• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label kegiatan lembaga pendidikan. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label kegiatan lembaga pendidikan. Tampilkan semua postingan

    Delegasi Sekolah Menengah Sains Kuala Pilah Malaysia Kunjungi Perguruan Thawalib Padang Panjang


    Padang Panjang
    -Perguruan Thawalib Padang Panjang, Sumatera Barat menyambut hangat lawatan delegasi Sekolah Menengah Sains Kuala Pilah Negeri Sembilan, Malaysia, pada Kamis, 31 Oktober 2024.

    Sekretaris Yayasan Thawalib Padang Panjang, Fahmi, S.Th.I, MA , menerangkan delegasi Sekolah Menengah Sains Kuala Pilah Negeri Sembilan, Malaysia ke Perguruan Thawalib Padang Panjang berjumlah 37 orang, terdiri kepala sekolah, majelis guru, dan murid-murid, serta turut juga pejabat Dinas Pendidikan daerah Kuala Pilah. 

    "Delegasi tersebut disambut oleh sejumlah pengurus dan anggota yayasan Thawalib, antara lain Dra. Hilma Hamid dan dia sendiri," terang Fahmi Jumat (1/11/2024). 

    Kemudian, turut disambut juga oleh Kepala Madrasah KUI Thawalib Putra, Kepala Madrasah KUI Putri, dan Kepala Madrasah MTs Thawalib Putra, serta dari dinas pendidikan kota Padang Panjang dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar  Noval Jerry, S.Kom, M.Pdt.

    Dijelaskan Fahmi, dalam kegiatan lawatan ilmiah program pengantarbangsaan Sekolah Menengah Agama Sains Kuala Pilah, Malaysia ke Perguruan Thawalib Padang Panjang dilakukan memorandum of understanding (MoU) atau kerjasama pendidikan antara Dinas Pendidikan daerah Kuala Pilah dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang.

    "Juga kerjasama pendidikan antara sekolah menengah agama sains Kuala Pilah Negeri Sembilan dengan Perguruan Thawalib Padang Panjang dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama," jelasnya.

    Selain itu, kata Fahmi, juga berbagi informasi pola pengembangan pengajaran sains di masing-masing sekolah. (*)

    Kenalkan Jasa Perbankan kepada Mahasiswa, UMMY Solok Tandatangani Kerjasama dengan Bank Nagari


    Solok
    -- Beberapa mahasiswa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok ada yang belum mengenal jasa perbankan. Apalagi jika saat pelajar dulu tidak pernah berurusan dengan bank..

    Tapi jangan harap sikap tidak mau tahu dengan jasa perbankan ketika menjadi mahasiswa UMMY Solok. Atas upaya meningkatkan wawasan mahasiswa UMMY Solok ke depan, Badan Pengurus Yayasan Mahasiswa Yayasan Mahaputra Profesor Muhammad Yamin Sarjana Hukum (YMMY) Solok dan Pimpinan Civitas Akademika UMMY Solok menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Nagari Cabang Solok, Kamis (25/2/2021).

    "Para mahasiswa UMMY Solk sangat membutuhkan wawasan mengenai perbankan secara luas. Untuk itu para mahasiswa mesti dikenalkan dengan program jasa perbankan," kata Ketua Badan Pengurus YMMY, Suryadi Asmi didampingi Rektor UMMY Solok Prof Dr Ir Syahro Ali Akbar, Kamis (25/2).

    Dikatakan Suryadi Asmi, yang mantan Dirut Bank Nagari itu, para mahasiswa diharapkan bisa memahami produk dan jasa bank sehingga tumuuh kepercayaan diri mereka urtuk memanfaatkan jasa perbankan dalam berapresiasi di dunia kampus dan wirausaha.

    Sementara itu Rektor Syahro Ali Akbar mengatakan dengan adanya kerjasama dengan Bank Nagari akan memberikan keuntungan kepada civitas akademika UMMY Solok.

    'Tentu dengan adanya MoU, antara UMMY Solok dan Bank Nagari Cabang Solok dalam suatu kegiatan kerjasama dapat merasa tenang dan aman. Hal ini dapat terjadi karena surat perjanjian kerjasama mengikat dan menjamin dalam penyaluran pembiayaan konsumtif dan penerbitan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang berfungsi sebagai ATM untuk melakukan kewajiban dan mendapatkan haknya,' ujar Syahro Ali Akbar. MP didampingi Wakil Rektor Dr. Zana Zona Rida Rahayu MPd. (Agusmardi).

    Suryadi Asmi: UMMY Solok Kampus Merdeka bagi Mahasiswa

    Solok -- Ketua Badan Pengurus Yayasan Mahaputra Muhammad Yamin membuka secara resmi Sosilisasi dan Penerapan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, yang diselenggarakan Civitas Akademika Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY). Sosialisasi yang diselenggarah sehari penuh ini, menghadirkan kalangan akademisi dan birokrasi dilingkungan Kampus, Sabtu (20/2/2021)

    "Saudara-saudara sekalian, adanya konsep belajar merdeka tentunya bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar diluar kampus. Konsep tersebut terus dikembangkangkan oleh Kemendikbud, Kampus Merdeka bagi UMMY Solok adalah upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas," ujar Suryadi Asmi.

    Menurutnya, kampus merdeka mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. 

    Dalam penerapannya, konsep ini nantinya mahasiswa akan diberikan keleluasaan selama dua semester pada program belajarnya untuk melakukan kegiatan diluar kelas. Konsep ini pada dasarnya menjadikan mahasiswa untuk lebih bersosialisasi dengan lingkungan diluar kelas.

    "Jadi, mahasiswa UMMY Solok nantinya secara tidak langsung akan diajak untuk belajar caranya hidup di lingkungan masyarakat. Pada dasarnya "Kampus Merdeka" akan mengenalkan adanya dunia kerja pada mahasiswa sejak dini. Sehingga kemudian mahasiswa UMMY Solok akan jauh lebih siap kerja setelah nantinya lulus," jelasnya.

    Melalui Sosialisasi dan Penerapan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, diharapkan dapat menggalang dan meningkatkan komunikasi antara Rektor, Prof. Dr. Syahro Ali Akbar M.P., Wakil Rektor, para Dekan, Kajur, Kaprodi dan Kabiro dilingkungan UMMY Solok. Nara sumber acara ini antara lain Dr. Tesri Maideliza M.Sc, Kepala UPT MBKM UNAND Padang. (Agusmardi)

    ICDM 2020 Hadirkan 140 Makalah dari Ahli Kebencanaan Dunia

    Padang - Mitigasi bencana di Indonesia mulai mencuat pasca gempa yang disertai tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004. Dalam rentang 2004 hingga 2018, serangkaian gempa besar menimpa daerah rawan bencana gempa bumi di Indonesia. Banyak korban jiwa dan banyak bangunan yang mengalami kerusakan/keruntuhan. Sebagai contoh gempa besar pada 30 September 2009 di Sumatera Barat mengakibatkan lebih dari 1000 korban jiwa dan ribuan rumah dan bangunan mengalami kerusakan dan keruntuhan.

