Masuk Tiga Besar Nasional, Kemenag Sumbar Kejar Predikat Sangat Baik pada TW II
PADANG (SUMBAKINI.COM) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat masuk tiga besar nasional dalam capaian laporan kinerja Triwulan I tahun 2026. Tak puas sampai di situ, Kemenag Sumbar masih menargetkan peningkatan capaian dengan predikat sangat baik pada Triwulan II.
Target tersebut mengemuka dalam Rapat Evaluasi Laporan Kinerja Triwulan I yang digelar di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Rabu (20/5).
Dalam rapat itu Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Mustafa, menegaskan evaluasi menjadi bagian penting untuk mengukur capaian program sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan yang masih ditemukan pada Triwulan I.
“Setelah ada pelaksanaan tentu ada hasil, dan hasil itu harus kita lakukan muhasabah, refleksi, serta evaluasi terhadap pencapaian yang telah dilakukan,” kata Mustafa didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Edison dan .kepala bidang, pembimas, ketua tim kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar.
.
Mustafa menyebut capaian laporan kinerja Kanwil Kemenag Sumbar pada Triwulan I 2026 masih berada pada predikat baik. Karena itu, seluruh jajaran diminta terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan pelaporan kinerja pada triwulan berikutnya.
“Untuk Triwulan I, nilai akhir kita berpredikat baik. Harapan kita pada Triwulan II tentu bisa meningkat menjadi sangat baik,” ujarnya.
Mustafa menjelaskan evaluasi sebelumnya juga telah dilakukan bersama kepala kantor Kemenag kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Dalam evaluasi tersebut, sejumlah daerah tercatat berhasil meraih predikat sangat baik.
Menurutnya, capaian daerah tersebut dapat menjadi motivasi bagi satuan kerja lain untuk meningkatkan kualitas kinerja dan administrasi pelaporan.
“Kalau ada daerah yang capaian kinerjanya sangat baik, tentu perlu kita beri apresiasi untuk memotivasi yang lain,” katanya.
Ia menegaskan forum evaluasi bukan menjadi ruang untuk mencari kesalahan antarsatuan kerja. Sebaliknya, evaluasi dilakukan sebagai upaya bersama memperbaiki kekurangan dan memperkuat koordinasi.
“Ini bukan arena untuk menghukum. Kalau ada kekurangan, kita lengkapi bersama untuk perbaikan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Perencana Ahli Madya Kanwil Kemenag Sumbar, Mulyono, mengatakan capaian laporan kinerja Kanwil Kemenag Sumbar secara nasional saat ini berada di posisi ketiga.
Menurutnya, penilaian tersebut mengacu pada berbagai indikator pelaporan kinerja, termasuk implementasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1807.
“Posisi Kanwil Kemenag Sumbar saat ini berada di urutan ketiga nasional. Peringkat pertama ditempati Bali,” ujar Mulyono.
Meski masuk tiga besar nasional, evaluasi masih menemukan sejumlah catatan penting dalam pelaksanaan program. Salah satunya terkait program penyelenggaraan EWS di Kantor Urusan Agama (KUA).
Mulyono menjelaskan program tersebut menargetkan 20 KUA dengan dukungan anggaran sekitar Rp11 miliar. Namun hingga Triwulan I, capaian kinerjanya masih belum terealisasi.
“Anggaran sudah berjalan, tetapi capaian kinerjanya masih nol. Ini menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki,” katanya.
Melalui evaluasi tersebut, Kanwil Kemenag Sumbar berharap seluruh unit kerja dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelaporan, serta mempercepat realisasi program agar target predikat sangat baik pada Triwulan II 2026 dapat tercapai. (*)
