Tauhid Dalam Keseharian
Oleh: H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH
(Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu)
Allah berfirman dalam QS. At-Talaq ayat 3:
_"Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya."_
Ayat ini bukan sekedar kalimat indah, tetapi sebuah janji yang pasti dari Allah. Namun, seringkali kita salah memahami tawakkal. Kita mengira tawakkal itu hanya pasrah tanpa usaha. Padahal, tawakkal adalah perpaduan antara ikhtiar maksimal dan penyerahan total kepada Allah.
Tauhid dalam keseharian berarti kita menghadirkan Allah dalam setiap langkah hidup kita. Saat kita bekerja, kita sadar bahwa rezeki bukan dari pekerjaan itu sendiri, tapi dari Allah. Saat kita menghadapi masalah, kita yakin bahwa pertolongan hanya datang dari Allah. Dan saat kita merasa sempit, kita percaya bahwa Allah mampu melapangkan.
Ciri orang yang benar-benar bertauhid dan bertawakkal itu ada beberapa:
Pertama, hatinya tenang.
Karena ia tahu, apa yang di takdirkan untuknya tidak akan pernah tertukar.
Kedua, tidak berlebihan takut kepada manusia.
Ia tetap berusaha, tapi tidak menggantungkan hidupnya kepada makhluk.
Ketiga, selalu optimis.
Karena ia yakin, janji Allah itu pasti benar: Allah akan mencukupkan.
Namun, mari kita jujur pada diri kita sendiri.
Seringkali kita masih lebih percaya pada logika manusia daripada janji Allah. Ketika rezeki seret, kita panik. Ketika masalah datang, kita gelisah. Seolah-olah kita lupa bahwa kita punya Rabb yang maha mengatur segalanya.
Padahal, jika kita benar-benar bertawakkal, maka kita akan berkata dalam hati:
"Ya Allah, aku sudah berusaha, selebihnya aku serahkan kepada-Mu."
Dan disitulah keajaiban terjadi. Allah akan mencukupi–bukan hanya secara materi, tapi juga ketenangan hati.
Mari kita mulai dari hal kecil.
Bangun pagi dengan niat ibadah, bekarja dengan jujur, menghadapi masalah dengan sabar, dan menutup hari dengan doa. Itulah tauhid dalam keseharian.
Jangan tunggu hidup sempurna untuk bertawakkal.
Justru dengan bertawakkal, hidup kita akan Allah sempurnakan.
Kiranya kita termasuk hamba-hamba yang benar-benar bertauhid, yang hatinya hanya bergantung kepada Allah, dan yang mendapatkan kecukupan dari-Nya.
Salam
LH

Tidak ada komentar
Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...