     

    Patut diingat, bencana yang menimpa Indonesia tidak hanya gempa dan tsunami, akan tetapi mencakup bencana lainnya seperti banjir, longsor, gunung meletus dan sebagainya. Ditambah lagi saat ini, kita sedang menghadapi pandemi Covid19. Belajar dari bencana-bencana tersebut mendorong para ahli untuk lebih intens meneliti dan mengusulkan tentang manajemen kebencanaan yang efektif untuk mengurangi dampak bencana tersebut.

     

    Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang terletak di daerah yang rawan bencana, Universitas Andalas pada umumnya dan Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik khususnya, sangat fokus pada topik tentang kebencanaan. Hampir semua pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat diarahkan pada topik kebencanaan ini,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Prof. Jafril Tanjung, Dr. Eng

     

    Jafril mengatakan, berkenaan dengan hal tersebut, Jurusan Teknik Sipil Universitas Andalas telah sukses melaksanakan International Conference on Disaster Management pada tahun 2018 (1st ICDM 2018). Keberlanjutan dari kegiatan tersebut, pada tahun ini, Jurusan Teknik Sipil kembali mengadakan 2nd International Conference on Disaster Management 2020 (2nd ICDM 2020) dengan tema Disaster Management 4.0 for Better Life in the Future. Topik kebencanaan yang akan dibahas dalam konferensi yaitu mencakup topik bencana alam dan non-alam beserta dampaknya kepada kehidupan bermasyarakat.

     

    Dilaporkannya, acara yang diadakan tanggal 30 September sampai 1 Oktober 2020 ini,dihadiri oleh sekitar 140 pemakalah, 10 pembicara kunci dan 14 pembicara undangan dari dalam dan luar negeri untuk mempresentasikan hasil penelitian maupun hasil pelaksanaan yang berkaitan manajemen kebencanaan.

     

    Untuk pembicara kunci, diisi oleh para ahli yang fokus dalam bidang kebencanaan yang berasal dari berbagai instansi dalam dan luar negeri seperti Prof Louise Comfort dan Prof Mohammad El Gawady dari Amerika Serikat, Prof Yasuhi Sanada dari Jepang, Nadine Sulkowky, MSc dari Inggris, Laksamana Madya TNI Dr Amarulla Octavian dari Universitas Pertahanan, Prof Iswandi Imran dari Institut Teknologi Bandung, Dr Danny Hilman dari LIPI, Prof Werry Darta Taifur, Dr Andani Eka Puta dan Dr Febrin Anas Ismail dari Universitas Andalas.

     

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bekerjasama dengan Universiti Tenaga Nasional Malaysia, Universitas Pertahanan, Universitas Mataram, Universitas Riau, Universitas Negeri Padang, Institut Teknologi Padang dan Politeknik Negeri Padang. Acara ini juga didukung dan disponsori oleh bebagai pihak, antara lain Rumah Sakit Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Andalas, Pusat Studi Bencana Universitas Andalas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Asosiasi Ahli Rekayasa Gempa Indonesia (AARGI) Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi Sumatera Barat (LPJK-P Sumbar) dan PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field. BNPB, IABI dan AARGI merupakan lembaga yang menjadi mitra tetap dalam pelaksanaan ICDM.

     

    “Tahun ini, kita menjalin kerjasama dengan PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field yang direncanakan akan menjadi mitra pada pelaksanaan ICDM selanjutnya serta kegiatan Universitas Andalas yang berkenaan dengan kebencanaan,” ujar Prof Jafril lagi.

     

    Disebutkannya, acara dibuka oleh Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri. Dalam acara ini Gubernur Sumatera Barat Prof.  Dr. Irwan Prayitno ikut menyampaikan ucapan selamat dating kepada seluruh peserta.

     

    Dalam seminar ini, sebanyak 140 makalah yang terseleksi dipresentasikan dalam konferensi ini. Para presenter berasal dari  Indonesia, Jepang, India, Amerika Serikat, Inggris, Filipina, Malaysia dan Irak. Semua makalah yang diterima akan diterbitkan di prosiding  internasional dan jurnali nternasional terindeks scopus serta jurnal internasional.

     

    Dia juga mengungkapkan, hasil akhir yang diharapkan dari konferensi internasional online pertama di Sumatera Barat ini adalah untuk berbagi ilmu, hasil penelitian terbaru, masukan, ide, yang berkenaan dengan kebencanaan untuk dapat diaplikasikan dalam pengurangan dampak bencana. Selain itu diharapkan dalam kegiatan ini akan terjalin jaringan komunikasi ilmiah antara sesama ahli dan penggiat kebencanaan baik nasional  maupun internasional.

     

    Kegiatan ini juga sekaligus memperingati gempa besar 30 September 2009. Juga rangkaian kegiatan Dies Natalis Fakultas Teknik ke-35 dan Dies Natalis Universitas Andalas ke-64. Informasi lengkap kegiatan ini ditampilkan pada situs http://conference.ft.unand.ac.id/index.php/icdm/2020. (*)

    Banyak Kerjasama Ditandatangani di Wisuda Ke-58 Unitas


    Padang (sumbarkini.com) - Universitas Taman Siswa (Unitas) Padang melaksanakan wisuda ke-58 di Pangeran Beach, Sabtu, 25 Juli 2020. Meski di tengah Pandemi, rektor dan jajarannya mampu menyelenggarakannya dengan mengacu pada protocol covid-19 dan lima kerjasama dilakukan penandatanganannya.

    Sebanyak 133 mahasiswa-mahasiswi perguruan tinggi itu diwisuda sebagai Sarjana Pertanian (SP), Sarjana Peternakan (S.Pt), Sarjana Ekonomi (S.E), Sarjana Hukum (S.H) dan Sarjana Pendidikan (S.Pd). Mereka dipindahkan jambulnya oleh Rektor Universitas Taman Siswa, Sepris Yonaldi, S.E, M.M.

    “Dengan ini menyatakan saudara-saudara berhak  memakai gelar kesarjanaan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada. Dan hari ini lengkap sudah kompetensi anda sebagai seorang Madya, seorang Sarjana,” ujar Sepris di hadapan wisudawan, orang tua dan para tamu undangan.

    Sepris mengingatkan agar wisudawan harus melengkapi kebisaan mereka hingga akhir hayat. Mereka diharapkan membuat curriculum vitae yang indah. Harus mampu berkiprah dan bersama-sama membesarkan nama universitas Taman Siswa Padang.

    Rektor serahkan penghargaan kepada wisudawan terbaik wisuda ke-58.

    Rektor juga memberi membangkitkan kebanggaan para wisudawah terhadap almamaternya. Universitas Taman Siswa berada di peringkat 110 dari 3320 perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri maupun swasta (data Kemenristekdikti). Sementara berdasarkan webometrics, Universitas Taman Siswa berada pada peringkat 656 dari 3320 perguruan tinggi se-Indonesia .

    Kini Unitas Padang sudah mendapatkan akreditasi institusi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Artinya wisudawan tidak perlu minder, inferior dan berkecil hati ketika bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya di Indonesia. “Yakinlah kita selevel dengan universitas-universitas terbaik di Indonesia tersebut. Apalagi kita dibekali dengan Konsep Pendidikan Ketamansiswaan oleh Bapak Pendidikan Nasional. Anda harus berani menerobos berkompetisi dengan institusi bergengsi dunia,” ungkapnya.

    Rektor foto bersama para terbaik dan orangtuanya.

    Sepris menyatakan dia perlu menyampaikan hal tersebut karena di era revolusi industri 4.0, tingkat persaingan di dunia kerja semakin sulit. Apalagi pekerjaan manusia banyak tergantikan oleh mesin-mesin otomatis berbasis kontrol digital. Era revolusi industry 4.0 bertumpu pada teknologi robotic dan kecerdasan buatan.

    Revolusi Industri harus dipandang sebagai peluang yang sangat menjanjikan. Makanya Unitas membuka program-program studi baru yang inovatif serta memiliki daya saing yaitu Program Studi (Prodi) Aktuaria, Prodi Manajemen Ritel, Prodi Kewirausahaan, Prodi Geografi, Prodi Agribisnis, dan Pasca Sarjana Agroteknologi.

    Unitas juga bergiat dalam riset dan pengabdian masyarakat sehingga LPPM Unitas Padang berada pada level Madya. Kegiatan riset ini menghasilkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sejumlah paten. Seperti yang dihasilkan Assoc Prof. Dr. Jamilah, MP.

    Unitas didukung oleh 20 orang doktor dimana dua diantaranya adalah doktor muda yaitu Dr. Hafrizal Okta Ade Putra, S.E, MM dan Dr. Nurlina, S.E, M.Si. Dan kampus tersebut tengah bertransformasi menjadi kampus merdeka dan merdeka belajar.

    Adapun lima kerjasama yang ditandatangani pada hari itu adalah kerjasama dengan PT. Perkasa Group, Dekopin Sumbar, BPN Sumbar, LKKS Sumbar dan Pemeritah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

    Ki Leonardy motivasi wisudawan/ti
    Terselenggaranya wisuda ke-58 dengan kehadiran lansung para wisudawan dalam pemindahan jambul mereka dan terjalinnnya sejumlah kerjasama dim omen wisuda itu sangat diapresiasi oleh Ketua BPPTS Ki Irwandi Yusuf, Senator Sumbar, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, Direktur IPDN Kampus Sumbar Ki Dr. Tun Haseno dan CEO PT Perkasa Group Dr (Cand) Ir. Audy Joinaldy S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng. Bahkan Senator H. Leonardy Harmainy, Ki Tun Haseno dan Audy bergantian memberikan semangat kepada para wisudawan untuk  berbuat yang terbaik bagi diri, keluarga serta bangsa dan negaranya. (elsi) 

    Universitas Tamansiswa Padang MOU Dengan Banyak Mitra Kerja

    Padang (sumbarkini.com) - Mewujudkan “Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar”, Universitas Taman Siswa Padang lakukan kerjasama dengan beberapa mitra kerja.  Penandatanganan kerjasama ini dilakukan di Kampus Universitas Taman Siswa Padang, Kamis (25/6).

    Rektor Universitas Taman Siswa Padang, Sepris Yonaldi, mengatakan, tujuan kerjasama dengan enam mitra kerja ini tidak terlepas dari Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dan juga bentuk  implementasi “Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar”

    “Adapun bentuk kerjasama yang dilakukan salah satunya adalah, pemberian beasiswa kepada mahasiswa baru di Universitas Tamansiswa Padang dengan subsidi SPP sebesar 30-50 persen, pengurangan biaya kuliah sesuai dengan program studi yang akan diambil nantinya. Mitra Universitas Taman Siswa akan menjadi bagian menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat dan memberikan rekomendasi beasiswa tersebut kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Sepris Yonaldi.

    Universitas Tamansiswa Padang kedepan juga akan merencanakan pemberian beasiswa “KIP Kuliah” yang dulunya disebut dengan program Bidikmisi dengan penambahan kuota menjadi 100.

    “KIP Kuliah” adalah program yang dipersiapkan oleh Kemenristek bagi calon mahasiswa yang terkendala dengan masalah ekonomi. Mereka akan mendapatkan beasiswa sampai tamat dan juga akan diberikan uang saku dalam menempuh pendidikan sampai selesai.
    Selain itu, lanjutnya, sesuai dengan program kerja Kemendikbud (Nadiem Makariem) bahwasanya kedepan akan dimulainya program kampus merdeka, merdeka belajar dimana mahasiswa akan mendapatkan kesempatan belajar di luar kampus dan di luar prodi yang penerapannya langsung di tengah masyarakat.

    “Tentunya hal ini juga akan menjadi bagian fokus kita untuk kembali bekerjasama dengan para mitra dalam menerima mahasiswa di lingkungan dan instansi kita masing-masing untuk pengaplikasian disiplin ilmu yang telah mereka dapatkan selama ini di lingkungan kampus,” ungkap Sepris.


    Hadir dalam penandatanganan kerjasama ini, Zaqrona Samran (Pemimpin Perusahaan inioke.com), Mahdianur (Ketua Karang Taruna Sumbar), Elfiyon Julinit (Direktur Laziz Mitra Ummat Madani), Musfi Yendra (Dirut PT Dompet Dhuafa Niaga), Helmi Prilla Aldino dan Hendra Novri (BPD HIPMI Sumbar), Hilman H (Forum Wali Nagari Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman).

    “Dari enam mitra kerja kita ini tentu ada poin khususnya masing-masing dalam kerjasama kedepan. Seperti inioke.com, sebuah wadah media online Sumatera Barat tentunya dapat memberikan informasi luas kepada masyarakat terkait program beasiswa tersebut, dengan harapan tentunya jangkauan informasi media, komunikasi ini akan dapat tersampaikan secara akurat,” papar Sepris.

    Lalu, lanjutnya, BPD HIPMI Sumbar yang keseharian berkecimpung di bidang usaha oleh para pemuda. Lazis Mitra Ummat Madani yang berbuat untuk mencerdaskan masyarakat yang visinya sama dengan Unitas Padang. Kemudian, PT Dompet Dhuafa Niaga yang sekarang ikut berinvestasi di Universitas Tamansiswa Padang diperuntukkan bagi pembangunan Labor Kewirausahaan yang menunjang kegiatan-kegiatan setiap bidang studi.

    “Selanjutnya ada Karang Taruna Sumatera Barat dan Forum Wali Nagari Kecamatan Lubuk Alung Padang Pariaman dengan tujuan untuk pengembangan kerjasama di bidang pengabdian masyarakat di nagari sesuai program kerja dan bidang kajian masing-masing instansi. Semua mitra-mitra kita tersebut akan menjadi potensi luar biasa dalam sinergi kita dimasa yang akan datang,” pungkasnya. (*/ES)

    Jumat, Film “Sansai” Tayang Perdana

    PADANG (sumbarkini.com) - Ada kabar gembira buat masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) yang hobi nonton. Film Pendek Sansai akan tayang perdana pada Jumat 16 November 2018.

    “Film Sansai garapan FKM Production ini akan tayang perdana di Teater Mursal Esten Jumat besok, mulai pukul 09.00 WIB,” kata Zalmasri selaku pembina FKM Production, Rabu 14 November 2018.

    Jebolan Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP) ini, menuturkan film Sansai sangat direkomendasikan bagi penyuka ilmu bidang kesusastraan, baik bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, pegiat sastra, budaya, dan film terkait ranah sosial budaya.

    Dikatakan Zalmasri film Sansai ini merupakan ekranisasi dari sebuah novel Sansai karya Prof. Dr. Ermanto, M.Hum, Guru Besar Bidang Bahasa di kampus “Alam Takambang jadi Guru” di Kota Padang, yang telah banyak melahirkan buku-buku fiksi maupun non-fiksi. 

    “Film Sansai ini hasil adaptasi dari novel Sansai karya dosen jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP, yang berawal dari status di sosial media,” papar Zalmasri.

    Dia pun mengungkapkan, dalam pembuatan film Sansai ini melibatkan beberapa mahasiswa dan dosen sebagai aktor atau aktris. Lokasi pembuatan film ini kata dia, dilakukan di beberapa daerah wilayah Sumbar, seperti Pariaman, Padang Pariaman, dan seputaran Kota Padang.

    Adapun pemeran utama dalam film Sansai yang disutradarai Tio Furqon Pratama ini, yakni Yozi Alta Pranata sebagai Barlian, sedangkan Nurlela diperankan oleh Nursiah. Tentu, dengan nama yang dipakai dalam film ini sangat kental denghan nuansa Minangkabau-nya.

    “Sansai ini kental dengan Minangkabau, baik tentang budaya, sosial, adat, bahkan persoalan ekonomi yang diceritakan dalam novel Sansai,” sambung dosen pengampu Mata Kuliah Telaah Drama tersebut.

    Sekilas film yang beranjak dari novel Sansai ini, menampilkan persoalan sosial, budaya, dan ekonomi orang Minang di kampung. Dengan menampilkan persoalan orang-orang terpinggirkan oleh permasalahan adat dan ekonomi, hingga berujung hidup di perantauan.

    Film Sansai yang lahir dari hasil coretan status facebook dosen kelahiran Lubuk Nyiur Pesisir Selatan Sumbar ini, juga menampilkan berbagai lika-liku kehidupan di perantauan sebagai budaya orang Minangkabau untuk mengangkat harkat dan martabat keluarga.

    Selain itu, dikatakan Zalmasri, pada hari yanga sama juga ditayangkan film Rumah untuk Kemanakan yang diadaptasi dari cerpen sastrawan Sumbar, Iyut Fitra. Kemudian, juga akan diselingi diskusi tentang film dengan Muhammad Arief, seorang sutradara film Surau dan Silek serta film Liam dan Laila yang juga berlatar Minangkabau.

    “Nanti juga ada pemutaran film Rumah untuk Kemanakan disutradarai Pegi Aulia, dan dilanjutkan diskusi tentang film. Hanya dengan Rp10 ribu untuk tiket, penonton bisa bisa menang banyak dengan bertemu langsung aktor dan aktrisnya. Jadi mari sama-sama kita sukseskan karya generasi urang awak ini,” ajak Zalmasri. (wahyu)

    Dekan FTUA Raih Sertifikasi Insinyur ASEAN

    Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D, IPM, ASEAN Eng
    Singapura (sumbarkini.com) - Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D, IPM, ASEAN Eng., yang saat ini Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas (FTUA)   menerima sertifikat Asean Engineer Register (AER). Penghargaan ini diberikan saat mengikuti Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-36 di Resorts World Sentosa, Singapura 12-14 November 2018.

    "Sertifikasi ASEAN Engineer adalah sebentuk pengakuan dari Mutual Recognition Agreement (MRA) di tingkat ASEAN. Dia memberikan keleuasaan dalam hal mobilitas kepada para Insinyur di negara ASEAN untuk bisa bekerja di negara tetangga dengan mendapatkan pengakuan berupa kesamaan standarisasi kompensasi dan benefit. Kita dari alumni Unand yang mendapatkan kepercayaan itu salah satunya. Semoga bermanfaat untuk semua," ujar pria yang akrab dipanggil Nanuk itu, Selasa 14 November 2018.

    Menurut Nanuk, Sertifikasi ASEAN Engineer atau Asean Engineer Register ini memberikan keleluasaan kepada pemegangnya untuk bekerja negara-negara anggota ASEAN. Berbekal sertifikasi itu, seseorang dipandang setara dalam praktek pekerjaan keinsinyuran di negara ASEAN dan berhak atas upah dan kompensasi yang sama. 

    Pekerjaan di lintas negara ASEAN tentu memberikan wawasan dan pengalaman berbeda. Pengalaman dan wawasan inilah yang bakal diperkenalkan dan dikembangkan luas di Fakultas Teknik Universitas Andalas (FTUA) nantinya. Apalagi FTUA sudah mempersiapkan pembukaan Program Profesi Insinyur. 

    Semakin banyak mahasiswa/calon alumni FTUA yang punya kompetensi tingkat ASEAN ini tentu menambah peluang kerja di luar negeri dan pasti berdampak terhadap almamater. Program Profesi Insinyur pun akan merasakan impaknya.


    Dijelaskan Nanuk juga bahwa CAFEO merupakan pertemuan tahunan  organisasi insinyur seluruh negara ASEAN yang kali ini mengusung tema engineering rail connectivity and fostering excellence in engineering education. Perhelatan yang ke-36 ini, CAFEO diikuti oleh lebih dari 1.000 engineer dari 30 negara.

    Pada CAFEO-36 ini juga dilaksanakan ASEAN Engineering Deans Summit, yang merupakan pertemuan Dekan Fakultas Teknik Negara-Negara ASEAN yang membahas isu-isu penting pendidikan tinggi saat ini. Diantaranya transformasi pendidikan tinggi teknik pada era revolusi industri 4.0, pengembangan pendidikan tinggi teknik di negara-negara ASEAN, penjaminan kualitas pendidikan tinggi dan kolaborasi pendidikan sesama negara anggota ASEAN. (zul)

    UNP Bakal Jadi Lokasi Seminar AEROANGKASA 2019

    Kiri Datuk Steven Tiong, Dato Sri Dr. Alex Ong, Zhao Juzhang, Mao Hongfei
    Kualalumpur (sumbarkini.com) - Ketua Perwakilan kepada Gubernur Sumatera Barat dan Universitas Negeri Padang (UNP), Profesor Dato' Sri Dr Alex Ong berkata, telah melakukan kunjungan ke Beijing, China sekarang ini. Dia berjumpa dengan beberapa pemimpin di sana.

    Dari pertemuannya itu, dia berkeyakinan pengetahuan ilmu aerospace ini amat penting diungkapkan kepada anak-anak generasi masa depan. UNP bakal menjadi lokasi Seminar Aeroangkasa bagi tahun 2019.

    "Dalam perjumpaan saya bersama Pengarah Pusat Sains, Beijing Shenfei Aerospace Application Technology Research Institute, Mao Hongwei, menampakkan banyak kerjasama yang boleh diwujudkan bersama khususnya pusat sains dan UNP," katanya.

    Alex juga menyatakan dia akan segera memberi laporan kepada UNP sekembalinya ke Indonesia,  supaya dapat menyebarluaskan ilmu itu ke UNP untuk diketahui secara mendalam oleh mahasiswa. Dengan cara ini dia berharap agar kampus ini menjadi pusat pengembangan Aeroangkasa ini.


    Alex juga akan menyampaikan perkara itu kepada Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno sebagai mitra dan usaha bagi meningkatkan lagi teknologi dalam bidang pertanian.

    "Saya mahu teknologi pertanian yang dihasilkan di pusat sains ini disebarluaskan ke Sumatera Barat khususnya dalam penanaman hibrid seperti kacang panjang, sayur-sayuran dan juga buah-buahan serta bunga-bungaan khususnya di Bukit Tinggi, Padang Panjang dan beberapa kabupaten kota yang ada di Sumatera Barat," jelasnya.

    Untuk merealisasikan hasrat itu, beliau akan mengatur pertemuan pelabur China untuk bertemu dengan Gubernur sumbar, Irwan Prayitno dan juga Rektor UNP, Profesor Ganefri bagi menjalin hubungan silaturahim sekaligus meningkatkan ekonomi antara Sumatera Barat dan juga Beijing dalam bidang pertanian dan pendidikan. (*)

    287 Guru TK di Sijunjung ikuti Diklat Program Keprofesian Berkelanjutan

    SIJUNJUNG, (Sumbarkini.Com) - Aparatur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung laksanakan Diklat Program Keprofesian berkelanjutan pendidik taman kanak kanak, dilaksanakan di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung, Rabu 31 Oktober 2018.

    Kegiatan yang dibuka Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin ini diikuti oleh 287 guru taman kanak kanak se Kabupaten Sijunjung. Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Luar Basa (P4TK TK dan PLB) Bandung, Dr. Agus Mulyadi, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Ramler, SH, MM, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF (Pendidikan Non Formal), Syamsul Bahri, SPd.MM dan Kasi PAUD, Delvianti Basri, SE.

    Dalam sambutannya Bupati Yuswir Arifin tidak lupa ucapkan selamat datang kepada kepala B4TK TK & PLB Bandung.
    " Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung saya ucapkan selamat datang,  apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dr.Agus Mulyadi, M.Pd yang telah berkenan hadir di Sijunjung Nagari Lansek Manih ini dalam acara diklat bagi pendidik PAUD, khususnya TK, semoga membawa dampak yang luar biasa untuk Sijunjung", ucapnya.

    Ucapan terima kasih kembali kita ucapkan kepada P4TK TK & PLB Bandung yang telah kali ke 3 memfasilitasi dan membantu sekaligus menyediakan anggaran untuk Kabupaten Sijunjung dalam hal peningkatan kompetensi melalui diklat keprofesian berkelanjutan.

    "Untuk itu, diharapkan bagi seluruh guru taman kanak kanak memiliki komitmen kuat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional yang berdampak terhadap mutu dan kwalitas layanan di lembaga PAUD", harap bupati.

    "Saya berharap kepada semua peserta pelatihan ini betul betul diikuti dengan baik, sehingha secara Nasional hasil penilaian pendidik PAUD Kabupaten sijunjung berada diatas target Nasional", tambahnya.

    Dengan peningkatan Kompetensi Guru akan berdampak langsung terhadap citra,harkat dan martabat profesi guru di masyarakat, sekaligus berdampak terhadap kualitas dan mutu layanan di lembaga PAUD, sebagaimana tujuan yang diharapkan dari uji kompetensi guru untuk memperoleh informasi tentang kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, artinya "guru hebat pasti melahirkan anak anak hebat", kata bupati.


    Kepala P4TK TK & PLB Bandung, Dr.Agus Mulyadi, M.Pd pada kesempatan itu juga ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung.
    " Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sangat proaktif untuk menjalin kerjasama dengan P4TK TK & PLB Bandung",ucapnya.

    " Kabupaten Sijunjung merupakan kabupaten yang sangat proaktif menjalin kerjasama dengan P4TK TK dan PLB, dengan melihat keaktifan dan kegigihan itu membuat kami  sangat merasa senang sekali, untuk itu kami sangat bangga sekali telah menjalin kerjasama dan akan berkomitmen untuk membantu memajukan pendidikan, khususnya untuk PAUD dan TK di Kabupaten Sijunjung ini", ungkapnya.


    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung dalam laporannya menyampaikan bahwa program diklat keprofesian berkelanjutan ini diikuti oleh 287 guru taman kanak kanak, dilaksanakan dalam 3 angkatan, berlangsung dari tanggal 29 Oktober hingga 14 November 2018.

    Angkatan 1 dilaksanakan dari tanggal 29 sampai dengan 30 Oktober yang bertempat di TK pembina Guguak Dadok, Angkatan II dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 2 November yang di adakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung dan Angkatan III dimulai tanggal 3 sampai 4 November 2018 di PAUD Negeri Percontohan Muaro Gambok.

    Sementara pada tanggal 12 hingga 14 November 2018 dilaksanakan  pembahasan tentang kegiatan tersebut yang dilaksanakan di Aula Dinas Dikbud Kabupaten Sijunjung, kemudian pada tanggal 15 sampai dengan 17 November 2018 nanti dilaksanakan ujian yang bertempat di SMK 1 Sijunjung.

    Sedangkan Narasumber adalah Instruktur Nasional dari Kabupaten Sijunjung yang telah mengikuti diklat Instruktur di tingkat Nasional, terang Ramler. (Andri Kampai)



    Anwar Ibrahim Disambut Meriah di Ranah Minang

    Padang (sumbarkini.com) - Datuk Seri Anwar Ibrahim beserta dengan rombongan selamat tiba di Padang kira-kira sekitar jam 16.38 dengan pesawat khusus yang terbang langsung dari Malaysia.

    Menurut Ketua Perwakilan Gubernur dan Universitas Negeri Padang Sumatera Barat di Malaysia, Professor Dato' Sri Dr. Alex Ong, Rombongan Datuk Seri Anwar Ibrahim kali ini telah hadirkan tokoh sasterawan negara yakni Professor Emeritus Dr. Muhammad Haji Salleh , Professor Anwar Ridwan dan presiden persatuan penulis nasional Malaysia (PENA) iaitu Dr. Muhammad Saleeh Rahamad serta Beberapa anggota parlimen yakni Senator Yusmadi Yusoff.

    Kedatangan Datuk Seri Anwar Ibrahim di sambut oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat serta Walikota Padang dan teman peribadi beliau iaitu Bapak Fahmi Idris yang merupakan mantan Menteri Perindustrian Republik Indonesia dan Bapak Rahmat, dimulakan dengan pemasangan kain sarung bugis dan beliau juga sempat transit sebentar serta merasakan keenakkan hidangan juadah menu makanan ringan yang disiapkan yakni seperti satey padang.

    Pada waktu malam Gubernur Sumatera Barat telah meraikan bapak reformasi Malaysia dengan beberapa tarian budaya minang seperti tari piring.

    Gubernur sempat memuji anwar ibrahim dalam ucapan yang disampaikan dengan cara berpantu dan pantun bapak gubernur juga telah memberi gambaran yang jelas bahawa bumi minangkabau ini adalah bumi kebudayaan melayu dan beliau mengakui bahawa sebahagian pendukung Bapak Anwar Ibrahim di Malaysia adalah berasal dari ranah minang.

    Sementara Datuk Seri Anwar Ibrahim dalam ucapannya juga berterima kasih banyak kepada Gubernur serta Pemerintah Sumatera Barat diatas sambutan meriah yang disediakan dan beliau berharap hubungan antara Malaysia dan Sumatera Barat akan terus dikukuhkan lagi sekaligus meningkatkan hubungan budaya dan ekonomi dua hala.

    Sambil menjamah hidangan menu makanan lokal seperti rendang beliau juga sempat bersilaturahim bersama para tokoh sasterawan sumatera barat yang hadir dalam acara tersebut.

    Selesai sesi berfoto kenangan di aula gubenuran, datuk seri anwar ibrahim dan rombongan berangkat pulang ke hotel. Turut serta dalam mendampingi rombongan adalah mitra UNP iaitu Malindo MBCC Asia. (alex)

    Leonardy Dukung Penerapan ABS-SBK di PAUD

    Padang (sumbarkini.com) - PAUD Hauriyah Halum telah memperkenalkan adat dan budaya Minangkabau kepada anak didiknya. Filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK) disinergikan dengan kurikulum lembaga pendidikan mereka.

    Ini yang menarik bagi Anggota Komite III DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH. Dia mendukung implementasi nilai-nilai falsafah ABS-SBK di PAUD yang berlokasi di Kelurahan
    Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara. Makanya Senin (22/10), Leonardy datang ke sekolah itu.

    "Kita harus mendukung upaya-upaya penerapan ABS-SBK yang dilaksanakan PAUD Hauriyah Halum. Ini penting untuk mengenalkan pendidikan karakter sejak anak usia dini. Mereka mengaplikasikan alam takambamg jadi guru," ujar Leonardy seusai kunjungannya.

    Leonardy akan mendorong Nina Ramayenda agar terus memperkenalkan adat dan budaya minangkabau sejak usia dini di lembaga pendidikan yang dia buat bersama suaminya M. Rozi.

    "Bagus terobosannya untuk menjadikan PAUD Hauriyah Halum mempelopori pendekatan adat dan budaya kepada anak-anak didiknya. Ini sangat bagus. Pintar dia memilih keunggulan bagi lembaga pendidikannya," puji pria yang akrab dipanggil Bang Leo itu.



    Dari kunjungannya ke PAUD tersebut, Leonardy dapat membaca keunggulan lain dari lembaga itu. Menyulap sekolah bernuansa rumah akan mengakrabkan anak dengan sekolah. Anak-anak pasti nyaman mengikuti kegiatan bermain sambil belajar mereka.

    "Pola pendidikan dengan kurikulum berbasis budaya lokal seperti ini patut dipertahankan. Kita akan dorong Hauriyah Halum untuk merintis pendirian sekolah dasar. Agar pendidikan karakter yang mereka ajarkan tidak terputus. Minimal sampai jelang pra remaja mereka," ungkapnya.

    Jika tidak diterapkan secepatnya, maka pendidikan yang bagus di Hauriyah Halum bakal terputus. Pemanfaatan usia emas anak untuk membentuk karakter anak sejak dini menjadi tidak optimal.

    Prof. Raudah Taib juga mengatakan, pengenalan adat dan budaya sejak dini yang dilakukan Hauriyah Halum sangat bagus. Menurutnya penilaian implementasi ABS-SBK di Kota Padang dilakukan untuk memotivasi anak dan juga orang tuanya menerapkan norma-norma kehidupan sesuai agama dan adat minangkabau.

    “Penilaian ini untuk memotivasi masyarakat agar terus mempertahankan nilai-nilai adat dan agama yang menjadi falsafah sejak nenek moyang Minangkabau,” kata Raudah.

    Ia berharap, PAUD Hauriyah Halum nantinya menjadi PAUD Padang percontohan implementasi ABS-SBK. (zul)

    Berkinerja Terbaik se-Unand, FTUA Makin Optimis

    Padang (sumbarkini.com) - Fakultas Teknik Universitas Andalas (FTUA) semakin cemerlang di bawah kepemimpinan Dr. Insannul Kamil, Ph.D. Di peringatan Dies Natalis UNiversitas Andalas yang ke-62, FTUA berhasil menjadi yang terbaik di lingkungan universitas tersebut, pada 13 September 2018 di Convention hall kampus Unand Limau Manis.

    FTUA berhak atas penilaian kinerja fakultas terbaik se-Unand. Berhasil menyisihkan Fakultas Farmasi (juara kedua), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (juara ketiga), Fakultas Kesehatan Masyarakat (juara keempat) dan Fakultas Ekonomi yang harus puas sebagai juara kelima.

    Capaian ini tentu saja disambut gembira oleh keluarga besar FTUA. "Penghargaan atas pencapaian ini mencerminkan efisiensi pendidikan mulai memberi hasil nyata di semua lini organisasi di FT Unand, yang meliputi laboratorium, program studi, jurusan dan fakultas. Ini berkat dukungan semua pihak," ujar Insanul Kamil. 

    Pria yang akrab dipanggil Nanuk ini mengatakan penghargaan ini membuktikan FT Unand bisa memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan Unand dan tim penilai. Menurut dia, keberhasilan mencapai prestasi tersebut membuat keluarga besar fakultas teknik bakal berupaya selalu  meningkatkan mutu tata kelola kelembagaan dan SDM  melalui jenjang pendidikan tinggi.

    "Sarana dan prasarana, proses  belajar mengajar pun terus disesuaikan dengan kondisi global, revolusi industri 4.0, disrupsi dan digitalisasi yang mulai mengambil peranannya di perguruan tinggi dengan menjalin dan menggalang kerja sama ilmiah di tingkat nasional, regional dan internasional," ujarnya.

    Tegasnya, Nanuk menyatakan pencapaian ini adalah hasil kerja bersama daripada seluruh dosen, pegawai, mahasiswa, alumni dan masyarakat. Tanpa keterlibatan dan dukungan  dari semua pemangku kepentingan, mustahil Fakultas Teknik Unand mampu dengan cepat dapat  merespon perubahan untuk selalu berinovasi dan  bertumbuh untuk kemajuan Unand dan kejayaan bangsa, sesuai motto Universitas Andalas.

    Nanuk bertekad untuk terus mendorong peningkatan sumberdaya yang ada baik tenaga kependidikan maupun non kependidikan, menghasilkan lulusan berdaya saing di dunia global. Untuk keperluan tersebut, rotasi karyawan selalu dilakukan sekali dua tahun.

    Rektor Unand Prof. Dr. Tafdil Husni yang memberikan penghargaan terhadap FT Unand, menyebutkan kegiatan penilaian seperti dies kali ini perdana dilakukan. Dia pun bahagia melihat sambutan pihak fakultas terhadap upaya yang dilakukan pihak universitas untuk memacu perbaikan universitas di segala lini demi kejayaan bangsa.

    "Tahun ini perdana kita melakukan penilaian kinerja dan penataan lingkungan kerja di Unand. Capaian kinerja masing-masing dinilai tim penilai," ujar Prof. Dr.Tafdil Husni.

    Diungkapkan Tafdil, di penilaian perdana ini, juga dinilai penyerapan dana, realisasi fisik, keuangan dan kebersihan lingkungannya. Tim penilai pun telah berupaya memberikan kemampuan terbaiknya dalam memberikan penilaian sehingga fair dan akuntabilitas.

    Tahun ini untuk kinerja terbaik diraih FT Unand dan penataan lingkungan kerja terbaik diraih Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. (*)

    Uang Komite, 'Titian Barakuak' bagi Komite dan Kepala Sekolah

    Padang (sumbarkoni.com) - Komite SMKN 2 Padang, baru-baru ini, mengadakan pertemuan khusus internal komite menyikapi rapat sebelumnya dengan pihak manajemen sekolah, pada hari Senin 3 September 2018 di ruang rapat sekolah tersebut.

    Rapat itu membahas laporan pertanggungjawaban penggunaan dana komite oleh sekolah dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang mana pertanggungjawaban tersebut diterima tapi dengan catatan.

    Menurut Ketua Komite SMKN 2 Padang, Evi Yandri yang didampingi Sekretaris Komite Risbon Antoni kepada wartawan mengatakan, pertemuan ini sangat penting dan perlu sekali diadakan, karena dalam pemakaian dana komite ini kita harus betul-betul sangat berhati-hati sekali, masalahnya pertanggungjawabannya sangat berat. Jika ada kesalahan dan penyimpangan dalam pemakaian dana ini bisa-bisa kita para pengurus komite yang menanggung akibatnya. Begitu mereka menjelaskan.

    "Selama ini kami sebagai Ketua Komite selalu menyetujui pemakaian dana komite oleh sekolah, tanpa terlebih dahulu menanyakan kemana dan untuk apa dana yang mau dipakai tersebut," ungkapnya.

    Dia mengatakan hal ini dilakukan untuk memperlancar kebutuhan sekolah yang katanya untuk kelancaran proses belajar mengajar di sekolah, namun akhir-akhir ini terlihat banyak yang tidak beres dalam permintaan dana oleh sekolah kepada bendahara.

    Ditegaskannya semua terbukti setelah komitr mempelajari RKAS. "Maka dengan itu kami pengurus komite dalam fungsinya sebagai  lembaga mandiri, dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan, dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kami mengevaluasi RKAS dimaksud," terang mereka.

    Sementara itu Yola Sastra, Denti Welni anggota komite serta Firdaus Djalil dalam pertemuan itu juga membahas tentang perlunya meninjau kembali kompetensi guru yang ada, karena tidak adanya hasil yang dicapai oleh siswa sama sekali hingga saat ini, kemudian terlihatnya ketidakkonsistenan terhadap  praktek siswa yang wajib dan tidak wajib, ini terlihat setelah pelaksanaan praktek nilai pencapaiannya tidak diketahui sama sekali. Ibarat titian barakuak bagi sekolah.

    Dalam hal ini Ketua Dewan Pengawas Komite SMKN 2 Padang, Marwan Usman menegaskan perlunya peninjauan kembali dasar hukum penggunaan dan pemungutan dana komite yang telah dilaksanakan selama ini, dari hasil koordinasi dengan pihak terkait, penafsiran sumbangan dan pungutan yang dilakukan sudah banyak kepala sekolah yang di OTT.

    Marwan mengungkapkan, kalau dilihat model pengumpulan uang komite sekolah pada hampir di semua SMA dan SMK lebih mirip dengan pungutan. "Kalau ini dianggap pelanggaran harusnya seluruh dana komite SMA dan SMK sebaiknya dihentikan, aturan komite sekolah yang dibuat oleh pemerintah seakan seperti jebakan bagi kepela sekolah dan komite sekolah adanya," papar Marwan menjelaskan. (andi-ja)

    Aparatur Disdik Sijunjung Diberi Pelatihan Smart Class

    Sijunjung, (sumbarkini) – Aparatur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung adakan Pelatihan Smart Class yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Wisma Keluarga Muaro Sijunjung, Selasa hingga Jum'at (7-10 Agustus 2018) yang menghadirkan narasumber dari Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  Republik Indonesia (Kemdikbud RI).

    "Pelatihan smart class ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada guru tentang penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di kelas", kata Kasi Kurikulum dan Ketenagaan Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs.Syukur.MM, Selasa 7 Agustus 2018.

    Dikatakan Syukur, Pelatihan yang diikuti oleh 70 orang peserta terdiri dari 35 orang guru SD dan 35 orang guru SMP ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penerapan konsep pembelajaran abad 21 di dalam kelas serta penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran dan controling pembelajaran.

    "Materi kegiatan ini adalah Konsep mart class untuk pembelajaran abad 21 sesuai dengan kurikulum 2013, model pembelajaran yang mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran dan portal rumah belajar pada kelas maya untuk pembelajaran serta pengelolaan pembelajaran smart class dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar tersedia, media pembelajaran dalam smart class(media presentasi interaktif) dan media pembelajaran dalam smart class (media video)", katanya.

    Metode yang digunakan dalam pelatihan ini kata Syukur adalah menggunakan metode kombinasi dari berbagai metoda kegiatan andragogi  yang disesuaikan dengan karakteristik topik dan tujuan yang akan dicapai, meliputi Ceramah, Diskusi, Simulasi dan Praktek, tambahnya.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Ramler, SH.MM pada saat sambutannya menyapaikan terima kasih kepada Pustekom Kemdikbud RI, Drs Kusnandar, M.Pd beserta rombongan atas kerjasamanya dalam pelatihan Samrt Class ini serta mengucapkan selamat datang di ranah lansek manih negeri ku tercinta ini.

    "Seperti kita ketahui, pembelajaran smart class adalah pelajaran yang menempatkan komputer, teknologi informasi dan komunikasi sebagai bagian inti dari pembelajaran didalam kelas, sehingga membuat kelas tersebut menjadi pintar dan hebat.Pintar siswanya (kompetensi abad 21 siswa berkembang) dan pintar metode/cara pembelajarannya," sambung Ramler.

