• Breaking News

    Kunjungi Kementrian Transmigrasi, Bupati Benny Dwifa Terima Bantuan Rp. 570 Juta Untuk Kelompok Lembaga Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Permohonan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si kepada pemerintah pusat mulai dipenuhi. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui Direktorat Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Kementrian Transmigrasi Republik Indonesia memberikan bantuan bagi kelompok lembaga ekonomi di kawasan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung berupa peralatan sebesar Rp 570.700.000, 00- (Lima ratus tujuh puluh juta, tujuh ratus ribu rupiah). 

    Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si dengan Mentri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara pada September 2025 yang lalu.

    Adapun bantuan ini diserahkan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si yang didampingi oleh Pj. Sekdakab, Jaheri, S. Sos,. M. Si, Kepala Bappeda, Khamsiardi, SSTP, M. Si, Kadis Nakertras, David Rinaldo, SSTP, Kadis PUPR, Dainis Suryani, ST. MT, Kadis Pertanian, Ir. Ronaldi, Kadis Dagperinkop, Hasmizon, SE, M. Si, dan Kadis Pangan Perikanan, Adri, S. Pt kepada 6 kelompok kelembagaan kawasan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, di BLK Muaro Sijunjung, pada Jum'at 23 Januari 2026.

    Ke enam kelompok kelembagaan tersebut diantaranya, KUD Makarti Tama, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tanggo Bungsu, Gapoktan Tuah Sakato, Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Makmur, KWT Sido Jaya, dan KWT Prima Mandiri yang menerima peralatan seperti traktor, Motor Roda 3, Mesin Potong Rumput, Mesin Jahit, Oven Gas, Mesin Obras, Kompor Gas, Setrika, Kulkas, dan peralatan lainnya. 

    Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir di kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementrian Transmigrasi atas bantuan bagi kelompok kelomopok masyarakat di Transmirasi Kabupaten Sijunjung. 

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo melalui Kementrian Transmigrasi. Banyak paket paket dari wilayah Eks Transmigrasi dan Transmigrasi yang kelompok kelompok masyarakat hari ini banyak yang produktif, baik itu dilahan pertanian, ada tata boga, dan menjahit. Hari ini sudah kita salurkan kepada kelompok-kelompok tersebut dan mudah mudahan bermanfaat. Kami juga mohon suport dari kementrian, pemerintah pusat dan Bapak Presiden Prabowo untuk menjadikan Sijunjung menjadi salah satu daerah yang sejahtera masyarakatnya, "ujar Bupati Benny Dwifa. 

    Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, David Rinaldo, SSTP juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.

    “Terima kasih kepada Presiden melalui Kementrian Transmigrasi. Alhamdulillah bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan perekonomian bagi masyarakat di Kabupaten Sijunjung, "ujar David. 

    (Andri).

    Bupati Benny Dwifa Lantik Jaheri, S. Sos, M. Si Sebagai Pj.Sekdakab Sijunjung

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si, Sutan Gumilang secara resmi melantik Jaheri, S.Sos., M.Si., sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung bertempat di Balairung Lansek Manih, pada Jum'at 23 Januari 2026.

    Prosesi pelantikan yang berlangsung Khidmat ini turut dihadiri Wakil Bupati Sijunjung, H. Irraddatillah, S. Pt, Paduko Marajo, Plh. Sekdakab Drs. Endi Nazir, Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung Nofriadi Zulka, Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, serta Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sijunjung.

    Pj. Setdakab Jaheri, M. Si sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sijunjung, merupakan pejabat eselon II dengan pangkat Pembina Utama Muda, Gol. IV C dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) 19730311 199303 1 004. 

    Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa Yuswir selain mengucapkan selamat, ia juga menegaskan bahwa kehadiran Pj. Sekdakab yang baru diharapkan dapat memperkuat koordinasi birokrasi serta memperlancar pengadministrasian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

    “Dengan telah dilantiknya Pj. Sekdakab, tidak ada lagi kendala dalam pengadministrasian pemerintahan daerah. Semua roda organisasi harus berjalan lebih efektif dan profesional,” tegas Bupati.

    Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa amanah jabatan merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral kepada masyarakat serta kepada Allah SWT.

    “Jadikan amanah ini sebagai amal ibadah. Selamat bertugas kepada Pj. Sekdakab yang baru, semoga dapat membawa kinerja pemerintahan yang semakin baik dengan kerjasama dan kolaborasi kita semua dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, "ujar Bupati Benny Dwifa. (Andri)

    Aksi Bersih PMI Akan Terus Berlanjut, Targetkan Sebelum Ramadhan Rumah Warga Terdampak Sudah Bersih

    PADANG (Sumbarkini.com) -Menyambut Ramadhan 1447 Hijriyah pada tahun ini, Palang Merah Indonesia (PMI) terus lakukan aksi bersih rumah dan lingkungan warga yang terdampak bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat. 

    Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, mengatakan sebagaimana arahan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, PMI telah berkomitmen akan terus berasa disisi masyarakat yang terdampak bencana. Pada masa pemulihan ini, jelas Aristo, giat PMI berfokus pada Aksi Bersih.

    "Kita fokus pada pembersihan Masjid dan rumah warga yang rusak ringan yang masih bisa dihuni. Agar warga bisa melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman dirumah masing-masing." Tambah Aristo.

    Seperti halnya giat PMI hari ini (21/1) di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Sebanyak 8 orang personil PMI Kabupaten Agam membersihkan dua unit rumah dari sisa lumpur dan material banjir bandang.

