• Breaking News

    Ketua Umum PB Lemkari Buka Secara Resmi Ghasuku dan Ujian Yudansha Pengrov Lemkari Jateng; Gas Poool!

    Padang – Ketua Umum PB Lemkari, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH membuka secara resmi Ghasuku dan Ujian Yudansha yang dilaksanakan Pengrov Lemkari Jawa Tengah tanggal 14-16 Oktober 2022 di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Kegiatan ini diikuti sebanyak 143 karateka Provinsi Jawa Tengah dan 4 Karateka dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dipimpin oleh Dewan Guru Shihan Yulianto dan Shihan Hartoyo.

    Tercatat ini sebagai pembukaan secara resmi perdana yang dilakukan oleh Ketum, karena selama ini diwakili oleh Wasekjen, Andi Retman.

    “Kepada Pengprov Lemkari Jawa Tengah, Kepada Ketua Pengprov Sensei Willy Budianto beserta seluruh pengurus dan majelis sabuk hitam, atas nama PB Lemkari saya menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan ujian kenaikan DAN (Ujian Yudansha) pada hari ini yang dimulai dengan Ghasuku,” ujarnya

    Ditegaskan oleh Leonardy, pelasanaan ujian DAN dan Ghasuku mulai sekarang harus dilaksanakan di ruangan tertutup. Tidak ada lagi ghasuku yang dilaksanakan di lapangan terbuka, karena dewan guru saat ghasuku akan ada saja yang disampaikan dan perlu dicatat oleh peserta ujian. Jika dilaksanakan di ruang terbuka maka suaranya tidak fokus dikhawatirkan informasi tersebut tidak diterima dengan baik oleh peserta ujian. “Jadi sangat tepat jika dilakukan di dalam ruangan seperti yang dilakukan Pengprov Lemkari Jawa Tengah sekarang ini. Ini yang betulnya. Jadi kalau dulu kita melaksanakan di lapangan maka sekarang tidak boleh lagi,” ujarnya memberi apresiasi.

    Kepada peserta ujian DAN dan peserta ujian turun kyu, diingatkan oleh Leonardy untuk giat berlatih. Dojo-dojo harus diingatkan untuk giat berlatih karena ujian turun kyu akan dilakukan tiap semester atau sekali enam bulan. Dan di ijazah kenaikan tingkat itu nantinya harus ada nilai. Nilai di ijazah itu terdiri dari kihong, kumite, kata, akurasi pukulan, dan untuk DAN III, IV dan V harus ada nilai tesisnya.

    Menurut Leonardy, pencantuman nilai ini akan memudahkan Ketua Pengprov dan Majelis Sabuk Hitam akan mudah melihat atlitnya dari nilai tersebut. Mereka bisa melihat progres atlit dari nilai-nilai ijazah setiap tingkatan yang diikuti atlit bersangkutan. Jika tidak ada nilainya berarti ijazahnya palsu atau bodong.

    Terkait, peserta ujian umumnya dari sabuk coklat ke DAN I, Leonardy mengingatkan Sensei Willy Budianto tentang AD/ART PB Lemkari. Sesuai AD ART PB Lemkari hasil Kongres XV Agustus 2020, jika pemegang sabuk coklat ingin mengikuti kenaikan tingkat menjadi DAN I, dia harus punya dojo dan dojo itu memiliki minimal 10 kohai.

    Ditegaskan Leonardy, itu diatur AD/ART PB Lemkari. Satu dojo itu tidak harus satu orang. Bisa saja dua sabuk coklat memegang satu dojo namun harus disahkan oleh Pengurus Cabang Kabupaten/Kota. “Namun karena aturan ini masih baru, maka seperti ujian kenaikan tingkat yang dilakukan sebelumnya, Ketum harus mengambil kebijakan. Sebab jika jadi syarat utama, maka pemegang sabuk coklat tidak bisa di ujian. Sekarang mereka tetap bisa ujian, Namun semangatnya harus punya dojo ke depannya untuk menjadikan Lemkari Bangkit,” tegasnya seraya mengharapkan Pengurus Provinsi mendorong Pengurus Cabang untuk memperbanyak dojo.

    Peserta Ghasuku



    Sedikit mengingatkan kepada Sensei Willy, dalam pertemuan di Solo beberapa waktu lalu, kata Leonardy, belum ada putusan tentang PK yang diajukan pihak sebelah. “Sekarang sudah ada putusannya dan sebagai polisi tentu paham dengan aspek hukumnya. Keputusan PK pihak sebelah telah ditolak oleh MA. Maka di Jawa Tengah itu hanya ada satu Lemkari yang Ketuanya Sensei Willy Budianto,” ungkap Ketua Badan Kehormatan DPD RI itu.

    Diingatkan oleh Leonardy, dalam Kejurnas PB Forki 2022, Lemkari yang diterima bertanding adalah Lemkari yang Ketuanya Leonardy Harmainy. “Keputusan MA yang menolak PK pihak sebelah adalah hadiah ulang tahun Lemkari yang ke-50. Jadi sekarang persoalan hukum tidak jadi pemikiran lagi. Kita tinggal mengembangkan Lemkari ke depan. Bisa dikatakan Ketua, kita mainnya gas pooll,” ujarnya.

    Kepada karateka diingatkan untuk belajar, latihan, lalu ujian. Sesuai undang-undang No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, atlet berprestasi nasional punya peluang diangkat menjadi PNS baik atlet normal maupun disabilitas dan dia bisa memilih untuk ditempatkan dimana saja.

    “Atlet Pengprov Lemkari Jawa Tengah yang ikut PON dan mendapatkan medali emas, akan dapat diterima sebagai PNS tanpa tes dan dinasnya dapat dipilih dimana saja. Artinya berlatih keras, ujian dan berprestasi gemilang,” ujarnya.

    Ke depan, kata Leonardy, kita akan ada Kejurnas. Kita akan Rakernas. “Diharapkan para dewan guru semaksimalnya untuk menyamakan dan membetulkan jurus serta akurasinya, powernya. Selamat Gashuku dan selamat ujian,” ujarnya.

    Ditambahkan oleh Leonardy, sebagai bentuk konsolidasi di Tingkat PB Lemkari saat ini tengah dilakukan tertib administrasi, terbit keuangan dan tertib pelaksanaannya. “Jika tiga tertib ini bisa dilaksanakan oleh Pengprov Lemkari Jawa Tengah, maka kepada Sensei Andi Retman yang mewakili PB Lemkari ke Jawa Tengah diharapkan untuk menerbitkan ijazah di sana. Jadi setelah atlet berkeringat, pulangnya lansung membawa ijazah. Saya berharap semua yang ikut ujian lulus dan berprestasi yang gemilang,” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah Pengprov Lemkari Jawa Tengah dan atlet yang ikut ujian.

    Tak lupa dia mengajak mari membangun Lemkari untuk rukun. Kembalikan rasa sopan santun, berkrepribadian dan berprestasi tinggi

    Juga Leonardy mengungkapkan soal prestasi, kata Leonardy di Kejurnas PB Forki di Bandung, Lemkari hanya dapat satu emas dari atlet Bali yang pergi atas nama Forki Bali. Di Kejurnas PB Forki 6 Oktober di Padang, Lemkari mendapatkan enam emas, terdiri dari 5 Kumite dan 1 Kata Beregu Putri Senior. Dari atlet PB Lemkari 2 Emas, Lemkari Bali yang turun dengan Forki Bali 2 emas, Lemkari DKI yang turun dengan Forki DKI 1 emas serta Lemkari Lampung yang turun dengan Forki Lampung 1 emas.

    “Sekarang Jawa Tengah yang kita dorong. Karena saat ini sudah terlihat progres kebangkitan Lemkari. Ini kado yang meningkatkan imun kita dan baru pertama kali ghasuku dan ujian DAN yang dibuka Ketua Umum, meski secara virtual sekalipun,” ujarnya gembira. (*)

     

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2