Pahala Itu Gaib Namun Nyata
Oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
“(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib…”(QS. Al-Baqarah: 3)
Pahala itu gaib,
namun orang beriman benar-benar meyakininya.
Siapa yang yakin dengan pahala,
hidupnya akan tenang dan tentram.
Ketika dizalimi, ia bersabar—karena ada pahala.
Ketika rugi dalam usaha, ia ridha—karena ada pahala.
Dalam rumah tangga, suami istri saling bersabar—karena ada pahala.
Pemimpin sabar menghadapi rakyatnya—ada pahala.
Yang dipimpin sabar terhadap pemimpinnya—juga ada pahala.
Keyakinan pada pahala membuat hidup terasa ringan.
Tidak semua harus dibalas di dunia.
Orang yang ragu dengan pahala dan tidak maksimal beramal,
ketika meninggal dunia ia meminta kembali ke dunia
untuk mengejar pahala yang dulu ia tinggalkan.
Maka yakini pahala itu.
Kejar selama masih ada waktu.
Ya Allah, kuatkan iman kami kepada yang gaib, jadikan kami hamba yang sabar dan berharap pahala dari-Mu, serta jangan Engkau biarkan kami menyesal di akhir hayat.

Tidak ada komentar
Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...