window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Akhiri Penantian Panjang Warga, Pemkab Dharmasraya Kebut Pengaspalan Jalan Alternatif Pulau Punjung-Lubuk Bulang - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Akhiri Penantian Panjang Warga, Pemkab Dharmasraya Kebut Pengaspalan Jalan Alternatif Pulau Punjung-Lubuk Bulang

    DHARMASRAYA, sumbarkini.com – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Dharmasraya. Setelah bertahun-tahun menanti, ruas jalan alternatif yang menghubungkan Pulau Punjung hingga Lubuk Bulang akhirnya mendapatkan sentuhan aspal mulus. Peningkatan infrastruktur ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.


    Pengerjaan jalan yang tembus hingga ke kawasan Jalan Baru (Jalbar) ini telah resmi dimulai sejak Selasa (22/9/2026). Jalur ini dinilai sangat strategis karena menjadi akses alternatif utama menuju Siluluak Sungai Lansek, Kecamatan Sitiung, hingga ke wilayah Kecamatan Timpeh.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, membenarkan dimulainya proyek strategis tersebut. Pekerjaan pengaspalan ini dibiayai menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Dharmasraya tahun 2026.

    "Penanganan ruas jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat pengguna jalan," ungkap Willy pada Rabu (23/9/2026).

    Rincian Perbaikan dan Anggaran

    Lebih lanjut, Willy memaparkan rincian pengerjaan jalan tersebut. Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor PT Pratam Putra Sejahtera ini memiliki panjang penanganan sekitar 6,7 kilometer dengan nilai kontrak mencapai Rp2,334 miliar. Pengerjaannya disesuaikan dengan kondisi kerusakan di lapangan, yang meliputi pengaspalan, penambalan jalan rusak dan berlubang, serta pembenahan bahu jalan.

    Pada segmen pertama yang membentang sepanjang 6,15 kilometer, tim di lapangan fokus pada pengaspalan di 8 titik (781 meter), perbaikan struktur jalan di 9 titik (175,60 meter), serta penambalan pada 93 titik jalan yang berlubang. Bahu jalan sepanjang 1.387 meter dengan lebar bervariasi antara 0,50 hingga 1,50 meter juga ikut dirapikan.

    Sementara itu, pada segmen kedua sepanjang 500 meter yang mengarah hingga ke kawasan Masjid Lubuk Bulang, dilakukan pengaspalan di 2 titik serta perbaikan 15 titik jalan berlubang.

    Fokus Enam Ruas Jalan di Bulan September 2026

    Pengaspalan jalur Pulau Punjung-Lubuk Bulang rupanya merupakan satu dari enam ruas jalan yang menjadi fokus pengerjaan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya pada periode September hingga Oktober 2026.

    Lima ruas lainnya yang turut dikebut pengerjaannya meliputi:

    1. Lagan Jaya-Sipangkur
    2. RSUD Lama Sungai Dareh Segmen 1 (yang direncanakan akan disulap menjadi dua jalur)
    3. Sungai Limau-Batu Kangkung
    4. Pulau Punjung-Kampung Surau
    5. Lingkar Puskesmas Sungai Rumbai Timur

    "Pekerjaan infrastruktur ini adalah bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kemantapan jalan secara bertahap. Tujuannya agar akses masyarakat semakin memadai dan konektivitas antarkecamatan semakin lancar," terang Willy.

    Ke depannya, peningkatan kualitas jalan ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan transportasi, tetapi juga memperlancar urat nadi perekonomian, khususnya dalam mempermudah distribusi hasil pertanian antarkawasan di Dharmasraya. (Febri)



    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad