• Breaking News

    48 BUMN Tidak Membuat Laporan Tahunan

    Padang - Tim Peneliti indeks transparansi BUMN (Berbasis website) yang diketuai Miko Kamal, Ph. D,  membagi tingkat transparansi BUMN menjadi empat. Indeks 1 sangat tidak transparan dimana ada satu perusahaan semen bertengger di sana.

    Indeks 2 tidak transparan. Ada 52 BUMN (43,6 persen). Cukup transparan atau indeks 3 sebanyak 14 BUMN (12 persen).

    Sementara yang transparan diisi 52 BUMN. Atau sebanyak 43,6 persen. Pada kategori ini terdapat empat BUMN berbentuk perusahaan umum (Perum), 31 BUMN berbentuk  perseroan terbatas (tertutup) dan 17 perseroan terbatas ( terbuka).

    Untuk mengungkap sisi riil penelitiannya, Miko membandingkan dengan pengumuman kerugian yang diderita 24 BUMN pada semester pertama 2017.

    Ternyata Miko mendapat kenyataan hanya lima dari 24 BUMN tersebut yang transparan. Sementara 13 BUMN tidak melaporkan keeugiannya secara transparan. "Dari sisi ini publik pasti bertanya-tanya. Banyak penafsiran untuk hal ini yang perlu disikapi secara arif," ujar Miko pula.

    Tak hanya itu, sebanyak 48 BUMN websitenya tidak memuat laporan tahunan. Berdasar website BUMN baik menjadi sub-website di portal Kementerian BUMN maupun yang mereka bangun sendiri tersebut, Miko Kamal bersama timnya Dr Akmal dan Ryan Hidayat memulai penelitiannya.

    BUMN yang punya website pun informasinya tidak update. "Makanya kami berupaya mendorong BUMN punya website dan mengisinya dengan laporan terkini. Website lebih murah dan bisa lebih detil," tukasnya. (R1f)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2