Header Ads

  • Breaking News

    Manusia Sebagai Khalifah Allah di Bumi


    Oleh : Leoanrdy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., M.H

    (Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu) 

     

    Allah menciptakan manusia bukan tanpa tujuan. Kita bukan sekadar hidup, makan, bekarja, lalu mati. Tetapi Allah memberikan kepada manusia sebuah amanah besar, yaitu sebagai khalifah di bumi.

    Sebagai firman Allah dalam Al-Qur'an:

    "Ingatlah kitika tuhanmu berfirman kepada para malaikat: 'Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'"
    (QS. Al-Baqarah ayat 30)

    Khalifah berarti pemimpin, pengelola, penjaga, dan pemakmur bumi sesuai petunjuk Allah.

    Artinya, manusia memiliki tanggu jawab:

    1. Menjaga agama
    Sebagai khalifah, kita harus menegakkan nilai-nilai islam dalam kehidupan–shalat, jujur, amanah, dan berakhlak mulia.

    2. Menjaga sesama manusia
    Kita diperintahkan untuk berlaku adil, menolong yang lemah, menjaga persaudaraan, dan tidak berbuat zalim.

    3. Menjaga alam semesta
    Bumi adalah amanah, bukan warisan bebas untuk dirusak. Merusak lingkungan berarti menghianati tugas kekhalifahan.

    Allah berfirman:

    "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya."
    (QS. Al-A'raf ayat 56)

    Menjadi khalifah bukan berarti berkuasa semaunya, tetapi menjadi hamba yang taat. Jabatan, ilmu, harta, bahkan keluarga adalah bagian dari amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban.

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam bersabda:

    "Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya."
    (HR. Bukhari dan Muslim)

    Maka seorang ayah adalah khalifah dalam keluarganya, seorang ibu khalifah di rumahnya, pemimpin di masyarakatnya, bahkan setiap individu adalah pemimpin bagi dirinya senditi.

    Hikmah besar:
    Semakin kita sadar sebagai khalifah Allah, semakin kita hidup penuh tanggung jawab, bukan sekedar mengejar dunia.

    Mari kita bertanya pada diri:
    * Sudahkah kita menjaga amanah Allah?
    * Sudahkan kita membawa manfaat?
    * Atau justru menjadi perusak?

    Kiranya kita termasuk hamba-hamba Allah yang menjalankan tugas kekhalifahan dengan iman, ilmu, dan amal saleh.

    Wallahu a'lam bish-shawab.

    Salam
    LH

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2

    Post Bottom Ad