• Breaking News

    Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Agam. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
    Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Agam. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

    Di Pengukuhan LKAAM Agam, Leonardy Ajak Niniak Mamak Berkoperasi

    Agam - Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) diharapkan untuk lebih mandiri dalam pengembangan kelembagaannya. Kemandirian ini harus terus diupayaka sekuat tenaga.

    Selain untuk meningkatkan marwah niniak mamak, kemandirian ini sudah menjadi semacam tuntutan. Kondisi terkini kebijakan pemerintah meniadakan hibah bantuan sosial (bansos) dan adanya peraturan Kemendagri dalam pengelolaan APBN dan APBD.

    Dalam aturan itu, lembaga yang sama tidak boleh menerima bantuan berturut-turut. Ini mengakibatkan LKAAM yang biasanya mendapatkan bantuan rutin dari APBD. Jika LKAAM telah  menerima tahun ini maka tahun berikutnya tidak diperbolehkan lagi. Kenyataan ini menjadi dasar kuat buat memikirkan pembiayaan lain agar program dan kegiatan LKAAM tetap berjalan sebagaimana mestinya.

    Anggota DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa mengajak para niniak mamak di Agam menjadikan koperasi sebagai alternatif pembiayaan. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri pengukuhan kepengurusan LKAAM Agam periode 2017-2022 pada Jumat (28/12).

    "Kita tidak boleh apriori dengan koperasi. Masih banyak koperasi yang bagus, maju, tangguh dan mandiri. LKAAM bisa menjadi motor penggerak dalam menjadikan koperasi bagi niniak mamak," ungkap Leonardy di hadapan Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria Dt Tumangguang Nan Putiah, pengurus LKAAM Sumbar, Agam, pengurus KAN se-Agam.

    Dikatakan Leonardy, memalui koperasi para niniak mamak menggalang dana bersama, menjalankan usaha dan menikmati hasil usaha bersama tersebut. Sisa hasil usaha yang biasa dikenal dengan SHU bisa dimanfaatkan untuk kegiatan LKAAM, niniak mamak dan untuk kesejahteraan para niniak mamak.

    Agar koperasi yang didirikan niniak mamak ini bisa menjadi koperasi yang besar dan maju, pengelolaannya diserahkan saja kepada yang muda dan para profesional. Lebih-lebih saat ini koperasi mendapat dukungan kuat dari pemerintah provinsi.

    Kini koperasi pun bisa menerima hibah atau perkuatan permodalan dari perantau. Ada program komputer yang disiapkan pemerintah provinsi agar koperasi yang bagus dapat dibantu perantau di manapun mereka berada. "Kemandirian niniak mamak akan berdampak pada marwah para niniak mamak," tegasnya. (z01)

    Kabupaten Sijunjung Raih Juara III Lomba Bermain Peran Pokja 1 di Jambore PKK Berprestasi Tingkat Sumbar di Agam

    LUBUK BASUNG (Sumbarkini.com) - Kontingen Kabupaten Sijunjung raih juara III lomba Sosio Drama/Bermain Peran tentang paredi dengan tema kilas " Keluarga Indonesia Lindungi Anak Dari Kekerasan Seksual," pada Lomba Jambore PKK Berprestasi Tingkat Sumatera Barat di Kabupaten Agam

    Pada lomba bermain peran (Pokja 1) tersebut, Kabupaten Sijunjung dibawah Binaan Ketua TP PKK, Ny. Riri Benny Dwifa dan Ketua GOW, Ny. Dona Iraddatillah menampilkan drama dengan judul ,"Kelakuan Bejat Papa Tiriku," yang berhasil membuat penonton terpukau

    Dengan hasil tersebut, Ketua TP PKK, Ny. Riri Benny Dwifa mengucapkan syukur atas kerja keras dan prestasi yang diraih oleh Kontingen Kabupaten Sijunjung di ajang Jambore PKK Berorestasi Tingkat Sumatera Barat tahun 2022 ini.

    "Alhamdulillah Pokja I dengan menampilkan drama bermain peran kita meraih juara III se Sumatera Barat,"ujar Riri pada saat setelah penyerahan hadiah lomba di Lapangan Rang Agam, Kabupaten Agam pada Rabu 20 Juli 2022

    Riri menegaskan bahwa dari semua lomba yang diikuti Kontingen PKK Kabupaten Sijunjung di Ajang Jambore PKK Berprestasi tingkat Sumbar ini, semuanya sudah menampilkan hasil yang baik dan maksimal 

    "Dari Sekretariat, kita menampilkan devile dan yel yel dasawisma, Pokja 1 kita bermain peran, pokja 2 kita punya UP2K, pokja 3 menampilkan lomba kembaran baju PKK, dan pokja 4 kita punga Vlog, semuanya kita telah menampilkan luar biasa dengan persiapan yang sangat matang. Kalau yel yel dasawisma, semua orang mengatakan kita luar biasa, tetapi kita tidak tau penilaian juri, itu semua tergantung penilaian dari provinsi,"jelas Riri

    Terkait pokja 2 lanjut Riri, penjualan kita di Kabupaten Agam mencapai 14 juta rupiah," itu artinya UP2K kita sangat diminati oleh seluruh  masyarakat yang hadir mengunjungi acara jambore di Agam ini,"ujar Ny. Riri  Benny Dwifa

    Ketua GOW, Ny. Donna Iraddatillah pada kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua kontingen PKK Kabupaten Sijunjung yang telah bekerja keras untuk menampilkan yang terbaik bagi Kabupaten Sijunjung

    "Pada jambore PKK tahun 2022 di Kabupaten Agam ini kita hanya bisa meraih juara 3 lomba bermain peran, kami berharap agar ajang jambore PKK kali ini adalah ajang silaturahmi yang tak ternilai bagi kita hendaknya, dan mudah mudahan untuk tahun 2022 nanti kita akan lebih giat lagi berlatih dengan memulai dari awal. Semoga ditahun berikutnya kita bisa meraih piala lebih banyak lagi buat Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini,"harap Ny. Dona Iraddatillah (Andri)


    Bangun Karakter Anak Didik Melalui Lomba

    Ampek Angkek - Perlombaan yang diadakan antara siswa SMP di Agam hendaknya dijadikan sebagai sarana membangun karakter anak didik menjadi insan yang memiliki kecerdasan emosional dan spritual. Upayakan agar kegiatan itu bukan sekadar seremonial. 

    Lomba tentunya juga secara tidak langsung sudah melatih peserta didik bagaimana mengorganisir suatu kegiatan. Siswa yang terlibat dalam penyelenggaraannya akan paham bagaimana mengorganisir kegiatan supaya berjalan dengan sukses dan lancar.

    Hal itu diungkapkan Bupati Agam diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Mulyadi, SH saat membuka secara resmi lomba keagamaan tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Agam wilayah Timur, Kamis (22/2).

    “Bagi sekolah yang ikut berperan aktif mengirim siswanya supaya dapat menjadikan lomba itu sebagai bahan evaluasi dari kegiaan yang sudah dilakukan. Melalui berbagai kegiatan kita ingin meahirkan SDM yang kompetitif pada tingkat yang lebih tinggi, dan memunculkan generasi yang mampu membawa negara ini pada kondisi terhomat, yaitu masyarakat yang sejahtera, aman dan damai,” ungkap Mulyadi di lokasi lomba, SMPN 2 Ampek Angkek

    Kepala SMPN 2 Ampek Angkek, Dra. Zulfamiarti, M. Pd menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Agam, Disdikbud Agam, Pemerintah Kecamatan Ampek Angkek, komite sekolah, guru dan tenaga kependidikan, orangtua siswa serta sekolah yang telah turut aktif mengirim siswanya mengikuti lomba.

    “Lomba yang dilaksanakan tentang keagamaan ini merupakan yang kedua kalinya, setelah kegiatan pertama dilaksanakan tahun lalu. Belajar dari kegiatan lomba pertama, untuk lomba yang kedua ini selain pesertanya dari siswa SD, panitia menambah peserta untuk tingkat SMP,” ujarnya.

    Lomba mempertandingkan asmaul husna, tahfizh dan puisi untuk tingkat SD dan SMP dengan anggota dewan juri didtangkan dari luar. Untuk tingkat SD tahun ini baru bisa melibatkan sekolah yang berada di Kecamatan Ampek Angkek dan Canduang. Sementara untuk tingkat SMP berasal dari SMP yang berada di Kabupaen Agam wilayah Timur.

    SMPN 2 Ampek Angkek menggelar lomba keagamaan ini sebagai wujud ikut mensukseskan visi misi Kabupaten Agam, Gerakan Nagari Madani serta Gerakan Literasi Sekolah Madani. (wir)

    Agam Siap Sukseskan HKB 2018

    Agam (sumbarkini.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam siap menyukseskan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) pada 26 April 2018 ini. Tim mematangkan skenario pelaksanaan simulasi bencana seperti letusan gunung api dan gempa bumi sebagai puncak HKB 2018

    Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan  BPBD Agam Yunaidi.S memaparkan teknis pelaksanaan simulasi gempa bumi dan gunungapi. Yunaidi pun menyarankan kebakaran dan kebencanaan lainnya sedapat mungkin ditambahkan dalam simulasi nanti. "Simulasi kebakaran akan menambah semarak kegiatan kita. Selain menambah semangat pemuda dan masyarakat melaksanakan HKB tingkat Agam, mereka pun makin mempunya awareness terhadap bencana," ujarnya di sela rapat teknis di Kantor Walinagari Batupalano Kecamatan Sungai Pua, Rabu 18 April 2018 malam.

    Rapat teknis antara Tim BPBD dengan KSB Kecamatan Sungai Pua dilaksanakan malam hari. Ini dinisiasi walinagari dan Ketua KSB dari  lima nagari mengingat pada siang hari para pemuda dan mereka yang perlu dilibatkan dalam kesuksesan HKB umumnya bekerja di ladang maupun aktivitas lainnya. 
         
    Walinagari Sungai Pua, Fikri Nanda menambahkan, masyarakat Sungai Pua siap membantu kelancaran pelaksanaan HKB 2018, apalagi di Sungai Pua terdapat gunung api yang masih aktif dan mungkin suatu saat akan terjadi letusan. 


    "Kita perlu persiapan melalui latihan agar masyarakat mampu dan mengetahui apa saja langkah-langkah yang akan dikerjakan ketika bencana itu datang,” 
         

    Fikri pun menegaskan kesiapan Sungai Pua menjadi pusat lokasi simulasi HKB 2018. Fikri mengungkapkan nagari mendapat dukungan penuh dari KSB, relawan PMI dan seluruh warga masyarakat kecamatan Sungai Pua. 

    Semua elemen menyadari arti penting dari pelaksanaan kegiatan simulasi tersebut. Mereka juga yang diuntungkan dalam kegiatan meminimalisir dampak bencana yang terjadi di Kabupaten Agam khususnya di Sungai Pua yang memang rawan bencana.
      
    Selain simulasi, warga masyarakat juga diingatkan tentang kebencanaan ini melalui ceramah wirid dan khutbah jum'at. Juga sosialisasi melalui sekolah, kelompok dan organisasi keagamaan di MDA, didikan subuh, majelis taklim, spanduk dan baliho. Mubaligh setiap wirid dan khutbah jum’at sering memasukkan tema mitigasi bencana. Ini didukung pula dengan pemutaran film dokumenter tentang kebencanaan.  (wir)

    Peduli Sesama, Baznas Sijunjung Kirim Tim BTB ke Daerah Bencana Alam di Kabupaten Agam

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Baznas Kabupaten Sijunjung ikut langsung membantu korban bencana alam dengan menurunkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB)  ke daerah banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Agam pada 18 Mei 2024.

    Tim BTB Kabupaten Sijunjung ini dipimpin langsung Wakil Ketua Baznas (Waka) II, Syahril Syahda dengan anggota Agung Pratama dan Defrizal Pratama serta 3 orang relawan yaitu, Oktaliyan Ramadhan, Chanyul Hamid, dan Fahrul Zikry dengan menggunakan mobil ambulan baznas.

    Menurut Syahril Syada, sesampainya di posko bencana alam Kabupaten Agam di Bukit Batabuah. Tim BTB Kabupaten Sijunjung disambut gembira oleh ketua Baznas Kabupaten  agam , Irman imran dan  waka II Provinsi Sumbar, Dr, busral serta Ahmad Fahri dari Baznas RI.

    Ketua Baznas Kabupaten Agam, Irman Imran menyambut gembira atas kepedulian baznas Sijunjung dengan mengirim BTB untuk membantu masyarakat terdampak bencana, selain berterima kasih Irman Imran juga mendoakan semoga Allah Swt membalas BTB Sijunjung dengan pahala yang lebih banyal lagi. 

    Adapun kegiatan yang dilakukan BTb Sijunjung selama 3 hari di Agam, yaitu dari tanggal 17 sampai dengan 19 Mei 2024, meliputi layanan dapur umun, penyediaan air bersih, pelayanan ambulan  pembersihan lapangan, dan pendistribusian kebutuhan harian. (Andri)

    Leonardy Bawa Dua Kabar Gembira untuk Warga Jorong Koto Tinggi Palembayan

    Palembayan - Anggota DPD RI , H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH sangat mendukung upaya peningkatan sumber daya manusia di Jorong Koto Tinggi, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Jarak yang cukup jauh dan jalan sempit berliku tidak menyurutkan tekad Senator asal Sumbar itu untuk mewujudkan kepeduliannya dan hadir di tengah-tengah masyarakat jorong tersebut, Sabtu, 16 Desember 2023.

    "Terima kasih atas undangan yang diberikan generasi muda Jorong Koto Tinggi, sebagai Anggota DPD RI untuk membuka Turnament Volleyball. Saya harapkan turnamen ini berjalan lancar karena sudah ada tanda-tanda, hari ini tidak hujan," ungkap Leonardy.

    Anggota Komite IV itu menegaskan kegiatan generasi muda, apalagi kegiatan olahraga perlu didukung. Ini ajang melatih fisik dan keterampilan mereka dalam bidang olahraga. Memberikan kesempatan kepada mereka menggunakan energi berlebihnya untuk kegiatan yang bermanfaat.

    "Maka ketika panitia menghubungi, saya langsung menyanggupi memberikan dukungan untuk turnamen volleyball ini. Apalagi di Puskesmas Palembayan ada anak uda saya yang dulu pernah jadi wakil bupati Agam dan menantunya kini jadi Anggota DPRD Kabupaten Agam, DR. Yopi Eka Anroni, S.E., M.E," ungkap pria yang akrab dipanggil Bang Leo itu.

    Ditegaskan, oleh Leonardy, karena Yopi juga peduli dengan peningkatan sumberdaya manusia di Palembayan ini, maka ada dua pekerjaan yang perlu kita laksanakan bersama-sama. Pertama, kepada Walikorong Koto Tinggi, Mulyani diharapkan untuk segera mendirikan rumah/surau/mushalla/masjid Tahfiz. Segerakan saja, tidak usah menunggu ada rumah/surau/mushalla/masjid tahfiznya. Ambil gurunya sarjana ilmu Qur'an. Satu guru mengajar 10 calon hafiz. Guru ini di honor Rp. 1.000.000 sebulan.

    Dijelaskannya, di rumah/surau/mushalla/masjid tahfiz itu nantinya para calon hafiz tugasnya hanya dua, yakni membetulkan bacaan dan menghafal Alquran. Mereka belajar 2 jam sehari selama 3 kali seminggu. Atau 12 kali sebulan.

    "Alquran dan  honornya dari saya,ananda Yopi tidak boleh ikut, karena ini ladang amal," tegasnya.


    Foto bersama dengan masyarakat.


    Kedua, tamatan SMA tahun 2022 yang nilainya bagus tapi belum bisa melanjutkan pendidikan hingga sekarang karena ketiadaan biaya. "Akan saya kuliahkan, hanya untuk satu orang saja. Silakan Walikorong menentukan siapa anak kita tersebut, sehingga 4-5 tahun lagi bertambah satu orang sarjana yang turut memajukan jorong ini," ungkapnya.

    Leonardy yang kini mencalon sebagai anggota DPD RI itu berharap, agar rencana yang disampaikannya bisa segera direalisasikan. Walikorong diharapkan peran aktifnya dalam menyukseskan rencana kerja dengan dukungan nagari, Ketua Adat penghulu nan 14, Nasri Dt. Kayo, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang di Jorong Koto Tinggi. Dan tentu saja anggota DPRD Agam, Yopi Eka Anroni diharapkan dapat menduplikasi di Palembayan khususnya dan Agam umumnya.

    Anggota DPRD Agam, Dr. Yopi Eka Anroni, menyatakan kegembiraannya atas kehadiran Senator Leonardy. Dia juga berterima kasih sekali dengan dukungan Leonardy atas upaya peningkatan sumber daya manusia.

    "Kita berharap Pemerintah Nagari, Walijorong, tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai dan umumnya warga Jorong Koto Tinggi dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin," ujarnya.

    Walinagari Ampek Koto Palembayan yang diwakili Kasi Pem, Gusmanedi mengatakan rencana yang disampaikan oleh Senator Leonardy merupakan sesuatu yang sangat kebetulan sekali. "Rencana yang disampaikan Mamanda Leonardy merupakan suatu kebetulan karena di jorong ini memang telah diharapkan adanya rumah/surau/mushalla/masjid Tahfiz ini. Karena selama ini, anak-anak di jorong ini belajar Tahfiz menumpang ke masjid di Jorong Bamban," ungkap Gusmanedi.

    Baik Gusmanedi, Walijorong Mulyani, dan Ketua Adat Nasri Dt. Kayo mengucapkan terima kasih atas kepedulian Anggota DPD RI Leonardy terhadap jorong mereka. Sebelumnya, pertandingan volly pun telah dibantu pelaksanaannya oleh Leonardy. (*)

    KJA di Danau Maninjau Bakal Segera Diangkat

    Padang (sumbarkinicom) -Pengangkatan keramba jala apung (KJA) di Danau Maninjau, Kabupaten Agam akan dimulai September tahun ini dan diperkirakan selesai pada 2020. hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul saat wawancara usai membahas hal tersebut bersama Pemprov Sumbar, Pemkab Agam dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di ruang rapat kantor Gubernur Sumbar, Kamis 22 Agustus 2019.

    "Jumlah yang diangkat tentunya menyesuaikan dengan anggaran yang sudah disediakan oleh Pemkab Agam yakni 500 juta rupiah, dan untuk pelaksanaannya akan dibantu oleh TNI" terangnya.

    Dengan anggaran yang tersedia tersebut, Wagub menjelaskan keramba yang dimiliki oleh pengusaha besar akan lebih diprioritaskan untuk diangkat terlebih dahulu, dan keramba milik perorangan belakangan.

    "Saat ini pemprov dengan Pemkab Agam sedang mencarikan alternatif mata pencaharian yang lain bagi pemilik keramba perorangan. Hal tersebut akan kita sampaikan ke pusat, dan saat rapat LIPI siap membantu dengan melakukan pelatihan-pelatihan untuk sektor ekonomi lain, tinggal kita maunya disektor apa" terangnya.

    Sebelumnya, Pemprov bersama Pemkab Agam dan LIPI juga sudah membahas hal yang sama pada Selasa (8/4/2019) di Kantor Bupati Agam.

    Saat ini jumlah keramba yang ada di Danau Maninjau diperkirakan berjumlah 17.000. Sedangkan daya tampung hanya 6.000 keramba. (*/MAR)

    Peduli Bencana Sumbar, Baznas Sijunjung Salurkan Bantuan

    SUJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pimpinan Baznas Sijunjung melalui Waka II Bidang Penyaluran, Syahril Syahda menyerahkan dana infak kepada pimpinan Baznas Kabupaten Agam yang diwakili Waka III, Bidang Keuangan, Usman, S.KM, MM dan Waka IV Bidang Adm dan  SDM, Dodi Mulian Putra, S.Hi di Pos Baznas Bukit Batabuah pada Sabtu 18 mei 2024.

    Menurut Syahril, dana infak sebesar Rp 5 juta rupiah ini merupakan bagian dari kegiatan pendistribusian bidang kemanusiaan bagi bantuan tanggap darurat korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Agam.

    Penyerahan bantuan tunai itu disakdikan oleh Ade Hilman selaku koordinator Pos Baznas RI yang mengkoordinir pembentukan pos bencana alam Kabupaten Agam.

    Pimpinan Baznas Agam melalui Waka III, Usman menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Baznas Sijunjung yang telah sengaja datang  memperlihatkan kepedulian terhadap warga masyarakat Kabupaten Agam yang terdampak bencana beberapa waktu lalu. 

    "Kami iringi dengan doa semoga Allah Swt membalasnya dengan yang lebih baik lagi kepada Baznas dan Warga masyarakat Kabupaten Sijunjung yang telah memberikan infak dan sedekanyya. Bantuan ini akan kami gunakan untuk kegiatan tanggap darurat seperti pemenuhan kebutuhan dapur umum, pengadaan air bersih, kasur, bantal, dan selimut serta peralatan rumah tangga lainnya,"ujar Usman.

    Sementara itu, koordinator pos dari Baznas RI, Ade Hilman menyampaikan rasa haru dan bangganya melihat kepedulian yang ditampilkan oleh Baznas Kabupaten Sijunjung terhadap bencana alam yang terjadi  diwilayah kerja baznas Agam.

    "Sesuatu kerja sama sangat baik yang harus ditumbuh kembangkan diantara sesama lembaga pemerintah yang mengelola zakat saat ini,"ujar Ade. 

    (Andri)

    Hadiri Pembukaan Jambore PKK Berprestasi Tingkat Sumbar di Agam, Asisten I, Aprizal M.Si Harapkan Kontingen PKK Sijunjung Bisa Tampilkan Hasil Terbaik

    AGAM (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung diwakili Asisten I, Aprizal, M.Si bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Riri Benny Dwifa dan Ketua GOW, Ny. Dona Iraddatillah hadiri acara Jambore Kader PKK Berprestasi ke-XIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan di GOR Rang Agam, Lubuk Basung, Kabupaten Agam pada Selasa 19 Juli 2022 pagi.

    Jambore PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan dari Senin hingga Rabu (18 - 20//7) ini dibuka Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi serta dihadiri juga oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sumbar, Ny. Hj. Harneli Mahyeldi, Wakil Ketua TP-PKK Sumbar, Ny. Fitria Amalia Audy, Bupati/Walikota se Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda Kabupaten Agam, Ketua TP-PKK serta Pengurus TP-PKK kabupaten/kota se Sumbar.

    Asisten I, Aprizal, M.Si mengatakan, kegiatan Jambore ini hendaknya mampu menjalin keakraban dan silaturahmi sesama kader mulai tingkat provinsi,kota kabupaten, kecamatan bahkan sampai tingkat desa dan nagari hendaknya serta sebagai bentuk penyebaran informasi memperkenalkan program dan hasil usaha kerajinan khas yang ada didaerah masing - masing

    "PKK mempunyai peranan yang penting dalam mendukung program pembangunan dae­rah. Semoga kontingen Jambore PKK Kabupaten Sijunjung dapat memberikan penampilan yang terbaik dalam setiap perlombaan yang diadakan dalam Jambore Kader PKK berprestasi tingkat Sumbar tahun 2022 ini," ujar Aprizal

    Aprizal menambahkan, Jambore ini juga sebagai ajang untuk merefresing dan memberikan para kader PKK untuk bergembira, yang selama ini disibukan dengan rutinitas kegiatan yang secara suka rela bekerja untuk kesejahteraan masyarakat, "selamat ber Jambore, jaga nama baik daerah dan para kader kiranya dapat mempromosikan destinasi wisata kita hendaknya,"harap Aprizal (Andri)


    Tokoh Masyarakat Agam Kenang 'Lakek Tangan' Mulyadi

    Kandidat Gubernur Sumbar, Mulyadi. ist

    Agam, sumbarkini.com-Calon Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi telah memperlihatkan kerja nyata yang banyak membantu masyarakat. Salah satu 'lakek tangan' atau kerja nyata Mulyadi yakni saat berjuang membangun jalan menuju Puncak Lawang di Matur, Agam.

    Tokoh Masyarakat Lawang, Kabupaten Agam, Jamal Muchtar, Senin (21/9) mengungkapkan kekaguman atas perjuangan pria kelahiran Bukittinggi itu dalam membangun infrastruktur. Menurut dia inisiatif Mulyadi membangun jalan menuju Kawasan Wisata Puncak Lawang menuai banyak pujian dari masyarakat.

    "Alhamdulillah jalan dari Matur ke Lawang dibangun dengan anggaran Rp 29,8 miliar," ujar Jamal.

    Jamal menyebut, sebelum mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumbar, Mulyadi telah banyak memperjuangkan aspirasi selama menjalankan amanat sebagai anggota DPR RI. Terbukti banyak desa yang mendapatkan banyak sentuhan pembangunan. Termasuk Puncak Lawang sebagai salah satu destinasi wisata.

    Bahkan menurut Jamal, Mulyadi memiliki karakter seorang Gubernur Sumbar. Mulyadi banyak mewujudkan pembangunan demi kepentingan banyak orang.

    "Belum mencalonkan gubernur, kontribusi beliau (Mulyadi) ke Matur sangat besar. Beliau sudah berbuat jauh-jauh hari," jelas Jamal

    Jamal tak segan memuji kepemimpinan Mulyadi. "Seorang pemimpin memang harus nampak hasil kerja tangannya," ujar Jamal.

    Menanggapi apresiasi dari tokoh masyarakat Agam, Mulyadi mengaku semakin bergairah mewujudkan pembangunan yang adil bagi warga. Apalagi, dia menilai, wilayah Matur hingga Puncak Lawang memiliki potensi yang bisa diberdayakan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

    Oleh karena itu, Ketua DPD Demokrat Sumbar ini tidak ingin potensi tersebut terabaikan. Dia ingin Puncak Lawang bisa menjadi destinasi wisata andalan.

