• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label pengabdian masyarakat. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label pengabdian masyarakat. Tampilkan semua postingan

    Tim Robotik UBH Lolos Kontes Robot Regional

    Padang - Tim Robotik Universitas Bung Hatta berhasil lolos seleksi tahap pertama untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun 2018. Tim yang berada dibawah UKM Informasi Comunication dan Teknologi lolos pada lomba yang diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

    Ketua Tim Robotik Universitas Bung Hatta yang juga Pjs. Ketua UKM ICT Febry Rachma Dani
    mengatakan Universitas Bung Hatta sendiri mengikuti 4 divisi kecuali KRSBI Humanoid dan masuk ke Regional 1 area Sumatera. Berdasarkan hasil penilaian proposal berhasil dinyatakan lolos seleksi tahap I, sesuai dengan Surat Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor: 262/B3.1/KM/2018 tertanggal 23 Januari 2018.

    “Dalam surat itu dijelaskan setelah hasil seleksi tahap I atau seleksi administrasi proposal calon peserta ini akan dilanjutkan dengan membuat robotnya dan mempersiapkan laporan untuk seleksi tahap II yang akan dievalusi berupa laporan presentasi, dokumentasi foto robot dan anggota tim serta dokumentasi video,” sebut mahasiswa Teknik Elektro ini.

    Batas Waktu Pemasukan Laporan Kemajuan hingga19 Maret 2018, Pengumuman Peserta KRI Tingkat Regional pada 26 Maret 2018 dan pertandingan KRI Tingkat Regional 1 di Universitas Lampung pada 26-28 April 2018. Bila lolos tingkat regional akan melaju ke tingkat nasional di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada 28 Juni – 1 Juli 2018.

    “Hasil pengumuman ini menjadi langkah awal untuk melaju ditahapan berikutnya. Tim sudah mempersiapkan segala halnya. Mohon dukungan dan doanya agar dapat memberikan hasil yang terbaik serta mengharumkan nama alamamater di bidang robotik ini,” tambah mahasiswa angkatan 2014 ini.

    Dikatakannya, KRI 2018 dilaksanakan mulai dari Kontes Tingkat Regional dan Kontes Tingkat Nasional yang dibagi menjadi 5 divisi, yaitu: Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda.

    Tim Robotik Universitas Bung Hatta diketuai Febry Rachma Dani dengan anggota Robi Al Ali, M.Arief, Aulia Amdani, M. Edo Suhendra dan Ridwan Hendri. Mereka dibina Eddy Soesilo. (rel) 

    BEM STIE Perbankan Indonesia Diapresiasi PMI

    Padang - Mahasiswa STIE Perbankan Indonesia (STIEPI) menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat. Mereka menggelar donor darah di kampusnya Jalan Raden Saleh Nomor 23 Padang.

    “Kami melaksanakan kegiatan ini untuk ikut membantu ketersediaan darah di PMI. Kami ingin mensosialisasikan betapa setetes darah itu berharga bagi kemanusiaan,” ujar Ketua BEM STIEPI Vicky Tornado, Kamis (18/1).

    Menurut Vicky, dia rekan-rekannya merasakan bagaimana sulitnya jika ada saudara, teman yang menjalani perawatan dan butuh darah bagi kesembuhannya. Kadang darah bisa didapatkan dengan jalan mencarikan donor pengganti jika golongan darah itu ada di PMI. Jika tidak, PMI akan menjawab stok darah sedang tidak ada.

    “Dengan cara ini kami berupaya untuk menambah ketersediaan darah. Alhamdulillah kawan-kawan banyak yang ikut. Bahkan alumni dan masyarakat umum turut berdonor di acara kami,” ujarnya.

    Dr. Ifdelia Suryadi Johan dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Padang mengapresiasi kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh BEM STIEPI yang didukung oleh kampusnya. Mereka sangat bersemangat mensosialisasikan kegiatan mereka. Hingga mahasiswa di sana serta masyarakat umum pun banyak yang berdonor.

    “PMI sangat mengharapkan kegiatan donor darah ini lebih sering dilakukan oleh lembaga atau komunitas di Padang. Ini untuk menjamin pasokan darah tercukupi,” ujar dosen luar biasa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas itu.

    Ifdelia yang akrab dipanggil IS Johan itu mengungkapkan kebutuhan darah di Padang 100-150 kantong per hari. Sering ketersediaan darah yang sesuai dengan golongan yang diperlukan tidak
    Inilah yang kadang kurang dipahami oleh masyarakat yang butuh darah bagi keluarga, teman atau kerabatnya. Mereka tidak perlu marah-marah jika memang darah untuk golongan itu tidak tersedia.

    “Jika PMI mengatakan tidak punya stok, itu memang benar-benar darah yang dibutuhkan tidak tersedia. Hanya darah yang telah dipastikan bagus bisa diberikan,” ujarnya.

    Ketua STIEPI Lisa Fitriani Rahman sangat terharu dengan kegiatan mahasiswanya. Mereka dalam waktu terbatas bisa merealisasikannya. Dia pun berterima kasih kepada dua mahasiswa dari Jember yang tugas belajar ke STIEPI, Andreas dan Suci yang giat mendukung kegiatan tersebut. (f01)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2