• Breaking News

    Personil 133/Ys Karya Bakti Pasca Banjir Banda Gadang


    Padang
    - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Yonif 133/Yudha Sakti  melaksanakan karya bakti pembersihan Area pemukiman  Warga di perumahan Griya Pratama  RT 07, RW 01  Kelurahan Tabing Banda Gadang Nanggalo Kota Padang , Rabu (24/12).


    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa pekan lalu.


    Pembersihan difokuskan pada pengangkatan lumpur, material kayu, serta sisa-sisa sampah yang masih menumpuk di rumah warga dan fasilitas umum. 


    Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. Sinergi antara TNI dan warga diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi lingkungan sekaligus memberikan rasa aman dan dukungan moril bagi masyarakat yang terdampak bencana.


    Letda Inf Riki Yosda dari Satgas Gunbencal Yonif 133/Ys  menyampaikan Pembersihan akan terus dilakukan Hingga kondisi Lingkungan benar benar Pulih.


    “Upaya pembersihan ini akan terus kami dilakukan hingga kondisi lingkungan benar-benar pulih, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal sehingga dapat meringan kan Beban Masyarakat" Ungkapnya Yosda


    lebih Lanjut di Sampaikan dengan kegiatan Pembersihan ini bisa  mempercepat proses normalisasi lingkungan agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan secara bertahap. (Yun)

    Pemkab Sijunjung Bersama Baznas dan Bank Nagari Bantu Korban Bencana Kebakaran di Tanah Bato, Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung bersama BAZNAS dan Bank Nagari Cabang Sijunjung menyerahkan bantuan untuk Korban bencana kebakaran di Jorong Tanah Bato, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung pada Senin 22 Desember 2025.

    Bantuan tersebut diserahkan Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt bersama Wakil Ketua Baznas, H. Syahril Syada, Pinca Bank Nagari, Rano Ferdian, Kepala Dinas Sosial PPPa, Yofritas, ST, MT, Kakan Kesbangpol, Sukardi, SH, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Irfan Syofian, SH dan Kepala Pelaksana Baznas Sijunjung, Mery Muliadi, S. Pd kepada Bapak Ryan Basril dan Ibu Astati. 

    Kebakaran yang terjadi pada Jum'at 19 Desember sekitar pukul 13.00 Wib siang tersebut menghabiskan rumah beserta isinya milik Ryan Basril, sehingga kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp. 166, 900,000 (Seratus enam puluh enam juta, sembilan ratus ribu rupiah) serta membakar beberapa konsen jendela rumah milik Astati yang terletak bersebelahan dengan rumah Ryan. 

    Wakil Bupati, H. Iraddatillah dikesempatan itu menyampaikan ucapan duka cita atas musibah yang dialami Ryan beserta keluarga dan Ibu Astati. 

    "Semoga bapak dan ibu sabar serta iklas menerima cobaan ini, karena musibah tidak ada yang tau kapan datangnya. Semoga semua ini diganti oleh Allah dengan berlilat ganda hendaknya, " harap Wabup. 

    Wabup juga berpesan agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial bersama Baznas dan Bank Nagari ini dapat membantu meringankan beban bagi Ryan dan keluarga. ( Andri)

    Meski Lelah, Pegawai PDAM Tetap Layani Kebutuhan Air Warga

    Padang – Tak terbayang oleh para pegawai Perumda Air Minum Padang, banjir bandang yang melanda Kota Padang sejak selasa 25 November 2025 lalu akan merubah drastis ritme kerja mereka. Sejak suplai air bersih terputus, mereka harus secara simultan mendistribusikan air bersih ke warga-warga kota.

    Truk tangki atau mobil bak terbuka yang memuat beberapa tandon air volume 1.000 liter berkeliling menjajakan air gratis. Perkampungan hingga komplek perumahan mereka kunjungi untuk memastikan warga terutama pelanggan mendapatkan air bersih.



