Header Ads

  • Breaking News

    Akselerasi Pertanian Modern, Pemkab Dharmasraya Gontor Belasan Traktor dan 95,8 Ton Benih Unggul



    DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, secara masif terus memacu transformasi sektor agraris guna memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah. Langkah strategis ini ditandai dengan penyerahan bantuan investasi berupa 14 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) modern serta puluhan ton benih padi unggul kepada puluhan kelompok tani (keltan) di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Senin (22/6/2026).

    Langkah konkret ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani dalam memodernisasi sektor pertanian, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat bumi Ranah Cati Nan Tigo.

    Agenda penyerahan modal pembangunan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya Lasmiyati, Plt. Camat Sitiung Adi Candra, Wali Nagari Sitiung Julisman, serta perwakilan dari 59 kelompok tani penerima manfaat dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).


    Mendorong Mekanisasi Melalui Penyaluran Dua Tahap

    Dalam skema intervensi tahun ini, Dinas Pertanian menyalurkan bantuan alsintan berupa 10 unit Traktor Roda Dua (TR2) dan 4 unit Traktor Roda Empat (TR4). Penyaluran teknologi mekanisasi ini dibarengi dengan pendistribusian benih padi varietas unggul bersertifikat yang dibagi ke dalam dua tahapan strategis:

    • Tahap Pertama: Disalurkan sebanyak 26.900 kilogram (26,9 ton) benih padi yang diproyeksikan mencakup areal tanam seluas 1.076 hektare bagi 59 kelompok tani.

    • Tahap Kedua: Menyusul alokasi lanjutan sebesar 68.950 kilogram (68,9 ton) untuk lahan seluas 2.258 hektare.

    Dengan total keseluruhan mencapai 95.850 kilogram (95,8 ton) benih, program stimulan ini diproyeksikan mampu mengoptimalkan produktivitas lebih dari 3.334 hektare lahan persawahan di Kabupaten Dharmasraya.


    Pertanian Modern: Sebuah Keharusan, Bukan Pilihan

    Bupati Dharmasraya dalam arahannya menegaskan bahwa sektor pertanian tidak boleh lagi dikelola dengan pola konvensional semata. Di tengah dinamika perubahan iklim global, lonjakan biaya produksi, dan menyusutnya ketersediaan tenaga kerja muda, modernisasi menjadi satu-satunya jawaban logis.

    "Pertanian adalah kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan, menggerakkan ekonomi daerah, sekaligus instrumen tercepat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, transformasi menuju pertanian modern bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan," tegas Bupati.

    Bupati menekankan bahwa indikator keberhasilan program bantuan ini tidak diukur dari seberapa banyak barang yang diserahkan secara administratif, melainkan seberapa besar dampak peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan efisiensi biaya yang dirasakan langsung oleh petani di lapangan. Penggunaan traktor roda empat dan roda dua diharapkan mampu memangkas waktu pengolahan tanah secara signifikan sehingga masa tanam dapat berjalan serentak.

    Beliau juga berpesan kepada 14 keltan penerima alsintan dan 59 keltan penerima benih agar merawat bantuan tersebut layaknya aset bersama demi pemanfaatan yang berkelanjutan. Di samping itu, Dinas Pertanian dan seluruh jajaran PPL diinstruksikan melakukan pendampingan ketat guna memastikan intervensi teknologi ini berjalan tepat sasaran dan adaptif terhadap tantangan agroklimat setempat.


    Apresiasi dari Akar Rumput

    Wali Nagari Sitiung, Julisman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah daerah yang konsisten mengucurkan stimulus ekonomi ke tingkat nagari. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan mekanisasi pertanian dan benih berkualitas merupakan jawaban atas aspirasi mendasar para petani saat ini.

    "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati dan Pemkab Dharmasraya. Bantuan alsintan dan benih padi ini menjadi angin segar sekaligus suntikan motivasi bagi petani kami untuk mendongkrak hasil panen demi mendukung ketahanan pangan daerah," tutur Julisman.

    Dengan adanya sinergi yang kuat antara intervensi teknologi dari pemerintah, pengawasan dari penyuluh, dan komitmen para petani, Kabupaten Dharmasraya optimistis dapat melahirkan budaya bertani yang maju, mandiri, modern, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. (Febri Rajomudo)


    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad