mari berdonasi sesuai kemampuan, saudara kita menunggu uluran tangan dari kita. Semoga ini menjadi amal kebaikan bagi semua. Aamiin Yaa Rabal ‘Alamiin,” pungkasnya. (*)

    Bagus dalam Pemberdayaan Masyarakat, LKKS Sumbar Bantu Peternak Telur Itik Bukit Ase


    Padang -
    Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan alat tetas telur bebek berlokasi untuk Yayasan Warisan Minangkabau di Bukit Ase Kampung Lolo Kel. Gunuang Sarik Kec. Kuranji Kota Padang. (5/10).

    Ketua Umum LKKS Provinsi Sumbar, Harneli Bahar mengatakan kegiatan ini berawal dari sebuah webinar. “Waktu itu kita mengadakan webinar yang dihadiri oleh bapak Yusrizal KW selaku founder dari Kampung Literasi Bukit Ase, beliau menyampaikan perihal pembinaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukannya. Kami tentu sangat bersemangat dan memberikan support untuk membantu kegiatan masyarakat di bidang peternakan telur bebek itu,” ungkapnya.

    Harneli Bahar mengatakan untuk menuntaskan janji yang diberikan ke masyarakat itulah alasan utama dia datang ke sana. “Kita memenuhi janji yang kita buat untuk membantu memberi bantuan dana guna membeli alat bantu tetas telur. Kita berharap peternakan ini sukses dan menjadi percontohan bagi daerah lain sehingga edukasi dan literasi tentang kebersamaan, saling bahu membahu untuk kebangkitan ekonomi umat yang selaras dengan adat dan kebiasaan masyarakat Minangkabau,” ujarnya.

    Harneli berharap kegiatan ini dapat memancing semangat untuk berdonasi. Dia juga menginginkan kegiatan program-program kemasyarakatan seperti ini terealisasi dengan baik. “Dengan car aini diharapkan muncul orang-orang yang ingin mendonasikan sebagian hartanya untuk membangkitkan ekonomi masyarakat seperti ini,” ujarnya lagi.

    Menurut perempuan yang akrab dipanggil Umi itu, Bukit Ase punya potensi bagus. Dengan lebih meningkatkan program pemberdayaan yang telah dilakukan secara lansung atau tidak dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

    Upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19 ini bakal terbantu. Terlebih peternakan itik asal Kalimantan itu punya potensi ikutan. Pengolahan hasil telurnya juga bisa menambah pundi-pundi penghasilan masyarakat di Bukit Ase.

    “Saya berharap kegiatan sosial lainnya seperti majelis taklim, PAUD, kegiatan pelestarian budaya seperti randai dan silek untuk menghidupkan tradisi minangkabau pun mendapat perhatian lebih dari masyarakat di sini. Untuk itu kita harus memberikan support,” tambahnya.

    Tokoh masyarakat yang juga pendiri Yayasan Warisan Minangkabau, Suhardi Dt. Rajo Basa mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada LKKS Sumbar atas bantuan alat yang diberikan sehingga kami mendapat menambah kegiatan masyarakat ke depannya baik di bidang pemberdayaan masyarakat, sosial maupun ekonomi,” ungkapnya.

    Suhardi juga mengatakan kegiatan di Bukit Ase masih membutuhkan bantuan operasional lainnya. Katanya untuk mengoptimalkan kegiatan pemberdayaan di Bukit Ase, mereka membutuhkan mesin pendukung. “Kita mulai  mengansur-ansur agar mendapatkan hasil yang optimal,” ujarnya.

    Menurut dia, majelis taklim diikut sertakan dalam program pemberdayaan tersebut. Anggota majelis taklim dilibatkan dalam guna meningkatkan perekonomian mereka. “Anggota majelis taklim membuat makanan, kita membantu untuk pemasarannya,” tambahnya.

