• Breaking News

    Sultan Najamudin Terpilih jadi Ketua DPD RI 2024-2029

    Padang (sumbarkini.com) -Sultan Bachtiar Najamudin resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia periode 2024-2029. Senator asal Bengkulu tersebut terpilih dalam sidang paripurna yang dimulai sejak Selasa malam (1/10/2024) hingga Rabu dinihari (2/10/2024), di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

    Sultan akhirnya terplih dalam Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPD RI Sementara Ismeth Abdullah dari Kepulauan Riau dan Wakil Ketua Larasati Moriska dari Kalimantan Utara. Sultan meraih 95 suara dari anggota DPD RI yang memilih paket pimpinan Sultan bersama wakil ketua GKR Hemas, Yorrys Raweyai dan Tamsil Linrung. 

    Sementara itu, paket pimpinan AA Lanyalla Mahmud Mattalitti bersama wakil ketua Nono Sampono, Elviana dan Andi Muh. Ihsan memperoleh 56 suara.

    Kepada pimpinan terpilih, Ismeth menyampaikan, "Kita harapkan agar DPD RI dapat menjadi lembaga yang kuat dan tidak mengecewakan kepercayaan rakyat yang telah memilih pada Pemilu 2024 lalu." (*)

    Peringatan HUT Sumatera Barat ke-79: Momentum Refleksi dan Evaluasi Nilai-Nilai Minangkabau

    Padang (sumbarkini.com) - Ketua sementara DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Syafar, menyatakan bahwa peringatan Hari Jadi Sumatera Barat yang ke-79 merupakan momen istimewa bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat, Selasa 1 Oktober 2024 di ruang sidang utama DPRD Sumbar.

    Rapat Paripurna DPRD Sumbar ini menjadi puncak perayaan HUT Provinsi yang dimulai sejak awal September dengan berbagai kegiatan yang mengangkat potensi daerah, termasuk Pameran Produk KRPL, Lomba Film Pendek, Sumbar Alek, dan Pekan Kebudayaan Daerah.
    Dalam sambutannya, Irsyad menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, DR. Yusharto Huntoyungo, serta tokoh-tokoh nasional seperti DR. Dino Pati Djalal. 

    "Peringatan HUT ini bukan hanya seremonial, tapi juga harus menjadi momentum untuk evaluasi dan refleksi atas komitmen kita terhadap daerah dan masyarakat Sumatera Barat," ujarnya.

    Irsyad juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat Minangkabau di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Filosofi Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus terus dipertahankan dan diperbarui agar tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Minang.
     
     
    Menurut Irsyad, tokoh-tokoh besar Minangkabau seperti Bung Hatta dan M. Yamin menggambarkan masyarakat Minang sebagai sosok yang tangguh, pekerja keras, dan selalu menjunjung nilai-nilai kebersamaan, Islam, serta musyawarah. "Namun, kita perlu mengevaluasi apakah nilai-nilai tersebut masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sumatera Barat," tambahnya.

    Lebih lanjut, Irsyad menyinggung tentang perdebatan di kalangan masyarakat terkait penetapan 1 Oktober 1945 sebagai tanggal lahirnya Provinsi Sumatera Barat. Meskipun Minangkabau sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, tanggal ini dipilih sebagai tonggak terbentuknya Sumatera Barat dalam kesatuan NKRI.

    Sebagai salah satu provinsi yang berperan penting dalam sejarah Indonesia, Sumatera Barat juga dikenal sebagai tempat kelahiran banyak pahlawan nasional seperti M. Yamin, Bung Hatta, dan H. Agussalim, yang menjadi tokoh penting dalam pembentukan NKRI.

    "Perayaan HUT ke-79 ini harus menjadi sarana evaluasi bagi kita semua, untuk melihat sejauh mana Provinsi Sumatera Barat telah mewujudkan cita-cita yang diharapkan selama 79 tahun ini," tutup Irsyad.

    Dengan semangat yang tak lekang oleh zaman, masyarakat Sumatera Barat diharapkan terus menjaga warisan budaya Minangkabau dan berkontribusi bagi kemajuan daerah serta Indonesia secara keseluruhan.(putra)

    Ternyata, Kebijakan Hendri Septa Mendapat Pengakuan IOC Unesco

    Padang (sumbarkini.com) - Pasca 30 September mengingatkan warga Kota Padang atas musibah bencana 15 tahun lalu, tepatnya pada 30 September 2009. Di mana pukul 17.17, gempa berkekuatan 7,9 skala richter mengguncang Padang dan sekitarnya. Berlokasi di 0.84 LS - 99.65 BT pada kedalaman 71 Km. Guncangan gempabumi ini dirasakan di Padang dengan intensitas VIII MMI mengakibatkan setidaknya 1100 orang meninggal dan 2650 bangunan rumah rusak berat/ringan.

    "Kejadian pada hari itu harusnya menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperhatikan tentang mitigasi bencana. Terlebih dengan adanya ancaman mega thrust yang diikuti bencana tsunami, kita sebaiknya mempersiapkan diri dan di sinilah letak pentingnya pimpinan yang peduli seperti Hendri Septa,' ujar pegiat masyarakat siaga tsunami, Patra Rina Dewi, Selasa 1 Oktober 2024.

    Kepedulian Hendri terhadap mitigasi telah terbukti. Pada masa kepemimpinan Hendri Septa, dua kelurahan di Kota Padang mendapat pengakuan IOC Unesco sebagai komunitas/masyarakat siaga tsunami (Tsunami Ready Community). Kelurahan itu dalah Kelurahan Lolong Belanti dan Purus. “Ini, satu-satunya kota di Indonesia yang langsung dua kelurahan mendapatkan pengakuan tersebut,” tegas Patra.

    Terpilihnya kedua kelurahan itu tak terlepas dari dukungan kebijakan dari pemerintah kota yang giat mempersiapkan warganya untuk siaga tsunami. Dan saat itu, Pemko Padang dipimpin oleh Hendri Septa.

    Patra juga mengungkapkan kerja nyata Hendri Septa sebagai wujud kepedulian terhadap mitigasi bencana. Melalui kebijakannya, Hendri menambah marka blue line tsunami di 25 ruas jalan, papan informasi tsunami dan rambu-rambu evakuasi tsunami, serta pembentukan pengelola shelter tsunami.

    Bukan hanya itu, dalam hal kebencanaan lainnya menyediakan layanan Command Center 112 untuk menanggapi semua hal terkait krisis dan kedaruratan bencana. Untuk mengatasi banjir misalnya, kata Patra, Hendri telah memerintahkan pengerukan pada beberapa kanal yang mengalami pendangkalan. Sejumlah drainase dibangun sesuai yang tertuang RPJMD 2019-2024, yakni drainase baru kota sepanjang 15,5 kilometer.

    "Ternyata, sampai 2024 sudah dibangun sepanjang 18.01 kilometer. Sementara untuk drainase lingkungan dibangun sampai 2024 sepanjang 10,818 kilometer dari target 10 kilometer. Melebihi ekspektasi," ungkap perempuan yang senang gowes ini.

    Patra pun melanjutkan. Satu hal yang patut diacungi jempol adalah hendri menghidupkan lagi budaya gotong royong. Ketua RW dan RT dimotivasi untuk terus mengontrol pembangunan di lingkungan masing-masing, agar tak ada drainase yang dibeton oleh pemilik rumah atau pelaku usaha.

    “Padang Bagoro sebagai salah satu solusi, karena banyak drainase dijadikan tempat pembuangan sampah. Camat dan lurah diperintahkan untuk cepat tanggap ketika terjadi genangan saat intensitas hujan deras. Upaya pengerukan sedimen di Batang Arau, serta goro massal untuk pembersihan Batang Arau,” kata Patra.

    Begitu banyak kemajuan yang dibuat untuk Padang, maka, yakinlah untuk 2024-2029, Hendri dan Hidayat akan lebih responsif lagi terhadap banyak hal termasuk soal kebencanaan. (*)


    Responsif terhadap Mitigasi Bencana, Praktisi Kebencanaan Dukung Hendri Jadi Walikota Padang

    Padang (sumbarkini.com) - Calon Walikota Padang, Hendri Septa mendapat apresiasi dari praktisi kebencanaan Kota Padang, Patra Rina Dewi. Apresiasi diberikannya sekaitan respons cepat dan kebijakan proaktif Hendri Septa dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kota Padang.

    “Hendri Septa, sosok pemimpin yang sangat responsif terhadap upaya pengurangan risiko bencana,” kata Patra Rina Dewi, Selasa 1 Oktober 2024.

    Patra yang aktif di Komunitas aga Tsunami (Kogami) mengatakan sejak menjabat sebagai Wakil hingga WaliKota Padang menggantikan Mahyeldi, Hendri Septa telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memprioritaskan keselamatan warga Kota Padang. Melalui berbagai program dan inisiatif, Hendri terus mendorong penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi potensi bencana.

    Patra juga menilai Hendri Septa sangat responsif terhadap upaya pengurangan risiko bencana. Bahkan, di saat banjir besar melanda Kota Padang, ia tak segan untuk terjun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi warganya.


    Bahkan Patra mengapresiasi maraknya pemangkasan pohon-pohon yang sudah tua pada era kepemimpinan Hendri Septa. Upaya ini, terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meminimalisir potensi pohon tumbang, yang bisa saja menyebabkan jatuhnya korban.

    Di masa kepemimpinannya Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) diperkuat.

    Patra juga mengingatkan lagi, di masa pandemi covid-19 , terlihat kesungguhan Hendri Septa agar Kota Padang bisa segera terbebas dari Covid-19. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala. 

    "Koordinasi yang intensif dilakukan dengan banyak pihak terutama, arahan untuk Dinas Kesehatan Kota Padang, camat dan lurah,” ujar peraih pin emas Kota Padang Tahun 2022 untuk Bidang Kemanusiaan.

    Dikatakan Patra, sikap responsif Hendri Septa itu kemudian menghantarkan Kota Padang menjadi juara umum di Perhelatan Jambore Pengurangan Risiko Bencana pada Juli 2019. (*)

    Berhasil Torehkan Inovasi untuk Padang Pajang, Fadly Siap Berkiprah untuk Kota Padang

    PADANG (sumbarkini.com) - Sukses memimpin Kota Padang Panjang dalam periode 2018-2023 membuat Fadly Amran diakui oleh berbagai kalangan yang ada di Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan tokoh nasional sekaliber Anies Baswedan. 

    "Saya mengenal Fadly cukup baik. Beliau sukses memimpin Padang Panjang. Insya Allah ia mampu menjadi pemimpin di Kota Padang dan bisa menjaga amanah dengan baik," kata Anies kepada wartawan saat buka puasa bersama di Rumah Gadang Baiturrahmah, Kota Padang, pada 24 Maret 2024 lalu.

    Diantara bukti sukses dari Calon Wali Kota Padang, dengan No urut (1) ini adalah menjadikan Padang Panjang menjadi salah satu kota yang paling inovatif di tingkat nasional.

    Kinerjanya terlihat dari raihan predikat 'Kota Sangat Inovatif' dalam ajang Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Prestasi ini ditorehkannya selama tiga tahun berturut-turut, 2021 hingga 2023.

    Berdasarkan inovasi-inovasi yang sukses dilaksanakannya itulah, saat ini, Fadly Amran bersama pasangannya Maigus Nasir, telah mempersiapkan berbagai program jika terpilih di Pilkada Kota Padang pada 27 November mendatang.

    Apalagi Fadly - Maigus memperoleh dukungan yang terus mengalir, Fadly Amran, siap untuk mengukir prestasi terbaik untuk Kota Padang jika terpilih sebagai walikota di pilkada mendatang. (*)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2