window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Bola Tangan Porprov Sumbar XVI Dimulai, Jadi Panggung Pembinaan Atlet Masa Depan - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Bola Tangan Porprov Sumbar XVI Dimulai, Jadi Panggung Pembinaan Atlet Masa Depan


    PADANG — Lapangan Rafhely Futsal By Pass Padang menjadi salah satu titik penting gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI Tahun 2026. Di venue tersebut, pertandingan cabang olahraga (cabor) bola tangan resmi dibuka pada Sabtu (3/10/2026).

    Pembukaan pertandingan dilakukan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Hadir pula Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Ketua Umum Pengprov Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumbar Muhayatul, Ketua KONI Kota Padang Erianto, Ketua Umum Pengcab ABTI Kota Padang Manufer Putra Firdaus, serta jajaran KONI dan ABTI kabupaten/kota se-Sumbar.

    Bagi para atlet, Porprov bukan sekadar tentang siapa yang berdiri di podium. Di balik pertandingan, terdapat proses panjang untuk mengukur kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus menemukan bibit-bibit atlet yang berpotensi membawa nama Sumbar ke level yang lebih tinggi.

    Pesan itu pula yang ditekankan Maigus Nasir saat membuka pertandingan. Pemerintah Kota Padang, bersama KONI dan ABTI Kota Padang, menurutnya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen selama berada di Kota Padang.

    “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Padang, kami mengucapkan selamat datang. Kami ingin menjadi tuan rumah yang terbaik dan membuat seluruh kontingen, atlet dan peserta merasa senang selama berada di Kota Padang,” ujar Maigus.

    Ia juga mengajak para atlet, pelatih dan ofisial tidak hanya berkonsentrasi pada pertandingan, tetapi turut menikmati keramahan masyarakat Kota Padang serta mengenal berbagai destinasi wisata yang ada.

    Menurut Maigus, semangat kompetisi perlu berjalan beriringan dengan persahabatan dan persaudaraan.

    “Juara pasti menjadi tujuan kita, tetapi sportivitas harus menjadi semangat utama. Kepada adik-adik atlet mari tunjukkan kemampuan dan keterampilan terbaik dengan tetap menjaga persahabatan, persaudaraan dan kekeluargaan,” katanya.

    Dari Porprov Menuju Panggung Nasional

    Porprov XVI Sumbar juga menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga daerah. Dari kompetisi inilah kemampuan atlet dapat dipantau dan dipersiapkan untuk menghadapi jenjang pertandingan berikutnya.

    Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyoroti dua hal yang dinilai penting untuk menjaga kelancaran kompetisi, yakni regulasi dan komunikasi.

    “Dua kunci kesuksesan Porprov adalah regulasi dan komunikasi. Regulasi harus kita sempurnakan bila masih ada kekurangan, sementara komunikasi harus terus dibangun agar setiap pihak memahami tanggung jawabnya,” ujarnya.

    Pesan tersebut menempatkan kelancaran pertandingan bukan hanya sebagai tanggung jawab perangkat pertandingan, tetapi sebagai kerja bersama seluruh unsur yang terlibat.

    Mulai dari technical delegate, perangkat pertandingan, Pengprov ABTI hingga KONI kabupaten/kota, koordinasi menjadi bagian penting agar kompetisi berlangsung sesuai ketentuan dan tetap menjunjung sportivitas.

    Sementara itu, Ketua Umum Pengprov ABTI Sumbar Muhayatul menyampaikan bahwa Porprov juga menjadi momentum untuk melihat potensi atlet yang nantinya dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional.

    “Kami akan menyeleksi dan mempersiapkan atlet terbaik dari Porprov untuk menghadapi Kejurnas. Kami berharap dukungan KONI agar bola tangan semakin berkembang dan mampu mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional,” katanya.

    Harapan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kesinambungan pembinaan. Prestasi tidak berhenti ketika pertandingan Porprov selesai, tetapi perlu dilanjutkan melalui pembinaan yang konsisten, dukungan fasilitas, kompetisi berkelanjutan, dan pengembangan olahraga bola tangan di lingkungan sekolah.

    Sepuluh Daerah Ambil Bagian

    Ketua Pelaksana Pertandingan Cabor Bola Tangan Porprov XVI Sumbar, Seprinaldi, menjelaskan pertandingan bola tangan berlangsung pada 3–12 Oktober 2026.

    Pertandingan digelar di dua lokasi dengan karakter berbeda. Nomor indoor berlangsung di Lapangan Rafhely Futsal By Pass Padang, sedangkan nomor outdoor/beach handball dilaksanakan di Pantai Pasir Jambak.

    Sebanyak 10 daerah ambil bagian dalam pertandingan bola tangan Porprov XVI Sumbar. Mereka terdiri dari Kabupaten Kepulauan Mentawai, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, serta Kota Padang, Bukittinggi, Pariaman, Solok dan Sawahlunto.

    Menurut Seprinaldi, keberadaan dua nomor pertandingan tersebut memperlihatkan ruang pengembangan bola tangan yang cukup luas.

    “Pertandingan berlangsung 3-12 Oktober 2026 dengan mempertandingkan nomor indoor dan outdoor/beach handball. Cabor ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi Porprov XVI, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi,” katanya.

    Pada akhirnya, pertandingan bola tangan Porprov XVI Sumbar bukan hanya berbicara tentang skor dan kemenangan. Ada proses pembelajaran yang berlangsung di dalamnya: bagaimana atlet menghormati lawan, menerima hasil pertandingan, bekerja dalam tim dan menjaga semangat persaudaraan.

    Di sisi lain, kehadiran para kontingen di Padang juga membuka ruang perjumpaan antara olahraga, masyarakat dan potensi daerah.

    Ketika kompetisi berakhir, medali memang akan menentukan siapa yang menjadi juara. Namun, proses pembinaanlah yang akan menentukan sejauh mana para atlet dapat terus berkembang setelah Porprov usai.

    Karena itu, setiap pertandingan bola tangan di Porprov XVI Sumbar layak dipandang sebagai bagian dari perjalanan panjang olahraga Sumatera Barat—dari lapangan pertandingan hari

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad