Awas, Kezaliman Itu DP-nya Di Dunia Cash-nya Di Akhirat
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." (QS. Al-Ma'idah: 8)
Banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya telah berbuat zalim. Ketika suatu keburukan sudah dilakukan oleh banyak orang, ia menganggap perbuatan itu menjadi sesuatu yang biasa, bahkan seolah-olah benar. Padahal Allah telah mengingatkan bahwa tidaklah sama antara kebaikan dengan keburukan.
Sering kali seseorang mempersulit urusan orang lain dengan berbagai alasan, seperti meminta izin yang berbelit-belit, membuat aturan yang menyusahkan, menakut-nakuti orang yang sedang mencari nafkah, atau menghalangi usaha orang lain. Semua itu dianggap sebagai bagian dari tugas, padahal tugas yang benar adalah melayani, memudahkan, dan menghadirkan keadilan, bukan menzalimi.
Hati-hatilah, karena kezaliman memiliki balasan yang pasti. DP-nya dibayar di dunia, berupa hilangnya keberkahan, sempitnya hati, rusaknya hubungan, dan kegelisahan hidup. Sedangkan pelunasan (cash)-nya dibayar di akhirat, ketika setiap kezaliman akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
Maka jadilah orang yang dikenal karena memudahkan urusan, bukan mempersulit. Jadilah orang yang mencerdaskan, memberi solusi, dan membawa manfaat bagi sesama. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
Ya Allah, jauhkan kami dari segala bentuk kezaliman, baik sebagai pelaku maupun pendukungnya. Jadikan kami hamba-hamba-Mu yang adil, yang memudahkan urusan orang lain, membawa manfaat, dan senantiasa takut kepada-Mu dalam setiap tindakan.
