• Breaking News

    Dandim 0310/SS letkol inf Reno Handoko, SE Pimpin Upacara Harkitnas ke 117 dan Hari Lahirnya Pancasila di Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 117 dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang dilaksanakan di Lapangan M. Yamin, Muaro Sijunjung, Senin 2 Juni 2025 berlangsung hikmad dan lancar.

    Dandim 0310/SS letkol inf Reno Handoko, SE bertindak selaku Inspektur dalam upacara tersebut dan Letnan Dua Inf Aspil dari Kodim 0310/SS menjadi Komandan Upacara.

    Dalam amanatnya, Dandim 0310/SS letkol inf Reno Handoko membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid yang menyampaikan bahwa pada 117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan. 

    Melalui pendirian budi utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri. 

    Meutya juga mengatakan, dalam 150 hari pertama pemerintahan presiden prabowo- dan kabinet merah putih, kami memulai langkah- yang berangkat dari hal-hal yang paling mendasar, dari kebutuhan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari rakyat. 

    "Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,"ujar Dandim, Reno Handoko membacakan sambutan Menteri, Meutya Hafid.

    Dandim 0310/SS letkol inf Reno Handoko juga membacakan Sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)Repuplik Indonesia, Yudian Wahyudi yang menyampaikan bahwa tanggal 1 juni 2025, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam Sejarah Bangsa Indonesia hari lahir pancasila. hari ketika kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan asta cita sebagai delapan agenda prioritas menuju indonesia emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam asta cita tersebut adalah memperkokoh ideologi pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

    "Peringatan hari lahir pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan,"ujar Yudian yang dibacakan Dandim Reno Handoko.

    Upacara yang berlangsung lancar ini turut dihadiri Wakil Bupati Sijunjung H. Iraddatillah, S.Pt, Kapolres Sijunjung AKBP Andre Anas, S.I.K M.H, Wakil Ketua DPRD,  Syahril Sambrah, Kajari Sijunjung Rina Idawani, SH, CN, MM, Ketua Pengadilan Agama Haris Lutfi, S.H.I M.H, Ketua GOW Ny. Donna Iraddatillah, Sekda Kab Dr. Zefnihan, AP, M.Si, Staf Ahli, Asisten I, II, dan III, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Perwira TNI dan Polri, Kepala Instansi Vertikal dan BUMN/BUMD,  Camat Se Kabupaten Sijunjung dan undangan lainnya.

    Pelaksana dalam upacara tersebut adalah, Perwira upacara Kapten Inf Mondrayadi, Perwira Keamanan Kasat Pol PP, Syamsurjal,  Pengibar bendera merah putih (Muhatarrom Naufal SY, S.Tr.IP, Okta Sari Heppy Putri, S.Tr.IP, dan Muhammad Fernanda, S.STP) dari Setdakab Sijunjung, dan Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945, Alkahfi Ersanda, S.Tr, IP dari DPMPTSP Kabupaten Sijunjung, serta Pembawa Cara dari Setdakab Sijunjung, Yelvi Rozalina, S.Kep.

    Peserta upacara adalah dari Kesatuan Kodim 0310/SSD 1 Pleton, Polres 1 Pleton, Pol PP dan Damkar 1 Pleton, Vertikal 1 pleton, Dishub 1 Pleton, BPBD 1 Pleton, Lapas 1 Pleton, BUMN/BUMD 1 Pleton, Korpri 4 Pleton, Non ASN 4 Pleton, Mahasiswa 1 Pleton, dan Gesang Pleton. (Noven Kesbangpol/Andri)


    Persiapkan Pelantikan, DPW LAKAM DKI Jakarta Pergencar Rapat Koordinasi

    Jakarta – Dewan Pengurus Wilayah Lembaga Adat dan Kebudayaan Alam Minangkabau (LAKAM) DKI Jakarta lakukan rapat-rapat koordinasi untuk menyukseskan pelantikan pengurus. Terbaru, rapat diadakan di Café Abang Alay Apartemen Kalibata Jakarta, 30 Mei 2025.


    Dalam rapat terbatas tersebut, Ketua DPW LAKAM DKI Jakarta Afrimen Malin Rangkayo Sutan mengungkapkan faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan pengukuhan pengurus DPW. “Sebagai pemegang mandataris, saya dan beberapa pengurus cukup kesulitan dalam mengisi formasi kepengurusan beberapa calon yang disepakati malah mengusulkan nama tokoh yang lebih layak untuk mengisi formasi tersebut. Sementara yang bersangkutan belum memberikan konfirmasi hingga saat ini,” ujarnya.


    Dalam rapat yang dihadiri oleh KSB dan Dewan Pembina tersebut, Ketua Afrimen memaparkan rencana program kerja yang akan dilakukan oleh DPW LAKAM. Afrimen meminta pengurus memperkaya program demi tercapainya visi dan misi dibentuknya LAKAM. 


    “Kita tentu ingin menjaga amanah yang telah diberikan oleh Ketua DPP LAKAM, Bapak Azwar Siry SH. Dan kita tahu apa yang dilakukan oleh LAKAM adalah demi kebaikan anak kemenakan kita, demi melestarikan adat dan budaya kita,” tegasnya.


    Sementara itu, Wakil Sekretaris DPW LAKAM DKI Jakarta, Dani Sinaro Bagak menambahkan, dalam rapat itu juga dibahas beberapa hal penting menuju pengukuhan pengurus. Dewan Pembina Marjoni, SK., SE., juga memberikan arahan perlunya sekretariat sementara untuk memudahkan koordinasi dan memudahkan anggota untuk bersilaturahmi. Pengisian segera formasi divisi yang belum rampung. (*)

    Wako Hendri Arnis Resmikan Istana Lansia, Wujudkan Progul di HLUN ke-29

    Padang Panjang - Walikota Padang Panjang, H. Hendri Arnis BSBA disaksikan Wawako Allex Saputra, Ketua DPRD Padang Panjang Imbral SE, Forkopimda Padang Panjang dan Ketua LLI Sumbar Dr. H. Ali Asmar, M.Pd, melakukan pengguntingan pita peresmian Istana Lansia, Rabu 28 Mei 2025. Istana Lansia itu menempati Basement Masjid Agung Manarul Ilmi,  Islamic Centre Padang Panjang.


    "Kita menjadikan Islamic Centre ini menjadi tempat, dan pusat untuk memajukan kota kita. Dengan meresmikan Istana Lansia ini, kita berharap bisa mewujudkan lansia produktif dan menghasilkan," ujar Walikota (Wako) Hendri Arnis.


    Walikota  mengatakan Istana Lansia, merupakan salah satu Program Unggulan (Progul) dan program 100 hari kerjanya bersama Wawako Allex. Ini juga sebagai wadah yang disediakan untuk menjawab kebutuhan lansia, dengan memfasilitasi setiap kegiatan dengan sarana prasarana yang menunjang untuk membangun kemandirian dan meningkatkan produktivitas lansia.


    Menyerahkan bantuan.


    Dijelaskannya, Istana Lansia ditempatkan di Islamic Centre, karena tempat dan sarana cukup mendukung, sebagai bagian dari upaya mengisi kegiatan Islamic Centre. Pemerintah Kota Padang Panjang ingin menjadikan Islamic Center menjadi pusat pengembangan kegiatan keagamaan, sekaligus mendukung ikon Padang Panjang sebagai kota yang menyandang julukan Serambi Mekkah. 


    Ia juga berharap, kehadiran Istana Lansia, dapat mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai Kota Ramah Lansia, sekaligus sebagai pusat pelayanan terpadu yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial para lansia. 


    Foto bersama sesuai peringatan HLUN ke-29


    "Di sini, para lansia dapat menikmati berbagai fasilitas, seperti layanan kesehatan, kegiatan sosial, dan pelatihan keterampilan, guna memastikan mereka tetap aktif dan produktif," tambahnya. 


    Perwujudan program unggulan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang ini diapresiasi oleh Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Ali Asmar, M.Pd.


    "Kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Bapak Walikota dan Pemerintah Kota Padang Panjang, dimana dalam pelaksanaan Acara Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2025 ini juga meluncurkan Program Istana Lansia dan Graha Disabilitas," ungkap Mantan Sekdaprov Sumbar yang mulai merintis karirnya sebagai PNS di kota itu.


    Ditegaskannya, apa yang dilakukan Pemerintah Kota Padang Panjang merupakan pelaksanaan amanah Undang-Undang Nomor: 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Jelas terlihat upaya mewujudkan terciptanya komunitas Lansia yang sehat, berdaya dan sejahtera. Mencapai kondisi sesuai tema peringatan HLUN Tahun 2025 yakni “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat”


    Ali Asmar juga menyebutkan, pelaksanaan program unggulan yang diselaraskan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-29, menjadikan kegiatan itu makin bermakna. Walikota dan jajarannya telah ikut menggebyarkan peringatan HLUN yang jatuh setiap 29 Mei. 


    "Ini kegiatan peringatan HLUN ke-29 yangpertama di Sumbar, berdasarkan laporan yang masuk. Berbahagialah warga Padang Panjang terhadap kepedulian Walikotanya terhadap Lansia. Juga kepada Disabilitas yang pada kesempatan ini juga dihadiahi peresmian Graha Disabilitas," ungkap pria 68 tahun itu.


    Dikatakan Ali Asmar bahwa Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) merupakan salah satu komponen masyarakat yang terpanggil  untuk bersama-sama dengan Pemerintah dalam pemberdayaan lanjut usia di Indonesia. LLI yang lahir pada tanggal 29 Mei 2000 di Jakarta. LLI bersifat independen dan menaungi organisasi-organisasi yang menangani kesejahteraan lanjut usia,  memiliki Visi: Terwujudnya kehidupan lanjut usia yang sejahtera, sehat, berkualitas, tetap aktif dan berdayaguna.


    Kepada yang hadir di Masjid Agung Manarul Ilmi, Ali Asmar mengingatkan lanjut usia adalah keadaan yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang. 


    "Sebagai penyemangat, menjadi tua merupakan keniscayaan, tetapi berdayaguna di usia senja adalah pilihan yang terbaik," ujarnya. (*)

    Rumuskan Program Kerja, KONI Sijunjung Gelar Rapat Koordinasi Dengan Cabang Olahraga.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sijunjung menggelar rapat koordinasi dengan pengurus cabang olahraga yang ada di Kabupaten Sijunjung pada Rabu 28 Mei 2025.

    Rapat yang diadakan di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Setempat ini dibuka langsung Ketua Umum KONI Sijunjung, Rusdianto.

    Hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua I, Hendra Ferry, Wakil Ketua II, Nasrul, Wakil Ketua III, Yulius Adi, Sekretaris, Hasmeri Hamjas, Wakil Sekretaris, Indra Defi, Bendahara, Zelvi Novalia, Wakil Bendahara, Nadia beserta pengurus KONI lainnya dan 2 orang pengurus disetiap Cabang Olahraga.

    Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Sijunjung, Rusdianto memyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus cabang olahraga yang telah sempat hadir pada rapat koordinasi tersebut.

    "Semoga melalui kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan persaudaraan diantara pengurus KONI dengan cabang olahraga yang ada di Kabupaten Sijunjung, serta dapat melakukan berbagai rumusan, kebijakan dan program guna meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Sijunjung, "ujar Rusdianto.

    Rusdianto berharap, kegiatan rapat koordinasi tersebut dapat dijadikan sebagi momentum untuk mengevaluasi program yang telah ditempuh sekaligus dapat merumuskan program kerja kedepannya agar prestasi olahraga di Kabupaten Sijunjung semakin meningkat.

    Ia menambahkan bahwa, pada bulan september 2024 yang lalu, ada 12 orang atlit dan 2 orang pelatih Kabupaten Sijunjung yang mewakili Sumatera Barat mengikuti PON ke 21 di Aceh dan Sumut. Seperti Atletik, Sepakbola, Aero Sport (Gamtole), dan Sepak Takraw.

    "Alhamdulillah dari cabang yang kita ikuti, atlit kita berhasil memperoleh 2 medali perak dari Atletik dan Gantole, serta 1 medali perunggu dari sepak takraw,"ujarnya.

    Untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Sijunjung ini lanjut Rusdianto, perlunya menjalin kerjasama antara semua stahekolder. Perlu adanya pembinaan dan latihan yang sistematis dan terpadu serta sasaran yang jelas yang diperuntukan bagi para pelatih cabor.

    "Untuk itu marilah kita saling bersinergi dalam melaksanakan pembinaan yang berkelanjutan untuk memiliki daya saing dan mampu berprestasi secara bersama sama,"harapnya.

    Terkait dengan anggaran KONI tahun 2025 ini, Rusdianto mengatakan bahwa dana hibah dari APBD Kabupaten Sijunjung untuk KONI termasuk pokok pikiran Anggota DPRD adalah sebesar Rp. 1.392.500.000,- (Satu Miliyar Tiga Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), untuk memenuhi seluruh kegiatan tahun 2025.

    "Dari anggaran tersebut tentu belum bisa mengakomodir seluruh kegiatan kita ditahun ini, maka untuk memenuhi anggaran seluruh  kegiatan  tersebut, perlu kita menjalin kerjasama dengan semua pihak. Mari kita bersama siapkan fisik, mental dan juga finansial guna melangkah maju untuk meraih prestasi untuk kebanggaan Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini,"harap Ruadianto.

    (Andri)

    LLI Sumbar Hadiri Peresmian Istana Lansia

    Padang - Di bawah bayang-bayang tidak adanya kegiatan peringatan Hari Lanjut Usia  Nasional (HLUN) untuk tingkat Sumatera Barat, ada kabar gembira datang dari Padang Panjang. Pemerintah Kota Padang Panjang memperingati HLUN Ke 29 Th. 2025 di Masjid Agung Manarul Ilmi Islamic Centre Padang Panjang.


    Tak tanggung-tanggung, pemerintah kota itu memberi perhatian lebih kepada dua kelompok pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial yakni lansia dan disabilitas. Mulai Rabu 28 Mei 2025 di Kota itu hadir Istana Lansia dan Graha Disabilitas.


    "Sudah seharusnya pengurus Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sumbar hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap Walikota Padang Panjang beserta jajarannya yang menghadirkan Istana Lansia dan Graha Disabilitas. Sungguh ini suatu perhatian dan kepedulian nyata pemerintah kota Serambi Mekah terhadap lansia dan disabilitas," ungkap Ketua Umum LLI Sumbar, Dr. H Ali Asmar M.Pd.


    LLI hadir di Padang Panjang karena Walikota Hendri Arnis tetap mampu memeriahkan HLUN Ke 29 di tengah-tengah kebijakan pemerintah yang mengurangi kegiatan rutin seperti peringatan dan lainnya. Banyak kegiatan peringatan yang terkena refocusing anggaran. Bahkan kegiatan HLUN tingkat Nasional pun seolah tak terlihat gebyarnya.


    'Untuk itu, kebijakan berani dari Walikota Hendri Arnis harus kita acungi jempol. Kami dari LLI Sumbar mengucapkan terimakasih dan akan hadir dalam peringatan HLUN ini," ujar Ali Asmar yang memulai karir PNS, jadi Kepala Dinas Pendidikan hingga Sekretaris Kota di Pemko Padang Panjang.


    Dikatakan Ali Asmar, LLI Sumbar menilai hadirnya Istana Lansia dan Graha Disabilitas akan memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan lansia dan disabilitas. Apalagi pemerintah kota telah mempersiapkan program-program untuk kedua kelompok yang jika dibiarkan akan menjadi penyandang masalah kesejahteraan sosial.


    Warga kota pun pasti makin terpacu untuk memberi perhatian kepada keluarganya yang lansia dan penyandang disabilitas. Dia juga mengajak semua elemen masyarakat agar turut berpartisipasi aktif menyukseskan program unggulan walikota dan wakil walikota Padang Panjang, H. Hendri Arnis, BSBA dan Alex Saputra.


    Ali Asmar berharap akan hadir Istana Lansia lainnya di Sumbar. Dia menghimbau pemerintah daerah, Bupati/Walikota di Sumbar memiliki Istana Lansia atau program sejenis untuk mensejahterakan lansia di daerahnya. Namun dia tetap mengedepankan agar keluarga inti, sepersukuan pilar utama dalam mensejahterakan lansia, apalagi kemampuan pemerintah sangat terbatas. (*)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2