Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Lewat Sosialisasi Perda di Padang
Anggota DPRD Sumbar H. Nurfirman Wansyah Dorong Ketahanan Keluarga Melalui Bimtek di Solok Selatan
Anggota DPRD SumbarJefri Masrul Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga di Nagari Tigo Jangko: Kuatkan Pondasi Moral dan Sosial Masyarakat
Sosialisasi Perda UMKM di Kecamatan Pauh, Wakil Ketua DPRD Sumbar Muhammad Iqra Chissa Dorong Peningkatan Ekonomi
Yuliadi Chandra : PJKIP Padang Berkomitmen untuk Kejayaan Keterbukaan Informasi Publik di Kota Padang
Ditandai Servis Bola Pertama, Bupati Benny Dwifa Buka Kejuprov Sepak Takraw se Sumatera Barat.
Kegiatan ini dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Syofian Hendri, S. Pd. I, MM, Kepala Dispora Provinsi Sumbar yang diwakili Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga,Elvis Martin, S. Pd, Ketua Umum Pengprov PSTI Sumbar, Ermizen, S. Pd., Kapolres Sijunjung, Kadis Parpora Kabupaten Sijunjung, Afrineldi, SH beserta Kabid Olahraga, Indrawadi, Ketua KONI Sijunjung, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota DPRD Sumbar, Bapak Syofian Hendri yang telah membawa Kejuprov Sepak Takraw ke Kabupaten Sijunjung tahun 2025 ini.
"Dengan dilaksanakannya Kejuprov Sepak Takraw Sumatera Barat di Kabupaten Sijunjung ini, akan meningkatkan semangat dan motivasi bagi anak-anak muda kita untuk meningkatkan jiwa olahraga khususnya sepak takraw di Kabupaten Sijunjung, " ujarnya.
Untuk lebih meningkatkan sportivitas pemain, Bupati Benny Dwifa mengajak seluruh peserta untuk bermain sportif dan menjaga silaturahmi diantara peserta.
"Jaga kekompakan tim, lihatkanlah permainan yang menarik, dan jangan lupa selalu menjaga sportivitas dalam permainan. Kepada wasit dan juri agar selalu bisa berlaku adil dan jujur dalam perlombaan. Dan jangan lupa jaga kesehatan selama kejuaraan, " harap Benny Dwifa.
Anggota DPRD Sumbar, Syofian Hendri yang juga selaku Ketua Umum PSTI Kabupaten Sijunjung mengucapkan selamat datang kepada atlit dan ofisial Sepak Takraw se Sumatera Barat di Kabupaten Sijunjung.
Pelaksanaan Kejuprov ini lanjut Syofian Hendri adalah sebagai bentuk pembinaan atlit Sepak Takraw di Sumatera Barat.
"Kalau tidak ada agenda besar seperti Kejuprov atau iven saat ini, bagaimana akan lahir atlit yang berprestasi di Sumatera Barat. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan seperti ini, kita ingin melihat langsung sampai dimana kemajuan dari atlit sepak takraw yang dipelajarinya selama ini, "ujarnya.
Iya juga berpesan kepada atlit dan ofisial agar selalu menjaga fisik dan kesehatan selama mengikuti kejuaraan.
" Selamat bertanding, dan semoga kejuaraan ini sukses dan lancar sampai selesai nantinya, "harap Syofian Hendri.
Sementara itu, Kepala Dispora Prov Sumbar yang diwakili Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Elvis Martin, S. Pd selaku panitia pelaksana dalam laporannya menyampaikan bahwa Kejuprov Sepak Takraw se Sumatera Barat ini bertujuan sebagai wadah untuk mengevaluasi seberapa jauh kemajuan prestasi atlit dalam melaksanakan proses latihan yang diberikan oleh pelatih serta sebagai tempat ajang pemanduan bakat bagi talenta talenta sepak takraw di Sumbar.
Kegiatan ini lanjut Elvis dilaksanakan selama 3 hari dimulai pada Jum'at sampai dengan minggu, 24 sampai 26 Oktober 2025 di Gor Sibinuang Sakti Muaro Sijunjung yang diikuti oleh 16 tim se Sumatera Barat.
