• Breaking News

    Pembangunan Sisi Darat Pelabuhan Teluk Tapang Dimulai, Rp83,75 Miliar Siap Dongkrak Ekonomi Pasaman Barat



    Pasaman Barat
    - Setelah penantian panjang, pembangunan infrastruktur penunjang di sisi darat **Pelabuhan Teluk Tapang**, Pasaman Barat, resmi dimulai Kamis (5/2/2026). Proyek strategis bernilai kontrak Rp83,75 miliar ini digadang-gadang sebagai kunci pembuka isolasi dan mesin pendorong utama pertumbuhan ekonomi kawasan utara Sumatera.


    Infrastruktur yang dibangun mencakup fasilitas darat vital, menjadikannya simpul logistik yang bukan hanya melayani Pasaman Barat, tetapi juga kawasan utara Sumatera Barat hingga menembus perbatasan Mandailing Natal, Sumatera Utara.


    Kepala Kantor KSOP Kelas II Teluk Bayur, Chairul Awaluddin, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar urusan beton dan baja. Ada janji yang harus ditepati. Pembangunan ini harus berdampak langsung pada nadi kehidupan masyarakat Air Bangis.


    Komitmen itu ditunjukkan dengan pelibatan tenaga kerja lokal. “Kami berkomitmen bersama pelaksana dan tokoh masyarakat Air Bangis untuk memberdayakan tenaga kerja lokal. Sekitar 10 hingga 20 persen pekerja akan direkrut dari masyarakat setempat,” ujar Chairul Awaluddin.


    Bahkan, peluang kerja ini diprioritaskan bagi warga yang sempat terdampak bencana alam dan kehilangan mata pencaharian. Sebuah langkah yang sangat manusiawi. “Kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga yang membutuhkan pekerjaan selama pembangunan berlangsung,” tambahnya.


    Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang dari Kementerian Perhubungan Laut, Hakim, merincikan bahwa proyek sisi darat ini dilaksanakan oleh PT Sumber Bangun Sentosa. Total dana Rp83,75 miliar dipatok untuk masa kerja 330 hari, dengan target penyelesaian pada 15 Oktober 2026. "Pemasangan patok batas lahan yang telah dinyatakan aman untuk pembangunan dilakukan bersama KSOP dan dinas terkait. Kami berharap dukungan seluruh pihak agar proyek ini berjalan lancar,” jelas Hakim.


    Menyambut komitmen pemberdayaan warga, Penanggung jawab kegiatan dari PT Sumber Bangun Sentosa, Sadar, menyatakan pihaknya siap melaksanakan kesepakatan tersebut. Pada tahap awal, perusahaan akan mempekerjakan sekitar 40 hingga 50 pekerja sesuai kebutuhan dan keahlian yang ada.


    Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyambut inisiasi ini sebagai langkah strategis jangka panjang. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Sumatera Barat, Ahdiyarsyah, yang juga merupakan tokoh masyarakat Air Bangis, tak dapat menahan rasa harunya. Kehadiran pelabuhan ini adalah penantian yang sudah berbilang tahun.


    “Sebagai anak nagari Air Bangis, kami sangat menyambut baik pembangunan ini. Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan menjadi kebangkitan ekonomi daerah,” tutup Ahdiyarsyah, optimis bahwa geliat baru infrastruktur Pasaman Barat akan segera terasa, menjadikan daerah ini sebagai simpul logistik Sumatera Barat yang disegani. (Jimi)

    Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria Dorong Bantuan UMKM Naik Dua Kali Lipat, Targetkan Rp4 Juta per Pelaku Usaha


    Padang- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, berkomitmen memperjuangkan kenaikan bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari Rp2 juta menjadi Rp4 juta per pelaku usaha. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

    Hal itu disampaikannya usai melaksanakan kegiatan reses di Pasa Lalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (5/2/26). Dalam pertemuan tersebut, bantuan modal UMKM menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat.

    Berdasarkan informasi yang diterimanya, bantuan permodalan melalui program Dinas Koperasi dan UKM selama ini masih berada di angka Rp2 juta per pelaku usaha. Nilai tersebut dinilai belum mampu menopang kebutuhan operasional usaha.

    “Bantuan yang diterima relatif kecil, sehingga belum menutup kebutuhan operasional. Akibatnya, banyak pelaku UMKM masih bergantung pada pinjaman berbunga dari bank maupun lembaga pembiayaan,” ujar Nanda Satria.

    Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius DPRD Sumbar. Ia memastikan akan mengawal peningkatan bantuan permodalan UMKM minimal menjadi Rp4 juta per pelaku usaha.

    “Kami akan perjuangkan melalui Dinas Koperasi dan mendorong penerbitan Peraturan Gubernur terkait kenaikan bantuan UMKM pada tahun ini,” tegasnya.

    Selain itu, Nanda juga mengajak masyarakat membentuk koperasi sejalan dengan program nasional penguatan Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Ia menjelaskan, peluang bantuan permodalan untuk koperasi cukup besar. Nilainya bahkan dapat mencapai lebih dari Rp100 juta dalam bentuk aset pendukung produksi, tergantung jenis usaha yang dijalankan.

    “Kita dorong masyarakat membentuk koperasi agar terjadi pemerataan ekonomi dan tercipta ruang bersama untuk memperoleh penghasilan,” tuturnya.

    Reses tersebut dihadiri lurah, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta pemuda setempat. Selain persoalan modal UMKM, warga juga menyampaikan aspirasi terkait sektor pertanian, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan.

    Nanda menegaskan seluruh aspirasi telah dicatat dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sementara yang menjadi kewenangan pemerintah kota akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Padang.(*)

    Awali Tahun 2026, PT KAI Divre II Sumbar Borong Tiga Penghargaan Tingkat Nasional

    Padang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat sukses menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Divre II Sumbar berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas kinerja unggul sepanjang tahun lalu.


    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, kepada Kepala Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan. Capaian ini menjadi kado awal tahun bagi seluruh insan KAI di wilayah Sumatera Barat.


    Prestasi paling mentereng diraih pada ajang Culture Award 2026, di mana KAI Divre II Sumbar dinobatkan sebagai Divisi Regional Terbaik Kategori Daop/Divre. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Divre II dalam mengimplementasikan nilai-nilai budaya perusahaan secara konsisten.


    Penilaian tersebut didasarkan pada indikator ketat. Mulai dari implementasi program budaya tahun 2025, tingkat kepatuhan, Safety Performance Index, hingga hasil survei Culture Journey dan CITAR.


    Selain aspek budaya, Divre II Sumbar juga menunjukkan taringnya dalam urusan operasional dengan meraih dua penghargaan tambahan, yakni:  * Juara III Penghargaan Keselamatan Operasional Tahun 2025 dan Juara III Penghargaan Keamanan Operasional Tahun 2025.

     

    Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif. "Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh insan KAI Divre II Sumbar yang menjunjung tinggi integritas. Namun, prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," ujarnya.


    Senada dengan hal tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menekankan bahwa capaian ini menjadi fondasi kuat untuk membangun kepercayaan publik. Menurutnya, budaya perusahaan yang kuat berbanding lurus dengan kualitas layanan yang aman dan selamat.


    "Kami akan menjadikan momentum ini untuk memperkuat komunikasi publik yang transparan dan edukatif, serta mengajak masyarakat untuk terus mendukung keselamatan perjalanan kereta api," pungkas Reza. (*/elsi)


    Dengan perolehan penghargaan ini, KAI Divre II Sumatera Barat optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat sepanjang tahun 2026.  (And) 

    Ketua KJI Kota Padang Ucapkan Selamat HPN 2026, Inilah Beberapa Harapannya

    PADANG (sumbarkini.com) - Jelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2024, Ketua Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Padang, Mukhtisar, SH, menyampaikan ucapan selamat kepada  insan pers di seluruh tanah air. Sehumlah harapan pun dia ungkapkan.

    Dikatakan Mukhtisar bahwa peringatan HPN tahun ini mengusung tema sentral. “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema ini menurut pria yang akrab isapa Mukti itu menekankan pentingnya peran media yang kredibel dalam menjaga stabilitas ekonomi serta memperkokoh kedaulatan bangsa melalui penyajian informasi yang akurat dan edukatif.

    "Selamat memperingati HPN. Dengan semangat Pers Sehat, kita berharap insan pers terus berkontribusi dalam mengawal kebijakan ekonomi dan pembangunan demi mewujudkan bangsa yang lebih kuat menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

    Momentum 9 Februari juga merupakan hari bersejarah bagi dunia pers Indonesia, mengingat tanggal tersebut bertepatan dengan berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1946, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional melalui Keputusan Presiden.

    Dalam pernyataannya, Mukhtisar, SH menekankan bahwa pers harus tetap menjadi pilar demokrasi yang sehat. Pers harus siap menghadapi tantangan di masa depan yang pasti akan semakin kompleks, terutama dalam menjaga integritas di tengah arus informasi digital yang sangat cepat.

    Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh jurnalis, termasuk di Kota Padang untuk terus meningkatkan profesionalisme dan mengedepankan etika jurnalistik dalam melayani masyarakat.
      
    Lebih jauh Mukti mengatakan, tahun ini Provinsi Banten yang terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar insan pers nasional. Hal ini disimbolkan dengan kehadiran maskot Badak Jawa yang mengenakan pakaian adat khas Banten pada atribut resmi HPN 2026. 

    Mukti tak lupa mengungkapkan bahwa KJI tahun ini kembali diundang untuk mengikuti perhelatan HPN. KJI memastikan kehadirannya untuk turut memperkuat pilar keempat di republik ini. (Nelvi) 

    Bupati Benny Dwifa Lantik 93 Orang Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional Di Lingkup Pemkab Sijunjung


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si mengambil sumpah dan melantik sebanyak 93 orang pejabat administrator, pengawas dan fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung bertempat di Balairung Lansek Manih, pada Selasa 3 Februari 2026.

    Pelantikan yang berlangsung Hikmad ini turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah, Jaheri, S. Sos, M. Si, Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, dan Camat se Kabupaten Sijunjung.

    Ke 93 pejabat yang dilantik tersebut diantaranya sebanyak 39 orang pejabat administrator, 40 orang pejabat pengawas, dan 14 orang pejabat fungsional.


    Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa mengatakan bahwa mutasi atau alih tugas jabatan merupakan hal yang biasa bagi setiap aparatur pemerintahan yang telah memenuhi persyaratan.

    "Kami berharap agar bapak/ibu yang baru saja dilantik untuk lebih meningkatkan disiplin dan etos kerja dalam pelaksanaan tugas yang dipercayakan serta dapat meningkatkan profesionalitas dan semangat dalam bekerja, " harap Benny.

    Bupati juga berharap agar pejabat yang baru dilantik agar segera melakukan serah terima jabatan, jalin komunikasi yang baik dengan pimpinan, laksanakan tugas pokok dan fungsi dengan penuh rasa tanggung jawab serta mematuhi segala peraturan perundang undangan yang berlaku dan maksimalkan kinerja pada posisi yang baru, sehingga dapat memberikan outcome yang menjanjikan bagi Kabupaten Sijunjung lebih baik lagi.


    Adapun 39 pejabat Administrator yang dilantik diantaranya, Julharya Adrika, S. STP, M.A.P (Sekretaris Bapppeda), Herrison, SE (Kabag Organisasi), Sri Suryati, S. Kep, MM ( Sekretaris Dinas Kesehatan), Mas Ayunis, S. Km (Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes), Rini P Yuswir, S. St ( Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes), Afridon, ST (Kepala Binas Marga Dinas PU), Maghdalena S. TP (Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian), Hendri S. SP (Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian), Wiwit Arianita S. Ip. M. PD Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos PPPa).

    Selanjutnya, Yetna Rosi, SH (Kabid Koperasi dan UM Dinas Dagoerinkop), drh Ibnu zar (Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian), Hendra SP, M. Si Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian), Suparta SE, M. Si (Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishub), Doni Eries S. Ip, M. Cio (Kabid Pemasaran dan Pariwisata Disparpora), Dewinta Indri A. S. STP, M. M. (Kabid Pemerintahan Nagari DPMN), Devi Kurniawati, SE (Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMN), Romi Aulia SH (Kabid Keuangan dan Pembangunan Nagari DPMN), Yudi Arland SE. MT ( Kabid Penegakan Perda SatpolPP dan Damkar), Feri Ferdian S S. Kom, MM (Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan dan Perikanan), Emilia Zola SH ( Kabid Pembinaan dan Pengembangan Dinas Pustaka), Febri Hendra M , S. Kom, M. Ikom Kabid kedaruratan dan Logistik BPBD),Hendra Safriono P. S. Ip Kabid Perkebunan Dinas Pertanian),Tatik Ismiati, SE (Kabag TU RSUD Sijunjung), dan Jalinus ST, MT (Kabag Penunjang RSUD Sijunjung).

    Berikutnya, Novdel Pendri MP. SSTP MM (Camat Kupitan), Hadisyam Kudus, SH (Sekcam IV Nagari), Erik Sadenov S. IP (Camat Koto VII), Taufik Hidayat, SH, MH (Sekcam Koto VII), Wahyu Syaputra A. SSTP (Sekcam Sijunjung), Verigif Alnef, SSTP, M. Si (Camat Lubuk Tarok), Nofrita Roza, SE (Sekcam Lubuk Tarok), Rahmad Azandi Fajar, S. STP (Camat Tanjung Gadang), Genta Buana SSTP (Sekcam Kupitan), Komala Fira Adninggiro, SSTP, MM ( Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bepppeda), Dola Ezria ST, ME (Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah),Arismanita, SH (Sekretatis Dishub), Maryusman, SE (Kabid PIKP Diskominfo), Nurwahidal, STP (Kabid Kearsipan Dinas Pustaka), dan Yasran Fuadi, SE, MM (Sekretaris Dinas Pol PP dan Damkar). Andri.

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2