• Breaking News

    Mensesneg: Timnas Indonesia Luar Biasa, Potensial Menuju Piala Dunia Berikutnya


    Jaakarta
    — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Meski mimpi tampil di panggung dunia harus tertunda, Prasetyo menilai penampilan Jay Idzes dan rekan-rekan telah menunjukkan kemajuan signifikan yang patut dibanggakan.


    “Kami menghargai seluruh perjuangan dan penampilan luar biasa yang ditunjukkan Timnas. Selama berlaga di Arab Saudi, baik saat menghadapi tuan rumah maupun Irak, Garuda telah memperlihatkan pola permainan yang matang, semangat pantang menyerah, dan mental bertanding yang kuat,” ujar Prasetyo Hadi di Jakarta, Senin (13/10).


    Menurutnya, performa tersebut menjadi bukti bahwa sepakbola Indonesia sedang bergerak ke arah yang benar. Dengan pembinaan berkelanjutan dan dukungan penuh dari masyarakat, peluang Timnas untuk bersaing di level dunia semakin terbuka lebar.


    Prasetyo juga memberikan apresiasi khusus kepada Erick Thohir, yang dinilai berhasil mengorkestrasi Timnas hingga mampu menembus babak tertinggi dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia.


    “Keberhasilan ini harus diteruskan dan ditingkatkan. Ini menandakan bahwa pola pembinaan prestasi menuju level dunia sudah berada di jalan yang tepat. Jika tidak tercapai di Piala Dunia 2030, maka target utama di Piala Dunia 2034 harus bisa diraih,” tegasnya. (*)

    Dihadiri Bupati dan Wabup, ASN PPPK Setdakab Sijunjung Gelar Acara Syukuran.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Sijunjung menggelar acara syukuran yang dilaksanakan di Rooftof Lantai 4 Kantor Bupati Sijunjung pada Senin 13 Oktober 2025.

    Acara sederhana namun penuh makna ini dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si, Sutan Gumilang dan H. Iraddatillah, S. Pt, Ketua TP PKK, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Ketua GOW, Ny. Dona Iraddatillah, Sekda, Dr. Zefnihan, AP. M. Si, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Bagian dilingkup Sekretariat daerah beserta seluruh staf dan pegwai K3 Kantor Bupati setempat. 

    Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada Pegawai PPPK yang telah dilantik dan menjadi bagian dari pemerintah daerah. 

    "ASN PPPK harus menunjukkan kinerja terbaik, menjadi aparatur yang dituntut tidak hanya bekerja keras namun juga bekerja cerdas penuh kreatifitas dan inovatif di era digitalisasi. ASN PPPK harus semangat menjalankan tanggung jawab terhadap jabatan yang di emban.  Dan mudah mudahan status ASN PPPK yang di emban menjadi tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, "ujar Bupati Benny Dwifa. 

    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah dalam sambutannya juga mengucapkan selamat kepada pegawai PPPK yang telah dilantik dan menyampaikan apresiasi atas dedikasi para ASN PPPK yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    "Momen seperti ini penting untuk menjaga kekompakan dan semangat kerja tim. Kita tidak hanya bekerja bersama, tetapi juga bersyukur dan berbagi kebahagiaan bersama," ujarnya.

    Sekretaris Daerah, Dr. Zefnihan menyebutkan bahwa pegawai PPPK di Lingkup Sekreriat Daerah termasuk yang terbanyak dilantik tahun ini, yaitu sebanyak 65 orang. 

    "Dari 65 orang tersebut, ada yang mencapai 20 dan 18 tahun mengabdi di Sekretariat Daerah menjadi pegawai THL. Saat ini di Sekretariat Daerah juga masih ada yang belum dilantik sekitar 5 orang lagi, insyaallah kita akan berusaha agar ke lima orang rekan kita tersebut juga bisa diangkat nantinya," harap Sekda. 

    Salah seorang ASN PPPK, Adri, S. Kom mewakili pegawai lainnya mengungkapkan rasa syukurnya kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan pejabat lainnya yang telah melantik, dan membantu kelancaran dalam proses pengangkatan. 

    "Untuk itu kami mengucapkan jutaan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan pejabat lainnya. Alhamdulillah saat ini kami bisa menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung. Acara ini menjadi bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT dan juga bentuk rasa terima kasih kami atas kerja sama yang baik selama ini. Kedepannya, kami berjanji akan memberikan pelayanan dan  kontribusi yang baik bagi Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini, "ujar Adri.

