• Breaking News

    Pemkab Sijunjung Gelar Acara Pengantar Alih Tugas DR. Zefnihan, AP. M. Si Menjadi Kepala BAPPEDA Prov. Sumatera Barat


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung menggelar acara ramah tamah dalam rangka mengantar alih tugas DR. Zefnihan, AP. M. Si yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung dan kini menjadi Kepala BAPPEDA Provinsi Sumatera Barat, Selasa 6 Januari 2026.

    Acara yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Bupati tersebut dihadiri langsung Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si beserta Ketua TP PKK, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Wakil Ketua DPRD, Syahril Samra, Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Plh, Sekdakab Sijunjung, Drs Endi Nazir, Asisten, Kepala OPD, BUMN/BUMD, Instansi Vertikal, Organisasi Wanita, dan Camat se Kabupaten Sijunjung.


    Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada Bapak DR. Zefnihan yang beralih tugas menjadi Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat.

    "Atas nama pribadi, keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Sijunjung, kami mengucapkan selamat kepada Bapak DR. Zefnihan, AP. M. Si yang diberikan amanah menjadi Kepala BAPPEDA Provinsi Sumatera Barat, Semoga diberikan kelancaran,kesejahteraan dan bisa memberikan manfaat lebih buat Kabupaten Sijunjung kedepanya, "ujar Benny.

    Ditambahkan Benny, bahwa hampir 9 tahun Bapak Zefnihan berdinas di Sijunjung, banyak hal yang telah dijalani dan telah diperbuat untuk Pembangunan Kabupaten Sijunjung.

    " Hampir 9 tahun tersebut, banyak hal yang telah dilalui dan patut kita teladani dari beliau, inilah yang akan kita tuntaskan bersama. Mari kita doakan Bapak Zefnihan makin sukses ditempat yang baru. Dan kami berpesan kepada Bapak Zefnihan, walaupun saat ini telah berdinas di Provinsi, selalu utamakan Kabupaten Sijunjung hendaknya, "harap Bupati Benny Dwifa.


    Sementara itu, DR. Zefnihan didampingi istri tercinta, Ny. Wit Zefnihan saat memberikan sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sijunjung beserta DPRD, Unsur Forkopimda dan seluruh OPD, karena selama ia berdinas di Kabupaten Sijunjung, semuanya selalu solit, kompak dan harmonis.

    " Hampir 9 tahun kami berdinas di Kabupaten Sijunjung, yaitu sekitar 8 tahun, 2 bulan dan 22 hari, telah banyak yang kami lalui. Oleh karena itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, karena selama itu kami akui, unsur forkopimda dan lainnya selalu kompak dan harmonis. Ini lah yang membuat kami sangat berat meninggalkan Sijunjung. Tapi percayalah, walaupun kami berdinas di Provinsi, insyaallah kami tidak akan berhenti untuk membangun Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini. Kami juga mohon doa agar kami bisa sukses dalam menjalankan tugas di tempat yang baru, "harap Zefnihan. (Andri)

    Pimpin Apel Perdana, Bupati Benny; ASN Diminta Meningkatkan Disiplin Dan Pelayanan Kepada Masyarakat.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) — Mengawali tahun 2026, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir memimpin apel organik yang digelar di Lapangan M Yamin Muaro, Selasa (6/1/2026). Apel tersebut menjadi momentum penegasan arah dan komitmen birokrasi Pemkab Sijunjung dalam menghadapi tantangan pemerintahan ke depan.

    Dalam arahannya, Bupati Benny Dwifa menegaskan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin berat, terutama akibat keterbatasan anggaran daerah. Ia mengungkapkan, APBD Kabupaten Sijunjung Tahun 2026 mengalami penurunan signifikan menyusul adanya pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.

    Meski demikian, Benny menekankan bahwa kondisi fiskal yang terbatas tidak boleh berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan publik. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk memperkuat kebersamaan dan memikul tanggung jawab secara kolektif demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

    “Efisiensi belanja tidak boleh dijadikan alasan menurunnya kualitas pelayanan. Justru dalam situasi sulit, aparatur dituntut hadir lebih cepat, responsif, dan solutif terhadap persoalan masyarakat,” tegas Benny di hadapan peserta apel.

    Lebih lanjut, Bupati meminta jajaran pemerintah daerah lebih cermat dalam menetapkan prioritas program, sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan daerah tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga menyoroti disiplin aparatur, khususnya terkait kehadiran pegawai. Ia menegaskan agar pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

    “BKPSDM selesaikan persoalan ini sesuai undang-undang yang berlaku,” tukasnya.

    Apel organik ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk tetap menjaga profesionalisme, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran pada tahun 2026.

    Hadir kesempatan itu, Kepala Bappeda Provinsi Sumbar, Dr. Zefnihan, Plh. Sekreratis Daerah, Endi Nazir, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, Direktur RSUD serta Seluruh ASN Lingkup Pemkab Sijunjung. (Dicko)

    Tinjau Rumah Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak, Bupati Benny Salurkan Bantuan di Padang Sibusuk.

     

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si Sutan Gumilang meninjau langsung beberapa rumah warga yang terdampak bencana tanah bergerak di Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk pada Senin 5 Januari 2026.

    Bupati yang dikesempatan itu hadir bersama Anggota DPRD, Yusni Darti dan Delfirman, serta didampingi beberapa orang Kepala OPD dan Plt Camat Kupitan, Roni Sudirman, SSTP ini juga meberikan langsung bantuan dari pemerintah daerah berupa uang sebesar Rp. 10 juta rupiah yang diterima Wali Nagari Padang Sibusuk, Aprizaldi. D, SP Sutan Sandaro yang hadir bersama jajaran pemerintah nagari.

    Bupati Benny mengatakan bahwa musibah bencana alam ini tidak ada yang tau kapan dan dimana terjadinya, oleh karena itu diminta kepada warga agar selalu waspada apalagi pada musim hujan saat ini.

    Ia juga berjanji kepada warga yang terdampak bencana tanah bergerak di Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan untuk membantu segera pembangunan rumah layak huni, dimana saat ini rumah warga tersebut tidak aman lagi untuk ditempati.

    Sementara itu, Wali Nagari Padang Sibusuk, Aprizaldi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sijunjung beserta jajaran yang telah hadir langsung meninjau masyarakat yang terkena musibah dan sekaligus memberikan bantuan.

    Ia menyampaikan bahwa tanah bergerak yang terjadi di Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk ini terjadi pada Rabu 31 Desember 2025 yang mengakibatkan sebanyak 8 Rumah dan 1 buah Surau rusak berat dan tidak bisa ditempati lagi.

    Kedelapan rumah tersebut merupakan milik Nelyati Sabirin, Susilawati, Julaila, Eti Marnis, Hermansyah, Linda Andri Yeni, Elis Maryati, dan Walhazam, serta Satu Surau Bawah Pauah. (Andri).

    Bupati Benny Dwifa Pimpin Upacara HAB ke-80 Kementrian Agama di Sijunjung.

    Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir saat membacakan sambutan Menteri Agama di Peringatan HAB ke-80 Kementrian Agama, Sabtu 3/1/2026.
    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si Sutan Gumilang bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang digelar Sabtu 3 Januari 2026 di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung.

    Upacara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sijunjung, H. Okto Verisman, SAg. MA beserta jajaran, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Sijunjung, H. Asrizal, S. Ag, MA, kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Sijunjung, dan guru di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung.


    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sijunjung Benny Dwifa membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar sekaligus menyampaikan pesan penting terkait peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama.

    “Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara, khususnya dalam membangun kehidupan keagamaan yang rukun, moderat, dan berkeadilan di Kabupaten Sijunjung,” ujar Bupati Benny.

    Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran sentral dalam memperkuat nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.

    “Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam memperkuat moderasi beragama serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Seluruh jajaran harus terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

    Pada momentum HAB ke-80 ini, Pemerintah Kabupaten Sijunjung juga memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Sijunjung dengan masa pengabdian 10 tahun dan 20 tahun.

     (Andri)

    DPP-KJI Terbitkan SK Kepengurusan KJI Sulsel, Edy Basri-Siap-Dilantik-di-Bali-Februari-2026


    PADANG – Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan pengurus KJI wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepengurusan yang dinakhodai oleh Edy Basri ini direncanakan akan menjalani prosesi pelantikan pada Februari 2026 mendatang di Bali.


    Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, dalam keterangannya di Kota Padang, menyampaikan harapan besar agar KJI Sulsel mampu menjadi lokomotif pergerakan organisasi jurnalis yang profesional. Ia menegaskan bahwa KJI harus menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh insan pers.


    "KJI adalah rumah bagi kita bersama. Kita berharap KJI Sulsel di bawah kepemimpinan Edy Basri dan rekan-rekannya dapat berjalan secara profesional dan tegak lurus sesuai dengan AD-ART organisasi," ujar Andarizal.


    Lebih lanjut, Andarizal menyebutkan bahwa KJI Sulsel diproyeksikan menjadi percontohan bagi wilayah lain. "Semoga KJI Sulsel di bawah komando Edy Basri dapat menjadi pilot project bagi pengurus KJI lainnya, baik di tingkat nasional maupun daerah," tambahnya.


    Dalam struktur yang diterbitkan, kepengurusan KJI Sulsel diperkuat oleh jajaran Pembina dari unsur kepala daerah, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, serta Bupati Sidrap. Selain itu, terdapat struktur bidang yang lengkap, mulai dari Hubungan Antar Lembaga hingga Bidang Pra-UKW yang difokuskan pada penguatan kompetensi wartawan.


    Berikut adalah struktur teras KJI Sulawesi Selatan:)>/>

     * Ketua: Edy Basri

     * Sekretaris: Iwan Setiawan

     * Bendahara: Ersan


     * Wakil Ketua: Herwandi Baharuddin, Andi Kute, Fery Sirajuddin, Andi Indera Dewa, dan Kadir A. Setiawan.


    Dengan formasi ini, KJI Sulsel diharapkan segera melakukan akselerasi program kerja pasca pelantikan di Bali nanti, terutama dalam meningkatkan literasi media dan kesejahteraan anggota melalui Bidang Pra-UKW bagi anggotanya. (*)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2