    "Saya ingin mendukung sarana dan prasarana untuk tempat wisata. Supaya orang kalau pergi ke Puncak Lawang itu nyaman dan menambah pendapatan daerah," ujar Mulyadi. (zl)

    100 Paket Sembako Dibagikan Nevi Zuairina di Agam

    Tanjung Mutiara (sumbarkini.com) - Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar sebagaimana biasa memanfaatkan Ramadhan untuk meningkatkan kepedulian terhadap warga kurang mampu. Berbagai lembaga, perusahaan dan pekerja sosial di daerah turut ambil bagian dalam membantu sesama guna menghadapi bulan puasa dan persiapan lebaran 1439 Hijriah.

    Rutinitas LKKS sebagai mitra pemerintah untuk mengkoordinasikan kegiatan pensejahteraan sosial di Sumbar tahunan ini membuat banyak pihak mempercayakan kegiatan amal mereka ke lembaga yang dipimpin istri Gubernur Sumbar, Nevi Zuairina.

    "Alhamdulillah kita makin dipercaya berbagai perusahaan untuk menyalurkan sebentuk kepedulian mereka kepada masyarakat kurang mampu di Sumbar. Ini tak lepas dari ketepatan sasaran penerima bantuan sembako yang menjadi prioritas dan dapat kita pertahankan," ujar Nevi Zuairina Minggu 27 Mei 2018.

    Istri Gubernur Irwan Prayitno ini dengan bangga memberitahukan bahwa organisasi tersebut nyaris selalu bisa di atas 95 persen dalam hal ketepatan pemberian bantuan. Bahkan untuk bantuan jamban beberapa waktu lalu bisa 100 persen.

    Karena ketepatan antara data dan  fakta di lapangan itulah LKKS bisa salurkan sembako ke warga kurang mampu ke daerah-daerah secara langsung.  "Ini keunggulan kita dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hari ini, bersama Ny. Vita Indra Catri dan Ny Trinda Farhan kita  bisa membagikan 100 paket sembako pada warga kurang mampu dalam lingkungan posdaya," ujar perempuan yang sukses memimpin sejumlah organisasi wanita di Sumbar ini.

     



    DijelaskanDijelaskanansi atau lembaga yang ikut ambil bagian dalam gerakan berbagi sembako di berbagai daerah di Sumbar ini meliputi: Pemprov Sumbar, Hotel Emersia, Semen Padang, Bank Nagari, Rumah Siti Hawa, Wardah, Elzatta, Baiturrahmah, Martha Tilaar dan perseorangan yang tak bisa disebut satu per satu.

    "Saya berupaya meluangkan waktu lebih banyak untuk turut mengantarkan amanah para dermawan ini kepada bapak dan ibu yang berhak menerimanya. Letih berganti bahagia saat melihat wajah ceria mereka," ujar wanita yang getol memberdayakan perempuan di Sumbar ini.


    Nevi yang didampingi Ketua Harian LKKS Sumbar Parlagutan Nasution, tak lupa mengapresiasi para dermawan dan mengharapkan agar bantuan sembako sekadarnya bisa menggembirakan para penerima. Dia pun mengajak penerima bantuan mendoakan para dermawan agar sehat selalu dan usahanya makin lancar. Begitu pula dengan mereka yang telah memfasilitasi kegiatan itu seperti Pemerintah Kabupaten Agam dan jajarannya, LKS Agam, PKK Agam, Dekranasda Agam, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan  (TKSK) dan pekerja sosial masyarakat (PSM).  (*)

    25 Rubuh di Alek Buru Babi Nusantara 2018

     Koto Gadang, Agam (sumbarkini.com) - Para penggemar olahraga berburu babi di Sumatera, Jawa dan Kalimantan ikut meramaikan Alek Gadang Anak Nagari Buru Babi Nusantara yang dilaksanakan Bukit Taman Raya Park di Koto Gadang Kecamatan IV Koto Agam. Mereka terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dibuka Bupati Agam yang diwakili Sekda Drs. H. Masriyanto Dt. Maruhun, Minggu pagi tanggal 8 Juli 2018. 

    "Sebanyak 25 babi hutan rubuh, 11 anjing peburu tewas dan puluhan lainnya luka-luka," ujar Ketua Persatuan Olah Raga Buru Babi Indonesia (PORBBI) Kecamatan IV Koto, Andimar usai acara.

    Andimar mengatakan gembira melihat hasil buru babi kali ini. Apalagi dari segi jumlah peminat yang jauh meningkat. Saking antusiasnya, para pehobi buru babi sudah hadir satu hari di lokasi acara. Bahkan kemeriahan acara yang disusun bisa dinikmati peserta dan pengunjung. Berbagai pihak terlihat berupaya menyukseskan alek anak nagari tersebut.

    Panitia Pelaksana Alek Gadang Anak Nagari Buru Babi Nusantara yang juga Walinagari Koto Gadang M. Budi Zulfikar pun tak kalah gembira dengan pelaksanaan buru babi di nagarinya yang dipusatkan di salingka Bukit Taman Raya Park tersebut. Menurutnya, buru babi kali ini yang termeriah dan tempat pelaksanaan yang paling memberi keleluasaan kepada penggemar buru babi dan anjing-anjing pemburu mereka.

    Dikatakannya, melihat antusiasme peserta yang sudah berdatangan sejak Sabtu 7 Juli begitu membahagiakan panitia. Mereka berdatangan dari tempat yang jauh. Ada yang dari Kepri, Riau, Jambi Bengkulu, Banten, Jateng. Malah ada yang dari Kalimantan.

    "Tak sia-sia rasanya kami melaksanakan acara bertajuk Buru Babi Nusantara. Banyak provinsi yang berpartisipasi. Acara penyambutan hingga penutupan sepertinya berhasil mencapai tujuan, meningkatkan silaturahmi sambil berolahraga dan bisa mempertahankan tradisi," ungkapnya.

    Sekda Agam pun demi melihat keriuhan suasana buru babi di Bukit Taman Raya Park Kecamatan IV Koto Agam tak banyak berkata. Dia gembira dan memberikan dukungan jika alek buru babi rutin diadakan di lokasi yang sama.

    Anggota Komite IV DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa sangat mendukung acara yang dipusatkan di Sawahan, Nagari Koto Gadang itu. Sebagai Ketua KAN Koto Gadang dia sangat mengapresiasi kegiatan yang dihelat oleh Persatuan Olah Raga Buru Babi Indonesia Kecamatan IV Koto.

    Leonardy mengatakan alek nagari itu bermanfaat meningkatkan silaturahim antar penggemar olah raga buru babi tersebut. Tak kalah pentingnya, kegiatan di minggu pagi 8 Juli 2018 ini merupakan upaya mempertahankan tradisi. Ini kearifan lokal dalam mengendalikan hama babi. Apalagi hingga kini buru babi itu satu-satunya cara untuk membasmi hama yang mengganggu lahan pertanian tersebut.



    Selain itu berburu babi bisa menjadi iven wisata yang menarik jika dikemas dengan baik. Keunggulan Koto Gadang bisa ditonjolkan. Makanan khas dan kerajinan anak nagari bisa disajikan. Makanan khas itiak lado hijau harus ditampilkan. Bazar pun diatur sehingga benar-benar menjadi alek gadang anak nagari

    Leonardy mengusulkan agar buru babi dilaksanakan tiap habis panen atau dua kali setahun. Lokasinya tetap di tempat pelaksanaan sekarang dan dipersiapkan lebih baik.

    "Tempatnya lapang dan bisa merepresentasikan alam Koto Gadang. Dukungan akan kita berikan dari tingkat nagari hingga lingkup nasional," pungkasnya. (zul)

    Alhamdulillah, Wabup Trinda Farhan Sembuh dari Covid-19

    Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria. ist


    Agam, sumbarkini.com-Setelah melewati tes SWAB dua kali berturut-turut, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria dinyatakan sembuh dari covid-19. Hal itu diperkuat oleh hasil Laboratorium Biomedik Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand pimpinan dr. Andani Eka Putra pada 20 September 2020 kemarin.


    Trinda Farhan Satria pada Senin (21/9) menyambut dengan penuh syukur hasil labor Fakultas Kedokteran Unand. Setelah dinyatakan negatif dari covid-19, maka Trinda yang menjadi bakal calon Bupati Agam ini bisa beraktivitas seperti biasa, terutama melaksanakan tugas-tugas mendampingi Bupati Agam, Indra Catri.


    Menurut Trinda, dirinya positif covid-19 dengan tanpa gejala. Karena itu, sampai tes SWAB terakhir menyatakan dirinya negatif, Trinda Farhan melakukan isolasi mandiri. "Alhamdulillah, hasil SWB dua kali berturut-turut menyatakan kita negatif," ujar Trinda Farhan.


    Trinda Farhan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak selama menjalani masa isolasi. Berkat dukungan dan doa berbagai pihak, ia bisa menjalani isolasi dan pemulihan dengan baik.


    Setelah dinyatakan bebas dari covid-19, Trinda Farhan mengaku sudah bisa menjalani aktivitas secara normal. "Sekarang kita sudah bisa beraktivitas dengan normal. menjalankan tugas-tugas sebagai wakil bupati," jelas Trinda Farhan.


    Terkait dengan kasus positif covid-19 yang terus meningkat, Trinda Farhan mengingatkan masyarakat untuk sama-sama disiplin dan patuh dalam menjalankan protokol kesehatan. "Mari selalu disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Selalu pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, selalu mencuci tangan, dan menjaga pola hidup sehat untuk imunitas tubuh," ujar Tirnda Farhan. (arr)


    Lewat MTQ, IV Koto Memotivasi Generasi Qurani

    IV KOTO (sumbakini.com) - Harapan untuk  mendidik generasi Qurani harus terus digaungkan untuk membangun Agam yang Madani. Namun jangan hanya bermimpi mendapatkan generasi qurani jika hanya diserahkan kepada juri MTQ ataupun guru mengaji. Hal ini ditegaskan Bupati Agam saat membuka MTQ Nasional tingkat Kecamatan IV Koto, Selasa (15/5).

    "Perlu dukungan kita yang hadir. Perlu dukungan nyata tokoh-tokoh masyarakat di IV Koto yang banyak menjadi tokoh nasional saat ini agar kecamatan ini melahirkan generasi yang bertaqwa, berakhlak mulia dan memiliki iman yang ilmiah," ujar Asisten II Setdakab Agam, Isman Amran mewakili Bupati Indra Catri.

    Isman mengatakan dukungan tokoh di perantauan dan yang ada di kampung halaman diyakini dapat makin memotivasi anak nagari untuk mempelajari, memahami dan mengamalkan nilai-nilai qurani dalam kehidupan sehari-hari.

    Kecamatan IV Koto, menurut Isman Amran kini masih berada di urutan kelima untuk tingkat Kabupaten Agam. Tapi yakinlah dengan menguatnya dukungan semua pihak terkait. "Bisa saja Kecamatan IV Koto lebih baik peringkatnya pada tahun ini. Apalagi ada salah seorang tokohnya H. Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa yang sengaja datang dari Jakarta guna memberi motivasi," ujarnya.

    Camat IV Koto, Rahmi Artati menyebutkan MTQ nagari rangkaian kegiatan yang kita lakukan untuk lomba di tingkat kabupaten. 

    "Kita ingin mewujudkan Nagari Madani. Ini program cerdas dari Pemkab Agam yang harus kita dukung bersama untuk mewujudkan harapan yang disampaikan Bapak Asisten II," katanya.

    Anggota Komite IV DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa yang diundang khusus untuk memberikan sambutan mewakili tokoh masyarakat IV Koto, mengungkapkan kegembiraannya melihat masih bersemangatnya elemen-elemen di masyarakat untuk menggelar dan memeriahkan lomba-lomba keagamaan. 

    Ketua KAN Kotogadang ini mengapresiasi kemampuan panitia dan pihak kecamatan menarik minat generasi muda tetap tinggi terhadap MTQ. Panitia memperbanyak mata lomba dan tak kalah pentingnya adalah Lomba Khutbah Jumat.

    Upaya ini harus didorong agar banyak generasi muda yang menjadi mampu Khatib Khutbah Jumat yang mumpuni. Diakui keulamaannya di daerah lain, terlebih mendapat pengakuan pula di negara lain.

    "Saya ingat, beberapa dekade lalu, di Jakarta, diantara sepuluh masjid yang menyelenggarakan  Shalat Jumat, delapan Khatib Jumat berasal dari Sumatera Barat. Kajiannya menarik dan menyentuh nurani. Ini membanggakan. Kini kondisinya terbalik," ungkapnya.

    Dia berharap makin gencar upaya meningkatkan kemampuan generasi muda khususnya yang mampu jadi Khatib Jumat ini.

    Dia pun menghimbau untuk meningkatkan minat generasi muda untuk menghafal Alquran. "Saya harap banyak anak nagari di Kecamatan IV Koto ini yang menjadi penghafal Al-Qur'an (hafiz Al-Qur'an). Banyak mendalami ilmu agama ke Kairo atau negara Timur Tengah lainnya," ujarnya.

    Dikatakannya, para hafiz dengan hafalan minimal 2 juz dan bagus bahasa arabnya bisa ikut ujian untuk mendapatkan beasiswa dari pemerintah. Alokasinya dibatasi 100 orang terbaik se-Indonesia.

    Dia pun mengingatkan, anak-anak yang tidak dapat beasiswa bisa tetap ke sana dengan dorongan orang kampungnya. Minimal untuk biaya ke sana. 

    Menurut Leonardy, di Kairo ada asrama mahasiswa yang dibeli pemerintah provinsi untuk menampung mahasiswa yang baru datang ke Kairo. Dia bisa tinggal di asrama hingga mendapatkan beasiswa. "Ini peluang besar untuk mendorong lahirnya generasi yang mensyiarkan agama kita di masa depan," ujarnya. (*)

    BPBD Agam Sosialisasikan PRB ke Sekolah

    Palupuh - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam kini melancarkan sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) ke sekolah-sekolah. Dengan cara ini diharapkan kalangan siswa selalu siaga melalui pembentukan Kelompok Siaga Bencana Sekolah (KSBS).

    Harapan ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Agam, Yunaidi.S, saat menjadi pembina upacara, di SMPN 2 Palupuh, Agam.

    "Siswa sebagai komunitas pembelajar yang komit akan budaya aman dan sehat, tentu harus sadar akan risiko, memiliki rencana yang matang serta siap merespon situasi lingkungan sekolahnya. Ini dalam rangka membentuk Sekolah Aman," ujarnya Senin 19Februari 2018

    Sekolah siaga bencana itu dijelaskan Yunaidi merupakan sekolah dimana warga sekolahnya memiliki kemampuan untuk mengelola risiko bencana di lingkungannya.

    Diungkapkan betapa penting mengetahui dan memahami rencana kesiapsiagaan?Kesiapsiagaan itu berguna untuk  memperkecil risiko bencana yang terjadi. "Kesiapsiagaan menjadi acuan bagi segenap warga sekolah menuju sekolah siaga," katanya.

    Yunaidi juga menyampaikan harapan Kepala Pelaksana BPBD Agam Mhd. Luthfi. Seluruh siswa diminta untuk peduli dengan segala hal. Peduli akan sampah, peduli dengan teman, peduli dengan guru dan masyarakat, sampai-sampai kita itu harus peduli dengan bencana. 

    Makan dari itu, ujar Yunaidi, sebelum bencana terjadi perlu diktahui beberapa persiapan dalam menghadapi bencana tersebut. Saat bencana terjadi, rencana tanggap bencana yang telah disusun dan disepakati warga sekolah harus diterapkan. 

    Dia meminta warga SMPN 2 Palupuh untuk rajin melakukan simulasi sesuai tanggap bencana di sekolah mereka. Pengurus OSIS di bawah bimbingan pembina dan kepala sekolah dimintanya untuk segera melakukan rapat dan menyusun kegiatan peduli bencana. 

    "Pihak BPBD dan instansi terkait akan memberikan pembekalan kepada siswa dan pelaksana kelompok siaga bencana sekolah ini," katanya menegaskan. (wir)

    Gubernur Sumbar, Revitalisasi Danau Maninjau Butuh Semangat Bersama Pemerintah dan Masyarakat

    Maninjau
    - Kegiatan Ikan Karamba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau telah menjadi produktifitas kehidupan masyarakat di sekitarnya. Dahulunya daerah ini terkenal sebagai daerah tertinggal sesuai Inpres Daerah Tertinggal (IDT). Karena itu dalam menyikapi persoalan pencemaran dan revitalisasi di Danau Maninjau perlu menjadi semangat bersama antara pemerintah dan masyarakat.

    Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah disela-sela kunjungan dan ramah tamah dengan masyarakat Danau Maninjau di Jorong Sungai Tapang Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, Jum'at, 9 Juli 2021.

    Gubernur Sumbar juga sampaikan dari hasil dialog kita amat senang masyarakat Tapang amat peduli dengan kondisi danau Maninjau yang terjadi saat ini. Dan ini juga menjadi perhatian bersama, pemerintah ousat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten Agam dan masyarakat salingka Danau Maninjau. 

    "Dilakukan revitalisasi Danau Maninjau yang dibarengi solusi bagaimana upaya bersama kembali mampu menjadikan danau Maninjau asri tidak terjadi lagi pencemaran seperti selama ini. Kita butuh duduk bersama untuk melaksanakan semua ini dengan baik, ," ungkap Mahyeldi.

    Mahyeldi juga sampaikan, saat ini pemerintah kabupaten Agam bersama-sama masyarakat akan melakukan pembersihan sampah limbah rumah tangga, dimana pemkab Agam akan menyiapkan tempat-tempat sampah. 




    "Dan tentunya juga ada gerakkan serentak dari tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang dan pemuda salingka Danau Maninjau mulai menata pengelolaan sampah keluarga tidak lagi mencemari Danau," himbaunya. 

    Mahyeldi juga merasa senang dan ceria bersama dengan aktifitas masyarakat petani dan nelayan Danau Maninjau Sungai Tapang dengan produk yang UMKMnya. 

    "Dengan menjaga dan mengembalikan keasrian danau Maninjau jauh dari pencemaran tentunya aktifitas positif yang mensejahterakan masyarakat ini dapat berlangsung terus. Jika semua kita menjaga keseimbangan alam secara baik  tentu semua ini akan membawa keberkahan," ujarnya. (*)

    Pemkab Agam Bantu Reklamasi Kolam

    IV Angkek - Pemerintah Kabupaten Agam membuktikan janjinya untuk mereklamasi kolam ikan masyarakat. Melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) telah dilakukan reklamasi kolam ikan milik masyarakat di Kecamatan Ampek Angkek.

    "Ada tiga lokasi yang kami lakukan reklamasi kolam ikannya. Pertama kolam ikan milik masjid di Balai Bagamba Jorong Biaro, Nagari Biaro Gadang, kolam ikan di Jorong Tigo Jorong, Nagari Batu Taba dan tabek di Jorong Surau Lauik Nagari Panampuang," Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Ermanto, Minggu 18 Februari 2018.

    Dia mengungkapkan reklamasi perdana ini difokuskan dulu ke kolam masyarakat atau kolam masjid yang dapat dilalui truk besar. Hal ini diimaksudkan agar memudahkan membawa bibit dan pakan ikan ke lokasi tersebut.
           
    Menurut Ermanto, reklamasi dilatarbelakangi manfaat yang telah dirasakan masyarakat Agam dari kolam yang dimilikinya. Kolam dimanfaatkan untuk memelihara ikan sebagai sumber gizi bagi mereka.

    Bahkan kolam pada hakekatnya menjadi tempat persediaan air. Kolam-kolam bisa menjadi embung bagi daerah itu. 

    "Karena sangat membantu dan banyak manfaatnya, maka pemerintah membantu untuk mereklamasinya agar manfaat kolam lebih dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.

