MINTA HASANAH, IKUT CARA ALLAH
Oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat…”(QS. Al-Baqarah: 201)
Allah tidak menciptakan kita untuk main-main,
dan bukan untuk sengsara.
Kita berdoa meminta hasanah,
kebaikan dunia dan akhirat.
Namun anehnya,
kita meminta kepada Allah,
tapi menjalani hidup dengan cara yang bukan dari Allah.
Meminta petunjuk,
tapi tidak mengikuti petunjuk.
Padahal Allah sudah menunjukkan jalan:
perdagangan yang halal,
shalat yang dijaga,
Al-Qur’an yang dibaca dan dipahami.
Di dalam Al-Qur’an ada semua:
rumah tangga,
bisnis,
keuangan,
pendidikan anak,
kepedulian sosial.
Lengkap dan sempurna.
Maka ubahlah hidup kita.
Ikuti cara Allah.
Percayalah,
di situlah letak ketenangan dan keberkahan.
Petunjuk adalah nikmat terbesar.
Lebih besar dari harta dan dunia.
Ya Allah, berikan kami kebaikan di dunia dan akhirat, tuntun kami di jalan-Mu, dan jadikan kami hamba yang mengikuti petunjuk-Mu dengan istiqamah
Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat…”(QS. Al-Baqarah: 201)
Allah tidak menciptakan kita untuk main-main,
dan bukan untuk sengsara.
Kita berdoa meminta hasanah,
kebaikan dunia dan akhirat.
Namun anehnya,
kita meminta kepada Allah,
tapi menjalani hidup dengan cara yang bukan dari Allah.
Meminta petunjuk,
tapi tidak mengikuti petunjuk.
Padahal Allah sudah menunjukkan jalan:
perdagangan yang halal,
shalat yang dijaga,
Al-Qur’an yang dibaca dan dipahami.
Di dalam Al-Qur’an ada semua:
rumah tangga,
bisnis,
keuangan,
pendidikan anak,
kepedulian sosial.
Lengkap dan sempurna.
Maka ubahlah hidup kita.
Ikuti cara Allah.
Percayalah,
di situlah letak ketenangan dan keberkahan.
Petunjuk adalah nikmat terbesar.
Lebih besar dari harta dan dunia.
Ya Allah, berikan kami kebaikan di dunia dan akhirat, tuntun kami di jalan-Mu, dan jadikan kami hamba yang mengikuti petunjuk-Mu dengan istiqamah