    Walau lelah, petugas Perumda Air Minum Kota Padang tetap berupaya mendistirbusikan air bersih. “Sedikit pak, tapi ini adalah tugas yang harus kami jalankan demi membantu warga yang kekurangan air bersih pasca banjir bandang. Lelah kami terbayar kalua melihat wajah ceria masyarakat,” ujar Redy Patria, petugas Perumda Air Minum Kota Padang.

    Diceritakan Redy awalnya mereka mendistribusikan air dipusatkan di rumah tokoh masyarakat, rumah ibadah, sekolah dan tempat-tempat yang memungkinkan banyak mengakses air bersih yang mereka bawa. Tak peduli malam hari sekalipun.

    Ade Nofrizal petugas lainnya, sembari mengisi bak penyimpanan air milik warga mengatakan saat ini petugas mempermudah akses warga untuk mendapatkan air bersih. Tangki-tangki air didirikan di lokasi-lokasi tertentu. Petugas berkoordinasi dengan RT/RW setempat, dimana tangka air akan diletakkan. “Petugas akan mengisi tangki itu saja. Ini kebijakan pimpinan kami untuk mempermudah pendistribusian air bersih,” ujarnya, Sabtu 20 Desember 2024. 

    Disebutkannya, dia dan Kawan-kawan telah diturunkan ke lapangan sejak pasca banjir bandang pertama  pada Senin 24 November 2025 dan makin banyak armada yang turun pasca banjir 27 November 2025. Bahkan damkar dan kepolisian juga turut menurunkan petugasnya.

    Bahkan Perumda Air Minum Kota Padang menanyakan kebutuhan warga dan kemungkinan mereka memiliki tangki air atau reservoir air di rumah masing-masing. Warga ini juga dilayani kebutuhan air mereka. (zul)

    Kolaborasi Bersama Pemko, KJI Kota Padang Salurkan Puluhan Paket Sembako

    PADANG – Sisa-sisa trauma akibat terjangan banjir bandang yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu masih membekas di ingatan warga. Di tengah upaya pemulihan yang menguras tenaga dan air mata, secercah harapan muncul melalui aksi solidaritas yang digagas oleh organisasi profesi Pers Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Padang.


    Pada Jumat pagi (19/12/2025), suasana di sebuah sudut pemukiman tepatnya Jalan Delima Nomor 77F Ujung Gurun, kantor Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) tampak berbeda. Di atas sebuah meja kayu sederhana, tumpukan tas berwarna oranye mencolok berisi bahan pokok (sembako) menjadi simbol penyambung hidup bagi mereka yang terdampak.


    Sebagai payung bagi para pemburu berita, KJI menyadari bahwa jurnalis bukan sekadar pelapor berita, tetapi juga bagian dari masyarakat yang tak luput dari musibah. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara KJI dengan Pemerintah Kota Padang.


    Ketua KJI Kota Padang, Mukthisar, turun langsung memantau proses pendistribusian. Di sela-sela kesibukannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada pimpinan kota.


    "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Fadly Amran dan Bapak Maigus Nasir serta DPRD Kota Padang. Kepedulian pemimpin terhadap nasib wartawan dan warga terdampak adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir di saat-saat tersulit kami," ujar Mukthisar dengan nada haru.


    Di lokasi, terlihat para penerima bantuan bergantian menandatangani daftar hadir. Meski garis lelah masih tampak di wajah mereka, senyum kecil mulai merekah saat menenteng paket sembako tersebut.


    Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan betapa berartinya bantuan ini di tengah situasi ekonomi yang belum stabil pasca-bencana. "Alhamdulillah, bantuan dari KJI ini sangat meringankan beban dapur kami. Kami merasa tidak sendirian menghadapi ujian ini," tuturnya.


    Sentimen serupa datang dari salah satu awak media yang menjadi anggota KJI. Baginya, momen ini bukan sekadar tentang menerima paket pangan, melainkan tentang rasa persaudaraan dan perlindungan.


    "Kini kami benar-benar merasakan arti penting dari sebuah organisasi. Di saat kami jatuh, ada rekan-rekan yang merangkul. Semoga KJI semakin berkibar dan terus menjadi rumah yang hangat bagi kami semua," ucapnya lirih, sembari menatap tumpukan tas oranye yang perlahan berpindah tangan kepada mereka yang membutuhkan.


    Aksi sosial ini menjadi pengingat bahwa di balik pena dan kamera yang setiap hari bekerja, ada sisi kemanusiaan yang harus terus dirawat. KJI Kota Padang membuktikan bahwa sinergi antara pers dan pemerintah dapat menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan mental dan fisik masyarakat pasca-bencana.  (And)

    Putra Terbaik Sijunjung Dilantik Menjadi Ketua DPP GMNI Bidang Hak Asasi Manusia.

    Wira Dika Orizha Piliang, Putra asli Kabupaten Sijunjung

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pada 17 Desember 2025, berlokasi di Hotel Inna Heritage, Kota Denpasar, Bali, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) melakukan agenda rekonsiliasi nasional, sekaligus pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP GMNI untuk Periode 2025-2028.

    Agenda rekonsiliasi nasional ini merupakan wujud komitmen GMNI dan menghentikan fragmentasi yang terjadi dalam internal GMNI selama satu periode sebelumnya. Adanya rekonsiliasi juga diharapkan menjadi pembuka jalan gerakan bagi GMNI yang lebih meluas, dan bersatu untuk kepentingan-kepentingan rakyat dimasa mendatang.

    Lebih jauh membanggakan, pada kepengurusan DPP GMNI Periode 2025-2028, terselip nama Bung Wira Dika Orizha Piliang, seorang putra asli Kabupaten Sijunjung, yang telah lama aktif sebagai aktivis, dan juga penulis kebanggaan bagi ranah lansek manih, bahkan Sumatera Barat.

    Bung Wira—sapaan akrabnya, menyelesaikan studi S1 Ilmu Politik di FISIP Universitas Andalas. Selama menjadi mahasiswa, Bung Wira juga pernah menjabat sebagai Ketua Divisi Penelitian dan Pengembangan GMNI Universitas Andalas. Selanjutnya, dengan kepiawaiannya dalam ber-GMNI, Bung Wira dipercaya menjadi Ketua Divisi Agitasi dan Propaganda GMNI Cabang Padang pada Periode 2021-2023. 

    Semasa kuliah, ia juga aktif menyuarakan dan menuliskan opini maupun pikirannya dalam berbagai media massa, baik di media lokal Sumatera Barat, hingga media nasional seperti Kompas dan Tempo. Inilah yang menjadi modal pikiran Bung Wira dalam mendalami fenomena sosial dan politik yang ada.

    Usai menamatkan pendidikannya, Bung Wira tercatat juga pernah menjabat sebagai Ketua Caretaker GMNI Cabang Sijunjung, dengan membantu membesarkan GMNI di Sijunjung, dan menjadi sosok teladan bagi kader karena kepiawainnya dalam dunia aktivisme dan kepenulisan.

    Bung Wira juga hari ini aktif sebagai Peneliti untuk Isu Hak Asasi Manusia, dan Reformasi Sektor Keamanan di Imparsial, suatu lembaga yang fokus pada isu-isu hak asasi manusia, dan reformasi sektor keamanan. 

    Setelah dilantik di Bali, Bung Wira juga berhak dan layak dinobatkan sebagai Ketua DPP GMNI untuk Bidang Hak Asasi Manusia (HAM) Periode 2025-2028. Sijunjung patut berbangga dengan ini, putra terbaiknya berkiprah di kancah nasional, dan aktif dalam dunia aktivisme maupun gencar menyuarakan idenya pada media-media massa. 

    Semoga Bung Wira amanah dalam menjalankan masa jabatannya, dan muncul pula progresif revolusioner lainnya dari ranah lansek manih ke depannya. Merdeka!!!

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2