• Breaking News

    Perkuat Pilar Jurnalisme, Desember 2025 KJI Gelar Pra UKW


    PADANG (sumbarkini.com) - Dalam sebuah langkah strategis untuk menaikkan level profesionalisme anggotanya, Organisasi Kewartawanan Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) mengumumkan rencana penyelenggaraan Pra-Uji Kompetensi Wartawan (Pra-UKW). Kegiatan krusial ini dijadwalkan akan dihelat pada Desember 2025 mendatang, dan secara eksklusif diperuntukkan bagi anggota KJI.


    Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Andarizal, Ketua Umum KJI, dari Padang. Beliau menekankan bahwa Pra-UKW ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah "kawah candradimuka" yang dirancang untuk memperkokoh fondasi setiap jurnalis sebelum menghadapi medan uji kompetensi yang sesungguhnya.


      "Kami menyadari, tantangan jurnalisme di era digital semakin kompleks. UKW adalah gerbang validasi. Melalui Pra-UKW ini, kami ingin memastikan setiap anggota KJI melangkah ke gerbang itu dengan keyakinan penuh dan kompetensi yang teruji," ujar Andarizal, menegaskan komitmen organisasi terhadap kualitas.


    Fokus utama dari kegiatan Pra-UKW ini adalah untuk mempersiapkan anggota agar lebih percaya diri, dan yang terpenting, kompeten dalam menghadapi berbagai skema penilaian UKW.


    Sesi pembekalan yang akan disajikan pun dirancang secara komprehensif, mencakup empat pilar utama yang sangat vital dalam praktik kewartawanan profesional:


     1 Pendalaman Materi dan Standar Penilaian: Mengurai detail setiap elemen yang diuji dalam UKW.


     2 Simulasi Intensif: Menghadirkan skenario nyata layaknya pelaksanaan UKW untuk melatih kesiapan mental dan teknis.


     3 Etika Jurnalistik: Penajaman pemahaman tentang tanggung jawab moral dan etika profesi.


     4 Hukum Pers: Memperkuat pengetahuan anggota mengenai batasan dan hak-hak pers sesuai undang-undang.


    "Kegiatan ini adalah investasi jangka panjang kami. Ini bukan hanya tentang meluluskan UKW, melainkan tentang meningkatkan profesionalisme dan kualitas kerja wartawan secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas informasi yang diterima publik," tutup Andarizal.


    Pra-UKW KJI pada Desember 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mengukuhkan peran KJI sebagai organisasi yang aktif dalam mencetak jurnalis-jurnalis handal yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme di tengah arus informasi yang kian deras. **

    PADANG, SUMBAR - 12 NOVEMBER 2025 - Dalam sebuah langkah strategis untuk menaikkan level profesionalisme anggotanya, Organisasi Kewartawanan Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) mengumumkan rencana penyelenggaraan Pra-Uji Kompetensi Wartawan (Pra-UKW). Kegiatan krusial ini dijadwalkan akan dihelat pada Desember 2025 mendatang, dan secara eksklusif diperuntukkan bagi anggota KJI.


    Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Andarizal, Ketua Umum KJI, dari Padang. Beliau menekankan bahwa Pra-UKW ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah "kawah candradimuka" yang dirancang untuk memperkokoh fondasi setiap jurnalis sebelum menghadapi medan uji kompetensi yang sesungguhnya.


      "Kami menyadari, tantangan jurnalisme di era digital semakin kompleks. UKW adalah gerbang validasi. Melalui Pra-UKW ini, kami ingin memastikan setiap anggota KJI melangkah ke gerbang itu dengan keyakinan penuh dan kompetensi yang teruji," ujar Andarizal, menegaskan komitmen organisasi terhadap kualitas.


    Fokus utama dari kegiatan Pra-UKW ini adalah untuk mempersiapkan anggota agar lebih percaya diri, dan yang terpenting, kompeten dalam menghadapi berbagai skema penilaian UKW.


    Sesi pembekalan yang akan disajikan pun dirancang secara komprehensif, mencakup empat pilar utama yang sangat vital dalam praktik kewartawanan profesional:


     1 Pendalaman Materi dan Standar Penilaian: Mengurai detail setiap elemen yang diuji dalam UKW.


     2 Simulasi Intensif: Menghadirkan skenario nyata layaknya pelaksanaan UKW untuk melatih kesiapan mental dan teknis.


     3 Etika Jurnalistik: Penajaman pemahaman tentang tanggung jawab moral dan etika profesi.


     4 Hukum Pers: Memperkuat pengetahuan anggota mengenai batasan dan hak-hak pers sesuai undang-undang.


    "Kegiatan ini adalah investasi jangka panjang kami. Ini bukan hanya tentang meluluskan UKW, melainkan tentang meningkatkan profesionalisme dan kualitas kerja wartawan secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas informasi yang diterima publik," tutup Andarizal.


    Pra-UKW KJI pada Desember 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mengukuhkan peran KJI sebagai organisasi yang aktif dalam mencetak jurnalis-jurnalis handal yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme di tengah arus informasi yang kian deras. (*)

    Budi Baik yang tak Pernah Purna, Jejak Emas Leonardy Harmainy di Ranah Minang

    Dalam hiruk-pikuk politik yang seringkali diwarnai intrik dan jarak, Sumatera Barat memiliki kisah abadi tentang seorang tokoh yang berhasil menembus batas formalitas: H. Leonardy Harmainy, Dt. Bandaro Basa, S.IP., M.H.


    Bukan hanya sekadar catatan jabatan di lembar biografi, mantan Ketua DPRD Sumatera Barat (2004–2009) hingga Anggota DPD RI (2017–2024), melainkan jejak budi baik yang tertanam kokoh di sanubari masyarakat, terutama kalangan jurnalis dan akar rumput. Sebuah warisan yang jauh lebih berharga daripada tahta parlemen.


    Ketika Bang Leo, sapaan akrabnya masih aktif di gelanggang Parlemen, ia tidak hanya dikenal sebagai politikus ulung yang memimpin DPD Partai Golkar Sumbar dan Ketua Badan Kehormatan DPD RI, tetapi sebagai seorang Abang bagi insan pers. Ia adalah jembatan hati yang menghubungkan gedung parlemen yang megah dengan meja-meja kerja yang sederhana.


    Seperti yang disuarakan lantang oleh Andarizal, Ketua Umum Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI), "Kepeduliannya terhadap insan pers ataupun akar rumput di Sumatera Barat melebihi Gubernur. Dan ini Fakta." Kalimat ini bukan pujian basa-basi, melainkan pengakuan jujur dari pilar keempat demokrasi yang sehari-hari bertarung dengan deadline dan realitas lapangan.


    Di tengah kesibukannya yang dinamis, mulai dari mengawasi pembangunan strategis hingga menjadi Ketua Umum PB Lemkari, Bang Leo selalu menyisakan ruang bagi komunikasi yang humanis. Kehadirannya di Parlemen adalah sebuah payung teduh yang membuat wartawan sering dianggap sebagai pihak 'luar' merasa diakui sebagai mitra sejajar.


    Budi baik, dalam konteks politik, seringkali dikaitkan dengan lobi dan kepentingan sesaat. Namun, kisah Leonardy Harmainy menorehkan definisi yang berbeda. Budi baiknya adalah sebuah investasi moral tanpa mengharapkan imbalan.


    Kini, meskipun kursi legislatif telah beralih rupa, kisah kepedulian itu tidak ikut purna. Di setiap warung kopi markas informal para penulis dan pewarta, tatkala waktu rehat tiba, Bang Leo menjadi topik hangat yang tak pernah usang. Perbincangan itu bukanlah soal politik elektoral, melainkan sebuah nostalgia tentang empati.


    Ini adalah narasi penting bagi Ranah Minang, bahwa kepemimpinan yang sejati tidak diukur dari seberapa tinggi jabatan yang diraih, tetapi seberapa dalam jejak kemanusiaan yang ditinggalkan. Bang Leo telah membuktikan, dengan kepedulian yang tulus, bahwa seorang politisi dapat menjadi sosok yang benar-benar mengakar dan bukan sekadar menumpang lewat.


    Bagi generasi politisi selanjutnya, kisah Leonardy Harmainy, Dt. Bandaro Basa, adalah pengingat sekaligus benchmark, politik bukanlah tentang kekuasaan, melainkan tentang pelayanan yang tulus. Dan pelayanan yang tulus akan selalu memiliki umur yang lebih panjang daripada masa jabatan apa pun. 



    Padang, 11 November 2025


    Penulis: Andarizal

    Meriahkan Harganas ke-32, DPPKB Sijunjung Gelar Berbagai Kegiatan.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- 32 Tingkat Kabupaten Sijunjung yang dilaksanakan di Puja Sera Simpang Logas Muaro Sijunjung pada Selasa 11 November 2025.

    Rangkaian kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt. Kegiatan ini juga dihadiri, Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Kepala DPPKB, Roni Satria, SSTP, M. Si beserta Sekretaris Dinas, Hendri Nurka, S. Sos, M. Si dan seluruh jajaran, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari dan undangan lainnya.


    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kepala DPPKB Kabupaten Sijunjung beserta jajaran atas kerja keras, sehingga mampu mengukir prestasi yang membanggakan dibidang Bangga Kencana, baik ditingkat Kabupaten, Provinsi, maupun tingkat Nasional. "Semoga ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi dimasa mendatang", ujarnya.

    "Saya percaya, dengan kerja keras lintas sektor dan semangat kolaborasi dengan seluruh masyarakat, kita mampu mewujutkan Sijunjung bebas stunting serta membangun keluarga berkualitas menuju Kabupaten yang maju, sejahtera, dan berdaya siang", harap Wabup Iraddatillah.


    Kepala DPPKB Kabupaten Sijunjung, Roni Satria dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam rangka memeriahkan Hari Keluarga Nasional ke-32, DPPKB Kabupaten Sijunjung menggelar beberapa kegiatan diantaranya pemberian penghargaan kepada tenaga lini lapangan kelompok kegiatan (Poktan) serta penggiat program bangga kencana lainnya, baik dilingkungan nagari dan kecamatan atas prestasi dan capaian kinerja ditingkat Provinsi maupun Nasional dalam pelaksanaan program bangga kencana.

    "Dalam memeriahkan Harganas ke-32 tahun 2025 ini, DPPKB Kabupaten Sijunjung juga menggelar kegiatan lomba outbound yang bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan, kerjasama tim, dan mempererat solidaritas antar pelaku program kependudukan dan keluarga berencana, "ujar Roni.

    Diakhir sambutannya, Roni Satria juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, kerjasama, dan partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan ini, baik berupa tenanga, pikiran, maupun dukungan moril dan materil sehingga pelaksanaan kegiatan DPPKB tahun 2025 ini berhasil dengan sukses dan lancar. (Andri)

    Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah: Generasi Muda Harus Jadi Penerus Semangat Pahlawan


    *Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah: Generasi Muda Harus Jadi Penerus Semangat Pahlawan*

    Muaro Sijunjung (Sumbarkini.com) —Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sijunjung yang dikomandoi oleh Baiki Hakim menginisiasi agenda refleksi kebangsaan bertajuk “Mengingat Ulang Makna Pahlawan di Ruang Diskusi dan Literasi.” Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Kopi Sijunjung, Senin malam (10/11/2025), dan mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen pemuda, di antaranya GP Ansor Sijunjung yang dipimpin oleh Fadhlur Rahman Ahsas, Sijunjung Muda Berkarya di bawah naungan Bang Handriawan, serta difasilitasi langsung oleh Prima Zondra, selaku Founder Pondok Kopi sekaligus Pemuda Pelopor Provinsi Sumatera Barat.

    Acara ini turut dihadiri oleh Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, SIK, MH melalui Kasat Intel Polres Sijunjung AKP Harmen, MH, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap gagasan para inisiator dan pemuda serta mahasiswa yang membuka ruang diskusi demi memperkaya literasi serta memperkuat silaturahmi. 

    “Ruang diskusi dan literasi seperti ini penting untuk memperkaya wawasan dan menumbuhkan kembali semangat kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Ini bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang harus terus dihidupkan oleh generasi muda,” ujar AKP Harmen.

    Ketua GMNI Sijunjung Baiki Hakim dalam pemaparannya tampil penuh semangat dan idealisme. Ia menegaskan bahwa semangat kepemudaan tidak boleh padam dan harus tetap berpihak kepada keadilan rakyat.

    “Hati ini bergetar dengan semangat perjuangan. Pemuda tidak boleh kehilangan arah, jangan biarkan semangat kita dimanfaatkan oleh segelintir golongan. Kita harus berjuang seperti pahlawan, dengan ketulusan dan keberanian,” seru Baiki disambut tepuk tangan peserta.

    Suasana semakin menggelora saat Baiki Hakim membacakan lantang orasi perjuangan Bung Tomo. Menyambung hal itu, Ketua GP Ansor Sijunjung Fadhlur Rahman Ahsas memperdalam makna sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945 dengan hikayah Bung Tomo dalam meminta restu kepada KH. Hasyim Asyari serta kekuatan besar yang disebut Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945.

    “Perang Surabaya adalah simbol jihad kebangsaan. Ketika penjajah masih ingin menancapkan kekuasaan di negeri kita, rakyat Indonesia dengan semangat jihad "Hubbul Wathon Minal Iman" cinta tanah air sebagian dari iman yang dikobarkan KH. Hasyim Asy’ari bangkit mempertahankan kemerdekaan. Semangat itu yang harus kita warisi, bukan hanya dengan kata, tapi dengan aksi nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Handriawan, selaku Founder Sijunjung Muda Berkarya, mengaitkan semangat kepahlawanan dengan nilai-nilai literasi dan menyongsong Indonesia Emas 2045.

    “Menjadi pahlawan hari ini adalah bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan keberanian, kejujuran, dan memanusiakan manusia. Walau berasal dari organisasi berbeda, kita harus satu tujuan: berkolaborasi membangun Sijunjung yang maju dan berdaya,” paparnya.

    Puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda tampak antusias mengikuti jalannya diskusi sembari menyeruput kopi dan gorengan. Hadir pula Ketua DPD KNPI Kabupaten Sijunjung, Aldo Yendi Coal, yang berperan sebagai keynote speaker untuk memberikan pandangan penutup.

    “Setiap perjuangan pasti ada pengorbanan, dan setiap pengorbanan melahirkan pencapaian. Gelar Pahlawan yang kita sematkan hari ini adalah wujud terima kasih bangsa. Makna kepahlawanan memang beragam, dan keberagaman itu indah, seperti pelangi yang memperindah langit perjuangan kita,” ungkap Aldo penuh makna.

    Menjelang malam, atmosfer diskusi semakin dalam. Para perwakilan organisasi mahasiswa seperti IMM, HMI, dan Ikatan Mahasiswa Sijunjung turut menyumbangkan pemikiran mereka dalam sesi literasi bebas. Suasana hangat Pondok Kopi terasa hidup oleh semangat kebangsaan, hingga akhirnya ditutup dengan foto bersama dan kejutan sederhana untuk Ketua PC GP Ansor Sijunjung yang acap disapa Gus Lur, yang tengah berulang tahun.

    Sejatinya kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga melalui ruang dialog, literasi, dan kolaborasi lintas organisasi yang menumbuhkan kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda Sijunjung menuju Indonesia Emas 2024. (Fadlur). 

    Milad ke-18 PPWI, Ravelino Al Khasfi, Siswa SMAN 1 Sijunjung Raih Juara 1 Lomba Menulis Esai Tingkat SLTA se Kabupaten Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Ravelino Al Khasfi, Siswa SMAN 1 Sijunjung berhasil meraih juara 1 lomba menulis esai tingkat SLTA sederajat se- Kabupaten Sijunjung yang digelar oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Sijunjung dalam rangka milad ke-18 PPWI.

    Farel panggilan Ravelino Al Khasfi berhasil meraih juara 1 lomba menulis esai dengan judul "Menambang potensi, bukan menambang emas: generasi muda berdaya SDM tinggi dan membangun Geopark Silokek".

    Farel berhasil mengalahkan Siti Zahra Nurul Aiin Siswi SMAN 3 Sijunjung diposisi kedua dengan judul esai "Taman bumi sebagai tema pembangunan Sijunjung", serta Vidia Veribni Siswi SMAN 13 Sijunjung diposisi ketiga dengan judul "Peran generasi muda dalam pelestarian dan Promosi Geopark Silokek".


    Hadiah bagi pemenang lomba menulis esai ini diserahkan oleh Bupati Sijunjung diwakili Sekda, DR. Zefnihan, AP, M. Si yang juga selaku Ketua Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek (BP Geopark Silokek) pada acara Rapat Koordinasi Pembahasan Dossier dan kunjungan tim sekretariat KNGI dan Assesor Unesco di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Selasa 11 November 2025.

    Bupati Sijunjung melalui Sekda, DR Zefnihan menyampaikan selamat kepada PPWI yang merayakan HUT ke 18 nya pada tanggal 11 November tersebut, dan memberikan apresiasi kepada PPWI Kabupaten Sijunjung yang telah sukses menggelar acara lomba menulis esai tingkat SLTA se Kabupaten Sijunjung ini.

    "Selamat kepada PPWI, dan selamat kepada anak anak kita yang telah meraih juara pada lomba ini, semoga PPWI semakin kompak dan maju, khusunya di Kabupaten Sijunjung, " Ujarnya.

    Ketua PPWI Kabupaten Sijunjung, Herman menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu terlaksananya dengan sukses acara lomba menulis esai dalam rangka hari jadi PPWI ke-18 tahun 2025 ini.

    Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh sekolah yang telah mengikutkan siswa dan siswinya untuk memeriahkan HUT PPWI ini dan mengucapkan selamat kepada siswa dan siswi yang telah meraih juara pada tahun ini.

    Secara terpisah, Kepala SMAN 1 Sijunjung, Hasmi Gustin Rosa, S.Pd, M.Si menyampaikan rasa sukur dan bangga atas prestasi yang diraih Ravelino Al Khasfi meraih juara 1 Lomba menulis esai tingkat SLTA se Kabupaten Sijunjung dan telah mangangkat nama SMAN 1 Sijunjung.

    Ia juga mengucapkan Terima kasih serta selamat kepada PPWI Kabupaten Sijunjung yang telah sukses menggelar acara dalam merayakan hari ulangtahun ke-18 PPWI tersebut.
    (Andri).

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2