window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Darurat Narkoba di Lingkungan Pelajar: Polres Dharmasraya Ringkus Pemuda Pengedar Puluhan Paket Ganja - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Darurat Narkoba di Lingkungan Pelajar: Polres Dharmasraya Ringkus Pemuda Pengedar Puluhan Paket Ganja

    DHARMASRAYA ,SUMBARKINI.COM — Tim Lupak Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya berhasil memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Sumatera Barat. Dalam sebuah operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, kepolisian mengamankan puluhan paket ganja siap edar yang secara miris ditujukan untuk pangsa pasar pelajar dan remaja.


    Penangkapan yang berlangsung pada Senin (19/10/2026) ini menyasar seorang pemuda berinisial K-S (20). Dari hasil penyelidikan awal, K-S diduga kuat merupakan aktor utama di balik peredaran narkoba yang selama ini meresahkan warga, khususnya para orang tua di lingkungan pendidikan Kabupaten Dharmasraya.


    Berawal dari Laporan Warga hingga Penggerebekan

    Pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat. Menjamurnya dugaan transaksi narkotika di wilayah Jorong Pinang Makmur, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, memicu keresahan warga yang berujung pada laporan ke pihak berwajib.

    Merespons aduan tersebut, Tim Lupak Satresnarkoba bergerak taktis melakukan pengintaian. Upaya ini membuahkan hasil dengan diringkusnya K-S. Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus dan menggeledah kediaman terduga pelaku di Jorong Sungai Pinang, Nagari Timpeh.

    Dari lokasi penggeledahan, petugas menyita barang bukti berupa 22 paket ganja siap edar dengan rincian:

    • 18 paket ganja yang dikemas dalam plastik klip biru

    • 1 paket ganja berukuran besar

    • 2 paket ganja dalam kemasan lainnya


    Ancaman Nyata bagi Generasi Muda

    Modus operandi K-S yang menyasar kalangan anak sekolah menjadi sorotan tajam. Secara nasional, peredaran narkotika yang merambah usia sekolah merupakan alarm merah karena dapat merusak kognitif dan masa depan generasi penerus bangsa. Praktik penyusupan narkoba ke lingkungan pendidikan ini dinilai sebagai kejahatan serius yang mengancam ketahanan sosial dan keamanan wilayah.

    Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, menegaskan komitmen institusinya dalam memberangus jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.

    "Kami menegaskan akan menindak tegas para pelaku, khususnya pengedar dan bandar narkoba yang mencoba merusak masyarakat Dharmasraya. Kami juga terus melakukan pengembangan kasus ini untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran lain yang terlibat," ujar AKBP Kartyana.


    Imbauan Pengawasan Ekstra

    Sebagai langkah preventif, pihak Polres Dharmasraya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk membentuk benteng pertahanan dari rumah dan sekolah. Sinergi antara orang tua, guru, dan aparat kepolisian sangat dibutuhkan untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak-anak serta aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

    Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dilindungi. Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa ancaman narkotika bisa berada sangat dekat dengan ruang lingkup anak-anak kita. (Febri)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad