• Breaking News

    Memperbaiki Hubungan dengan Orang Tua

    Oleh : H Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., M.H

    (Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu)

     

    Dalam perjalanan hidup, tidak semua hubungan berjalan mulus, termasuk hubungan kita dengan orang tua. Kadang terjadi salah paham, perbedaan pendapat, bahkan mungkin ada kata-kata yang pernah melukai hati. Namun sebagai seorang muslim, kita diajarkan bahwa memperbaiki hubungan dengan orang tua adalah salah satu amal yang sangat dicintai oleh Allah.

    Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 23:
    "Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya."

    Perhatikan, setelah perintah menyembah Allah, langsung diikuti dengan perintah berbuat baik kepada orang tua. Ini menunjukan betapa tingginya kedudukan mereka dalam islam.

    Sering kali kita lupa betapa besar pengorbanan orang tua kita, ibu yang mengandung kita selama sembilan bulan dengan penuh kesabaran. Ia merasakan sakit saat melahirkan, tetapi tetap tersenyum melihat kita lahir kedunia. Ayah bekerja keras siang dan malam demi memenuhi kebutuhan keluarga.

    Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga mengingatkan kita dalam QS. Luqman ayat 14 bahwa manusia diperintahkan untuk bersyukur kepada Allah dan juga kepada kedua orang tuanya.

    Namun sayangnya, ketika kita sudah dewasa, kadang kita mudah meninggikan suara kepada orang tua. Kita merasa lebih tahu, lebih benar, bahkan kadang membantah mereka dengan kata-kata yang tidak pantas.

    Padahal Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memperingatkan dalam QS. Al-Isra ayat 23:
    "Janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah', dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."

    Jika kata "ah" saja tidak boleh, apalagi kata-kata kasar yang bisa melukai hati mereka.

    Kalau hari ini hubungan kita dengan orang tua belum baik, jangan menunggu sampai terlambat. Jangan menunggu sampai mereka sudah tiada baru kita menyesal.

    Banyak orang menangis di makam orang tuanya sambil berkata, "Seandainya dulu aku lebih lembut kepada mereka... seandainya dulu aku sering pulang... seandainya dulu aku sempat meminta maaf."

    Tetapi penyesalan itu tidak bisa mengembalikan waktu.

    Rasulullah bersabda bahwa ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka orang tua. Betapa besar kedudukan mereka di sisi Allah.

    Memperbaiki hubungan dengan orang tua sebenarnya tidak sulit. Kadang cukup dengan hal-hal sederhana: menelepon mereka, menanyakan kabar mereka, membantu mereka, atau sekedar duduk dan mendengarkan cerita mereka.

    Dan jangan lupa untuk selalu mendoakan mereka. Allah mengajarkan doa yang sangat indah dalam QS. Al-Isra ayat 24:
    "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil."

    Doa ini mengingatkan kita bahwa kasih sayang orang tua kepada kita sejak kecil tidak akan pernah bisa kita balas sepenuhnya.

    Selagi orang tua kita masih hidup, bahagiakan mereka. Mintalah doa mereka. Karena doa orang tua adalah salah satu doa yang sangat mudah diijabah oleh Allah.

    Jangan sampai kita menjadi anak yang baru menghargai orang tua ketika mereka sudah tidak ada.

    Mari kita pulang ke rumah dengan hati yang lembut. Jika pernah menyakiti hati orang tua, segeralah meminta maaf. Jika hubungan sempat renggang, berusahalah memperbaikinya.

    Kiranya Allah melembutkan hati kita, menjadikan kita Anak-anak yang berbakti kepada orang tua, dan memberikan keberkahan dalam hidup kita.


    Salam
    LH.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2