• Breaking News

    Bupati Benny Dwifa Lantik Pengurus FORWANA Kabupaten Sijunjung Masa Bakti 2025 - 2027.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si Sutan Gumilang melantik Pengurus Forum Wali Nagari (FORWANA) Kabupaten Sijunjung masa bakti 2025 -2027 bertempat di Telabang Sakti, Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, pada Senin 1 Desember 2025.

    Pelantikan tersebut sesuai dengan surat keputusan pimpinan Forum Walinagari dan Desa Sumatera Barat no 001/S.Kep/FORWANA/IX/2025.

    Adapun susunannya yaitu, Ketua, Iswadi, SAP, Wakil Ketua, Jouharuddin, Wakil Ketua 1, Edi Susanto, Wakil Ketua 2, Marhalim, Sekretaris, Aprizaldi, D, SP, NL. P, Wakil Sekretaris 1, Aldi Nasrul, S. Pd, Wakil Sekretaris 2, Arisman, S. Pd, Bendahara, Dayusmar, dan Wakil Bendahara, H. Lishardi.


    Bupati Benny Dwifa dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus FORWANA Kabupaten Sijunjung masa bakti 2025-2027, "Semoga Forwana Kabupaten Sijunjung dapat menjadi wadah komunikasi dan koordinasi, meningkatkan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pemerintah nagari dan masyarakat, " ujar Benny

    Ia juga berharap dengan adanya organisasi FORWANA Kabupaten Sijunjung ini dapat menjadi ujung tombak yang efektif dalam pembangunan nagari, mengembangkan dan memanfaatkan potensi nagari dengan sebaik baiknya untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat nagari, serta menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program-program pemerintah. (Andri)


    Buka Kegiatan Gebyar Pajak Daerah, Ini Harapan Bupati Sijunjung Benny Dwifa.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si Sutan Gumilang membuka secara resmi acara gebyar pajak daerah yang dilaksanakan di Telabang Sakti, Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru pada Senin 1 Desember 2025.

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Sekdakab beserta Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Sijunjung, Dirut PDAM, Pinca Bank Nagari, Badan Pertanahan Nasional, Samsat, KP2KP, Seluruh Wali Nagari/Desa se Kabupaten Sijunjung dan undangan lainnya.

    Bupati Sijunjung, Benny Dwifa dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah keterbatasan anggaran saat ini, pemerintah daerah membutuhkan semangat yang baru yaitu dengan menciptakan inovasi-inovasi yang baru juga.

    Beberapa inovasi yang direncanakan agar tercapainya realisasi pendapatan asli daerah Kabupaten Sijunjung dan tidak mengurangi capaian indikator kinerja pemerintah ditengah kondisi saat ini, diantaranya adalah dengan pola gotong royong atau kegiatan partisipatif yang akan dilakukan oleh seluruh SKPD di Kabupaten Sijunjung.

    "Oleh karena itu kami juga membutuhkan dukungan dari bapak dan ibu seluruh Masyarakat Kabupaten Sijunjung untuk mendukung kegiatan inovasi yang kita bangun. Kami juga berharap agar kita semua dapat mematuhi kewajiban kita dalam hal membayar pajak untuk Pembangunan Kabupaten Sijunjung. Gebyar Pajak Daerah ini dilakukan untuk melayani bapak dan ibu Masyarakat Kabupaten Sijunjung secara langsung dalam kepengurusan terkait pembayaran pajak daerah, "ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BKAD, Defri Antoni, SE, MM selaku ketua pelaksana kegiatan menyebutkan tujuan dilaksanakannya kegiatan gebyar pajak ini adalah memberikan motivasi untuk seluruh nagari/desa dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). 

    "Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat dalam pengurusan pembayaran segala jenis pajak, dan mendata secara langsung segala jenis objek pajak daerah, " ujar Defriantoni. 

    Dikesempatan itu juga dilaksanakan Pemberian Piagam Penghargaan Kepada Nagari 6 kategori berdasarkan besaran Pokok Ketetapan PBB Perdesaan Tahun 2025 dan kecepatan pelunasan Pokok Ketetapan PBB Tahun 2025, yaitu Nagari Kamang, Nagari Pematang Panjang, Nagari Pamuatan, Nagari Tanjung Gadang, Nagari Aia Angek, dan Nagari Silokek.

    Piagam juga diberikan kepada pembayaran pajak daerah oleh Wajib Pajak Potensial di antaranya,
    1. Pembayaran PBB dan BPHTB PT. Sumatera Karya Agro Rp3.069.612.366
    2. Pembayaran BPHTB Yessi Nofita Rp13.725.000
    3. Pembayaran BPHTB Nufiar CS Rp42.786.450 dan
    4. Pembayaran Pajak Dolomit Cv. Talang Malintang Rp5.310.900.

    Sementara itu juga diumumkan Nagari Lunas membayar pajak Per 30 September 2025 diantaranya,: Nagari Tanjung Gadang, Nagari Pulasan, Nagari Taratak Baru, Nagari Taratak Baru Utara, Nagari Lubuk Tarantang, Nagari Pematang Panjang, Nagari Aie Angek, Nagari Paru, Nagari Silokek, Nagari Latang, Nagari Silongo, Nagari Koto Baru, Nagari Pamuatan, Nagari Kandang Baru, Nagari Durian Gadang, Nagari Silantai, Nagari Sisawah, Nagari Bukik Bual, Nagari Sumpur Kudus, Nagari Tanjung, dan Nagari Guguak. (Andri) 

    Dukungan untuk Jurnalis Korban Bencana, Bantuan BWSS-V dan PT Brantas Abipraya Tiba di DPP-KJI


    PADANG - 30 NOVEMBER 2025 - Di tengah kepiluan dan upaya pemulihan pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kota Padang, ibukota Provinsi Sumatera barat beberapa hari lalu, secercah harapan datang dari Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS-V) Padang dan PT Brantas Abipraya (Persero). Kedua institusi ini menunjukkan kepedulian yang mendalam dengan menyalurkan ratusan paket bantuan, menyasar langsung garda terdepan pemberitaan yang juga turut menjadi korban, para awak media.


    Di bawah kepemimpinan Naryo Widodo, BWSS-V Padang bersama dengan PT Brantas Abipraya bergerak cepat. Mereka menyalurkan 100 paket sembako yang ditujukan bagi anggota Pers Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) dan awak media yang terdampak bencana.


