Buka Pendidikan Pengawas Partisipatif, Wabup Leli Arni Ajak Masyarakat Kawal Pemilu 2029 yang Bermartabat
DHARMASRAYA (SUMBARKINI.COM)– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya secara resmi menggelar kegiatan tatap muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) bertajuk "Berfungsi Dan Bergerak Untuk Pemilu Tahun 2029 Yang Bermartabat". Kegiatan strategis ini dilaksanakan langsung di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Dharmasraya pada Senin (13/07/2026).
Acara penting ini dihadiri langsung dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni. Selain dihadiri oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Dharmasraya dan Bupati Dharmasraya, agenda ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi. Sinergi tingkat tinggi ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal jalannya pesta demokrasi secara jujur dan adil.
Berdasarkan surat resmi Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Nomor B-67/PM.05/K.SB/06/2026, Kabupaten Dharmasraya menjadi daerah ke-9 di Sumatera Barat yang melaksanakan agenda pendalaman materi ini. Rangkaian diskusi tatap muka P2P se-Sumatera Barat sendiri dijadwalkan berlangsung maraton dari 16 Juni hingga 13 Agustus 2026 di 19 kabupaten/kota.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Wabup Leli Arni menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah berbagai bentuk kecurangan pemilu sejak dini. Keterlibatan masyarakat sipil menjadi benteng utama dalam mengawasi setiap tahapan pemilu demi terciptanya iklim politik yang bersih.
Apresiasi besar juga datang dari Ketua Bawaslu Sumatera Barat, Muhammad Khadafi. Dalam arahannya, ia memuji kesiapan dan antusiasme yang ditunjukkan di Bumi Cati Nan Tigo. Ia berharap, pelaksanaan pengawasan partisipatif yang solid ini dapat menjadikan Kabupaten Dharmasraya sebagai contoh atau role model bagi kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat dalam hal kesiapan pengawasan pemilu.
Langkah akselerasi ini sengaja dilakukan sejak jauh hari guna membangun pondasi pengawasan yang kokoh. Semua elemen dipersiapkan secara matang guna menyongsong hari pemungutan suara Pemilu yang dijadwalkan jatuh pada 14 Februari 2029 mendatang.
Pada pelaksanaan P2P ini, setelah sesi pembukaan dan pre-test, para peserta langsung dibekali materi substantif pada sesi pertama, meliputi Teknis Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa Proses Pemilu, Teknis Pelaporan Dugaan Pelanggaran Pemilu, serta Teknis Permohonan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu.
Memasuki sesi siang, narasumber memperdalam pemahaman peserta terkait Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan Partisipatif, Teknis Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas, serta Teknis Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital. Seluruh rangkaian kelas tatap muka ini diakhiri dengan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan post-test.
Melalui pelaksanaan pendidikan pengawas ini, Bawaslu bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya optimis dapat melahirkan agen-agen pengawas yang kompeten, siap bergerak di lapangan, serta mampu mewujudkan Pemilu 2029 yang bersih, aman, dan bermartabat. (Febri Rajomudo)
#BawasluDharmasraya
#WabupDharmasraya
#PengawasPartisipatif
#CegahKecuranganPemilu
#Pemilu2029
#BawasluSumbar

