• Breaking News

    Launching Sistem Informasi Kawal Pengadaan, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Berharap Pengadaan Barang dan Jasa Terlaksana Tepat Waktu Dengan Kwalitas Terbaik

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Launching sistim informasi "Kawal Pengadaan" Kabupaten Sijunjung. Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si berikan apresiasi kepada Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Defri Antoni, SE, MM yang telah berinovasi menggagas sistim informasi tersebut

    Kegiatan yang dilaksanakan di Operationroom Kantor Bupati setempat pada Kamis 15 Juni 2023 ini juga dihadiri Sekdakab Sijunjung, DR. Zefnihan, AP. M.Si, Asisten II, Mukhadiris, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Sijunjung dan Kabag PBJ, Defri Antoni beserta anggota

    Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir memuji terobosan dan langkah yang dilakukan kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab setempat.

    "Seperti kita ketahui, persoalan menahun dan penyakitnya susah sembuh yaitu adalah kegagalan dan keterlambatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang akan menghambat pembangunan. Dengan adanya sistim informasi kawal pembangunan yang di gagas Kabag PBJ Defri Antoni ini, kami sangat mengapresiasi sekali pada hari ini yang telah mencarikan solusi tentunya berkaitan dengan kiat kiat masing masing OPD nantinya,"ujar Benny

    Hari ini lanjut Benny, dengan dilaunchingnya sistim informasi kawal pengadaan yang tujuannya adalah supaya nanti pengadaan barang dan jasa atau tender yang dilaksanakan di Kabupaten Sijunjung saat ini betul betul bisa terlaksana tepat waktu dengan kualitas yang terbaik tanpa ada permasalahan

    "Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih atas inovasi yang luar biasa ini dari Kabag PBJ, Defri Antoni. Mari kita meniti dari awal, kita mulai kawal pengadaan itu dari awal dan dituntut komitmen dari masing masing OPD agar mau melaksanakan apa yang sudah di usulkan ini,"harap Benny

    Sementara itu, Kabag BPJ Defri Antoni mengatakan, Rencana aksi perubahan sistim informasi "Kawal Pengadaan ini dibuat karena dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa saat ini masih sering terjadi seperti kerterlambatan pelaksanaan barang dan jasa, proses pengadaan yang komplek dan rumit, koreksi harga yang terlalu tinggi,  putus kontrak dan pengadaan berbasis elektronik serta permasalahan lainnya

    Defri mencontohkan, pada tahun 2022, realiasi pengadaan barang dan jasa sangat lambat sekali. pada triwulan I hanya 6 % sementara triwulan II terjadi pelonjakan dokumen yang akan di tender. Dokumen tender masuk dari OPD  menumpuk di bulan-bulan tertentu saja, biasanya bulan mei, juni dan juli. Ini mei jadi masalah karena sdm yang sangat terbatas. Seharusnya harus merata setiap bulannya agar pelaksanaan lebih maksimal

    "Berdasarkan simplikasi fenomena yang ada, maka kami menyusun rencana aksi perubahan dengan Judul “Strategi Peningkatan Kinerja Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Sistem Informasi KAWAL PENGADAAN”ujar Defri

    Rencana aksi perubahan ini lanjut Defri tediri dari beberapa langkah penting antara lain Pembentukan Tim Efektif, Menjadikan entri RUP dan pengawasan PBJ sebagai Perjanjian Kinerja (PK) Jabatan Administrator (JPT), Menyiapkan Aplikasi berbasis elektronik dan kegiatan launching serta sosialisasi aksi perubahan. Setiap tahapan aksi perubahan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

    "Diharapkan kegiatan ini akan mampu meningkatkan kinerja pengadaan barang dan jasa yang pada akhirnya akan membantu menyukseskan kegiatan pembangunan di Kabupaten Sijunjung,"harap Defri (Andri)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2