window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Pertemuan Mitra PAUD se-Kabupaten Sijunjung Perkuat Sinergi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Pertemuan Mitra PAUD se-Kabupaten Sijunjung Perkuat Sinergi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) –
    Pertemuan organisasi mitra Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Sijunjung digelar di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 170 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) tingkat kabupaten dan kecamatan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) tingkat kabupaten dan kecamatan, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) TK, serta Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD se-Kabupaten Sijunjung.

    Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung dengan berbagai organisasi mitra PAUD dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan, meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, serta mendorong kemajuan pendidikan anak usia dini.

    Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Usman Gumanti, S. Pd. MM yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Delvianti Basri, SE., M.Pd.

    Dalam sambutannya, Delvianti menyampaikan bahwa organisasi mitra memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program dan kegiatan di bawah Bidang Pembinaan PAUD dan PNF. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas.

    Ia menegaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung senantiasa mendukung kegiatan yang dilaksanakan organisasi mitra, sepanjang memiliki nilai positif dan berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.

    Selain memperkuat koordinasi, pertemuan ini juga menjadi sarana menjalin silaturahmi antarpelaku pendidikan anak usia dini, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

    Dalam pemaparannya, Delvianti mengibaratkan PAUD sebagai sebuah pohon yang memiliki dua cabang utama, yaitu jalur pendidikan formal dan nonformal. Pendidikan formal mencakup Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA), sedangkan pendidikan nonformal meliputi Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS).

    Menurutnya, seluruh satuan pendidikan tersebut memiliki peran strategis dalam memberikan layanan pendidikan dan stimulasi yang sesuai bagi anak sejak usia dini. Layanan PAUD juga perlu diperkuat melalui integrasi dengan berbagai layanan lain, termasuk Posyandu, guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

    Upaya tersebut sejalan dengan dorongan pemerintah untuk memperkuat pendidikan prasekolah, termasuk wacana Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah. Penguatan layanan PAUD diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus membantu menekan angka anak tidak sekolah dan anak putus sekolah.

    Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Pengawas PAUD, Neldwati, M.Pd. Melalui pertemuan ini, para peserta diharapkan semakin memperkuat kolaborasi, koordinasi, dan komitmen dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sijunjung.

    Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi mitra diharapkan terus terjaga sehingga berbagai program PAUD dapat terlaksana secara optimal, merata, dan berkelanjutan demi mendukung tumbuh kembang serta masa depan anak-anak di Kabupaten Sijunjung.

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad