• Breaking News

    Naajiya Fokus Pada Pemulihan Ekonomi Korban Banjir Bandang Palembayan

    Agam (sumbarkini.com) - Di hunian sementara (huntara), kebutuhannya bukan lagi sekadar nasi bungkus atau selimut kering yang dibutuhkan penyintas bencana di Palembayan. Mereka butuh berdiri di atas kaki sendiri guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

    Setelah ladang, sawah, toko, warung atau bengkel mereka hanyut ditelan galodo (banjir bandang), modal untuk menata hidup kembali adalah segalanya. Hal ini didasarkan hasil asesmen relawan tim Naajiya Peduli di lapangan. Makanya, pada Sabtu (31/1/2026) Yayasan An Naajiya, melalui program "Naajiya Peduli", memberikan bantuan berupa uang tunai sebanyak 150 paket. Ini satu bentuk suntikan semangat yang sangat dinanti penyintas.

    DR. Desman, MA, Ketua Yayasan An Naajiya, menjelaskan bahwa keputusan menyalurkan bantuan galodo Palembayan dalam bentuk uang tunai ini diambil setelah asesmen mendalam. Uang tunai dianggap lebih fleksibel, terutama untuk kebutuhan operasional sehari-hari dan biaya kontrol kesehatan.

    “Ini adalah titipan dari donatur untuk penyintas bencana galodo. Semoga bisa sedikit membantu untuk membeli kebutuhan dan bagi penyintas di rumah singgah bisa untuk biaya perawatan dan kontrol kesehatan,” ujar Desman.

    Dikatakan Desman bahwa bantuan ini adalah jembatan menuju pemulihan. Bagi penghuni huntara, bantuan ini ibarat memberikan oksigen agar penyintas bisa sedikit bernafas lega. 

    Menyambut penyampan itu, Tomas Libra, salah seorang perwakilan warga huntara, mengakui bantuan pangan dan papan memang sudah cukup. Namun, untuk bangkit, mereka butuh lebih dari itu. Mereka butuh modal untuk memulai lagi.

    “Kami tidak mungkin selamanya seperti ini. Kami butuh suppor untuk bisa menata kehidupan dan usaha,” kata Tomas dengan suara tercekat. 

    Ia pun mengungkapkan kenyataan pahit, sekitar 80 persen penghuni huntara kehilangan rumah sekaligus lahan usaha. Sawah, ladang, bengkel—semua hanyut. "Hilang sudah semua," ujarnya terbata.

    Di lain kesempatan, tepatnya di Rumah Singgah Lubuk Basung, fokus pemulihan sedikit berbeda. Aryati, Pengelola rumah singgah, mengatakan bahwa selain kebutuhan fisik, penyintas menghadapi pertarungan batin. Sebagian masih menjalani rawat jalan, tetapi trauma psikologis jauh lebih mengancam.

    “Sebagian penyintas masih banyak yang mengalami trauma. Mengenai kebutuhan bantuan pangan, alhamdulillah sudah cukup memadai, tapi yang lebih penting adalah bagaimana membantu mereka dalam hal mental dan trauma, begitu juga untuk kelanjutan kehidupan mereka karena rumah dan sawah mereka kebanyakan hanyut dibawa galodo,” tutur Aryati.

    Dia sangat mengharapkan dukungan mental dan ekonomi berkelanjutan dari pemerintah atau lembaga lainnya. Naajiya Peduli menyadari betul bahwa rekonstruksi pasca-bencana adalah maraton, bukan lari cepat. Bantuan uang tunai ini diharapkan menjadi momentum bagi para penyintas untuk menguatkan mental, membiayai pengobatan, dan perlahan menanam benih harapan baru di tengah puing-puing sisa bencana galodo Palembayan. (Jimi)

    Padang Usulkan Pembuatan 200 Titik Sumur Komunal dan Penambahan Dua SPAM Baru

    Padang (sumbakini.com) - Perumda Air Minum Kota Padang bersama Pemko Padang mempercepat penanganan krisis air bersih. Salah satunya adalah pengajuan pembangunan 200 sumur bor komunal dan penambahan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

    Hal itu disampaikan disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran kepada Menteri PUPR Dody Hanggodo saat meninjau kondisi intake Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1/2026). Ikut dalam rombongan itu Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang mendampingi Anggota DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Anggota DPRD Kota Padang Mastilizal Aye.

    Fadly Amran menyampaikan bahwa Perumda Air Minum Padang saat ini telah bekerja maksimal untuk memulihkan layanan. Hanay saja keterbatasan infrastruktur pascabencana membuat sistem distribusi air masih bersifat sementara dan rentan terhadap gangguan.

    “Kami meminta pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami kekeringan agar beban distribusi Perumda AM tidak terlalu berat," ujarnya. 

    Ditegaskan Fadly bahwa dengan bertambahnya sumur bor komunal, suplai air ke rumah tangga bisa lebih stabil dan tidak seluruhnya bergantung pada jaringan Perumda Air Minum.

    Lebih jau Fadli menerangkan dari 200 titik sumur bor yang diusulkan, hanya sekitar 50 titik berada di atas aset milik pemerintah kota. Sisanya akan ditempatkan di fasilitas publik agar mudah diakses masyarakat.

    “Sebagian besar sumur bor akan kita arahkan ke masjid dan musala sehingga warga bisa memanfaatkan air bersih secara komunal, terutama saat pasokan PDAM terganggu,” tegasnya.

    Fadly Amran juga mengungkapkan pembangunan SPAM baru telah disetujui untuk tahun anggaran 2026. Upaya ini dilakukan dalam rangka peremajaan sistem air bersih di Kota Padang yang rawan bencana.

    “Direncanakan ada dua SPAM baru dengan kapasitas 200 liter per detik dan 500 liter per detik. Fokus utama kita adalah mengganti SPAM Gunung Pangilun yang kondisinya sudah tidak layak,” ulasnya.

    Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyatakan pihaknya telah menyiapkan kebijakan khusus bagi pelanggan yang terdampak paling parah.

    “Sekitar 1.382 pelanggan atau sekitar 1,1 persen dari total pelanggan kami benar-benar tidak mendapatkan aliran  air. Untuk pelanggan tersebut, rekening air bulan Februari kami nol-kan, termasuk retribusi sampah,” ungkapnya. (*/Elsi)

    Perumda Air Minum Kota Padang Gratiskan Rekening Air 1.382 Pelanggan

    PADANG (sumbarkini.com) – Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengambil langkah sanga berani dalam merespon krisis air bersih yang melanda sebagian wilayah Kota Padang. Pihaknya memutuskan untuk menggratiskan tagihan rekening air bulan Februari bagi ribuan pelanggan yang terdampak gangguan pendistribusian pasca banjir bandang akhir tahun lalu.


    Hendra Pebrizal mengatakan terdapat sekitar 1.382 pelanggan atau setara dengan 1,1 persen dari total pelanggan yang terdampak secara signifikan. Untuk kelompok ini, Perumda Air Minum tidak akan membebankan biaya apapun.


    "Ada sekitar 1.382 pelanggan yang kami gratiskan. Artinya, rekening Februari itu kita nol-kan, termasuk retribusi sampahnya juga kita nol-kan," tegasnya saat mendampingi kunjungan kerja Menteri PUPR dan Wali Kota Padang di Intake Gunung Pangilun, Jumat (30/1/2026).

    Meski tagihan digratiskan, Hendra memastikan bahwa pelayanan air bersih tidak terhenti. Perumda Air Minum terus menyiagakan armada mobil tangki untuk menjangkau pemukiman warga yang pipanya belum dialiri air.


    "Pelayanan tetap kita berikan melalui mobil tangki. Petugas kami mengisi tangki-tangki yang sudah disediakan pada titik-titik terdampak, sebanyak satu sampai dua kali setiap harinya," tambahnya.


    Selain fokus pada kompensasi pelanggan, Hendra melaporkan bahwa tim teknis di lapangan terus bekerja mengejar target pemulihan infrastruktur. Saat ini, progress perbaikan intake dan sistem pemipaan yang rusak telah mencapai 98 persen.


    Ia optimis bahwa sisa pengerjaan sebesar 2 persen tersebut akan rampung pada awal Februari ini, sehingga distribusi air melalui sambungan rumah (SR) dapat kembali normal secara bertahap.


    Langkah Dirut Perumda Air Minum ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran. Dimana sebelumnya Walikota telah meminta jajaran BUMD memberikan insentif dan keringanan bagi warga di tengah masa pemulihan infrastruktur air di Kota Padang.  (Elsi) 

    Walikota Padang Tegaskan Dukungan Terhadap Respon Cepat Menteri PUPR

    PADANG (sumbarkini.com) – Wali Kota Padang, Fadly Amran Fadly Amran menegaskan kesiapan jajaran Pemerintah Kota Padang untuk mendukung penuh percepatan normalisasi sungai yang diinstruksikan pusat. Hal ini disampaikannya saat  mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, di Bendungan Koto Tuo, Kelurahan Balai Gadang, Kamis (29/1/2026). 

    Fadly mengatakan bahwa kehadiran Menteri PUPR merupakan angin segar bagi warga Kecamatan Koto Tangah yang terdampak banjir. Ia menyatakan apresiasinya atas langkah tegas kementerian yang meminta pemulihan infrasturktur itu dilakukan selama 24 jam. 

    “Kami sangat mengapresiasi perhatian dan langkah cepat dari Bapak Menteri PUPR. Pemerintah Kota Padang siap berkolaborasi dan bersinergi agar seluruh proses penanganan pascabanjir ini berjalan tanpa kendala teknis di lapangan,” ujar Fadly.

    Selain fokus pada perbaikan fisik, Fadly juga menyambut baik arahan Menteri terkait program padat karya yang melibatkan warga lokal. Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan sangat membantu ekonomi warga yang sempat terganggu akibat bencana.

    “Harapan kita, normalisasi ini segera tuntas sehingga masyarakat kembali merasa aman dan tenang. Bendungan Koto Tuo adalah urat nadi pengairan dan kendali air di kawasan ini, jadi penyelesaiannya memang sangat mendesak,” ujarnya.

    Tampak hadir Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V). (Nelvi) 

    Operasi Keselamatan Singgalang 2026, Fokus pada Pendekatan Humanis

    PADANG (sumbarkini.som) - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Singgalang 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Dirlantas Polda Sumbar, AKBP H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., di Aula Mapolda Sumbar baru-baru ini.

    Dikatakan Reza pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membekali personel dengan kemampuan teknis dan taktis sebelum terjun ke lapangan. Reza juga menekankan bahwa operasi kali ini harus mengedepankan sisi humanis dan profesionalisme yang tinggi.

    "Dengan koordinasi yang matang dan pemahaman yang sama di setiap lini, kita harapkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 berjalan optimal. Tujuan utama kita adalah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan demi keselamatan bersama," ujarnya di hadapan para peserta latihan.

    Operasi Keselamatan Singgalang 2026 ini juga diproyeksikan sebagai langkah "Cipta Kondisi" guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Hal ini sangat krusial jelang periode Operasi Ketupat 2026 (pengamanan Idul Fitri), di mana volume kendaraan di wilayah Sumatera Barat diperkirakan akan meningkat tajam.


    Beberapa poin penekanan dalam latihan ini meliputi: Edukasi Masyarakat dengan cara mengutamakan tindakan preemtif dan preventif, Penggunaan Teknologi dengan cara: optimalisasi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dalam pengawasan. 

    Selain itu, dalam hal keselamatan pengguna jalan, petugas diminta fokus pada titik-titik rawan kecelakaan di jalur lintas Sumatera.


    Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam berlalu lintas, sehingga angka fatalitas kecelakaan di jalan raya dapat berkurang secara signifikan sepanjang tahun 2026. (Elsi) 

    Bupati Sijunjung Serahkan Bantuan Atensi dari Kemensos Kepada 196 Penerima Manfaat Senilai Rp.635.774.530

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Kabupaten Sijunjung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si bersama Wakil Bupati, H. Iraddatillah, S. Pt secara resmi menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia bertempat di ruangan bupati tersebut, pada Selasa 27 Januari 2026.

    Program ATENSI merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah terhadap kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu, agar dapat hidup lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.

    Dalam laporannya, PIC Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor, Yustisia Dwiputra menyampaikan bahwa bantuan disalurkan kepada 196 penerima manfaat (PM) yang terbagi ke dalam 4 (empat) klaster, yakni klaster Anak sebanyak 119 orang, klaster penyandang disabilitas sebanyak 51 orang, klaster lansia 24 orang, dan klaster kelompok rentan 2 orang.

    “Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp. 635.774. 530,-. Bantuan yang disalurkan sebanyak 378 paket meliputi bantuan dasar dan alat bantu fungsional seperti perlengkapan kamar, peralatan rumah tangga, nutrisi, perlengkapan sekolah, perlengkapan kebersihan, pempers, walker, Tongkat Kruk, Kursi Roda, Stoler anak, Kaki Palsu, Tangan Palsu, Sepatu Afo dan lainnya, "jelas Yustisia. 

    Sementara itu, Bupati Sijunjung Benny Dwifa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat pelayanan sosial di Kabupaten Sijunjung.

    “Bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi langkah nyata pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Sijunjung mendapatkan kesempatan yang sama dalam meningkatkan kualitas hidupnya,” ujar Benny.


    Bupati juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor, Yustisia Dwiputra beserta jajaran atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menyalurkan berbagai program sosial di Kabupaten Sijunjung.

    "Melalui program ATENSI ini, diharapkan para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan material, tetapi juga dorongan moral untuk memperbaiki taraf hidup, menjadi lebih mandiri, dan berdaya di masa depan, " harap Benny.

    Pada penyerahan tersebut tutut hadir Pj. Sekdakab Sijunjung, Jeheri, S. Sos, M. Si, Kadis Sosial PPPa, Yoftitas, ST, MT beserta jajaran, dari Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor juga hadir Benny Trisna Nugraha, Anata Nagari, Retno Dwi Hastuti dan Heru Prasetyo dan dihadiri para penerima manfaat. (Andri)

    Terima Undangan, KJI Pastikan Hadir Di HPN 2026

    PADANG – Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) resmi menerima undangan dari Panitia Pusat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 untuk menghadiri rangkaian acara puncak insan pers nasional yang akan digelar di Banten pada 7-9 Februari 2026 mendatang.

    Undangan bernomor 454/PWI-P/HPN2026/I/2026 tersebut mengonfirmasi bahwa KJI menjadi salah satu diantara sekian organisasi jurnalis yang diundang untuk menyukseskan perhelatan bertema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

    Menanggapi undangan resmi tersebut, Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, menyatakan kesiapan jajarannya untuk hadir dan berkontribusi aktif dalam agenda tahunan terbesar bagi insan pers di Indonesia tersebut.

    "Kehadiran KJI di HPN 2026 bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata kami dalam memperkuat ekosistem media di Indonesia. Tema tahun ini sangat relevan, pers yang sehat adalah kunci bagi kedaulatan ekonomi dan kekuatan bangsa," ujar Andarizal di Kantor DPP-KJI, Padang.

    Beliau juga menambahkan bahwa momentum ini akan digunakan untuk memperluas jejaring kolaborasi. "Kami ingin membawa semangat kolaborasi dari jurnalis di daerah ke kancah nasional. Di Banten nanti, kami berharap dapat bertukar pikiran dengan para tokoh pers dan pemangku kebijakan demi kemajuan profesi jurnalis ke depan," tegasnya.

    Adapun rangkaian kegiatan HPN 2026 direncanakan akan sangat padat, dimulai pada 7 Februari dengan berbagai seminar nasional, dilanjutkan dengan Konvensi Media Massa dan Dialog Budaya pada 8 Februari.

    Puncak peringatan HPN 2026 dijadwalkan jatuh pada 9 Februari 2026, yang menurut rencana akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, bersama para tokoh nasional dan sekitar 3.000 masyarakat pers dari seluruh penjuru tanah air.

    Meski panitia pusat telah menginformasikan bahwa biaya akomodasi dan transportasi ditanggung secara mandiri oleh setiap organisasi, hal tersebut tidak menyurutkan semangat delegasi KJI. Kehadiran KJI dalam perhelatan ini menegaskan posisi organisasi sebagai mitra strategis dalam menjaga independensi dan profesionalisme pers.

    Delegasi KJI dijadwalkan akan bertolak menuju Banten sebelum rangkaian acara dimulai guna memastikan partisipasi penuh dalam seluruh sesi diskusi dan seminar yang telah disiapkan oleh Panitia Pusat. (Rilis DPP-KJI)

    Milad ke-25, Baznas Sijunjung Adakan Bakti Sosial Goro Bersama dan Bagikan 100 Paket Sembako di UPT Padang Tarok


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Dalam rangka Milad ke 25 Tahun, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sijunjung menggelar kegiatan Bakti Sosial Gotong Royong Bersama dan Penyaluran Sembako bagi warga Unit Permukiman Transmigtasi (UPT) SP 1 Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Pada Minggu 25 Januari 2025.

    Kegiatan ini dihadiri Bupati Sijunjung yang diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, David Rinaldo, SSTP beserta jajaran, Sekretaris Dinas Pertanian, Dewi Shinta Ananda, S.Pt beserta jajaran, Ketua Baznas, H. Hidayatullah, Lc. MA bersama Waka I, H. Darmawan, SH, Waka II, H. Syahril Sada, SH, dan Kepala Pelaksana Baznas, Meri Muliadi, S. Pd beserta jajaran. 

    Kegiatan Bakti Sosial ini diawali dengan Gotong Royong bersama di lokasi Kandang I dan Kandang II  Balai Ternak Kondang Jaya kelompok binaan Baznas Sijunjung. Kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dengan warga Transmigrasi Padang Tarok dan ditutup dengan pembagian 100 paket sembako bertempat di Masjid Jami' Al-Muhajirin UPT Padang Tarok. 

    Kadis Nakertrans, David Rinaldo yang mewakili Bupati Sijunjung mengucapkan terima kasih kepada  BAZNAS Sijunjung yang telah menjadikan UPT Padang Tarok, SP 1 sebagai tempat kegiatan bakti sosial dalam rangka Milad ke-25 Baznas tersebut. 

    "Kami ucapkan selamat Milad ke- 25 bagi Baznas, semoga semakin maju dan berkembang lagi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dipilihnya UPT Transmigrasi Padang Tarok ini sebagai tempat kegiatan Bakti Sosial tahun ini, " ujar David._

    Ia juga menyampaikan kepada Warga Masyarakat UPT Transmigrasi Padang Tarok bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung akan selalu memperhatikan masyarakatnya di Transmigrasi ini.

    Ketua Baznas, H. Hidayatullah mengatakan bahwa  "Tahun ini Baznas telah berumur 25 tahun. Pada usia ini, Alhamdulilah Baznas Sijunjung sudah mengumpulkan Rp 5 Miliyar. Hal ini adalah berkat dukungan dari masyarakat dan juga bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,"

    "Alhamdulillah program balai ternak yang kita gulirkan ini berjalan dengan baik  sehingga mendapat nilai yang baik dari Baznas RI, "ujar Hidayatullah. 

    Kepala Pelaksana Baznas, Meri Muladi menambahkan bahwa, selain pelaksanaan Bakti Sosial dalam rangka Milad ke-25 ini, Baznas Sijunjung juga mengadakan tausiah agama yang disampaikan oleh Buya H. Hidayatullah. 

    " Tausiyah agama ini adalah dalam rangka memperingati hari Isra' Mi'raj nya nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut bulan suci ramadhan bersama warga masyarakat UPT Padang Tarok SP 1 yang kita laksanakan di Masjid Jami' Al-Muhajirin UPT Padang Tarok, SP 1,"ujar Yayan panggilan akrab Kapel Baznas tersebut. 

    Dalam tausiyah agamanya, H. Hidayatullah menyampaikan tentang Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. 

    Isra Mi'raj adalah dua bagian perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dalam satu malam (27 Rajab) dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra), lalu naik ke langit ke-7 hingga Sidratul Muntaha (Mi'raj) untuk menerima perintah shalat lima waktu. Peristiwa ini merupakan bukti kekuasaan Allah, penghiburan bagi Rasulullah, dan ujian keimanan. 

    Kegiatan ini ditutup dengan pembagian 100 paket sembako, dilanjutkan dengan sholat Zuhur dan makan bersama di Masjid Jami' Al-Muhajirin. (Andri). 


    Perdana di 2026, BIM Salurkan Bantuan Kaki Palsu, Kaca Mata dan 3000 Bibit Pohon

    Ketaping, Padang Pariaman - Mengawali tahun 2026 Bandara Internasional Minangkabau (BIM) salurkan bantuan sosial ramah difabel melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini merupakan TJSL perdana dalam program InJourney Ramah Difabel.

    General Manager BIM, Dony Subardono, mengatakan program tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk komitmen perusahaan. “Melalui program ini, kami menyalurkan bantuan kaki palsu, kacamata baca, serta buku Braille bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah wujud komitmen BIM dalam menghadirkan bandara yang inklusif dan peduli,” ujar Dony.

    Dony mengatakan pada kegiatan tersebut disalurkan 42 kaki palsu kepada warga di Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman, dan Agam. Selain itu, BIM juga melakukan pemeriksaan mata terhadap 674 siswa di sejumlah SD di Padang dan sekitarnya. Sebanyak 197 diantaranya menerima kacamata baca.


    Disalurkan juga 52 buku braille kepada siswa SLB dan anak-anak panti asuhan di beberapa daerah di Sumatera Barat (Sumbar). Sementara di bidang lingkungan, BIM menebar 3.000 bibit pohon untuk ditanam di sejumlah wilayah di Sumbar.

    Founding Father Kick Andy yang turut hadir dalam acara itu, Ali Sadikin, menyebut program InJourney Ramah Difabel telah berjalan konsisten selama enam tahun. “Alhamdulillah, ini sudah memasuki tahun keenam kami bersama InJourney menjalankan program Ramah Difabel dan terus kami laksanakan setiap tahun,” katanya.

    Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, mengapresiasi program tersebut. Program itu dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat terutama mereka yang berkebutuhan khusus.

    “Bantuan ini tidak hanya membantu secara fisik, tapi juga meningkatkan semangat hidup dan produktivitas warga. Untuk itu kami mewakili pemerintah dan penerima bantuan, mengucapkan terimakasih atas kepedulian BIM dan InJourney,” ujarnya.

    Yayasan Jaya Perkasa  Peduli yang digandeng BIM untuk menyaring difabel pemerlu bantuan kaki palsu, menyatakan program ini sangat menggembirakan para difabel. Terutama mereka yang belum pernah menerima bantuan kaki palsu, atau kaki palsu yang pernah mereka miliki sudah harus diganti.

    "Kami turut dipercaya BIM dalam penyaluran kaki palsu ini. Kami mendata para difabel di kota dan kabupaten di Sumbar yang sangat memerlukan bantuan kaki palsu ini. Kami menyeleksi agar penerima benar-benar tepat sasaran," ujar Nelvi, Sekretaris Yayasan itu. (*)

      

     

    Kunjungi Kementrian Transmigrasi, Bupati Benny Dwifa Terima Bantuan Rp. 570 Juta Untuk Kelompok Lembaga Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Permohonan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si kepada pemerintah pusat mulai dipenuhi. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui Direktorat Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Kementrian Transmigrasi Republik Indonesia memberikan bantuan bagi kelompok lembaga ekonomi di kawasan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung berupa peralatan sebesar Rp 570.700.000, 00- (Lima ratus tujuh puluh juta, tujuh ratus ribu rupiah). 

    Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si dengan Mentri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara pada September 2025 yang lalu.

    Adapun bantuan ini diserahkan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si yang didampingi oleh Pj. Sekdakab, Jaheri, S. Sos,. M. Si, Kepala Bappeda, Khamsiardi, SSTP, M. Si, Kadis Nakertras, David Rinaldo, SSTP, Kadis PUPR, Dainis Suryani, ST. MT, Kadis Pertanian, Ir. Ronaldi, Kadis Dagperinkop, Hasmizon, SE, M. Si, dan Kadis Pangan Perikanan, Adri, S. Pt kepada 6 kelompok kelembagaan kawasan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, di BLK Muaro Sijunjung, pada Jum'at 23 Januari 2026.

    Ke enam kelompok kelembagaan tersebut diantaranya, KUD Makarti Tama, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tanggo Bungsu, Gapoktan Tuah Sakato, Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Makmur, KWT Sido Jaya, dan KWT Prima Mandiri yang menerima peralatan seperti traktor, Motor Roda 3, Mesin Potong Rumput, Mesin Jahit, Oven Gas, Mesin Obras, Kompor Gas, Setrika, Kulkas, dan peralatan lainnya. 

    Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir di kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementrian Transmigrasi atas bantuan bagi kelompok kelomopok masyarakat di Transmirasi Kabupaten Sijunjung. 

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo melalui Kementrian Transmigrasi. Banyak paket paket dari wilayah Eks Transmigrasi dan Transmigrasi yang kelompok kelompok masyarakat hari ini banyak yang produktif, baik itu dilahan pertanian, ada tata boga, dan menjahit. Hari ini sudah kita salurkan kepada kelompok-kelompok tersebut dan mudah mudahan bermanfaat. Kami juga mohon suport dari kementrian, pemerintah pusat dan Bapak Presiden Prabowo untuk menjadikan Sijunjung menjadi salah satu daerah yang sejahtera masyarakatnya, "ujar Bupati Benny Dwifa. 

    Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, David Rinaldo, SSTP juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.

    “Terima kasih kepada Presiden melalui Kementrian Transmigrasi. Alhamdulillah bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan perekonomian bagi masyarakat di Kabupaten Sijunjung, "ujar David. 

    (Andri).

    Bupati Benny Dwifa Lantik Jaheri, S. Sos, M. Si Sebagai Pj.Sekdakab Sijunjung

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si, Sutan Gumilang secara resmi melantik Jaheri, S.Sos., M.Si., sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung bertempat di Balairung Lansek Manih, pada Jum'at 23 Januari 2026.

    Prosesi pelantikan yang berlangsung Khidmat ini turut dihadiri Wakil Bupati Sijunjung, H. Irraddatillah, S. Pt, Paduko Marajo, Plh. Sekdakab Drs. Endi Nazir, Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung Nofriadi Zulka, Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, serta Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sijunjung.

    Pj. Setdakab Jaheri, M. Si sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sijunjung, merupakan pejabat eselon II dengan pangkat Pembina Utama Muda, Gol. IV C dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) 19730311 199303 1 004. 

    Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa Yuswir selain mengucapkan selamat, ia juga menegaskan bahwa kehadiran Pj. Sekdakab yang baru diharapkan dapat memperkuat koordinasi birokrasi serta memperlancar pengadministrasian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

    “Dengan telah dilantiknya Pj. Sekdakab, tidak ada lagi kendala dalam pengadministrasian pemerintahan daerah. Semua roda organisasi harus berjalan lebih efektif dan profesional,” tegas Bupati.

    Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa amanah jabatan merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral kepada masyarakat serta kepada Allah SWT.

    “Jadikan amanah ini sebagai amal ibadah. Selamat bertugas kepada Pj. Sekdakab yang baru, semoga dapat membawa kinerja pemerintahan yang semakin baik dengan kerjasama dan kolaborasi kita semua dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, "ujar Bupati Benny Dwifa. (Andri)

    Aksi Bersih PMI Akan Terus Berlanjut, Targetkan Sebelum Ramadhan Rumah Warga Terdampak Sudah Bersih

    PADANG (Sumbarkini.com) -Menyambut Ramadhan 1447 Hijriyah pada tahun ini, Palang Merah Indonesia (PMI) terus lakukan aksi bersih rumah dan lingkungan warga yang terdampak bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat. 

    Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, mengatakan sebagaimana arahan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, PMI telah berkomitmen akan terus berasa disisi masyarakat yang terdampak bencana. Pada masa pemulihan ini, jelas Aristo, giat PMI berfokus pada Aksi Bersih.

    "Kita fokus pada pembersihan Masjid dan rumah warga yang rusak ringan yang masih bisa dihuni. Agar warga bisa melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman dirumah masing-masing." Tambah Aristo.

    Seperti halnya giat PMI hari ini (21/1) di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Sebanyak 8 orang personil PMI Kabupaten Agam membersihkan dua unit rumah dari sisa lumpur dan material banjir bandang.

    Heru, Kepala Divisi PB PMI Kabupaten Agam yang ikut bertugas, mengatakan aksi bersih ini juga dibantu warga setempat dan relawan kemanusiaan disekitar Jorong Kayu Pasak. "Kita usahakan dua rumah ini dapat dibersihkan secara keseluruhan, jadi besok kita bisa lanjut giat di rumah lain." Ucap Heru. 

    Ia juga mengatakan masih banyak warga yang mengeluhkan kondisi rumah yang masih dipenuhi lumpur dan sangat sulit dibersihkan sendiri. "Apalagi sekarang cuaca sudah mulai panas, sisa lumpur mulai mengering dan keras." Terang Heru. 

    Heru berharap aksi bersih lingkungan ini dapat meringankan beban warga terdampak serta mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana. "Kita siap membantu warga untuk kembali pulih." Tutupnya

    (Humas PMI Sumbar) 

    Evi Yandri Ajak Generasi Muda Maknai Peristiwa Situjuah sebagai Pilar Persatuan Bangsa


    Limapuluh Kota- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga ingatan kolektif terhadap sejarah perjuangan bangsa, khususnya Peristiwa Situjuah, sebagai sumber nilai dan pelajaran bagi pembangunan daerah dan penguatan persatuan nasional.

    Ajakan tersebut disampaikan Evi Yandri saat menghadiri upacara peringatan Peristiwa Situjuah ke-77, yang digelar di Lapangan Khatib Sulaiman, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (15/1/2026).

    Menurutnya, pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tentang Jas Merah—jangan sekali-kali melupakan sejarah—harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda. Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan cermin nilai perjuangan, pengorbanan, dan kebersamaan.

    “Peristiwa Situjuah merupakan momen bersejarah di daerah kita yang mengandung banyak pelajaran penting. Dari peristiwa ini, kita belajar bahwa setiap cita-cita besar hanya bisa dicapai melalui perjuangan, persatuan, dan kebersamaan,” ujar Evi Yandri.

    Ia menegaskan, Peristiwa Situjuah juga mengajarkan dampak besar dari pengkhianatan dalam perjuangan. Akibatnya, sejumlah pejuang gugur dan semangat perjuangan bangsa sempat tercoreng. Hal tersebut, kata Evi, harus menjadi pelajaran berharga agar nilai persatuan senantiasa dijaga demi kepentingan daerah dan bangsa.

    Lebih lanjut, Evi Yandri menyebutkan bahwa mengingat sejarah tidak hanya menumbuhkan rasa nasionalisme, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, baik secara pribadi maupun kelembagaan, DPRD Sumbar berkomitmen untuk terus menghargai dan mengenang seluruh peristiwa bersejarah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

    “Peristiwa Situjuah memiliki kontribusi besar bagi Sumatera Barat dalam menyelamatkan Republik Indonesia, terutama melalui perannya dalam rangkaian terbentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI),” jelasnya.

    Ia menambahkan, peringatan Peristiwa Situjuah juga merupakan bagian dari upaya memperkuat semangat bela negara. Banyaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan para pahlawan demi tegaknya kedaulatan bangsa.

    “Kita tidak boleh melupakan peristiwa ini. Mengingat jasa para pahlawan adalah bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka demi negara,” tegas Evi Yandri.

    Evi Yandri pun mengimbau masyarakat menjadikan Peristiwa Situjuah sebagai inspirasi dari rangkaian sejarah terbentuknya PDRI yang berlangsung pada 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949, di tengah Agresi Militer Belanda II.

    “Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pembentukan PDRI—termasuk Peristiwa Situjuah pada 15 Januari 1949—menjadi bukti kuatnya semangat persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita gali dan wariskan kepada generasi penerus,” pungkasnya.(*)

    Tinjau Warganya Yang Terkena Musibah Kebakaran, Wabup Iraddatillah Serahkan Bantuan

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pepatah inilah yang dialami Ibu Siti Syamsiah, rumahnya di Jorong Koto Panjang, Nagari Koto Baru, Kecamatan IV Nagari mengalami kebakaran pada Rabu 8 Januari 2026 sekitar pukul 23.30 Wib yang lalu.

    Kebakaran yang diperkirakan karena konsleting listrik ini telah menghabiskan seluruh isi rumah milik Ibu Siti yang tinggal bersama anak anaknya tersebut, meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp. 300 juta rupiah.


    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt Paduko Marajo yang mendapat kabar duka tersebut, dengan didampingi Kepala Dinas Sosial PPPa, Yofritas, ST, MT beserta Kabid, Irfan Syofian, SH, Wakil Ketua Baznas, Syahril Syada, SH, beserta Kepala Pelaksana Baznas, Meri Muliadi, S. Pd dan Pinca Bank Nagari, Rano Ferdian, dan Camat IV Nagari, Ayu Bony Dwi Fita, S. STP, M. Si langsung meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada Ibu Siti Syamsiah, pada Rabu 14 Januari 2026.

    Dikesempatan itu, Wabup menyampaikan ucapan duka dan berharap Ibu Siti Syamsiah beserta keluarga tabah dan sabar menerima cobaan tersebut.

    "Kami atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan berduka cita atas musibah kebakaran yang menimpa rumah Ibu Siti, kami berharap Ibu sabar menerima cobaan ini. Pada hari ini kami hadir disini juga untuk memberikan suport kepada Ibu dan keluarga, serta memberikan bantuan dari Pemerintah Daerah, Baznas, dan Bank Nagari. Semoga bisa membantu dan meringankan beban Ibu Siti bersama keluarga, "ujar Wabup Iraddatillah. (Andri)

    Rayakan Ulang Tahun Bupati Benny Dwifa ke-40, Pemkab Sijunjung Gelar Tausiyah Agama.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Kabupaten Sijunjung menggelar acara syukuran dalam rangka merayakan ulang tahun Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si yang kini genap berusia 40 tahun.

    Momen istimewa ini juga diwarnai dengan penyampaian tausyah agama oleh Ketua MUI Kabupaten Sijunjung, Ustadz H. Syukri Rahmad, Lc. MA di Rumah Dinas Bupati Sijunjung, pada Selasa 13 Januari 2026.

    Acara yang penuh dengan kekeluargaan ini dihadiri Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt, Wakil Ketua DPRD, Syahril Samra beserta Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Plh Setdakab Sijunjung, Drs Endi Nazir beserta staf ahli, Asisten, Kepala OPD, Ketua TP PKK, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Ketua GOW, Ny. Donna Iraddatillah beserta Ketua Organisasi Wanita lainnya, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Ketua LKAAM, Ketua Bundo Kanduang, Camat serta Kepala Puskesmas se Kabupaten Sijunjung dan undangan lainnya.


    Bupati Benny Dwifa dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas nikmat sehat dan umur Panjang yang diberikan oleh Allah SWT, yang memungkinkan dirinya merayakan ulang tahunnya yang ke-40 bersama para tamu undangan.

    Benny juga mengungkapkan terima kasih kepada Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, anggota DPRD, unsur forkopimda, alim ulama, serta seluruh stakeholder yang telah hadir dalam acara tersebut.

    Selain itu, Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, kekompakan, dan kerukunan di Kabupaten Sijunjung. Benny berharap dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Sijunjung dapat terus berkembang dan maju, serta warganya senantiasa diberkahi kedamaian dan kesejahteraan. (Andri)

    Kukuhkan Pengurus IPHI Kec. Tanjung Gadang, Wabup Iraddatillah Berharap Bisa Memotivasi Masyarakat Untuk Naik Haji dan Umroh

     

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati sekaligus Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt Paduko Marajo hadiri acara pertemuan bulanan sekaligus pengukuhan pengurus IPHI Kecamatan Tanjung Gadang Periode 2026 - 2030, pada Selasa 13 Januari 2026.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Baitul Ibadah, Nagari Timbulun, Kecamatan Tanjung Gadang ini turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sijunjung, H. Yofritas, ST. MT, Kepala Kantor Haji dan Umroh Sijunjung, H. Asrizal, S. Ag. MA, Wakil Ketua Baznas, H. Darmawan, KUA Kecamatan Tanjung Gadang, Wali Nagari Timbulun beserta perangkat nagari.


    Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah menyampaikan selamat kepada H. Kaswir beserta pengurus IPHI Kecamatan Tanjung Gadang lainnya yang telah dikukuhkan.

    "Semoga IPHI Kecamatan Tanjung Gadang bisa menjadi contoh dan tauladan yang baik ditengah masyarakat serta dapat memotivasi masyarakat untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umrah, " harap Wabup. (Andri)

    Bupati dan Wabup Sijunjung Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Bersama Polres Sijunjung

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si, Sutan Gumilang dan Wakil Bupati, H. Iraddatillah, S.Pt Paduko Marajo hadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan produktif, Jorong Padang Ranah, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, pada Kamis 8 Januari 2026.

    Kegiatan yang digelar Polres Sijunjung ini turut dihadiri Kajari Sijunjung, Muhammad Ali, S.H. M.Kn., Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah,S.I.K.,M.H beserta jajaran, Dandim 0310/SS diwakili Danramil Sijunjung, Kepala BPS Kabupaten Sijunjung Yuliandri, S.E., M.M, Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ronaldi beserta jajaran, Camat Sijunjung, Khairudin, SE, dan Wali Nagari Sijunjung, Rajilis. 

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, dan para petani dalam mendukung peningkatan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

    “Panen raya jagung serentak ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan petani, tetapi juga wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pemerintah Kabupaten Sijunjung akan terus mendorong dan mendukung sektor pertanian agar semakin maju dan berdaya saing,”ujar Bupati Benny Dwifa. 

    Kegiatan ini juga dirangkai dengan Zoom Meeting bersama Pemerintah Pusat guna mendengarkan arahan kebijakan dan strategi konkret terkait perwujudan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. ( Andri).

    Pemkab Sijunjung Gelar Acara Pengantar Alih Tugas DR. Zefnihan, AP. M. Si Menjadi Kepala BAPPEDA Prov. Sumatera Barat


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung menggelar acara ramah tamah dalam rangka mengantar alih tugas DR. Zefnihan, AP. M. Si yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung dan kini menjadi Kepala BAPPEDA Provinsi Sumatera Barat, Selasa 6 Januari 2026.

    Acara yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Bupati tersebut dihadiri langsung Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si beserta Ketua TP PKK, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Wakil Ketua DPRD, Syahril Samra, Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Plh, Sekdakab Sijunjung, Drs Endi Nazir, Asisten, Kepala OPD, BUMN/BUMD, Instansi Vertikal, Organisasi Wanita, dan Camat se Kabupaten Sijunjung.


    Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada Bapak DR. Zefnihan yang beralih tugas menjadi Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat.

    "Atas nama pribadi, keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Sijunjung, kami mengucapkan selamat kepada Bapak DR. Zefnihan, AP. M. Si yang diberikan amanah menjadi Kepala BAPPEDA Provinsi Sumatera Barat, Semoga diberikan kelancaran,kesejahteraan dan bisa memberikan manfaat lebih buat Kabupaten Sijunjung kedepanya, "ujar Benny.

    Ditambahkan Benny, bahwa hampir 9 tahun Bapak Zefnihan berdinas di Sijunjung, banyak hal yang telah dijalani dan telah diperbuat untuk Pembangunan Kabupaten Sijunjung.

    " Hampir 9 tahun tersebut, banyak hal yang telah dilalui dan patut kita teladani dari beliau, inilah yang akan kita tuntaskan bersama. Mari kita doakan Bapak Zefnihan makin sukses ditempat yang baru. Dan kami berpesan kepada Bapak Zefnihan, walaupun saat ini telah berdinas di Provinsi, selalu utamakan Kabupaten Sijunjung hendaknya, "harap Bupati Benny Dwifa.


    Sementara itu, DR. Zefnihan didampingi istri tercinta, Ny. Wit Zefnihan saat memberikan sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sijunjung beserta DPRD, Unsur Forkopimda dan seluruh OPD, karena selama ia berdinas di Kabupaten Sijunjung, semuanya selalu solit, kompak dan harmonis.

    " Hampir 9 tahun kami berdinas di Kabupaten Sijunjung, yaitu sekitar 8 tahun, 2 bulan dan 22 hari, telah banyak yang kami lalui. Oleh karena itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, karena selama itu kami akui, unsur forkopimda dan lainnya selalu kompak dan harmonis. Ini lah yang membuat kami sangat berat meninggalkan Sijunjung. Tapi percayalah, walaupun kami berdinas di Provinsi, insyaallah kami tidak akan berhenti untuk membangun Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini. Kami juga mohon doa agar kami bisa sukses dalam menjalankan tugas di tempat yang baru, "harap Zefnihan. (Andri)

    Pimpin Apel Perdana, Bupati Benny; ASN Diminta Meningkatkan Disiplin Dan Pelayanan Kepada Masyarakat.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) — Mengawali tahun 2026, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir memimpin apel organik yang digelar di Lapangan M Yamin Muaro, Selasa (6/1/2026). Apel tersebut menjadi momentum penegasan arah dan komitmen birokrasi Pemkab Sijunjung dalam menghadapi tantangan pemerintahan ke depan.

    Dalam arahannya, Bupati Benny Dwifa menegaskan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin berat, terutama akibat keterbatasan anggaran daerah. Ia mengungkapkan, APBD Kabupaten Sijunjung Tahun 2026 mengalami penurunan signifikan menyusul adanya pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.

    Meski demikian, Benny menekankan bahwa kondisi fiskal yang terbatas tidak boleh berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan publik. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk memperkuat kebersamaan dan memikul tanggung jawab secara kolektif demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

    “Efisiensi belanja tidak boleh dijadikan alasan menurunnya kualitas pelayanan. Justru dalam situasi sulit, aparatur dituntut hadir lebih cepat, responsif, dan solutif terhadap persoalan masyarakat,” tegas Benny di hadapan peserta apel.

    Lebih lanjut, Bupati meminta jajaran pemerintah daerah lebih cermat dalam menetapkan prioritas program, sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan daerah tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga menyoroti disiplin aparatur, khususnya terkait kehadiran pegawai. Ia menegaskan agar pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

    “BKPSDM selesaikan persoalan ini sesuai undang-undang yang berlaku,” tukasnya.

    Apel organik ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk tetap menjaga profesionalisme, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran pada tahun 2026.

    Hadir kesempatan itu, Kepala Bappeda Provinsi Sumbar, Dr. Zefnihan, Plh. Sekreratis Daerah, Endi Nazir, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, Direktur RSUD serta Seluruh ASN Lingkup Pemkab Sijunjung. (Dicko)

    Tinjau Rumah Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak, Bupati Benny Salurkan Bantuan di Padang Sibusuk.

     

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si Sutan Gumilang meninjau langsung beberapa rumah warga yang terdampak bencana tanah bergerak di Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk pada Senin 5 Januari 2026.

    Bupati yang dikesempatan itu hadir bersama Anggota DPRD, Yusni Darti dan Delfirman, serta didampingi beberapa orang Kepala OPD dan Plt Camat Kupitan, Roni Sudirman, SSTP ini juga meberikan langsung bantuan dari pemerintah daerah berupa uang sebesar Rp. 10 juta rupiah yang diterima Wali Nagari Padang Sibusuk, Aprizaldi. D, SP Sutan Sandaro yang hadir bersama jajaran pemerintah nagari.

    Bupati Benny mengatakan bahwa musibah bencana alam ini tidak ada yang tau kapan dan dimana terjadinya, oleh karena itu diminta kepada warga agar selalu waspada apalagi pada musim hujan saat ini.

    Ia juga berjanji kepada warga yang terdampak bencana tanah bergerak di Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan untuk membantu segera pembangunan rumah layak huni, dimana saat ini rumah warga tersebut tidak aman lagi untuk ditempati.

    Sementara itu, Wali Nagari Padang Sibusuk, Aprizaldi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sijunjung beserta jajaran yang telah hadir langsung meninjau masyarakat yang terkena musibah dan sekaligus memberikan bantuan.

    Ia menyampaikan bahwa tanah bergerak yang terjadi di Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk ini terjadi pada Rabu 31 Desember 2025 yang mengakibatkan sebanyak 8 Rumah dan 1 buah Surau rusak berat dan tidak bisa ditempati lagi.

    Kedelapan rumah tersebut merupakan milik Nelyati Sabirin, Susilawati, Julaila, Eti Marnis, Hermansyah, Linda Andri Yeni, Elis Maryati, dan Walhazam, serta Satu Surau Bawah Pauah. (Andri).

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2