    Dengan adanya pelatihan ini, kata Ramler, "Semoga dapat meningkatkan kompetensi guru tentang penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran, penilaian dan pemantauan pembelajaran peserta didik dan terimplementasinya proses pembelajaran berbasis TIK didalam kelas serta sacara bertahap terwujud kelas pintar (smart class) pada satuan pendidikan di Kabupaten Sijunjung," harapnya.

    "Untuk itu diharapkan keseriusan serta partisipasi dan kontribusi maksimal dari semua pihak yang terlibat demi kemajuan pendidikan Naaional, terutama di Kabupaten Sijinjung ini", tambahnya lagi. (*)

    FPTPRB Sumbar Sasar Peserta KKN untuk Tangguh Bencana


    Padang (sumbarkini.com) -  Sumatera Barat merupakan daerah rawan bencana.
    Perguruan Tinggi yang memiliki kepedulian dalam pengurangan risiko bencana ini berupaya untuk terus mensosialisasikan dan membentuk nagari/desa tangguh bencana di Ranah Minang ini.


    Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana (FPTPRB) Sumbar yang diketuai Prof Dr. Ir Nasfryzal Carlo, M.Sc sasar mahasiswa yang sedang kuliah kerja nyata (KKN) sebagai agen-agen pembentukan nagari/desa tangguh bencana tersebut. Sosialisasi digencarkan, aneka pelatihan dilaksanakan bahkan universitas yang menjadi pilot project KKN Tematik Pengurangan Risiko Bencana ini pun telah ditetapkan.

    “Mahasiswa KKN akan diberikan pemahanan seputar tangguh bencana. Mereka yang menularkannya ke masyarakat dimana mereka melaksanakan KKN nantinya. Sebagai pilot projectnya kami telah menetapkan Universitas Ekasakti,” ujar alumni UBH pertama yang menjadi Guru Besar itu.

    Pria yang akrab dipanggil Carlo itu menjelaskan pemilihan universitas itu telah melalui pertimbangan matang. Kesiapan kampus pelaksana pun harus menjadi prioritas agar program ini berhasil dan berdaya guna bagi pengurangan risiko bencana di Sumbar.

    Dia berharap dapat membentuk nagari/desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan. Setidaknya ada 20 indikator untuk menggambarkan ketangguhan suatu desa karena pendekatan satu sektor saja terbukti belum bisa membangun ketangguhan secara memadai. Untuk itu, masih dibutuhkan banyak usaha baik oleh masyarakat sendiri maupun dari berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.

    Diungkapkannya, FPTPRB Sumbar awalnya bakal melaksanakan KKN Tematik secara serentak. Ternyata fakta di lapangan berkata lain. Waktu pelaksanaan tidak bisa sama untuk semua universitas. Mahasiswa pelaksananya pun tidak bisa sembarangan jurusan. 

    “Alhamdulillah, Universitas Ekasakti siap menjadi pionir dari kegiatan ini. Pada 30 Juli 2018 mereka bakal menurunkan 30 mahasiswa KKN Tematik PRB ke Nagari Ketaping Kabupaten Padang Pariman,” ungkapnya.

    Ketua Panitia Dedi Fitriawan, S.Pd, M.Si, menyebutkan sosialisasi dan lokalatih KKN Tematik Pengurangan Risiko Bencana merupakan satu dari beberapa kegiatan prioritas FPTPRB.

    Kegiatan ini merupakan pilot project di Sumatera Barat yang bakal diikuti oleh delapan perguruan tinggi. Perguruan tersebut adalah Universitas Bung Hatta, Universitas Ekasakti, Universitas Negeri Padang, Institut Seni Indonesia, IAIN Bukittinggi, Universitas Taman Siswa, UIN Imam Bonjol dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.

    Kegiatan sosialisasi dan lokalatih menjadi wadah bagi pegiat pengurangan risiko bencana di perguruan tinggi tentang pentingnya KKN Tematik Pengurangan Risiko Bencana ini segera direalisasikan. Sosialisasi diikuti perwakilan Technical Assistance and Training Teams (TATT’s) Indonesia Arya Mariany dan TATT’S Sumbar Maldo Vero, Mercy Corps Sumbar. Ketua FPTPRB Indonesia Prof. Dr. Eko Teguh Paripurno pun menyempatkan diri berbagai ilmu dan wawasannya dalam acara di Ruang Sidang Pascasarjana Universitas Bung Hatta di Kampus Proklamator I Ulak Karang Padang tersebut. (zul)

    Empat Mahasiswa UBH Ikuti MIYE5 di Malaysia

    Padang (sumbarkini.com) - Empat mahasiswa Universitas Bung Hatta bakal mengikuti 5th Malaysia International Youth Exchange (MIYE-5) 2018 di Kuala Lumpur. Iven bertajuk Industrial Revolution 4.0 ini berlangsung selama lima hari, mulai dari 21 hingga 25 Juli 2018.

    Keempatnya yaitu Tisa Krista dari Jurusan Teknik Sipil angkatan 2015, Olyvia Faraditha, Widya Antasari dan Nadira Arindra Rahma Eisya dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2016. Mereka didampingi Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta Dr. Diana Kartika untuk bertemu Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Azwar Ananda, MA. 

    “Kegiatan ini merupakan program dari Committee for ASEAN Youth Cooperation (CAYC) dan Malaysian Youth Council (MYC) berkolaborasi International Youth Centre (IYC) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia yang bertujuan untukmemperkuat jejaring pemuda yang ada di belahan dunia,” ujar Diana 
    saat pelepasan secara resmi di ruang kerja Rektor di Gedung E Rektorat Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Selasa (19/07/2018).

    Dikatakan Diana, kampus sudah menyeleksi mahasiswa yang akan terlibat dalam kegiatan ini. Peserta diutamakan yang memiliki kecakapan berbahasa Inggris yang baik. Mereka pun harus aktif berorganisasi. 


    Dikatakannya, dengan mengikuti kegiatan internasional ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya dan mampu berinteraksi lintas bangsa.

    Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr. Azwar Ananda, MA menggucapkan selamat kepada mereka. Dia mengharapkan keempatnya bisa memperluas jangkauan nama Universitas Bung Hatta di kalangan pemuda antar negara. 

    “Harus tetap menjaga nama baik kampus dan bangsa. Terutama etika dan kesantunan selama berinteraksi di sana. Selamat membina diri, menjalin kerja sama dengan berbagai pemuda yang mengikuti kegiatan ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat menjadi batu loncatan untuk membangun karir di luar negeri,” ujarnya.

    Satu diantaranya, Widya Antasari mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan dan sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. Nantinya tiap peseta akan mengikut berbagai agenda yang telah dijadwalkan seperti perayaan 7 dekade Malaysian Youth Council (MYC), Workshop Internasional dengan tema Industry Revolution 4.0. Kemudian penampilan kebudayaan, tinggal dan berinteraksi dengan masyarakat dan kegiatan lainnya. (jusni)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2