Cari Ridha Allah, Bukan Penilaian Manusia
Oleh : Zulhendri Zulkifli Imam Said
Apakah orang yang mengikuti keridaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan Allah…?”(QS. Ali ‘Imran: 162)
“(Mereka itu) bertingkat-tingkat di sisi Allah…”(QS. Ali ‘Imran: 163)
Allah menegaskan,
tidak sama orang yang mencari ridha-Nya
dengan yang mengundang murka-Nya.
Dan derajat manusia
bertingkat-tingkat di sisi Allah,
sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.
Maka sadarlah,
tidak ada gunanya kita berbuat yang dilarang Allah
hanya demi penilaian manusia.
Harta, jabatan, pujian—
tidak akan memberi ketenangan
jika didapat dengan cara yang dimurkai Allah.
Apa arti dipuji manusia,
jika hati tidak tenang?
Apa arti dianggap hebat,
jika hidup jauh dari ridha Allah?
Yang penting bukan di mata manusia,
tetapi di sisi Allah.
Jika kita mencari ridha Allah,
Allah akan beri ketenangan,
dan surga sebagai balasan.
Namun jika kita mengejar ridha manusia
yang kita dapat hanya lelah
dan kegelisahan.
Karena kita tidak meminta dilahirkan,
Allah yang menciptakan kita.
Maka yang kita butuhkan
adalah ridha dari Yang menciptakan kita.
Ya Allah, jadikan kami hamba yang hanya mencari ridha-Mu, jauhkan kami dari mengejar pujian manusia, dan anugerahkan kepada kami ketenangan serta surga-M
