LDII Nanggalo Sembelih 3 Sapi, Bolehkan Peserta Kurban Patungan
"Alhamdulillah tahun ini kita kembali bisa melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Ada 3 sapi yang kita sembelih dan dagingnya dibagikan kepada peserta, warga LDII dan masyarakat sekitar mushalla kita," ujar H Afdi , tokoh ulama LDII Nanggalo Padang di sela-sela penyelanggaraan penyembelihan hewan kurban.
Diungkapkannya bahwa penyelenggaraan ibadah kurban di kalangan warga LDII dilakukan secara gotong royong oleh peserta dan jemaah kita. Selesai shalat jemaah berkumpul untuk menikmati hidangan yang telah disediakan dan segera bertukar kostum untuk memulai kegiatan penyembelihan.
"Warga LDII bahu-membahu untuk melancarkan penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. Kebersamaan ini tetap dipertahankan hingga kini. Alhamdulillah, jazakallahu khoiro," ujarnya.
Peserta Kurban Patungan
Sukardi, tokoh LDII Nanggalo lainnya, pun buka rahasia kenapa mushalla kecil dengan jumlah jemaah tidak seberapa bisa menyembelih tiga sapi yang besar. Dikatakannya semua tak lepas dari kebijakan ibadah kurban di kalangan warga LDII.
Jemaah diingatkan untuk berkurban setiap tahun sesuai kemampuannya. Bagi yang mampu satu ekor sapi atau kambing sangat dianjurkan, mampu sepertujuh ekor sapi juga diterima.
"Ini sesuai dengan hadits nabi Muhammad SAW tentang pelaksanaan ibadah kurban. Satu ekor unta bisa dibagi untuk sepuluh orang peserta kurban. Satu ekor sapi bisa dibagi untuk tujuh peserta," tegasnya.
Bagi yang tidak mampu, mereka tetap bisa berkurban dengan cara patungan bersama jemaah lainnya. Niat penyembelihannya atas nama jemaah. Bukan lagi niat kurban atas nama perorangan.
"Kebijakan ini diambil oleh Ulama-ulama LDII untuk memudahkan semua jemaah bisa berkurban. Tidak ada jemaah yang tidak berkurban pada tahun itu," tegasnya. (zul)


