Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”(QS. Az-Zalzalah: 7–8)
Hidup ini penuh pilihan.
Seperti orang berjalan di jalan raya. Ada petunjuk jalan yang benar, ada larangan masuk, ada jalan yang berbahaya, bahkan ada jalan menuju jurang.
Allah juga telah menjelaskan pilihan-pilihan hidup kepada kita. Tinggal kita yang menentukan jalan mana yang akan ditempuh.
Ada orang yang senang berbagi dengan saudaranya. Ketika Allah memberi kelebihan harta, dia membantu keluarga yang kesulitan. Ada yang membangun kebahagiaan bersama sehingga semua merasakan nikmatnya persaudaraan.
Namun ada pula yang memilih mengambil hak saudaranya. Harta warisan yang seharusnya dibagi sesuai aturan Allah justru ditahan, dipersulit, bahkan diperebutkan.
Padahal Allah sudah menetapkan aturan yang adil.
Orang yang suka berbagi sedang berjalan menuju rahmat Allah. Sedangkan orang yang memakan hak saudaranya sedang menyiapkan penyesalan untuk dirinya sendiri.
Surga adalah balasan bagi orang yang mencintai keadilan dan suka berbagi. Sedangkan kezaliman akan mendatangkan kesempitan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.
Karena itu pilihlah jalan yang Allah ridhai. Sebab setiap pilihan hari ini akan menentukan keadaan kita saat bertemu Allah nanti.
Ya Allah, tuntun kami memilih jalan yang benar, jauhkan kami dari memakan hak orang lain, dan jadikan kami hamba yang senang berbagi serta mencintai keadilan.