    Sebelum ditutup acara dengan sarapan pagi bersama, juga dilangsungkan perayaan ulang tahun Wakil Bupati Sijunjung, Bapak H. Iraddatillah, S. Pt. (Bagian Prokopim/Andri)

    Pengamat: AFC Sarang Mafia, Wasit Jadi Boneka Timur Tengah!


    Jeddah — Kekalahan Timnas Indonesia dari Irak dalam lanjutan  Kualifikasi Piala Dunia 2026 bukan sekadar soal skor. Bagi pengamat sepakbola senior, Fritzs Simandjuntak, laga di Stadion King Abdullah Sports City, Sabtu (11/10), adalah potret kelam sepakbola Asia yang dikendalikan oleh tangan-tangan kotor.


    “Sudah saatnya kita buka mata. AFC bukan lagi federasi, tapi sarang mafia sepakbola. Wasit-wasitnya bukan pengadil, tapi operator pesanan dari kekuasaan Timur Tengah,” tegas Fritzs di Jakarta, Minggu (12/10).


    Target kritik utama Fritzs adalah wasit asal Cina, Ma Ning, yang memimpin laga Indonesia vs Irak. Keputusan-keputusannya dinilai absurd, penuh kejanggalan, dan merugikan Timnas Garuda.


    Fritz merinci, di menit injury time, Zaid Tahseen menyikut Kevin Diks di kotak penalti. Kartu merah diberikan ke Tahseen, tapi penalti? Tidak. Ma Ning justru menyalahkan Diks karena dianggap memancing emosi lawan.


    Sebelumnya, Tahseen juga lolos dari kartu merah saat melanggar Ole Romeny sebagai pemain terakhir. VAR? Tidak digunakan. Hanya kartu kuning.


    Bahkan, protes keras dari manajer Timnas, Sumardji, berujung kartu merah. Tapi pertanyaan besarnya: kenapa VAR tak pernah menyala sepanjang laga yang penuh tensi?


     Fritzs menduga Ma Ning bertugas dengan “kompensasi khusus”. “Wasit ini tidak independen. Dia bertugas dengan agenda. Bahkan salah seorang tokoh wasit FIFA asal Jepang menyebut Ma Ning sudah menerima perintah sebelum laga dimulai. Tidak ada VAR digunakan dalam laga seketat itu? Itu bukan kelalaian, itu sabotase,” tegasnya.


    Track record Ma Ning pun bukan tanpa noda. Di final Piala Asia 2023, ia memberi tiga penalti untuk Qatar saat melawan Yordania. Hasilnya? Qatar juara. “Itu bukan kebetulan. Itu pola,” kata Fritzs.


     Lebih jauh, Fritzs menyebut AFC telah menjadi alat kekuasaan Timur Tengah. “Wasit bisa disuap, diarahkan, dan dikendalikan. Ini bukan sekadar merusak pertandingan, tapi menghancurkan masa depan sepakbola Asia. Kita makin tertinggal dari Eropa, Amerika Latin, bahkan Afrika.”

    Peduli Warga, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tinjau dan Bantu Korban Kebakaran Pamancungan


    Padang(Sumbarkini.com) — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta kepada masyarakat korban kebakaran di Pamancungan, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Minggu (12/10/25).

    Dalam kunjungan tersebut, terungkap para pelajar yang terdampak masih membutuhkan seragam sekolah. Selain itu, warga juga berharap bantuan perbaikan hingga pembangunan kembali rumah yang terbakar dapat terealisasi dalam jangka waktu yang tidak lama.

    “Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak. Gunakanlah untuk kebutuhan penting dan mendesak, termasuk pakaian serta seragam sekolah bagi anak-anak,” ujar Muhidi.

    Selain menyerahkan bantuan, Muhidi juga meninjau langsung lokasi kebakaran dan berdialog dengan warga. Ia menampung berbagai keluhan masyarakat serta berkomitmen menindaklanjuti kebutuhan mendesak tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian kemanusiaan. Ungkap Muhidi sembari menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 25 juta kepada perwakilan masyarakat. 

    Sementara itu, Ketua RT setempat Fajar Pratama mengungkapkan, seluruh pakaian korban kebakaran habis terbakar. Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah seragam sekolah, karena terdapat 23 pelajar yang terdampak, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga SLTA. 

    “Untuk tempat tinggal sementara, para korban sudah dibantu tenda dari Kementerian Sosial dan dapur umum. Kami berharap rumah warga yang terbakar bisa segera dibangun kembali,” ujarnya.

    Fajar juga mengapresiasi kedatangan Ketua DPRD Sumbar yang telah memberikan perhatian dan bantuan langsung kepada warga. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik yang sudah tidak layak pakai karena berpotensi menimbulkan kebakaran.

    Ia menambahkan, korban luka-luka telah mendapat penanganan dari Dinas Kesehatan, termasuk dua orang ibu hamil. Berdasarkan pendataan bersama masyarakat, kebakaran tersebut menghanguskan 19 unit rumah dan mengakibatkan 36 Kepala Keluarga (KK) atau total 121 jiwa kehilangan tempat tinggal. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

    Sementara itu, Lurah Pasa Gadang Sofyan mengatakan penanganan bagi korban telah dilakukan dengan memberikan bantuan tempat tinggal sementara, pakaian, dan makanan. Ia menjelaskan, mayoritas rumah warga terbuat dari material kayu yang mudah terbakar, sehingga api cepat merambat dan menghanguskan puluhan rumah.

    “Masyarakat sangat berharap bantuan pembangunan rumah dapat segera direalisasikan, mengingat sebagian besar korban berasal dari keluarga ekonomi lemah,” ujar Sofyan.

    Ia menambahkan, penyaluran bantuan dari para donatur sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala. Seluruh bantuan dihimpun melalui satu pintu dengan dukungan dua posko logistik di lokasi kejadian. Dia menambahkan, beberapa rumah yang hangus juga toko UMKM masyarakat, untuk mencari nafkah, jumlahnya dua unit.(putra)

    Monev KI Sumbar 2025 Penuh Euforia, Pimpinan Badan Publik Tunjukkan Komitmen Keterbukaan Informasi


    Padang(Sumbarkini.com)- Hari ketiga tahapan presentasi monitoring dan evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat berlangsung meriah. Ketua Tim Monev KI Sumbar, Mona Sisca, mengaku terkejut dengan tingginya euforia dan antusiasme para pimpinan badan publik yang ikut serta.

    Kegiatan Monev tahun 2025 sempat diragukan terlaksana karena adanya pemotongan anggaran akibat efisiensi. Namun, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, kegiatan wajib ini tetap digelar secara offline di Kantor KI Sumbar, Jalan Sisingamangaraja, Padang. Pelaksanaan berlangsung sejak 7 hingga 16 Oktober 2025 dengan peserta mencapai 128 badan publik dari 11 kategori.

    Presentasi Badan Publik ini di menghadirkan 4 Panelis, yakni Mona Sisca, Musfi Yendra, Idham Fadhli dari KI Sumbar dan Tokoh Keterbukaan Informasi Sumatera Barat HM. Nurnas.

    Pada hari pertama, sebanyak 16 pimpinan badan publik kategori pemerintah kabupaten dan kota hadir langsung di kantor KI Sumbar. Tercatat sembilan kepala daerah turut mengikuti presentasi, seperti Wali Kota Padang, Wakil Bupati Tanah Datar, Wakil Wali Kota Bukittinggi, dan Wakil Bupati Solok Selatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi kategori Nagari yang juga dihadiri para wali nagari.

    Hari kedua diisi dengan presentasi kategori instansi vertikal. Pimpinan lembaga besar seperti Ketua dan Komisioner Bawaslu Sumbar, lima Komisioner KPU Sumbar, Kepala BPS Sumbar, Kepala LLDIKTI, dan Ketua Pengadilan Tinggi Sumbar turut hadir.

    Pada hari ketiga, giliran kategori lembaga yudikatif tampil. Para ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama di seluruh Sumatera Barat hadir untuk menyampaikan pemaparan.

    “Melihat euforia kehadiran pimpinan badan publik ini sungguh melebihi ekspektasi kami,” ujar Mona Sisca. Ia menilai tingginya partisipasi mencerminkan meningkatnya kepedulian dan komitmen badan publik terhadap keterbukaan informasi.

    “Ini semua berkat kerja sama solid antara komisioner, tim Monev, dan dukungan mitra KI Sumbar yang terus membersamai proses hingga tahap anugerah nanti,” tutup Mona. (***)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2