    Pengelola peternaan itik petelur Bukit Ase, Afrida mengatakan hasil dari penjualan dapat membantu masyarakat sekitar Bukit Ase. “Alhamdulilah dengan kegiatan ini kita bisa membantu kaum duafa, anak-anak tahfiz yang kekurangan, ibu-ibu majelis taklim dari hasil pendapatan kegiatan ini,” ungkapnya.

    Afrida pun mengungkapkan produksi telur per harinya  cukup tinggi. Mencapai 450-480 sehari. Telur-telur itu kita menjual ke distributor-distributor  lain di luar daerah Kota Padang dan di luar Sumbar seperti Pekanbaru. “Kita bekerjasama dengan salah seorang warga untuk mendistribusikan telur ke luar daerah,” ujarnya.

    Masyarakat sekitar peternakan juga terbantu. Mereka ada yang berjualan di depan peternakan. Pengelola peternakan sebenarnya bisa saja menjual langsung ke konsumen, namun akan lebih bermanfaat jika masyarakat sekitar yang menjualkannya.

    Ia mengatakan sempat kewalahan dengan permintan pasar. Pesanan dari berbagai daerah meningkat. Diakuinya, peternakan mereka kesulitan memenuhi permintaan hingga 70.000 butir telur per bulan. “Dengan adanya bantuan mesin tetas telur ini kami berharap dapat meningkatkan produksi telur dan memenuhi permintaan pasar,” pungkasnya. (*)

     

    DPW PKPS Sumbar Masa Bakti 2021-2026 Resmi Dilantik, Budi Syukur Tuntun Kerukunan Rang Pasisia

    Padang — Perhelatan pelantikan kerukunan Rang Pasisia sudah selesai pada Ahad 19 September 2021 malam di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat. Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) masa bakti 2021-2026 resmi dilantik oleh Ketua DPP PKPS Drs. Zulhendri Chaniago.

    Pelantikan yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga pukul 22.00 WIB ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P, Wakil Bupati Persisir Selatan Apt. Rudi Hariyansyah, S.Si serta beberapa anggota DPRD Sumatera Barat yang berasal dari Pesisir Selatan.

    Dalam kesempatan itu, ketua DPW PKPS Sumatera Barat terpilih H. Sengaja Budi Syukur, SH melakukan penandatanganan kerjasama antara DPW PKPS Sumatera Barat dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah.

    “Sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat dan juga organisasi kita ini adalah organisasi yang berbadan hukum. Tentu saja kita bekerja sama dalam mendukung program-program yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, seperti penciptaan 100 ribu entrepreneur. Masyarakat kita selain mendukung sebagai subjek, juga mendukung sebagai objek terhadap program yang ada.” Ungkap Sengaja Budi Syukur.

    Budi Syukur meyakini bahwa besarnya populasi masyarakat Pesisir Selatan, yakni sekitar 17% dari penduduk Sumatera Barat telah memberikan kontribusi dalam pembangunan Sumatera Barat dalam berbagai bidang, khususnya dalam bidang politik.

    “Semenjak memasuki era reformasi, Pesisir Selatan mampu memberikan kontribusi positif dalam bidang politik bagi Sumatera Barat dalam kancah nasional. Dapat dilihat bahwa selalu ada anggota DPR RI dari Sumatera Barat dari Pesisir Selatan, belum lagi ditingkat provinsi, semua anggota DPRD Sumatera Barat dapil VIII berasal dari Pesisir Selatan. Untuk itu kami berharap anggota DPRD dari Pesisir Selatan ini dapat menyalurkan dana aspirasinya untuk pembangunan gedung sekretariat PKPS Sumbar. Mengingat selain menjadi tempat pertemuan dan menjalankan organisasi, sekretariat juga kita gunakan untuk membimbing dan membina generasi muda Pesisir Selatan.” Ungkapnya.

    Sementara itu Ketua DPP PKPS, Zulhendri Chaniago mengharapkan kegiatan kepengurusan baru ini dapat memperkuat kekeluargaan Pesisir Selatan baik di rantau maupun kampung halaman.

    “Semoga ini kedepannya dapat mempersatukan semua komponen masyarakat, tidak hanya di ranah tapi bagi seluruh masyarakat Pesisir Selatan diperantauan. Saya berkonsolidasi dan berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia untuk mendengarkan dan merespon persoalan-persoalan yang di hadapi Rang Kampuang kita. Kedepannya kita berharap dapat mendirikan PKPS di Papua, Kalimantan dan Sulawesi untuk mengakomodir warga Pesisir Selatan disana.” Ungkap Zulhendri Chaniago.

    Pada kesempatan itu Rudi Hariyansyah selaku Wakil Bupati Pesisir Selatan mengaku senang dan mengharapkan kegiatan pelantikan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membangun sinergi dengan PKPS.

    “Kami dari pemerintah daerah dengan segala keterbatasan sangat mengharapkan kehadiran PKPS untuk menjadi bagian dalam memajukan daerah. Jika kita bersinergi ini akan menjadi luar biasa, dengan diskusi-diskusi lanjutan nantinya semoga PKPS dapat memberikan ide dan sudut pandang yang berbeda dalam mengembangkan Pesisir Selatan. Untuk kedepannya semoga PKPS dapat membantu kami dalam menyusun database keluarga kita yang ada di pusat sehingga memudahkan kami nantinya dalam berkoordinasi untuk memajukan daerah.” Pungkasnya.

    Kegiatan pelantikan ini dimeriahkan dengan pentunjukan kesenian berupa tari pasambahan  dan tari piring. Dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, kegiatan ini ditutup dengan pembacaan doa bersama pada pukul 22.00 WIB.

    Turut hadir pada acara pelantikan ini para dewan penasehat dan pengawas DPW PKPS Sumbar, diantaranya, Drs Zaitul Ikhlas Saad, MSi, Drs Syafrizal Ucok, Mukhlis Yusuf Abit, Nazrizal dan sederet nama tokoh Pesisir Selatan lainnya. 

    Susunan DPW PKPS Sumbar berdasarkan sk no 12/sk/dpp pkps / VII/ 2021

    Ketua : Sengaja Budi Syukur, SH 

    Wakil ketua

    1. Dr. Edi Suandi

    2. Era Sukma Munaf

    3. dr. H. Sy Hasmi HPS., MM

    4. Dr. Akmal, SH., M.Si 

    5. H. Raflis, SH., MM

    6. Zulfahmi, S.Sos

    7. Armen, AP., MM

    8. Amrizal Hadi

    9. H. Suardi Sikumbang, S.ag., M.si.


    Sekretaris : Drs. Hamdanus

    Wakil sekretaris

    1. Revi Masta Dasta, S.Pd 

    2. Syafrizal, S.Ag

    3. Denis Saputra, S.E

    4. Djohardi, S.Ag., Datuak putiah

    5. Joni Darma Fitra, S.Psi

    6. Ances Kurniawan, STTP

    7. Maswar Dedi,  STTP.,  M.Si

    8. Sri Tirta

    9. Andi Mastian, S.E

    10. Hamzah Jamaris 

    Bendahara : Aprizal Cai

    Wakil Bendahara

    1. Novrial, S.E., M.Si., akt

    2. Yurdanengsih

    3. Zukrizal Karim, B.Sc

    4. Jon Travolta

    5. Ir. Amdan Duspa


    Koordinator Dewan Pengawas : Drs. Lukman Yakub

    Koordinator Dewan Penasehat : Drs. H. Nasrul Abit

    Koordinator Dewan Pakar       : Drs. Yulizal Yunus

    Pengurus LLI Sumbar Ikuti Tes Kebugaran di BKOM Padang

    Padang – Para pengurus Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sumatera Barat mengikuti tes kebugaran di Balai Kesehatan dan Olahraga Masyarakat (BKOM) Padang. Tes kebugaran ini diperlukan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kebugaran seseorang.