    Alat berat didatangkan agar pekerjaan cepat selesainya. Dengan cara ini, kolam lebih cepat kembali produktif. (wir)

    Walinagari Harus Mampu Membuat Terobosan

    Agam - Walinagari merupakan ujung tombak pemerintah kabupaten yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dapat. Tugasnya cukup berat untuk merangkum semua aspirasi dari masyarakat untuk dijadikan bahan musyawarah dengan perangkat nagari beserta Bamus.

    Sulit bagi Walinagari akan berhasil membuat terobosan untuk kesejahteraan anak nagari tanpa mempunyai program dan kegiatan yang jelas dan transparan. 

    "Seorang Walinagari harus berani bermimpi. Dia harus mampu membuat mimpinya jadi kenyataan dengan cara memikirkan dan menciptakan berbagai terobosan dan program kerja yang jelas. Buat inovasi dan strategi yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," ujar Bupati Agam, Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, Jumat 16 Februari 2018.

    Bupati mengingatkan agar setiap Walinagari senantiasa menjalin kekompakan, bekerjasama, jangan menakut-nakuti masyarakat. Berikan bimbingan dan motivasi kepada masyarakat agar mereka gigih bekerja sesuai kontribusi yang bisa mereka berikan.

    Dikatakan Indra Catri, tiap nagari di Agam pasti memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Baik di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, kerajinan maupun sektor ekonomi kreaitf lainnya. 

    "Ciptakan suatu yang spesifik di nagari. Jangan biarkan ada lahan tidur, anjurkan masyarakat agar mengolah dengan tepat. Kolam ikan milik masyarakat yang belum produktif agar diolah atau direklamasi. Pemkab Agam siap memberikan bibit ikan," ujarnya. 

    Bupati juga mewanti-wanti agar masyarakat memanfaatkan lahan kosong mereka. Olah lahan tersebut agar produktif. Tanam berbagai buah-buah dan sayuran. Kalaupun masyarakat terkendala dengan bibit silahkan ajukan permohonan kepada OPD terkait agar bisa dibantu pengadaan bibit.(wir)

    Sosialisasi Perda, Anggota DPRD Sumbar Ridwan Dt. Tumbijo Dorong Penguatan Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan di Agam

    Agam(Sumbarkini.com)– Ratusan warga memadati Balai Nagari Kampuang Tangah, Kabupaten Agam, untuk mengikuti Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan, yang digelar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ridwan Dt. Tumbijo, Sabtu (25/10/25).

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Nagari Kampuang Tangah, Ketua Bamus, serta ninik mamak dan tokoh masyarakat setempat. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi terkait penerapan Perda tersebut di lapangan. Bertindak sebagai narasumber yaitu Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumbar, Afniwirman.

    Dalam sambutannya, Ridwan Dt. Tumbijo menegaskan pentingnya tata kelola yang baik dari hulu hingga hilir agar potensi besar sektor perkebunan di daerah tidak hanya menghasilkan keuntungan sesaat.

    “Tanpa tata kelola yang terarah, potensi besar perkebunan hanya akan memberi manfaat jangka pendek tanpa nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan,” tegas Ridwan.

    Menurutnya, Perda Nomor 3 Tahun 2023 ini lahir untuk menjawab berbagai persoalan mendasar di sektor perkebunan, mulai dari rendahnya produktivitas, lemahnya kelembagaan petani, hingga terbatasnya akses terhadap pembiayaan dan pasar.

    “Selama ini banyak petani hanya berfokus pada produksi, padahal aspek pengolahan dan pemasaran jauh lebih menentukan nilai ekonomi. Perda ini hadir agar tata kelola perkebunan berjalan menyeluruh dan berkelanjutan,” jelasnya.

    Ridwan mencontohkan, sejumlah komoditas unggulan seperti gambir, kopi, dan kelapa memiliki potensi besar di Kabupaten Agam. Namun, nilai jual masih rendah karena belum adanya sistem tata kelola yang terintegrasi, terutama dalam hal rantai pasok dan hilirisasi produk.

    Ia berharap, implementasi Perda ini dapat memperkuat peran pemerintah daerah dan nagari dalam mendorong petani menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan kompetitif.

    “Kunci keberhasilan ada pada sinergi. Petani, pemerintah, dan lembaga keuangan harus berada dalam satu sistem tata kelola yang saling mendukung,” tambahnya.

    Sementara itu, Afniwirman menyampaikan bahwa Perda ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan hasil, tetapi juga untuk memperkuat daya saing komoditas unggulan Sumbar di tingkat nasional dan global.

    “Penguatan tata kelola bukan hanya tentang peningkatan produksi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan ekonomi di tingkat nagari,” ujarnya.

    Menutup kegiatan, Ridwan Dt. Tumbijo mengajak seluruh pihak menjadikan sosialisasi ini sebagai momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

    “Perkebunan adalah urat nadi ekonomi nagari. Kalau tata kelolanya kuat, ekonomi rakyat juga akan tumbuh kuat,” pungkasnya.

    Penguatan tata kelola sektor perkebunan menjadi isu strategis yang terus didorong DPRD Provinsi Sumatera Barat, guna memastikan sektor ini benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani di daerah.(putra)

    Peduli Bencana, Keluarga Besar SDIT Alam Talago Salurkan Donasi ke Maninjau Kabupaten Agam.


    Sawahluto (Sumbarkini.com) - Keluarga Besar Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alam Talago, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, pada Rabu (10/12/2025) menyalurkan Donasi Bantuan Korban Bencana Alam untuk warga Jorong Labuah, Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    Bantuan kemanusiaan yang berasal dari keluarga besar SDIT Alam Talago (majelis Guru, walimurid dan para donasi-red) itu diberangkat pada Rabu (10/12/2025) menuju Jorong Labuah, Maninjau, Kabupaten Agam.

    "Menggunakan mobil L-300, pada hari ini (Rabu, 10/12/2025-red) diantar ke Jorong Labuah, Maninjau, Kabupaten Agam untuk disalurkan pada saudara -saudara kita disana yang terdampak bencana,"kata Kepala SDIT Alam Talago, Delvia Sepniwati,S.Pd.,kepada awak media saat keberangkatan.

    Bantuan tersebut langsung diantar salah seorang guru, Hazli dan didampingi salah seorang walimurid.

    "Insyaallah, bantuan itu segera tiba dilokasi sesuai waktu tanpa ada rintangan,"tambahnya.

    Ditambahkannya, selain sembako, bantuan itu ada juga pakaian dan lainnya.

    "Kami ucapkan terimakasih pada para donasi yang telah menitipkan pada SDIT Alam Talago Peduli untuk didistribusikan pada korban terdampak bencana. Semoga bantuan tersebut dapat membantu keluarga kita disana dan semoga saudara saudara kita tabah dalam menghadapi bencana dan moga musibah cepat berlalu, amin yra,"imbuhnya.* (Sapta) 

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2