Header Ads

  • Breaking News

    Menanam Harapan, Menuai Keridaan


    Oleh: H.  Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa,S.IP., M.H

    (Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu)


    Dalam hidup ini, setiap manusia menanam sesuatu. Ada yang menanam harta, ada yang menanam jabatan, ada yang menanam popularitas. Namun seorang mukmin menanam sesuatu yang lebih mulia, yaitu harapan kepada Allah. Harapan itulah yang akan berbuah menjadi keridaan Allah.

    Allah SWT berfirman:

    "Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan tidak mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya." (QS. Al-Kahfi ayat 110)

    Ayat ini mengajarkan bahwa harapan kepada Allah bukan sekadar angan-angan. Harapan harus ditanam dengan benih amal saleh, disiram dengan keikhlasan, dan dijaga dengan kesabaran.

    Dalam pandangan tasawuf, harapan (raja') adalah cahaya yang menghidupkan hati. Orang yang memiliki harapan kepada Allah tidak mudah putus asa meskipun hidup penuh ujian. Ia yakin bahwa setiap air mata yang jatuh karena Allah tidak akan sia-sia.

    Rasulullah ï·º bersabda:

    "Allah berfirman: Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku." (HR. Bukhari dan Muslim)

    Karena itu, jangan pernah berprasangka buruk kepada Allah. Bisa jadi doa yang belum dikabulkan sedang dipersiapkan menjadi nikmat yang lebih besar. Bisa jadi kesulitan hari ini sedang membersihkan dosa-dosa kita dan meninggikan derajat kita.

    Menanam harapan juga berarti terus berbuat baik meskipun tidak selalu dihargai manusia. Sebab tujuan kita bukan pujian manusia, melainkan keridaan Allah. Amal yang kecil tetapi ikhlas lebih dicintai Allah daripada amal besar yang dipenuhi riya'.

    Marilah kita terus menanam harapan dalam setiap sujud, setiap doa, setiap sedekah, setiap senyuman, dan setiap kesabaran. Jangan lelah berbuat baik, karena Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya.

    Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang selalu berharap kepada rahmat-Nya, istiqamah dalam amal saleh, dan akhirnya menuai keridaan-Nya di dunia maupun di akhirat.


    Salam

    LH

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad