Peringati Hut ke 76, IGTKI Kabupaten Sijunjung Gelar Senam Bersama dan Jalan Santai Bersama Bunda Paud, Ny. Nedia Fitri.
SIJUNJUNG ( Sumbarkini. Com) - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-76, Ikatan Guru Taman Kanak- Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sijunjung menggelar senam bersama dan jalan santai yang dimulai dari RTH Simpang Logas menuju Pasar Inpres Muaro dan dilanjutkan ke Pulau Berambai pada Selasa 19 Mei 2026.
Bunda Paud Kabupaten Sijunjung, Nedia Fitri Benny Dwifa dalam sambutannya mengatakan bahwa pada saat ini, masih banyak anak anak malas masuk TK, tetapi dari Kelompok Bermain (KB) langsung meloncak ke SD. Ini terjadi barangkali karena para ibu guru kurang bersahabat dengan anak.
"Oleh karena itu, kepada guru Tk kami berharap bisa mempunyai loyalitas kepada anak Paud. Ibu guru mempunyai daya saing dengan memberikan yang terbaik buat sekolahnya," harapnya.
Bunda Paud juga menegaskan bahwa Wajib belajar 13 tahun yang sedang dikampanyekan ini adalah motivasi bagi guru TK bagaimana mengambil hati org tua agara anaknya masuk ke TK dahulu.
"Mari lakukan transisi ke SD bagi anak TK menjelang mereka masuk SD dengan cara studi tiru ke sd oleh anak TK, " Imbau Bunda Paud.
Semantara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Puji Basuki menyatakan bahwa
saat ini Kemendikdasmen telah mengkampanyekan suasan lingkungan aman dan nyaman disatuan pendidikan.
"Oleh karena itu kami menghimbau kepada guru TK agar bisa menciptakan suasana yang kondusif di sekolah agar terciptanya satuan Pendidikan yang aman dan nyaman ketika berada di Sekolah, " harapnya.
Ketua IGTKI Kabupaten Sijunjung, Verawati,M,Pd menyampaikan bahwa IGTKI pada saat ini genap berusia 76 tahun.
"Diusia ke 76 tahun ini bukanlah usia muda lagi bagi IGTKI, dimana organisasi ini selalu memberikan kebaikan bagi guru guru TK. Oleh karena itu marilah kita bersama memperhatikan himbauan dari Kemendikdasmen terkait Wajib Belajar 13 tahun, " ujarnya. (Delvi/andri)
Kegiatan yang diikuti sebanyak 400 guru TK se Kabupaten Sijunjung ini dibuka Bunda PAUD Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Puji Basuki, SP. M. Ma, didampingi Kabid PAUD dan Pnf, Delvianti Basri, SE, M. Pd beserta seluruh kasi.
Bunda Paud Kabupaten Sijunjung, Nedia Fitri Benny Dwifa dalam sambutannya mengatakan bahwa pada saat ini, masih banyak anak anak malas masuk TK, tetapi dari Kelompok Bermain (KB) langsung meloncak ke SD. Ini terjadi barangkali karena para ibu guru kurang bersahabat dengan anak.
"Oleh karena itu, kepada guru Tk kami berharap bisa mempunyai loyalitas kepada anak Paud. Ibu guru mempunyai daya saing dengan memberikan yang terbaik buat sekolahnya," harapnya.
Bunda Paud juga menegaskan bahwa Wajib belajar 13 tahun yang sedang dikampanyekan ini adalah motivasi bagi guru TK bagaimana mengambil hati org tua agara anaknya masuk ke TK dahulu.
"Mari lakukan transisi ke SD bagi anak TK menjelang mereka masuk SD dengan cara studi tiru ke sd oleh anak TK, " Imbau Bunda Paud.
Semantara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Puji Basuki menyatakan bahwa
saat ini Kemendikdasmen telah mengkampanyekan suasan lingkungan aman dan nyaman disatuan pendidikan.
"Oleh karena itu kami menghimbau kepada guru TK agar bisa menciptakan suasana yang kondusif di sekolah agar terciptanya satuan Pendidikan yang aman dan nyaman ketika berada di Sekolah, " harapnya.
Ketua IGTKI Kabupaten Sijunjung, Verawati,M,Pd menyampaikan bahwa IGTKI pada saat ini genap berusia 76 tahun.
"Diusia ke 76 tahun ini bukanlah usia muda lagi bagi IGTKI, dimana organisasi ini selalu memberikan kebaikan bagi guru guru TK. Oleh karena itu marilah kita bersama memperhatikan himbauan dari Kemendikdasmen terkait Wajib Belajar 13 tahun, " ujarnya. (Delvi/andri)