    Heru, Kepala Divisi PB PMI Kabupaten Agam yang ikut bertugas, mengatakan aksi bersih ini juga dibantu warga setempat dan relawan kemanusiaan disekitar Jorong Kayu Pasak. "Kita usahakan dua rumah ini dapat dibersihkan secara keseluruhan, jadi besok kita bisa lanjut giat di rumah lain." Ucap Heru. 

    Ia juga mengatakan masih banyak warga yang mengeluhkan kondisi rumah yang masih dipenuhi lumpur dan sangat sulit dibersihkan sendiri. "Apalagi sekarang cuaca sudah mulai panas, sisa lumpur mulai mengering dan keras." Terang Heru. 

    Heru berharap aksi bersih lingkungan ini dapat meringankan beban warga terdampak serta mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana. "Kita siap membantu warga untuk kembali pulih." Tutupnya

    (Humas PMI Sumbar) 

    Evi Yandri Ajak Generasi Muda Maknai Peristiwa Situjuah sebagai Pilar Persatuan Bangsa


    Limapuluh Kota- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga ingatan kolektif terhadap sejarah perjuangan bangsa, khususnya Peristiwa Situjuah, sebagai sumber nilai dan pelajaran bagi pembangunan daerah dan penguatan persatuan nasional.

    Ajakan tersebut disampaikan Evi Yandri saat menghadiri upacara peringatan Peristiwa Situjuah ke-77, yang digelar di Lapangan Khatib Sulaiman, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (15/1/2026).

    Menurutnya, pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tentang Jas Merah—jangan sekali-kali melupakan sejarah—harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda. Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan cermin nilai perjuangan, pengorbanan, dan kebersamaan.

    “Peristiwa Situjuah merupakan momen bersejarah di daerah kita yang mengandung banyak pelajaran penting. Dari peristiwa ini, kita belajar bahwa setiap cita-cita besar hanya bisa dicapai melalui perjuangan, persatuan, dan kebersamaan,” ujar Evi Yandri.

    Ia menegaskan, Peristiwa Situjuah juga mengajarkan dampak besar dari pengkhianatan dalam perjuangan. Akibatnya, sejumlah pejuang gugur dan semangat perjuangan bangsa sempat tercoreng. Hal tersebut, kata Evi, harus menjadi pelajaran berharga agar nilai persatuan senantiasa dijaga demi kepentingan daerah dan bangsa.

    Lebih lanjut, Evi Yandri menyebutkan bahwa mengingat sejarah tidak hanya menumbuhkan rasa nasionalisme, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, baik secara pribadi maupun kelembagaan, DPRD Sumbar berkomitmen untuk terus menghargai dan mengenang seluruh peristiwa bersejarah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

    “Peristiwa Situjuah memiliki kontribusi besar bagi Sumatera Barat dalam menyelamatkan Republik Indonesia, terutama melalui perannya dalam rangkaian terbentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI),” jelasnya.

    Ia menambahkan, peringatan Peristiwa Situjuah juga merupakan bagian dari upaya memperkuat semangat bela negara. Banyaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan para pahlawan demi tegaknya kedaulatan bangsa.

    “Kita tidak boleh melupakan peristiwa ini. Mengingat jasa para pahlawan adalah bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka demi negara,” tegas Evi Yandri.

    Evi Yandri pun mengimbau masyarakat menjadikan Peristiwa Situjuah sebagai inspirasi dari rangkaian sejarah terbentuknya PDRI yang berlangsung pada 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949, di tengah Agresi Militer Belanda II.

    “Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pembentukan PDRI—termasuk Peristiwa Situjuah pada 15 Januari 1949—menjadi bukti kuatnya semangat persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita gali dan wariskan kepada generasi penerus,” pungkasnya.(*)

    Tinjau Warganya Yang Terkena Musibah Kebakaran, Wabup Iraddatillah Serahkan Bantuan

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pepatah inilah yang dialami Ibu Siti Syamsiah, rumahnya di Jorong Koto Panjang, Nagari Koto Baru, Kecamatan IV Nagari mengalami kebakaran pada Rabu 8 Januari 2026 sekitar pukul 23.30 Wib yang lalu.

    Kebakaran yang diperkirakan karena konsleting listrik ini telah menghabiskan seluruh isi rumah milik Ibu Siti yang tinggal bersama anak anaknya tersebut, meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp. 300 juta rupiah.


    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt Paduko Marajo yang mendapat kabar duka tersebut, dengan didampingi Kepala Dinas Sosial PPPa, Yofritas, ST, MT beserta Kabid, Irfan Syofian, SH, Wakil Ketua Baznas, Syahril Syada, SH, beserta Kepala Pelaksana Baznas, Meri Muliadi, S. Pd dan Pinca Bank Nagari, Rano Ferdian, dan Camat IV Nagari, Ayu Bony Dwi Fita, S. STP, M. Si langsung meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada Ibu Siti Syamsiah, pada Rabu 14 Januari 2026.

    Dikesempatan itu, Wabup menyampaikan ucapan duka dan berharap Ibu Siti Syamsiah beserta keluarga tabah dan sabar menerima cobaan tersebut.

    "Kami atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan berduka cita atas musibah kebakaran yang menimpa rumah Ibu Siti, kami berharap Ibu sabar menerima cobaan ini. Pada hari ini kami hadir disini juga untuk memberikan suport kepada Ibu dan keluarga, serta memberikan bantuan dari Pemerintah Daerah, Baznas, dan Bank Nagari. Semoga bisa membantu dan meringankan beban Ibu Siti bersama keluarga, "ujar Wabup Iraddatillah. (Andri)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2