    “Bapak ibu pengurus Lembaga Lanjut Indonesia Sumatera Barat, sehat beda dengan bugar. Sehat belum tentu bugar. Untuk itu, kita lakukan tes kebugaran bagi bapak dan ibu,” ujar Kasi Kesehatan Olahraga Masyarakat UPTD BKOM dan Pelkes Sumbar, Ali Akbar SKM, M.Kes, Selasa 22 Juni 2021.

    Ali Akbar menjelaskan bahwa sehat itu adalah sehat jasmani, rohani dan sosial. Sementara bugar adalah kondisi dimana setelah melakukan olahraga atau aktifitas sehari-hari tanpa kelelahan. Jika sedikit beraktifitas sudah mengalami kelelahan, maka tubuh kita tidak bugar.

    Dikatakan Ali Akbar dalam mengikuti tes kebugaran ini, para pengurus LLI Sumbar mengisi formulir tentang kondisi fisik yang bersangkutan. Pertanyaan dalam daftar harus diisi dengan penuh kejujuran, sesuai kondisi tubuh masing-masing. 

    Setelah itu, peserta diukur tensi, tinggi dan berat badannya. Lalu dokter mengecek apakah mereka bisa mengikuti tes atau tidak. Makanya dari sekian banyak pengurus yang hadir, hanya 12 orang yang bisa mengikuti tes kebugaran.

    Untuk tes kebugaran ini, kata Ali Akbar, peserta wajib mengikuti pemanasan. Pemanasan dimaksudkan agar peserta tidak mengalami cedera nantinya. Tes kebugaran yang dilaksanakan adalah Tes daya tahan jantung dan paru-paru untuk mengukur kemampuan dalam memakai jantung dan paru-paru secara efektif dan efisien. Fungsinya, buat memasok oksigen dan energi saat melakukan suatu aktivitas fisik.

    “Untuk para lansia, maka kita melakukan tes 6 menit. Dalam waktu enam menit tersebut, pengurus LLI yang ikut tes diperbolehkan lari atau jalan cepat. Lalu kita ukur berapa jarak yang mampu ditempuh mereka dalam waktu yang telah ditentukan itu,” katanya lagi.

    Usai lari selama enam menit tadi, peserta mengukur denyut nadi masing-masing selama satu menit. Hasilnya dikali empat, terus dikurangkan dengan umur masing-masing. “Dari jarak yang berhasil ditempuh serta hasil akhir dari pengukuran denyut nadi kali empat dikurangi umurnya , maka didapatlah berapa tingkat kebugaran seseorang,” tegasnya.

    Keuntungan dari mengetahui tingkat kebugaran ini, seseorang bisa mengetahui aktivitas apa saja yang bisa dilakukannya sesuai tingkat kebugaran tubuhnya saat itu. Sebab jika dipaksakan beratifitas saat tubuh tidak bugar, maka bisa fatal akibatnya. Bisa cedera. 

    Wakil Ketua LLI Sumbar, Parlagutan Nasution, menyatakan apresiasinya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Sumbar lewat UPTD BKOM dan Pelkes dalam tes kebugaran terhadap Pengurus LLI, Panitia HLUN ke-25 tingkat Sumatera Barat dan Kapesos Sumbar. Tes Kebugaran ini dilaksanakan agar para pengurus LLI Sumbar bisa menularkannya kepada para lansia di Sumatera Barat.

    “Terimakasih kami ucapkan atas fasilitasi Dinas Kesehatan Sumbar terhadap terlaksanaanya tes kebugaran ini. Dari tes ini, kami tahu bagaimana tingkat kebugaran masing-masing dan apa upaya yang harus dilakukan sesuai tingkat kebugaran tubuh kami,” ujarnya (*)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2