Header Ads

  • Breaking News

    Jangan Minta Ujiannya Hilang, Mintalah Kekuatan Menjalankannya

    Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said



    “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”(QS. Az-Zumar: 10)

    Ayahanda H. Zulkifli Imam Said dalam ceramah Magribnya pernah menyampaikan sebuah nasihat yang sangat dalam:

    Ketika Allah memberikan ujian yang tidak mungkin lagi kita ubah, misalnya anak yang kita cintai telah meninggal dunia, kita tidak mungkin meminta, “Ya Allah, hidupkan kembali anak kami.”

    Yang dapat kita mohon kepada Allah adalah:

    “Ya Allah, berikanlah kami kekuatan untuk memikul ujian ini. Kuatkan hati kami agar tidak rusak karena musibah ini.”

    Ada keadaan yang tidak dapat kita kembalikan seperti semula. Namun Allah mampu menguatkan hati kita untuk menerima dan menjalaninya.

    Sedih boleh. Menangis boleh. Rasulullah ﷺ pun menangis ketika putra beliau, Ibrahim, meninggal dunia. Beliau bersabda:

    “Sesungguhnya mata meneteskan air mata dan hati bersedih, tetapi kami tidak mengatakan kecuali apa yang diridai Rabb kami.”(HR. Bukhari)

    Inilah pelajarannya: sabar bukan berarti tidak menangis. Sabar adalah menjaga hati dan ucapan agar tetap berada dalam keridaan Allah ketika menghadapi sesuatu yang sangat berat.

    Tidak semua ujian dapat kita minta untuk dihapus. Tetapi dalam setiap ujian, kita dapat meminta kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk menjalaninya.

    Ya Allah, ketika ketetapan-Mu terasa berat bagi kami, kuatkan hati kami, lapangkan dada kami, berikan kesabaran dan rida, serta jangan biarkan ujian menjauhkan kami dari-Mu.

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad