Sambutan Surga untuk Jiwa yang Bertakwa
(Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu)
Dalam Al-Qur'an, tepatnya dalam QS.Az-Zumar ayat 73–74, Allah menggambarkan satu momen yang sangat indah, momen yang menjadi tujuan akhir dari perjalanan hidup kita.
Yaitu saat orang-orang bertakwa dibawa kedalam surga berombongan-rombongan.
Bayangkan...
Di dunia, kita berjalan sendiri-sendiri, penuh luka, penuh ujian,
Namun di akhirat, Allah kumpulkan orang-orang yang sabar, yang taat,
bersama-sama menuju surga.
Dan ketika mereka sampai, pintu-pintu surga telah terbuka.
Para malaikat menyambut mereka dengan penuh gembira:
"Salāmun 'alaikum tibtum fadkhulūhā khālidīn."
"Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal didalamnya."
Itu bukan sekadar ucapan, itu adalah penghormatan dari langit kepada hamba yang selama hidupnya berjuang melawan hawa nafsu.
Yang mungkin di dunia sering menangis dalam sujudnya.
Yang mungkin amalnya tidak banyak dilihat manusia.
Tapi Allah melihat, Allah mencatat.
Dan saat itulah, semua lelah itu dibayar.
Lalu apa yang dikatakan oleh penghuni surga?
Mereka tidak berkata: "ini karena kami hebat."
Tidak...
Mereka berkata:
"lillāhil lazī shadaqanā wa'dahū."
"Segala puji bagi Allah yang telah menepati janji-Nya kepada kami."
Subhanallah...
Mereka sadar
Bahwa yang memasukkan merekanke surga bukan semata amal mereka.
Tapi karena rahmat Allah.
Ayat ini seakan ingin bertanya kepada kita:
Sudah sejauh mana kita berjalan menuju surga itu?
Karena jalan ke surga bukan tanpa ujian.
Kadang kita harus menahan amarah.
Kadang kita harus meninggalkan yang kita cintai karena Allah.
Kadang kita harus tetap taat meski lelah.
Tapi ingat...
Setiap sabar kita, tidak pernah sia-sia.
Akan ada hari di mana Allah berkata:
"Masuklah ke dalam surga-Ku."
Dan saat itu tidak ada lagi kesedihan.
Tidak ada lagi luka.
Tidak ada lagi air mata.
Yang ada hanyalah kebahagiaan yang abadi.
Mari kita jaga hati kita.
Mari kita perbaiki amal kita.
Mari kita terus berjalan, meski pelan, menuju Allah.
Karena tujuan kita bukan dunia.
Tapi surga dan rida-Nya.
Salam
LH

Tidak ada komentar
Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...