• Breaking News

    Angin Segar Dari TImur, KJI Sulsel Segera Dilantik

    Makassar - Pengurus organisasi Kolaborasi Jurnalis Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan (KJI-Sulsel) menggelar rapat intensif guna mematangkan persiapan acara pelantikan mereka sebagai pengurus. Berdasarkan hasil koordinasi, pengukuhan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 mendatang di Kota Makassar.

    Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini membahas teknis pelaksanaan acara, mulai dari lokasi kegiatan hingga koordinasi antar-bidang. Pelantikan ini dianggap sebagai momentum penting bagi KJI untuk memperkuat eksistensi dan profesionalisme jurnalis di tanah Sulawesi Selatan.

    "Kami terus merapatkan barisan agar prosesi pelantikan pada 14 Februari nanti berjalan khidmat dan sukses. Ini adalah langkah awal bagi KJI Sulsel untuk berkontribusi nyata bagi keterbukaan informasi di daerah ini," ujar Ketua Panitia Pelantikan, Edi Basri, di sela-sela rapat.

    Dengan semangat kolaborasi yang menjadi jargon utama organisasi, KJI Sulsel diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu bagi para insan pers untuk terus bertumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

    Pelantikan bakal dihadiri lansung oleh Ketua Umum KJI, Andarizal. Kehadiran Ketum ke Tanah Angin Mamiri itu demi melihat antusasme mereka terhadap kebangkitan KJI  Bumi Timur Indonesia tersebut. Tekad kawan-kawan jurnalis disana berkelindan dengan keseriusan DPP KJI dalam mengembangkan sayap organisasi di wilayah Indonesia Timur terlihat dari rencana kehadiran langsung pucuk pimpinan pusat. Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, dijadwalkan bertolak langsung dari Padang, Sumatera Barat, menuju Makassar pada 13 Februari 2026, sehari sebelum acara puncak dilaksanakan.

    Menurut Andarizal, kehadirannya disana tidak hanya untuk melantik secara resmi para pengurus. Andarizl ingin melihat lansung keluarga baru KJI disana sembari  memberikan arahan strategis terkait visi KJI dalam mendorong kolaborasi antarmedia dan menjaga marwah profesi jurnalis di tengah tantangan digital. (elsi)

    Plt. Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt Buka RAT KP-RI Tunas Jaya

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Plt. Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Tunas Jaya Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung, pada Rabu 11 Februari 2026.

    Dalam arahannya Plt Bupati Sijunjung, H Iraddatillah mengatakan bahwa agenda RAT hendaknya tidak hanya sekadar agenda tahunan. Namun juga sebagai wadah untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya sekaligus menyusun rencana kerja untuk tahun yang akan datang.

    Plt. Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt 

    Bupati Menambahkan KP-RI Tunas Jaya harus mampu menjadi wadah terciptanya perkembangan ekonomi demi kesejahteraan anggotanya.

    “Koperasi sebagai badan usaha yang berdasarkan atas azas kekeluargaan harus dapat memberi jawaban terciptanya kesejahteraan bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya," ucap nya.

    Selain itu, Ia juga meminta kepada pengurus dalam mengelola koperasi harus transparansi dan akuntabilitas agar dapat terus berkembang , Karena koperasi juga sebagai wadah bagi para anggota untuk mengembangkan kegiatan ekonomi

    Ketua KP-RI Tunas Jaya, Yuswardi, S. Pd. 

    Sementara itu, Yuswardi, S. Pd selaku ketua KP-RI Tunas Jaya menyampaikan bahwa rapat anggota tahunan ini merupakan salah satu bentuk kepatuhan dan tanggung jawab kita sebagai komponen organisasi dalam melaksanakn kewajiban dan hak kita sebagai pengurus, pengawas, maupun sebagai anggota.

    "Rapat ini merupakan kegiatan strategis dan penting, saat ini momentum perbaikan kinerja pengurus dan pengawas tahun buku 2025, dibuka kesempatan seluas-luasnya pada kita semua mengkritisi dan memberikan masukan untuk tahun buku 2025 ini, " Ujarnya.

    Yuswardi menambahkan bahwa, Sesuai UU no 25 thn 1992 ttg perkoperasian, Permenkop UKM RI no 19 thn 2015 ttg penyelenggaraan Rapat anggota koperasi, Agenda utama RAT yang di selenggarakan pada hari ini adalah

    1. Evaluasi kinerja Koperasi di tahun 2025
    2. Membahas dan mengesahkan laporan Pertanggung jawaban pengurus dan laporan pengawas dalam pelaksanaan kegiatan usaha koperasi pada tahun buku 2025. dan
    3. Merumuskan dan mengesahkan Rencana Kerja serta rencana anggaran pendapatan belanja ( RAPBK ) tahun buku 2026, KP-RI Tunas Jaya.

    Menakar Khidmat HPN dalam Semangat Kolaborasi

    Hari Pers Nasional (HPN) yang kita peringati setiap tanggal 9 Februari bukan sekadar lembaran kalender yang berulang. Bagi kita di Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI), momen ini adalah alarm kesadaran. Di tengah lanskap media yang semakin bising dan terfragmentasi, HPN menjadi titik temu untuk mempertegas kembali, ke mana arah kompas jurnalisme kita?

    Dahulu, pers mungkin bergerak sendiri-sendiri dalam semangat kompetisi yang kaku. Namun, KJI lahir dari sebuah keyakinan bahwa era "superman" sudah berakhir, sekarang adalah era "superteam".

    Makna HPN bagi KJI bukan tentang siapa yang tercepat mengunggah berita, melainkan bagaimana kita bisa saling menguatkan kapasitas untuk menjaga marwah profesi. Kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi gempuran kecerdasan buatan (AI) dan algoritma media sosial yang seringkali menomorduakan akurasi.


    Sebagai organisasi yang mewadahi para pegiat informasi, KJI memaknai HPN melalui tiga aksi nyata: Pertama, Penguatan Integritas (The Guardian of Truth) dimana saat banjir hoaks, insan pers dalam naungan KJI harus menjadi penjernih. HPN adalah momentum untuk melakukan audit internal atas etika jurnalisme kita. Kita tidak boleh terjebak pada jurnalisme clickbait yang menggadaikan kebenaran demi angka kunjungan.
    Kedua, solidaritas tanpa batas, KJI memandang HPN sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan antar jurnalis. Kita harus saling melindungi, terutama bagi rekan-rekan yang menghadapi intimidasi atau kekerasan saat bertugas di lapangan. Kedaulatan pers adalah tanggung jawab kolektif. Ketiga, adaptasi teknis dan Inovasi, karena dunia berubah, dan cara bercerita (storytelling) pun harus berevolusi. UNtuk  itu, KJI mendorong setiap anggotanya untuk tidak gagap teknologi, namun tetap menjaga "ruh" jurnalisme yang humanis dan berpihak pada keadilan.

    Bagi Kolaborasi Jurnalis Indonesia, Hari Pers Nasional 2026 adalah perayaan atas ketangguhan. Kita tetap ada karena publik masih membutuhkan kebenaran yang terverifikasi. Mari kita jadikan catatan tahun ini sebagai janji untuk terus bergerak bersama, berkolaborasi, dan tetap menjadi suluh di tengah kegelapan informasi.

    KJI hadir bukan untuk menambah deretan nama organisasi tanpa makna. Kita hadir untuk memastikan bahwa jurnalis di pelosok daerah hingga pusat memiliki hak yang sama atas perlindungan hukum, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan yang layak. HPN adalah momentum untuk menyatukan barisan tersebut.

    Resolusi KJI untuk Pers Indonesia: 1). Jurnalis KJI harus berperan aktif mengedukasi masyarakat agar mampu memilah informasi. 2). Teknologi harus diikuyi tapi nurani dan kode etik adalah kemudi utama. 3). Membangun ekosistem media yang sehat secara bisnis namun tetap tajam secara kritik.



    Selamat Hari Pers Nasional.
    Jayalah Pers Indonesia, Jayalah Kolaborasi Jurnalis Indonesia!


    Padang, 10 Februari 2026
    Oleh: Dewan Pengurus Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI)

    Suryopratomo Meriahkan HPN 2026 dengan Peluncuran dan bedah Buku Panggil Saya Tommy

    SERANG, BANTEN - Saat merayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, jurnalis senior sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo, secara resmi meluncurkan buku terbarunya yang berjudul "Panggil Saya Tommy" di Serang, Banten, pada Minggu (8/2).


    Acara yang dikemas dalam bentuk peluncuran dan bedah buku ini dihadiri oleh tokoh-tokoh pers nasional, jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) serta sejumlah pejabat daerah.


    Buku "Panggil Saya Tommy" merangkum perjalanan hidup dan refleksi pemikiran Suryopratomo, terutama selama masa tugasnya sebagai diplomat di Singapura (2020-2025). Judul buku ini diambil dari sapaan akrabnya yang mencerminkan gaya kepemimpinan yang egaliter dan terbuka, baik saat masih berkarier di dunia jurnalistik maupun saat menjalankan misi diplomasi.


    Dalam pemaparannya, pria yang akrab disapa Mas Tommy ini menekankan pentingnya tradisi menulis bagi insan pers. "Menulis adalah cara kita mempertanggungjawabkan apa yang telah kita lakukan. Bagi seorang wartawan, menulis bukan sekadar profesi, melainkan cara berpikir sistematis untuk memberi dampak bagi masyarakat," ujarnya kepada hadirin di aula Hotel Aston Banten. 


    Peluncuran ini bagian dari program literasi HPN 2026. Porgram ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual di kalangan wartawan. Dan, melalui buku ini, Tommy berbagi strategi diplomasi Indonesia di tengah tantangan global, termasuk saat menghadapi krisis pandemi COVID-19 di mancanegara.


    Akhmad Munir Ketua Umum PWI Pusat dalam sambutannya mengapresiasi karya Suryopraomo sebagai referensi berharga bagi generasi muda. Khususnya dalam memahami irisan antara dunia media dan kebijakan luar negeri. (Tim KJI) 

    Pemkab Sijunjung Hadiri Penyerahan LHP Tahun 2025 dan Entry Meeting dari BPK RI Perwakilan Sumbar.

    PADANG (Sumbarkini.com) - Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI perwakilan Sumatera Barat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Pemeriksaan Kinerja dan Kepatuhan terhadap Belanja Barang dan Jasa, serta Belanja Modal Tahun Anggaran 2025 bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung.

    Laporan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar, Sudarminto Eko Putra, S.E., M.M., CSFA., CFrA kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt dan Wakil Ketua DPRD, Syahril Syamra di Lantai IV, Aula Kantor BPK Perwakilan Sumbar, pada Selasa 10 Februari 2026.

    Penyerahan LHP ini dilaksanakan bersamaan dengan entry meeting pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sijunjung Tahun Anggaran 2025.

    Dikesempatan itu, Kabupaten Sijunjung menerima LHP bersama dengan 4 Kabupaten lain diantaranya, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

    Plt Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pemeriksaan interim LKPD Kabupaten Sijunjung Tahun Anggaran 2025 yang akan berlangsung selama 33 hari ke depan. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk kooperatif, menyiapkan data yang dibutuhkan, serta menindaklanjuti setiap temuan secara cepat dan tepat.

    Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra menyampaikan bahwa pemeriksaan interim atas LKPD Kabupaten Sijunjung Tahun Anggaran 2025 ini akan dimulai pada 11 Februari hingga 14 Maret 2026 mendatang.

    “Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kualitas laporan keuangan serta mendukung terciptanya tata kelola keuangan yang baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Kami mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk kelancaran proses pemeriksaan,” harapnya.

    Hadir mendampingi Plt. Bupati Sijunjung diantarnya Pj. Sekretaris Daerah, Jaheri, S. Sos, M. Si, Inspektur Daerah, Wandri Fahrizal, SH, serta Kepala BKAD Kabupaten Sijunjung, Defri Antoni, SE. M. Si. (Andri)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2