    Penyerahan simbolis berlangsung hangat dan penuh makna di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) di Jalan Delima no 77F Ujung Gurun. Mewakili Kepala BWSS-V, Reski Wahyudi, S.T., M.T. (Kepala Satker PJPA. WS. IAKR), didampingi oleh Hendro (Manager Operasional PT Brantas Abipraya), secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada Andarizal, Ketua Umum DPP-KJI.


    "Bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian kami, khususnya kepada rekan-rekan awak media yang telah berjuang menyampaikan informasi di tengah kondisi sulit, namun pada saat yang sama juga menjadi korban dari bencana banjir bandang dan longsor yang melanda," ujar Reski.


    Aksi solidaritas ini mendapat sambutan positif dan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Dr Ir. Basril Basyar M.M, Dewan Pembina KJI, yang menilai sinergi antara BWSS-V dan PT Brantas Abipraya ini patut dicontoh sebagai langkah konkret dalam membantu pemulihan komunitas.



    Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas nama organisasi. Ia menegaskan komitmen untuk memastikan bantuan tersebut sampai tepat sasaran.


    "Jumlah 100 sembako dari BWSS-V dan PT Brantas ini akan segera kami distribusikan secara merata. Data awak media yang terdampak telah terhimpun, dan kami akan memastikan setiap paket ini memberikan energi baru bagi mereka untuk kembali bangkit," tutur Andarizal.


    Ratusan paket sembako tersebut kini menjadi simbol harapan. Lebih dari sekadar bantuan pangan, aksi ini adalah penegasan bahwa di tengah duka akibat bencana, semangat gotong royong dan kepedulian sesama tetap menyala terang, membuktikan bahwa sinergi antar-institusi mampu menjadi pilar kekuatan bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk bangkit dari keterpurukan. **

    Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman Wira Satria Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Olo Bangau


    Padang Pariaman- Ketua DPC Gerindra Padang Pariaman sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Wira Satria, menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana. 

    Pada Jumat (28/11/2025), ia turun langsung ke Korong Olo Bangau untuk menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang sudah hampir satu minggu terdampak banjir.

    Bantuan ini merupakan bentuk perhatian Partai Gerindra, partai yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto, terhadap masyarakat Sumatera Barat yang sedang menghadapi musibah.

    Sejak pagi, Wira Satria menyusuri sejumlah titik banjir dan longsor di Kecamatan Batang Anai. “Kami mengunjungi beberapa lokasi banjir dan longsor, mulai dari Korong Simpang, Olo Bangau, Pauh hingga Nagari Kasang,” ujarnya.

    Di Nagari Kasang, situasinya lebih memprihatinkan. Longsor menimpa permukiman warga dan menelan korban jiwa. 

    “Di Nagari Kasang ada delapan warga terdampak longsor. Dua orang meninggal dunia dan enam lainnya selamat,” tambah Wira dengan nada prihatin.

    Usai meninjau Nagari Kasang, Wira langsung menuju Korong Olo Bangau. Di lokasi ini, ia membagikan paket sembako berupa beras, telur, mie instan, gula, dan teh kepada warga yang rumahnya terendam banjir.

    “Hari ini kami menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat Olo Bangau. Semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ungkapnya.

    Warga yang menerima bantuan tampak bersyukur. Lisa (33), warga Perumahan Alana 4 Olo Bangau, mengatakan banjir telah merendam rumahnya selama seminggu sehingga ia dan keluarga harus mengungsi. 

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wira Satria. Rumah kami sudah tak bisa ditempati karena air setinggi betis,” ujarnya haru.

    Sementara itu, Putra (29), warga Olo Bangau dan wartawan Parlemen Sumatera Barat, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman mengarahkan dana pokok pikiran untuk perbaikan saluran air di Korong Olo Bangau. 

    “Hari ini Alhamdulillah Bapak Wira datang melihat kondisi kami. Saya berharap dana pokir diarahkan untuk perbaikan aliran sungai yang dangkal dan tertutup semak,” ujarnya.

    Aksi cepat Wira Satria ini menunjukkan komitmen Gerindra dalam membantu masyarakat di tengah bencana. Kehadiran wakil rakyat di lokasi bencana memberi harapan baru bagi warga yang tengah berjuang melewati masa sulit.

    Bantuan sembako ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga hingga kondisi kembali normal.(putra)

    Pemprov Sumbar Pastikan Bantuan Presiden Prabowo Langsung Disalurkan ke Daerah Terdampak Bencana


    Sumbarkini.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memastikan seluruh bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, langsung didistribusikan ke daerah yang terdampak bencana tanpa ada penumpukan di posko.

    Penegasan ini disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, usai menerima kedatangan bantuan Presiden di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (28/11/2025).

    Vasko menegaskan bahwa mekanisme distribusi sudah disusun sejak awal, termasuk jalur pengiriman menuju wilayah dengan dampak bencana paling parah akibat cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi beberapa hari terakhir.

    “Begitu bantuan diterima, langsung kita distribusikan. Tidak ada yang disimpan atau menumpuk. Kita ingin masyarakat secepatnya merasakan manfaatnya, terutama di titik-titik paling terdampak,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa Pemprov Sumbar telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota, TNI/Polri, serta seluruh unsur Forkopimda untuk memastikan setiap bantuan tersalurkan sesuai kebutuhan terbaru di lapangan.

    “Kita bergerak cepat. Koordinasi pusat dan daerah harus selaras. Semua unsur mesti bekerja dalam satu irama. Fokus kita adalah keselamatan warga dan percepatan pemulihan,” tegasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menegaskan bahwa Presiden menginstruksikan agar tidak ada bantuan yang berhenti di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Semua logistik yang diterima harus segera disalurkan.

    “Tidak boleh ada bantuan yang menumpuk di posko kebencanaan. Setiap bantuan yang masuk langsung didistribusikan. Ini sudah menjadi garis instruksi Presiden,” kata Rustian.

    Bantuan yang tiba di Sumbar pada tahap pertama ini akan dilanjutkan dengan pengiriman berikutnya setelah evaluasi kebutuhan lapangan selesai dilakukan. Untuk memastikan percepatan penyaluran, Wagub Sumbar, Sestama BNPB, dan Kalaksa BPBD kabupaten/kota dijadwalkan menggelar rapat koordinasi pada siang hari (28/11).

    Bantuan Presiden yang diangkut menggunakan pesawat Hercules A-1339 TNI AU tersebut berisi tenda, peralatan komunikasi, genset, perahu karet, serta paket makanan cepat saji. Seluruh logistik langsung dipindahkan ke jalur distribusi menuju kabupaten dan kota terdampak.

    Pemprov Sumbar bersama Forkopimda, BPBD, TNI/Polri, serta para relawan terus memperkuat langkah penanganan darurat, termasuk memastikan akses layanan kesehatan, evakuasi warga, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.(*)

    Meskipun Hujan, Upacara HGN ke-80 dan HUT Korpri ke-54 Berjalan Hikmad dan Lancar di Sijunjung.

    Wabup Iraddatillah saat memberikan sambutan di upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 di Kabupaten Sijunjung

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Upacara dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 di Kabupaten Sijunjung, yang dipusatkan di Lapangan Sepakbola Prof. M Yamin, SH Muaro Sijunjung, Jum'at 28 November 2025 berjalan hikmad dan lancar.

    Meskipun pelaksanaan upacara dalam keadaan hujan gerimis yang melanda Kabupaten Sijunjung dan sekitarnya mulai dari malam sampai dengan pagi, tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti upacara tersebut.

    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah selaku inspektur pada upacara tersebut memberikan apresiasi kepada semua peserta upacara yang terdiri dari PGRI, KORPRI, TNI/Polri, Mahasiswa, pelajar dan peserta lainnya yang telah hadir dan mengikuti upacara dengan penuh hikmad walaupun hujan dari malam hari, namun tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti upacara.

    "Semangat dan kebersamaan inilah yang kita harapkan dalam membangun Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini,"ujarnya.

    Memulai sambutannya, Wabup Iraddatillah mengajak semua peserta upacara untuk berdoa memohon kepada Allah Swt agar Kabupaten Sijunjung terhindar dari bencana banjir dan tanah longsor yang telah melanda beberapa daerah di Sumatera Barat. Dan mendoakan agar para korban dan keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menerima musibah tersebut.


    Dalam membacakan amanat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, Wabup Iraddatillah mengatakan, "Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban. Guru mengemban tugas profektif mencerdaskan, membangun nalar kritis, hati yang jernih, dan akhlak mulia. Kehadiran guru sebagai agen peradaban semakin diperlukan ditengah kompleksitas permasalahan murid.

    Ia mengajak para guru untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri, dan menghimbau masyarakat, orang tua dan semua pihak agar menghargai jerih payah para guru.

    Dalam sambutan Dewan Pembina Korpri Kabupaten Sijunjung, Wabup Iraddatillah juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas dan etos kerja. "ASN harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang cepat responsive, transparan dan berorientasi hasil," Ajak Wabup

    Ia juga mengingatkan kembali nilai-nilai dasar ASN, yaitu betakwah, setia pada bangsa dan negara, menjungjung integritas, tidak menyalahgunakan wewenang, serta bekerja dengan penuh tanggungjawab.


    Setelah upacara selesai, dilaksanakan penyerahkan piagam penghargaan Satya Lencana 10, 20, dan 30 tahun secara simbolis kelada 6 orang penerima oleh Wakil Bupati Sijunjung dan unsur forkopimda lainnya.

    Upacara yang berlangsung sukses tersebut juga dihadiri Anggota DPRD, Nofrialdi Zulka, Unsur Forkopimda, Ketua GOW, Ny. Dona Iraddatillah beserta Ketua Organisasi wanita lainnya, Asisten, kepala OPD, Camat se Kabupaten Sijunjung, Dirut RSASM, Dirut RS Pratama Kamang Baru, dan undangan lainnya.
    (Andri) 

    BPBD Sumbar: Korban Banjir dan Longsor Jadi 21 Orang


    Padang
    - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan jumlah korban. meninggal akibat bencana banjir bandang  serta longsor mencapai 21 orang

    Juru Bicara BPBD Sumbar Ilham Wahab menyebutkan, hasil rekapitulasi data bencana banjir dan longsor di Sumbar sampai Kamis malam telah menyebabkan 21 korban jiwa meninggal. 

    "Ini data total selama bencana banjir dan longsor melanda Sumbar sejak beberapa hari terakhir," ujarnya Jumat (28/11/2025).

    llham merinci, 9 korban meninggal di Kabupaten Agam, 5 orang meninggal di Kota Padang, 6 Orang meninggal di Padang Panjang, dan 1 korban meninggal di Pasaman Barat.

    "Ini data sementara, ada kemungkinan bisa bertambah. Namun kita semua tidak mengharapkan hal tersebut," ulasnya. (Nel) 

    Wako Maigus Nasir, Melipir Kesedihan Warga Gurun Laweh


    PADANG - 27 NOVEMBER 2025 – Banjir  yang melanda permukiman Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, pada pagi hari telah mengubah jalanan menjadi aliran air berwarna cokelat setinggi lutut orang dewasa. Di tengah kepanikan dan kerugian yang diderita warga, kehadiran orang nomor dua Kota Padang, Wakil Walikota Maigus Nasir, menjadi simbol harapan dan respon cepat pemerintah.


    Air bah, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi, dengan cepat merendam ratusan rumah, memaksa warga berjuang keras menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Suasana tegang dan khawatir meliputi kawasan tersebut, seiring warga berusaha mendorong sepeda motor yang membawa tumpukan barang evakuasi melalui arus yang deras dan berlumpur.


    Begitu menerima laporan mengenai musibah ini, Wakil Walikota Maigus Nasir segera meninggalkan kesibukan kantornya dan langsung menuju ke pusat bencana. Tanpa ragu, ia menerobos genangan air setinggi paha, mendatangi warga, dan berdialog langsung di tengah kepungan lumpur.

    Kehadiran Maigus Nasir yang mendadak dan tanpa jarak di lokasi banjir memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi masyarakat.


      "Kehadiran beliau adalah obat bagi kami yang sedang kalut. Kami merasa tidak sendiri. Ini menandakan pemerintah benar-benar hadir, langsung di tengah kesulitan kami," ujar salah seorang warga yang rumahnya terdampak.


    Maigus Nasir memastikan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang telah diinstruksikan untuk segera memberikan bantuan darurat, termasuk penyediaan logistik, makanan siap saji, dan posko kesehatan sementara.


    "Kami datang untuk memastikan bahwa seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan secepatnya. Banjir ini perlu penanganan terpadu, dan kami sedang mengkaji upaya jangka panjang agar bencana serupa tidak terulang," tegas Wakil Walikota.


    Aksi cepat tanggap ini tidak hanya mencerminkan komitmen Pemkot Padang dalam penanggulangan bencana, tetapi juga menjadi penawar bagi kecemasan warga Gurun Laweh yang kini mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang dibawa oleh air bah. (And) 

    Dengar Pengumuman dari Masjid, Warga Berhamburan


    Padang - Begitu pengumuman dari masjid, "Ibu-ibu air sungai sudah mulai naik, mari siaga. Amankan barang-barang elektronik dan barang berharga lainnya."

    Pengumuman berulang dua kali. Suara motor segera memekakkan telinga di kawasan Berok Siteba Padang. Orang-orang bersileweran ke dan dari tepi Batang Kuranji. 

    Alhasil, mereka yang keluar menyaksikan air yang meluap dan menggenangi jalan di sekitar Taman Nanggalo. Di beberapa bagian sudah setinggi betis orang dewasa.

    "Uda rumah bagaimana? Air sudah sampai di betis di depan Lapau Taci," Uul menelpon.

    Dia pun melakukan video call memperlihatkan kondisi di sekitar tempatnya berada. Memang air sudah menggenangi gang 2 dan juga sudah masuk ke gang 1 di depan Taman Nanggalo.

    Seketika kepanikan terjadi, mereka yang melihat kondisi air lansung berbalik dan hampir menyerempet mereka yang baru datang. Namun tak ada pertengkaran.

    Terlihat Tim dari Polsek Nanggalo bersiaga.



    Delapan Intake Perumda Air Minum Rusak, 100.000 Pelanggan Air Minum Terdampak

    Padang – Sudah beberapa hari ini warga Padang tidak mendapatkan air bersih. Air bersih yang biasa disuplai Perumda Air Minum Kota Padang terputus. Tak ada air yang keluar dari keran di rumah-rumah pelanggan.

    Masyarakat tentu saja panik. Apa yang terjadi? Sampai kapan air tidak mengalir ke rumah mereka? Banyak kabar bersiliweran terkait hal ini.

    Untuk menenagkan masyarakat, Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton menyampaikan situasi yang harus diketahui oleh masyarakat luas. Pada berbagai kesempatan dia menyampaikan bahwa banjir bandang yang terjadi di Kota Padang menyebabkan intake Perumda Air Minum Kota Padang rusak akibat hujan berkepanjangan selama beberapa hari ini. Disebutkannya, ada delapan intake Perumda AM yang rusak,” jelas Kalaksa BPBD Kota Padang, kepada Diskominfo Padang.

    Hendri mengatakan, akibat rusaknya delapan intake Perumda AM, sebanyak 100.000 pelanggan di Kota Padang ikut merasakan dampaknya. Pelanggan tidak dapat merasakan air bersih.

    “Saat ini pihak Perumda AM sedang mengupayakan agar pasokan air ke rumah-rumah kembali normal,” sebutnya.

    Kondisi ini berlansung seja hujan deras berkepanjangan dari Jumat (21/11/2025). Hujan telah merusakkan intake milik Perumda Air Minum Kota Padang.

    “Air kami mati sejak Selasa (25/11/2025) kemarin,” ungkap Rahmi, seorang warga Siteba Padang, Kamis (27/11/2025).

    Terhentinya distribusi air bersih, membuat warga harus melakukan berbagai upaya guna mendapat suplaiy air bersih. Bahkan menampung air hujan pun mereka lakukan, baik dengan ember dan baskom.

    “Untung ada hujan, kita tampung untuk kebutuhan di rumah,” sebut Jusni, warga Berok Siteba. 

    Bahkan dia juga mengupayakan untuk memperbaiki pompa air yang beberapa waktu belakangan rusak. "Alhamdulillah pompanya bisa diperbaiki lagi, sehingga kami bisa menaikkan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari," ungkapnya. (*/Nelvi)

    Hadang Derasnya Banjir, Relawan PMI Evakuasi Warga yang Terjebak Di Rumahnya.

    PADANG (Sumbarkini.com) - Hujan deras dengan intensitas tinggi hingga hari ini Kamis (27/11) menyebabkan berapa sungai di Sumatera Barat makin meluap. Sebanyak 13 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat kini terendam Banjir. Beberapa wilayah bahkan dihantam Banjir Bandang dan Longsor. 

    Ketua Bidang PB dan Logistik PMI Sumbar, Hidayatul Irwan melaporkan hingga malam ini pihaknya telah mengumpulkan data daerah terdampak. Dari data tersebut sebanyak 8 wilayah kini terdampak Banjir Bandang dan Longsor diantaranya Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman Barat serta Kabupaten Pesisir Selatan.

    Setelah ditetapkan status Tanggap Darurat Bencana oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat 25 November hingga 8 Desember mendatang. Dalam komando penanganan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) akan membuka layanan operasi, evakuasi, layanan kesehatan, distribusi air bersih, distribusi logistik serta layanan kemanusiaan lainnya yang dibutuhkan masyarakat. 

    "Sejak kejadian Relawan PMI sudah di lokasi bencana di daerah masing-masing. Kita ikut membantu proses evakuasi warga yang terjebak dirumahnya bersama BPBD, Basarnas, Damkar dan Stakeholder lainnya" Ucap Hidayat

    Namun yang dikhawatirkan, terpantau hingga malam ini hujan deras masih mengguyur seluruh wilayah di Sumatera Barat. "Kalau intensitas hujan terus meningkat, debit air makin tinggi dan proses evakuasi warga akan semakin sulit" Ujarnya. 

    Salah satunya di Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok tambah Kepala Markas PMI Sumbar, Nuzlan Huda. Banjir Bandang yang menghantam daerah tersebut sudah mencapai dada orang dewasa atau setinggi kurang lebih 1 meter. "Aliran airnya juga deras dan kemungkinan debit air akan semakin meningkat karena masih hujan" Terangnya.

    Disampaikan Nuzlan bahwa masih banyak warga yang terjebak dirumahnya. "Kita masih mengupayakan untuk mengevakuasi seluruh warga ketempat yang lebih aman menggunakan perahu" Jelas Nuzlan. Ia menghimbau agar warga yang masih terjebak tetap bersabar menunggu bantuan evakuasi. 

    Ujang (60) salah satu warga Kelurahan Aro IV Korong, Kecamatan Lubuk Sikarah yang berhasil di evakuasi oleh Tim PMI Kota Solok mengaku baru pertama kali mengalami Banjir se dahsyat ini. "Selama saya tinggal disini, baru kali ini daerah ini terkena Banjir dan langsung sebesar ini" Tutur Ujang dengan tubuh yang sudah menggigil kedinginan. 

    Diatas perahu Ujang yang hanya tinggal berdua dengan istrinya tersebut  pasrah terhadap musibah yang dihadapinya. "Kami sudah ikhlas sama apa yang terjadi dengan rumah kami, yang penting kami masih bisa selamat. Terimakasih banyak PMI sudah mau menjemput kami " Tutup Ujang. 

    (Humas PMI Sumbar) 

    Wali Korong Olo Bangau Serahkan Bantuan Pribadi untuk Warga Terdampak Banjir


    Padang Pariaman- Wali Korong Olo Bangau, Adek Sudarta, menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak banjir di Korong Olo Bangau, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, pada Kamis sore (27/11/2025). Bantuan tersebut berasal dari dana pribadi serta sumbangan para donatur.

    Sebanyak 35 paket bantuan dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket berisi 1 kilogram beras, dua bungkus mi instan jumbo, dan lima butir telur, yang diharapkan dapat meringankan beban warga di tengah kondisi banjir yang telah berlangsung beberapa hari terakhir.

    Adek Sudarta menjelaskan bahwa total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp1.500.000, terdiri dari Rp700.000 sumbangan donatur dan Rp800.000 dari dana pribadinya sendiri.

    “Ya, hari ini kami menyerahkan bantuan berupa beras, telur, dan mi instan untuk masyarakat Olo Bangau yang terdampak banjir,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa bantuan ini murni dari dana pribadi dan donatur, bukan berasal dari anggaran pemerintah.

    “Bantuan memang tidak seluruh warga dapat karena dana terbatas. Ini saja kami gunakan dana pribadi ditambah donasi dari para pengusaha yang masih memiliki usaha di sekitar Olo Bangau, bukan dari APBD. Kami tetap berupaya mengumpulkan donasi agar semua warga bisa kebagian,” tutur Adek Sudarta yang juga dikenal sebagai Owner RK Tani.

    Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, warga menyebut bahwa pemerintah Nagari Ketaping belum meninjau langsung kondisi masyarakat Olo Bangau yang tengah menghadapi dampak banjir.

    Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian tokoh lokal terhadap warganya, di tengah minimnya kehadiran pihak pemerintahan nagari pada masa tanggap darurat.(putra)

    Sudah Hari Kelima Banjir, Warga Perumahan Alana 4 Mulai Mengungsi: Bantuan Pemerintah Dinilai Belum Merata

    Padang Pariaman — Memasuki hari kelima banjir yang melanda Perumahan Alana 4, Korong Olo Bangau, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, warga mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, Kamis (27/11/2025). 

    Ketinggian air pada hari ini telah mencapai sepinggang orang dewasa, memaksa sebagian besar penghuni meninggalkan rumah mereka.

    Riyan, warga Blok B13, mengungkapkan hingga hari kelima ini dirinya dan warga lainnya belum menerima bantuan dari pemerintah.

    “Untuk hari kelima kami belum ada tersentuh bantuan dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujarnya.

    Dari pantauan wartawan Sumbarpost.com, bahwa hujan pada Kamis (27/11/2025) jauh lebih deras dibandingkan hari kedua dan ketiga banjir.
    “Ya, ketinggian air lebih tinggi dari hari sebelumnya. Yang awalnya warga masih berusaha bertahan di rumah, hari ini harus menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Untuk baantuan warga olo bangau yang tingal di lingkungan Perumahan Alana belum ada kami dapat,” ujar Putra, yang rumahnya juga terdampak banjir di Perumahan Alana 4

    Sementara itu, Wali Korong Olo Bangau, Adek Sudarta, saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada Pemerintah Nagari Ketaping dan Kecamatan Batang Anai.

    “Saya sebagai Wali Korong Olo Bangau sudah berusaha melaporkan kondisi di korong ini ke Pemerintah Nagari Ketaping dan Kecamatan Batang Anai,” jelasnya.

    Adek menambahkan bahwa bantuan pemerintah sempat turun pada hari kedua melalui Dinas Sosial berupa beras dan telur, namun hanya sebagian masyakarat Olo Bangau yang menerima bantuan tersebut.

    “Bantuan sudah turun di hari kedua, tetapi baru beberapa warga yang menerima karena mereka saat itu paling parah terdampak,” katanya.

    Di sisi lain, kekhawatiran warga semakin meningkat, terutama terkait kerusakan perabotan, barang elektronik dan Dokumen penting.

    Sinta, warga Blok D, mengaku takut banjir semakin tinggi dan merusak barang-barang penting.

    “Kami takut air naik setinggi dada. Perabotan sudah kami tinggikan, tapi tetap khawatir kalau air terus bertambah. Kami berharap pemerintah Padang Pariaman melihat kondisi kami,” ungkapnya.
    Warga berharap pemerintah daerah dapat segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan yang merata dan memastikan keselamatan masyarakat di wilayah banjir yang makin meluas ini.(Putra)

    Peringati Hari Anak Sedunia, Wabup Iraddatillah; Mari Bersama Perkuat Kolaborasi Dalam Melindungi Anak.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, bekerjasama dengan Forum Anak Kabupaten Sijunjung menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Anak Sedunia (HAS) Tahun 2025.

    Acara ini dibuka Langsung oleh Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung pada Rabu 26 November 2025.

    Kegiatan dengan mengangkat tema " My Day, My Right " atau "Hariku, Hak ku" Ini turut dihadiri Unsur Forkopimda, Ketua GOW, Ny. Donna Iraddatillah, Kepala OPD, Pengurus APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak), Kacandin wilayah V, Camat se Kabupaten Sijunjung, Kepala Sekolah SLTA, SLTP, SD, dan Narasumber pada kegiatan tersebut.

    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah dalam sambutannya mengatakan bahwa, Kabupaten Sijunjung berkomitmen untuk terus mewujutkan Kabupaten Layak Anak, agar setiap lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi tumbuh kembangnya.

    "Melalui beberapa program dan kegiatan seperti penguatan pelayanan kesehatan, pencegahan kekerasan terhadap anak, penanganan stunting, sekolah ramah anak dan peningkatan ketahanan keluarga, kita ingin memastikan bahwa anak anak Sijunjung tumbuh dengan sehat, ceria dan terlindungi. Karena anak yang sehat bukan hanya tidak sakit, tetapi juga anak yang bahagia, aman dan mendapatkan kasih sayang, "ujar Wabup.

    Wabup juga mengajak semua pihak untuk terus perkuat kolaborasi dalam melindungi anak melalui beberapa upaya preventif, edukatif, dan responsif. Pastikan setiap program pembangunan selalu mengutamakan kepentingan terbaik anak.

    " Dengan semangat Hari Anak Sedunia, mari kita wujutkan Sijunjung menjadi daerah yang benar benar ramah anak, dimana anak merasa aman, bahagia, sehat dan dan mampu meraih masa depan yang gemilang, "ajak Wabup Iraddatillah.

    Kepala Dinas Sosial PPPa, Yofritas, ST, MT selaku panitia pelaksana menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak, memberikan ruang partisipasi dan ekspresi bagi anak untuk menyampaikan aspirasi mereka, serta mendorong peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mewujutkan Kabupaten Layak Anak.

    Adapun kegiatan dalam rangka peringatan Hari Anak Sedunia ini lanjut Yosfritas, diantaranya Lomba Syimponi Jingle Forum Anak, Lomba Fashion Show Kreatif dari barang barang bekas, penampilan bakat dan minat, dan edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan pencegahan perkawinan di usia anak.

    Jumlah peserta kegiatan ini ungkap Yofritas, sebanyak 350 orang yang terdiri dari anak anak perwakilan dari Forum Anak tingkat Kabupaten, kecamatan, dan Nagari, perwakilan sekolah dari berbagai tingkatan, perwakilan OPD, TP-PKK, dan organisasi masyarakat, serta lembaga layanan perempuan dan anak. (Andri). 

    Ditandai Pelepasan Balon, Wabup Iraddatillah Buka Secara Resmi Rangkaian Kegiatan Peringatan HKN ke-61 di Kabupaten Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt membuka secara resmi kegiatan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Sijunjung pada Rabu 26 November 2025.

    Kegiatan dengan teman "Generasi sehat, Masa depan hebat" ini diawali dengan senam bersama dihalaman Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung dan dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara oleh Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah dan disaksikan Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, DR. Zefnihan, AP, M. Si, dan Ketua GOW, Ny. Donna Iraddatillah tanda dibukanya rangkaian kegiatan.

    Kegiatan senam bersama ini juga diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD beserta jajaran, Camat, Kepala Puskesmas se Kabupaten Sijunjung beserta staf, BUMN/BUMD, Instansi Vertikal, serta dihadiri juga oleh TIM NTDS Kemenkes RI, Sunardi, SKM, MKM beserta DRH Zainal Khoirudin, TIM P2M Dinkes Prov Sumbar, Tim Balai Laboratorium Kesmas Batam dan undangan lainnya.

    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah dalam sambutannya mengatakan bahwa HKN ke-61 tahun 2025 dengan tema "Generasi sehat, masa depan hebat", ini mengingatkan kita bahwa masa depan Kabupaten Sijunjung sangat ditentukan oleh kualitas kesehatan masyarakat hari ini, generasi yang sehat adalah fondasi bagi kemajuan daerah, peningkatan produktifitas, dan tumbuhnya daya daya saing masyarakat.

    Peringatan HKN ke-61 ini kita jadikan momentum untuk evaluasi, sekakigus memperkuat komitmen bersama. Pemerintah Kabupaten Sijunjung terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan puskesmas, peningkatan akses layanan, serta mendorong masyarakat agar semakin sadar pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.

    "Momentum HKN ke-61 ini hendaknya dijadikan sebagai pengingat bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan atau pemerintah daerah saja, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, kita dapat mewujudkan masyarakat Sijunjung yang lebih sehat, kuat dan sejahtera, " ujar Wabup.

    Wabup Iraddatillah juga mengajak kepada seluruh yang hadir untuk menjadikan HKN ini sebagai titik tolak memperkuat komitmen bersama. "Mulailah dari diri sendiri, keluarga, lingkunhan sekitar, hingga komunitas yang lebih luas. Mari kita dukung transformasi kesehatan yang sedang berjalan dengan mengambil peran aktif dibidang masing-masing, " ajak Wabup.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Harry Oskar Hidayat, SSTP, M. Si menyampaikan bahwa Hari Kesehatan Nasional merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dalam pembangunan manusia yang berkelanjutan.

    "Di Kabupaten Sijunjung, momentum HKN ke-61 ini menjadi sarana penguatan berbagai upaya promotif dan preventif, terutama menghadapi tantangan kesehatan seperti masih adanya penyakit menular yang membutuhkan perhatian serius, rendahnya kesadaran perilaku hidup sehat, serta pentingnya peningkatan layanan kesehatan berbasis masyarakat, "ujar Harry.

    Adapun rangkaian kegiatan HKN ke-61 tahun 2025 di Kabupaten Sijunjung ini lanjut Harry, dilaksanakan dalam 2 bentuk kegiatan, yaitu acara puncak dengan menggelar senam bersama, pelaksanaan gebyar TOSS TBC (temukan, obati sampai sembuh), pelaksanaan TAS Filariasis di Wilayah sasaran, dan pembagian doorprize untuk meningkatkan antusiasme masyarakat.

    Kegiatan kedua lanjut Harry yaitu dengan mengadakan pengabdian masyarakat di Nagari Paru dalam bentuk pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, edukasi serta promosi kesehatan yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at dan Sabtu, 28-29 November 2025. (Andri)

    Ketua KNPI Kab Sijunjung Ikuti Rangkaian Asean Youth Creative Meting 2025

    PADANG (Sumbarkini.com) - Sumatera Barat menjadi tuan rumah pertemuan pemuda se asia tenggara atau Asean Youth Creative Meeting tahun 2025 yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Minggu sampai dengan Selasa, 23 sampai 25 November.

    Kegiatan yang di inisiasi oleh DPD KNPI provinsi sumbar di bawah kepemimpinan bung Nanda Satria yang merupakan Ketua KNPI Provinsi Sumatera Barat tersebut, di laksanakan dalam bentuk pertemuan dengan rangkaian - rangkaian kegiatan yang melibatkan organisasi kepemudaan lintas negara, asean dan di ikuti oleh DPD KNPI 19 Kab/Kota se Sumatera Barat, termasuk Ketua DPD KNPI Kabupaten Sijunjung, Aldo Yendricoal, serta dihadiri Ketum DPP KNPI Bung Ryano Panjaitan beserta rombongan.

    Aldo mengatakan, Rangkaian kegiatan tersebut, dihari pertama adalah gala dinner bersama seluruh delegasi di istana Gubernur Sumbar, hari kedua seminar internasional di laksanakan di Universitas Andalas Padang yang mana sebagai pembicara anggota DPR RI Rahayu Saraswati Hadikusumo dan dubes asean, kemudian di lanjutkan malam nya asean nigth di mawara beach.


    Kegiata dihari ketiga lanjut Aldo, adalah makan malam di Rumah Gadang Baiturahma Padang yang disambut lansung oleh Wali Kota Padang, Fadli Amran yang sekaligus ketua MPI Sumbar.

    "Kami sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, kegiatan yang sangat luar biasa, yaitu pertemuan pemuda negara asean ini membuka pandangan kita kedepan, saling bekerja sama,membuka peluang untuk anak - anak muda Sumatera Barat kususnya Sijunjung mengambil peranan dan memanfaatkan agenda ini untuk saling komunikasi lintas negara, memperkenalkan daerah kita dan insyallah kita akan coba bangun komunikasi yang intensif dengan delegasi - delegasi negara yang hadir, "Tutup Aldo .

    Kegiatan tersebut ditutup dengan membawa para delegasi untuk melihat beberapa daerah di Sumatera Barat yang dimulai dari Kota Padang , Padang Panjang dan Bukittinggi setelah itu kembali ke negara masing - masing. (Andri)

    Banjir Rendam Perumahan Alana 4 Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang: Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

    Padang Pariaman- Hujan deras yang mengguyur wilayah Padang Pariaman sejak Sabtu (22/11) hingga Senin (24/11/2025) menyebabkan banjir melanda Perumahan Alana 4, Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman.

    Pantauan Sumbarkini.com, puluhan rumah di komplek tersebut mulai terendam air setinggi betis orang dewasa. Beberapa warga terpaksa mengungsi, sementara sebagian lainnya masih bertahan di rumah dengan kondisi tergenang. Warga tampak berusaha menyelamatkan peralatan rumah tangga seperti kulkas dan tempat tidur dengan menaikannya ke atas meja.

    Putra, salah seorang warga yang terdampak banjir, mengatakan bahwa banjir kali ini merupakan yang ketiga sejak tahun 2023.

    “Ya, ini banjir sudah ketiga kali dari tahun 2023-2025. Tapi banjir kali ini tidak separah tahun 2023. Hujannya memang tidak berhenti selama tiga hari, berhenti sebentar lalu turun lagi,” ujar Putra.

    Warga berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi mereka. Selain kesulitan mengungsi, warga juga menghadapi masalah memasak karena dapur mereka terendam air, sehingga aktivitas memasak tidak bisa dilakukan di rumah.

    Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, yang kini menanti bantuan segera dari pihak berwenang.(putra)

    Pemkab Sijunjung Gelar Diseminasi Data Kematian Maternal dan Neonatal serta Diseminasi Hasil Pengukuran dan Publikasi Stunting Tahun 2025.

    Wakil Bupati, H. Iraddatillah, S. Pt. Saat membuka acara dan memberikan sambutan. 

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Kesehatan melaksanakan acara diseminasi data kematian maternal dan neonatal serta diseminasi hasil pengukuran dan Publikasi stunting bertempat di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Setempat, Senin 24 November 2025.

    Kegiatan ini dibuka langsung Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt dan dihadiri Asisten I, Aprizal, M. Si, Kepala BPS, Kepala OPD terkait, Camat, Walinagari, lintas program Dinas Kesehatan, Kepala dan Pemegang Program Puskesmas, Fasilitator, dan Narasumber serta mitra kerja lainnya.

    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kematian ibu dan bayi baru lahir merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan suatu daerah. Setiap angka kematian yang terjadi bukan sekedar angka statistik, tetapi merupakan kehilangan nyawa yang seharusnya di cegah.

    "Oleh karea itu, kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh, mulai dari masa kehamilan, persalinan hingga masa nifas, " Ujarnya.

    Wakil Bupati, Iraddatilla foto bersama dengan peserta setelah acara pembukaan. 

    Begitu pula dengan kematian neonatal, yang seringkali berkaitan dengan faktor risiko yang sebenarnya dapat dideteksi sejak awal melalui pemeriksaan kehamilan yang adekuat, persalinan oleh tenaga kesehatan yang terlatih, serta pemantauan bayi baru lahir.

    "Saya berharap melalui kegiatan diseminasi ini dapat menjadi dasar kuat dalam mengambil kebijakan dan perbaikan strategi kedepan, " Harap Wabup.

    Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor seperti pemerintah daerah, dunia kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, organisasi profesi, tokoh masyarakat, dan agama, serta keluarga, karena keberhasilan penurunan angka kematian ibu, bayi, dan stunting tidak dapat dicapai hanya oleh sektor kesehatan saja, tetapi harus menjadi gerakan bersama.

    Melalui kegiatan tersebut, Wabup Iraddatillah mengajak semua sektor untuk menyusun langkah perbaikan berbasis bukti dari data kematian maternal dan neonatal yang ada, memperkuat pemantauan ibu hamil resiko tinggi, sistim rujukan, serta kualitas pelayanan di puskesmas dan rumah sakit, menindaklanjuti hasil pengukuran stunting dengan intervesi spesislfik dan ssnsitif yang terkoordinasi.

    "Mari tingkatkan peran keluarga, kader dan tokoh masyarakat dalam mencegah stunting serta kematian ibu dan bayi, serta bersama menguatkan komitmen dan integritas dalam menjalankan program, agar target nasional dapat kita capai bersama, " Ajaknya.

    Kepala Dinas Kesehatan, Harry Oskar Hidayat, SSTP, M. Si saat menyampaikan laporan kegiatan. 

    Kepala Dinas Kesehatan, Harry Oskar Hidayat, SSTP, M. Si dalam laporannya mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi terkini terkait kasus kematian maternal dan neonatal di Wilayah kerja Kabupaten Sijunjung, serta menganalisis faktor penyebab dan pembelajaran dari setiap kasus kematian.

    "Kegiatan ini juga bertujuan untuk menyampaikan hasil pengukuran stunting berdasarkan data SSGI serta hasil surveilans gizi daerah, dan memperkuat komitmen lintas sektor dalam upaca percepatan penurunan AKI, AKB, dan Prevalensi Stunting, " Ujar Harry.

    Dengan adanya kegiatan ini lanjut Harry, nantinya bisa meningkatnya pemahaman dan respon cepat terhadap kasus kematian maternal dan neonatal, terindikasi nya akar masalah dan strategi intervensi yang tepat, penguatan koordinasi lintas sektor dalam penanganan stunting, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang terarah dan terukur. (Andri).


    Mewakili Bupati, Sekda Zefnihan Buka Secara Resmi Festival Matrilineal Keempat Tahun 2025 di Perkampungan Adat Sijunjung.

    Foto:Adek

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung diwakili Sekretaris Daerah, DR. Zefnihan, AP, M. Si membuka secara resmi Festival Matrilineal bertempat di Perkampungan Adat, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, pada Jum'at 21 November 2025 malam.

    Festival Matrilineal keempat tahun 2025 ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu dari tanggal 21 sampai dengan 22 November 2025, dengan berbagai kegiatan yaitu: Gotong Royong di Perkampungan Adat, Pameran kebudayaan, Bimbingan Teknis Lembaga Kebudayaan, Workshop Baju kuruang Basiba, Workshop Konservasi Rumah Gadang,  Lomba menggambar dan mewarnai, dan Pertunjukan seni budaya.

    Dalam sambutannya, DR. Zefnihan mengatakan bahwa, Perkampungan adat Sijunjung merupakan salah satu unsur budaya selain unsur geologi dan biodiversity dari Geopark Ranah Minang Silokek sebagai geopark nasional.

    "Alhamdulillah, hari ini Festival Matrilineal yang keempat tahun 2025, Kembali dilaksanakan di sini, sehingga menjadi ajang yang luar biasa bagi kita untuk terus memajukan dan ajang promosi Geopark Ranah Minang Silokek itu sendiri," Ujarnya.

    Melalui kegiatan ini Sekda, diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang sistem kekerabatan matrilineal, dan juga sebagai usaha untuk mendukung perkampungan adat nagari Padang Ranah dan Tanah Bato Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat untuk diusulkan sebagai warisan Budaya ke UNESCO dan Geopark Ranah Minang Silokek menjadi Unesco Global Geopark.

    "Dengan terselenggaranya kegiatan Festival Matrilineal 2025 ini, akan menjadi wujud nyata dari amanat Undang-undang nomor 5 Tahun 2017
    Tentang Pemajuan Kebudayaan. Karena saat ini Kabupaten Sijunjung sudah mempunyai Geopark Ranah Minang Silokek yang sedang dinominasikan untuk menjadi Geopark Dunia. Dan kedepannya Perkampungan Adat Padang Ranah dan Tanah Bato Nagari Sijunjung dapat diwujudkan menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO, "harap Sekda Zefnihan.

    Festival ini tambah Sekda, merupakan alat baca tentang kondisi terkini, serta pengetahuan mendalam atas praktik budaya matrilineal di Minangkabau sebagai stakeholder terbesar dari budaya matrilineal di Nusantara.

    "Diharapkan Festival ini menjadi laboratorium dan pengalaman bersama untuk melihat berbagai pandangan atas sistem budaya matrilineal hari
    ini yang dapat memberi gambaran tentang pihak-pihak dalam ekosistem budaya matrilineal",harapnya.

    Dikesempatan itu, Sekda Zefnihan juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Alek Mandeh ini, terutama kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat dan seluruh panitia.

    "Saya berharap, kegiatan ini terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dan sama-sama kita sukseskan, " harap Sekda.

    Hadir pada acara pembukaan tersebut,  Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat, Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat Sijunjung, Wali Nagari, dan undangan lainnya. 
    (Andri)

    Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Penguatan Literasi Pelajar Melalui Pelatihan Menulis

    Padang(Sumbarkini.com)- Komitmen memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar kembali ditegaskan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi. Ia hadir sebagai narasumber dalam pelatihan menulis yang diikuti ratusan siswa SMA se-Kota Padang di SMK 6 Padang, Selasa (18/11/25), guna membekali generasi muda dengan kemampuan menulis yang kreatif, kritis, dan produktif.

    Dalam pemaparannya, Muhidi menekankan bahwa literasi adalah kebutuhan utama di era modern. Kemampuan menulis, menurutnya, bukan hanya mendukung proses belajar, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi pelajar.

    “Melalui pelatihan ini, kita ingin mendorong adik-adik memiliki skill menulis yang bermanfaat, baik untuk saat ini maupun jangka panjang. Bahkan, kemampuan ini bisa menghasilkan karya dan menambah uang saku,” ujar Muhidi.

    Ia menjelaskan bahwa era digital menyediakan ruang kreativitas yang sangat luas. Pelajar kini dapat menulis artikel, membuat konten edukasi, hingga membangun portofolio kepenulisan yang akan menjadi nilai tambah saat melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja. Muhidi juga mendorong sekolah-sekolah di Sumbar memperkuat program literasi melalui pojok baca, kelas menulis, hingga lomba jurnalistik pelajar.

    Pelatihan ini turut menghadirkan dua tokoh literasi Sumbar: budayawan Yusrizal KW dan wartawan senior Eko Yance. Keduanya membagikan materi mulai dari teknik merangkai ide, membangun struktur tulisan, hingga etika kepenulisan dan jurnalistik.

    Yusrizal menegaskan bahwa literasi merupakan pintu awal bagi anak muda untuk menyuarakan gagasan mereka. “Menulis bukan sekadar tugas sekolah, tetapi tentang keberanian mengungkapkan pemikiran. Generasi muda harus tumbuh dengan budaya membaca dan kemampuan menulis yang kuat,” ujarnya.

    Sementara itu, Eko Yance menyoroti peluang luas yang ditawarkan media digital. “Dengan keterampilan menulis, adik-adik bisa membuat konten bermanfaat, artikel, maupun opini yang memberi nilai tambah. Ini kemampuan yang sangat dibutuhkan hari ini,” katanya.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan DPRD Sumbar dalam mendorong lahirnya generasi yang kritis, kreatif, dan produktif, serta memperkuat ekosistem literasi di lingkungan sekolah.(hpr)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2