Payakumbuh (sumbarkini.com) - Sastrawan hebat Sumatera Barat, kebanggaan Kota Payakumbuh, Iyut Fitra kini terbaring sakit. Sudah satu tahun lebih penulis Cerpen Wanita Berpayung Hitam dan Wartel itu, kini hanya menghabiskan waktu di pembaringannya, menahan sakit tak terkira. Badannya pun kian kurus menjadi pertanda.
Apa sakitnya? Pria yang akrab dipanggil Kuyut itu hanya minta doa. ”Doakan saja, mudah-mudahan penyakit ini segera diangkat Allah, dan Kuyut bisa kembali beraktivitas seperti biasanya,” harap pria yang aktif di Sanggar seni Intro Payakumbuh itu.
Kunjungan rekan-rekan yang mengenalnya, termasuk para jurnalis di Kota Batiahi itu sembari menjadi pelipur lara bagi pemilik nama Zulfitra itu. Apalagi dalam kunjungan tersebut para rekannya itu membawa donasi yang digalang untuk meringankan beban saudara mereka itu.
”Alhamdulillah, sampaikan rasa terima kasih atas donasi/bantuan bapak/ibu dan dermawan semuanya, semoga dibalasi Allah dengan kebaikan,” ucap yang banyak meraih penghargaan tingkat nasional itu, Minggu 15 Maret 2026.
Irfendi, Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 juga turut menunjukkan kepeduliannya. Senin, 16 Maret 2026, Irfendi mengunjungi Iyut Fitra di kediamannya di Padang Tangah Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuh Barat.
”Pagi ini kami sengaja datang untuk melihat langsung kondisi sastrawan kebanggaan Sumatera Barat, Iyut Fitra yang terbaring sakit sejak tahun lalu, semoga kedatangan kami dapat terus memberikan semangat agar ia kembali sehat,” ungkapnya.
Dengan berseloroh, Irfendi menyebut bahwa sastrawan tidak boleh lama-lama sakit, sebab karyanya ditunggu oleh masyarakat. ”Sakitnya cukup sampai di sini, sebab kalau sakit terus, kami kehabisan bahan bacaan/sastra untuk dibaca atau dinikmati.”ucap politisi yang dikenal luas kepeduliannya itu. (nelvi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...