"Kepada pemenang nantinya akan diberikan hadiah bagi Juara I, II dan III berupa medali ditambah piagam dan uang pembinaan masing masing juara 1 Rp, 7,5 juta, Juara 2 Rp, 6 Juta, dan Juara 3 Rp. 5 juta rupiah, " ujarnya.
(Andri)
KI Sumbar Tetapkan 3 Besar Badan Publik Hasil Monev, Jumlah Badan Publik Informatif di Sumbar Menigkat
Lantik 8 Orang Pegawai di Lingkup Pemkab Sijunjung, Ini Pesan Bupati Benny Dwifa.
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M. Si Sutan Gumilang mengambil sumpah/janji dan melantik 8 (delapan) orang pegawai dilingkup Pemerintah Kabupaten Sijunjung pada Selasa 21 Oktober 2025.
Ke delapan orang tersebut diantaranya 3 orang Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan 5 orang Pegawai Negeri Sipil (Pengangkatan CPNS menjadi PNS dari STTD Pola Pembibitan Perhubungan sebanyak 4 orang dan Lulusan IPDN 1 orang).
Acara yang berlangsung hikmad yang dilaksanakan di lantai II, Ruang Pertemuan Bupati Sijunjung ini turut dihadiri Sekdakab, DR. Zefnihan, AP. M. Si, Kepala Inspektorat, Wandri Fahrizal, SH, Kepala BKPSDM, Muhadiris, SP, ME, Kadis PMPTSP, Jaheri, S.Sos, M. Si, Kadis Perhubungan, Emil Evan, S. STP, Kadis Kominfo, Drg. Ezwandra, M. Sc, Dirut RS Ahmad Syafii Maarif, dr. Reyantis Capanay, dan Plt Kabag Organisasi, Romi Aulia, SH.
Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa menyampaikan ucapan selamat dan memberikan semangat kepada para aparatur yang baru dilantik untuk bekerja di tengah perkembangan kondisi daerah saat ini.
"Kepada bapak/ibu yang baru saja dilantik, kami mengucapkan selamat bekerja. Dan harus siap ditempatkan dimana saja. Percayalah kalau kita bekerja serius, nantinya akan dinilai lebih dan dipromosikan oleh pimpinan, " Ujarnya.
Bupati Benny juga berpesan kepada pejabat fungsional dan CPNS yang baru dilantik menjadi PNS, agar menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pegawai yang akan diperebutkan oleh setiap dinas dan menjadi contoh serta tauladan yang baik bagi masyarakat.
"Selamat bertugas dan menjalankan amanah dengan baik, jadikanlah ladang pahala dengan apa yang kita kerjakan, jangan lupa selalu kembangkan diri dengan potensi yang ada serta cari inovasi -inovasi baru untuk kemajuan daerah Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini, " Pesan Benny.
Hadiri Syukuran ASN PPPK Dishub, Ini Pesan Bupati Benny Dwifa.
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Sebagai bentuk rasa terima kasih, sebanyak 48 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Lingkup Dinas Perhubungan Kabupaten Sijunjung menggelar syukuran pada Selasa 21 Oktober 2025.
Acara yang digelar dihalaman Dinas Perhubungan tersebut dihadiri langsung Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si bersama Wakil Bupati, H. Iraddatillah, S. Pt, Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, dan Ketua GOW, Ny. Dona Iraddatillah.
Serta turut hadir Kepala Dinas Dagperinkop UKM, Hasmizon, Kepala DPMN, Joni Antonius, Pinca Bank Nagari, Rano Ferdian, Dirut PDAM, Doni Nofriedi, Kasat Lantas Polres Sijunjung, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K beserta angggota, Kepala PLN, Kepala Jasaraharja, Ketua Dharmawanita Dinas Perhubungan, Zola beserta Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, dan Staf pada Dinas Perhubungan.
Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada 48 orang pegawai PPPK di Lingkup Dinas Perhubungan dan mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan.
"Kami berharap dengan telah dilantiknya menjadi pegawai PPPK, agar bapak dan ibu lebih aktif lagi dalam bekerja. Cari inovasi-inovasi baru, karena kalau kegiatan yang kita laksanakan itu-itu saja pasti akan bosan dengan sendirinya, " Ujar Benny.
Ia berpesan agar pegawai PPPK maupun CPNS yang baru saja dilantik agar bisa mengembangkan diri, mengembangkan potensi-potensi yang ada selama ini untuk membangun Kabupaten Sijunjung dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan, Emil Evan pada kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati beserta tamu lainnya yang bersedia hadir pada acara syukuran tersebut.
Acara ini lanjut Emil, selain kegiatan syukuran makan bersama, juga mengadakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan berupa paket sembako bagi keluarga yang membutuhkan disekitar Dinas Perhubungan Kabupaten Sijunjung.
Acara lebih meriah lagi dengan pemotongan kue oleh Bupati Sijunjung yang diserahkan kepada Koordinator PPPK Lingkup Dinas Perhubungan, yaitu Agus Syafrida yang telah bekerja selama 15 tahun menjadi pegawai THL di Dinas Perhubungan Pemkab Sijunjung.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung serta pejabat lainnya yang telah mengangkat dan membantu kami menjadi Pegawai PPPK dilingkup Pemkab Sijunjung. Kedepan kami berjanji akan bekerja lebih keras lagi dalam membantu Bupati dan Wakil Bupati untuk memajukan Daerah Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini, "ujar Agus Syafrida.
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Sambut Kunjungan Kakanwil Imigrasi Sumatera Barat.
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si Sutan Gumilang menyambut baik kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat, Nurudin, S.Sos., M.Si beserta jajaran bertempat di Ruang Operationroom Kantor Bupati setempat pada Senin 20 Oktober 2025.
Pertemuan tersebut adalah dalam rangka pembahasan rencana pendirian dan penentuan lokasi Unit Kerja Keimigrasian (UKK) di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin tinggal dan status keimigrasian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumbar, Zulmanur Arif, SH, MH, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Murdo Danang Laksono, SE, M. Si beserta jajaran.
Sementara Bupati Sijunjung juga didampingi, Asisten I, Afrizal, M. Si, Kepala BKAD, Defri Antoni, SE, MM, Kadis PUPR, Dainis Suryani, ST, MT, Sekretaris Dinas Pertanian, Dewi Shinta Ananda, S. Pt, dan para Kabag Dilingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Sijunjung.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, direncanakan akan dibuka pelayanan imigrasi sementara di Kabupaten Sijunjung. Hal ini dimaksudkan untuk mendekatkan layanan keimigrasian seperti pembuatan paspor kepada masyarakat Kabupaten Sijunjung.
Sebagai bentuk dukungan langsung, Bupati Sijunjung Benny Dwifa telah mempersiapkan beberapa tempat yang akan menjadi UKK imigrasi dan langsung dilakukan peninjauan terhadap lokasi pelayanan sementara tersebut bersama Kakanwil Imigrasi usai pertemuan.
Dikesempatan itu, Bupati Benny menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kanwil Imigrasi Sumatera Barat terhadap kebutuhan pelayanan keimigrasian di wilayah Kabupaten Sijunjung.
"Kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh rencana pembangunan UKK di Kabupaten Sijunjung. Ini adalah langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, mengingat potensi mobilitas dan pertumbuhan daerah yang semakin berkembang," ujar Bupati.
Kakanwil Imigrasi Sumbar, Nurudin, S.Sos., M.Si mengungkapkan komitmen pihaknya dalam mempercepat proses koordinasi dan realisasi pembangunan UKK tersebut, serta berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjalin dengan baik. (Andri).
Indojalito Peduli bersama Pemkab Sijunjung Atasi Stunting
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Sebanyak 200 orang kaum duafa dan keluarga beresiko stunting di Kabupaten Sijunjung mendapatkan paket sembako dari Indojalito Peduli jakarta. Paket ini diserahkan langsung oleh Ketua umum Indojalito Peduli Jakarta, Astri Asgani beserta rombongan bertempat di Rumah Dinas Bupati Sijunjung pada Senin 20 Oktober 2025 pagi.
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir Sutan Gumilang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Indojalito Peduli Jakarta yang selalu memberikan perhatian dan bantuan kepada Kabupaten Sijunjung,
"Semoga organisasi ibu ibu perantau Minang ini sukses dan selalu dilimpahkan Rezki yang berlimpah dari Allah SWT hendaknya,"ujar Benny.
Ketua umum Indojalito Peduli Jakarta, Astri Asgani berharap dengan Bhakti sosial yang di laksanakan ini bisa meringankan beban ekonomi oleh kaum duafa dan keluarga yang beresiko stunting di Sijunjung.
"Insyaallah pada bulan Desember nanti kita akan program untuk melaksanakan Bhakti Sosial lagi, karena Sijunjung selalu dihati kami," tutup ni ad panggilan akrabnya.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Roni Satria, diwakili Sekretaris Dinas Hendri Nurka, S.Sos,MSi, dalam laporannya mengatakan, Bantuan dari Indojalito Peduli ini diperuntukkan untuk kaum duafa dan sasaran keluarga yang beresiko stunting, dalam mendukung program pemerintah daerah dalam upaya menurunkan angka stunting melalui program Gerakan Orang tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
"Total Bantuan kita terima berjumlah 40 juta dan didistribusikan kepada seluruh sasaran yang telah terdata melalui Balai Penyuluh Keluarga Berencana melalui persetujuan serta diketahui Bapak Ibu Camat se Kabupaten Sijunjung,"ujar Hendri.(Tim).
Bantah Tudingan Negatif. Calvin Verdonk: Kami Bermain 100% untuk Indonesia
Melalui IG Pribadinya itu, ia mengekspresikan rasa sedih dan kepedihan atas komentar-komentar negatif yang meragukan dedikasi para pemain dalam memberikan 100% kemampuan mereka untuk Indonesia.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pelatih dan seluruh staf atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai pemain, serta atas kerja keras yang telah kami lakukan bersama sebagai tim. Seperti Jay, saya juga ingin meluangkan waktu untuk secara pribadi menanggapi beberapa reaksi yang saya lihat di media tentang Bapak Thohir. Beberapa komentar negatif membuat saya sedih, karena saya bermain untuk Indonesia dengan kebanggaan, kehormatan, dan komitmen 100%.” tulis Calvin.
Calvin juga menegaskan bahwa pengalamannya bersama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan tim pendukung di federasi sangat positif. Ia menilai bahwa dukungan manajemen dan staf telah membentuk lingkungan performa tinggi kelas dunia yang membantu para pemain berkembang secara maksimal.
“Apa yang mungkin tidak dilihat banyak orang adalah bahwa Erick Thohir dan timnya telah menciptakan lingkungan performa tinggi kelas dunia yang memungkinkan kami para pemain untuk berkembang dan tampil sebaik mungkin. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bapak Thohir dan timnya.”
Lebih lanjut, Calvin mengungkapkan bahwa beberapa hal yang ia baca di media sosial sering kali tidak mencerminkan kenyataan yang ia alami secara langsung di lingkungan tim nasional.
“Terkadang saya membaca hal-hal yang benar-benar berbeda dari apa yang saya alami dan rasakan sendiri, karena apa yang saya alami adalah dedikasi, semangat, dan dorongan kuat untuk mengangkat sepak bola Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.” pungkasnya.
Apa yang disampaikannya ini bukti dari komitmen dan semangat Calvin Verdonk sebagai bagian dari generasi pemain yang ingin membawa sepak bola Indonesia melangkah lebih jauh di panggung internasional, dengan tetap menjunjung tinggi nilai profesionalisme, kebersamaan, dan rasa cinta kepada Merah Putih. (*)
Melalui Musda XI, Bupati Benny Dwifa Kembali Pimpin Golkar Sijunjung Untuk Kedua Kalinya.
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si Sutan Gumilang kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sijunjung periode 2025 -2030 pada Musyawarah Daerah (Musda) ke XI yang digelar di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung pada Sabtu 18 Oktober 2025.
Musda ke XI Partai Golkar Kabupaten Sijunjung ini sebelumnya dibuka oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Barat, Khairunas yang hadir bersama pengurus DPD Partai Golkar Sumatera Barat lainya yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah mempersiapkan acara sampai dengan terlaksana.
Ia mengatakan bahwa, Musda ke XI Partai Golkar di Kabupaten Sijunjung saat ini merupakan pelaksanaan yang ke 2 di Sumatera Barat yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Solok Selatan.
Bersama empat formatur lainnya, yaitu Zaksay Kasni (DPD I Sumbar), Veri Eka Putra (AMPG Sijunjung), Jamal (PK Kamang Baru), dan M. Nur (PK Kupitan), Benny Dwifa Yuswir diberikan mandat selama I bulan untuk menyusun kepengurusan periode 2025 - 2030.
Dalam sambutannya, Benny Dwifa Yuswir menyampaikan keberhasilan Golkar Kabupaten Sijunjung dalam meraih hasil positif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
"Pada periode pertama kami diberikan amanah, alhamdulillah partai Golkar di Kabupaten Sijunjung berhasil mengembalikan kejayaan dimasa lalu. Dimana sebelumnya partai Golkar hanya memiliki 3 kursi di DPRD Kabupaten Sijunjung dan saat ini ada 6 kursi sehingga mengantarkan Partai Golkar menjadi Ketua di DPRD Kabupaten Sijunjung, "ujarnya.
Pada kesempatan itu, Benny Dwifa juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader Partai Golkar se Kabupaten Sijunjung yang kembali memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Partai Golkar Kabupaten Sijunjung periode kedua yaitu 2025-2030.
"Alhamdulillah, kami dipercaya kembali untuk melanjutkan tonggak kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Sijunjung periode 2025-2030 yang ditetapkan melalui Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sijunjung pada hari ini. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pengurus DPD I Partai Golkar Sumbar, seluruh pengurus dan kader Partai Golkar Kabupaten Sijunjung serta semua pihak yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan ini,"
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat soliditas yang merupakan modal penting bagi semua kader di setiap tingkatan untuk membawa Partai Golkar menjadi pemenang di Kabupaten Sijunjung pada pemilihan umum mendatang. Insyaallah diperiode kedua ini kita akan membangun kantor baru Partai Golkar di Kabupaten Sijunjung dimana yang saat ini masih mengontrak, "harap Bupati dua periode, Benny Dwifa Yuswir. (Andri)
Tahapan Monev KI Sumbar Sukses Digelar, Sejumlah Pimpinan Badan Publik Belum Paham UU KIP
Inilah Kisah Sukses Pengemudi Maxim, Biayai Anak Kuliah Kedokteran Unand
Padang - Sebagaimana ayah lainnya, Roni Prinaldo, berjuang menyekolahkan anak semata wayangnya di jurusan kedokteran. Target itu mungkin terasa seperti mimpi bagi banyak orang, mengingat besarnya biaya untuk menempuh salah satu jurusan paling bergengsi di Indonesia. Namun, pria paruh baya asal Padang ini berhasil mematahkan anggapan tersebut. Lewat kerja kerasnya sebagai mitra pengemudi Maxim, Roni mampu membiayai kuliah anaknya di jurusan kedokteran.
Bermula kala Roni bergabung dengan Maxim di tahun 2018. Saat itu, ia hanya mencoba mencari tambahan penghasilan setelah berhenti dari pekerjaannya sebagai telemarketing. Namun, ia melihat peluang besar dari pekerjaan ini hingga akhirnya ia memutuskan untuk fokus pada pekerjaan
ini.
“Saya melihat bahwa Maxim sesuai karakter orang Padang, harganya murah, drivernya banyak, jadi konsumen tidak menunggu lama. Selain itu Maxim dinilai serius menangani office di sini karena marketingnya bagus, jadi pendapatan pengemudi nya tinggi,” ungkap Roni.
Awalnya, Roni hanya menggunakan motor untuk mengantar penumpang. Namun, melihat peluang yang semakin besar, ia memberanikan diri untuk beralih menggunakan mobil. Dengan tekad kuat, ia mengajukan Kredit Usaha Rakyat agar bisa membeli mobil secara tunai. Keputusan itu ia ambil bukan tanpa pertimbangan, Roni tahu bahwa investasi tersebut akan membantunya meningkatkan penghasilan dan menambah kenyamanan bagi penumpang.
Kemudian, tahun 2023 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Roni. Anak semata wayangnya dinyatakan diterima di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas. Roni menyadari bahwa biaya kuliah di bidang ini tidak sedikit, namun ia tak gentar. Ia percaya bahwa selama dirinya masih sehat dan mau berusaha, tidak ada yang mustahil untuk diwujudkan.
“Untuk saya, bekerja keras adalah bentuk kontribusi agar anak bisa menjadi orang yang lebih baik dari saya,” ujarnya. “Saya ingin ia bisa fokus belajar dan mencapai cita-citanya sampai jadi dokter spesialis.”
Kerja kerasnya berbuah manis. Kini penghasilannya bahkan menyentuh angka Rp11 juta dalam satu bulan. Menjadi mitra pengemudi Maxim, Roni mampu membiayai biaya pendidikan anak semata wayangnya, membayar cicilannya, dan menghidupi keluarganya dengan layak.
Roni mengaku sangat bersyukur dengan kondisi ini. Keluarganya pun selalu memberi dukungan penuh. “Alhamdulillah, keluarga sangat dukung. Kami saling menguatkan. Istri mendukung 101 persen pekerjaan saya sebagai driver Maxim,” tuturnya dengan senyum bangga.
Meski bersikap profesional saat mengemudi, Roni tetap memegang nilai kemanusiaan dalam pekerjaannya. Ia bahkan pernah menemui penumpang yang tak mampu membayar ongkos setelah diantar ke rumah sakit. Tanpa ragu, Roni menggratiskan biaya perjalanannya. “Saya pikir, bekerja sebagai
pengemudi Maxim itu bukan cuma soal uang, tapi juga amal,” katanya.
Sebagai mitra yang sudah lama bergabung, Roni melihat perkembangan Maxim di Padang semakin baik. Ia berharap perusahaan terus konsisten mendukung kesejahteraan pengemudi, termasuk lewat program BHR, BPJS, dan program lain yang mendukung kesejahteraan pengemudi. (*)
"Sukses Implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal, Ketua TP Posyandu Sijunjung Raih Penghargaan"
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Prestasi membanggakan diraih Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Sijunjung yang berhasil meraih penghargaan tingkat Provinsi Sumatera Barat pada ajang Rapat Kerja Tim Pembina Posyandu Sumatera Barat 2025 yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu 15 Oktober 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua TP Posyandu Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi kepada Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kesungguhan Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam membentuk dan menetapkan Tim Pembina Posyandu di tingkat kabupaten. Selain itu, Pemerintah daerah dinilai berhasil menunjukkan keseriusan dalam memperkuat kelembagaan Posyandu.
Setelah menerima penghargaan tersebut, Ketua TP Posyandu Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh kader yang telah berkontribusi.
"Alhamdulilah hari ini TP Posyandu Kabupaten Sijunjung berhasil menerima piagam penghargaan dari Ketua TP Posyandu Provinsi Sumatera Barat. Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun kader Posyandu di mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Nagari dan sampai ke tingkat Jorong. Semoga capaian ini semakin menyemangati kita untuk menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan, edukasi, sekaligus pemberdayaan,”ujar Nedia Fitri.
Ia mengatakan bahwa penghargaan ini diraih berkat keseriusan semua pihak dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu di Sijunjung sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.
"Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada bidang kesehatan semata, tetapi juga memiliki peran strategis dalam berbagai sektor pelayanan publik. Untuk itu posyandu di Kabupaten Sijunjung harus mampu memberikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM),” tegasnya.
Adapun enam SPM yang dimaksud meliputi bidang Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibumlinmas, dan Sosial. (Nofen/Andri)
Membangun Ekosistem Transparansi di Sumatera Barat
Tekan Kenakalan Remaja: Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Penempatan Guru Konselor di Setiap SMA dan SMK
Wabup Iraddatillah Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sijunjung Tahun 2025.
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt memimpin langsung Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sijunjung tahun 2025 yang dilaksanakan di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati setempat pada Selasa 14 Oktober.
Rapat ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat diwakili Sekretaris Kaper, Dedy agustanto S.Kom,M.Pd,T, dan diikuti oleh Kepala OPD terkait, Tim Percepatan Penurunan Stunting, TP PKK Kabupaten Sijunjung, Baznas, Kepala BUMN/BUMD, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Sijunjung, Perguruan Tinggi, Kepala Puskesmas dan Koordinator PKB se Kabupaten Sijunjung, serta organisasi terkait lainnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sijunjung. Ia menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab satu dinas saja, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah dimulai dari Kabupaten, Kecamatan sampai ke Nagari.
“Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga soal pola asuh, lingkungan, dan akses layanan kesehatan. Karena itu, seluruh pihak harus bergerak bersama agar target penurunan stunting bisa tercapai.” ujarnya
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sijunjung, Roni Satria, S. STP, M. Si mengatakan, rakor yang diikuti sebanyak 142 orang dari seluruh stakeholder terkait ini bertujuan untuk mensinergikan program dan upaya percepatan penurunan stunting serta mensukseskan program pencarian OTA dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sijunjung.
Pada rapat ini turut hadir Wakil Ketua Baznas, H. Dharmawan, SH, Sekretaris Dinas PPKB, Hendri Nurka, S. Sos, M. Si beserta jajaran dan undangan lainnya. (Andri)
Wabup Iraddatillah Pimpin Apel Siaga Bencana di Kabupaten Sijunjung.
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Dalam rangka menghadapi ancaman bencana alam banjir, banjir bandang dan tanah longsor, Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung menggelar apel siaga bencana yang dilaksanakan di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Simpang Tugu Muaro Sijunjung pada Selasa 14 Oktober 2025.
Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt selaku pembina apel sebelum mengawali apel melakukan pemeriksaan pasukan dengan didampingi Kajari Sijunjung, Rina Idawani, SH, C.N. MM beserta unsur forkopimda lainnya, Sekretaris Daerah, Dr. Zefnihan, AP, M. Si, Kepala OPD, dan Kepala Pelaksana Baznas, Meri Muliadi, S. Pd.
Dalam arahannya, Wabup Iraddatillah menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam memfasilitasi pelaksanaan kegiatan apel siaga tersebut.
Ia menekankan bahwa saat ini perlu kesiapan semua pihak dalam menghadapi potensi bencana yang akan datang, khususnya memasuki musim hujan yang cukup panjang.
Berpedoman kepada kejadian bencana yang baru saja terjadi di Kabupaten Sijunjung, seperti daerah Muaro Bodi dan sekitarnya, sebanyak 42 batang pohon pelindung tumbag, listrik mati, telekomunikasi dan akses jalan terputus. Serta di Kamang Baru terjadi angin kencang disertai hujan lebat mengakibatkan sebanyak 189 buah rumah rusak diterjang angin dan ditimpa pohon dan 1 rumah di Siaur tertimbun longsor.
Kondisi seperti ini harus cepat ditangani, pemerintah daerah harus segera merespon dan memberikan jaminan, bahwa aktifitas masyarakat dapat berjalan serta kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi. Akses jalan terus terbuka dan normal kembali, listrik dan sinyal telkomsel harus hidup kembali sehingga masyarakat dapat merasakan langsung pelayanan dari Pemerintah Daerah.
"Melalui apel ini kami berharap akan terjalin hubungan baik serta semangat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan lintas sektoral untuk mewujutkan penanggulangan bencana alam banjir, banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Sijunjung, " harap Wabup.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sijunjung, Drs. Suardi selaku panitia pelaksana menyebutkan, apel siaga bencana ini sebagai bentuk kesiap siagaan Pemerintah Daerah melalui OPD dan didukung oleh TNI, Polri, BUMN, BUMD, dan seluruh unit kerja yang ada di Kabupaten Sijunjung dalam menghadapi ancaman bencana alam banjir, banjir bandang dan tanah longsor.
Peserta pada apel ini lanjut Suardi adalah sebanyak 85 orang yang terdiri dari personil dari OPD tetlrkait, TNI dan Polri, KPHL, PMI, Baznas, PDAM, ULP PLN Sijunjung, Telkom Sijunjung, Camat Sijunjung, IV Nagari dan Koto VII, Wali Nagari, Tagana dan KSB Nagari Muaro. (Andri)
















.jpeg)







Social Media Icons