Gulat Padang Tancap Gas di Porprov 2026, 4 Emas dan Belum Terkalahkan
PADANG — Kerja keras selama berbulan-bulan mulai menunjukkan hasil. Kontingen cabang olahraga gulat Kota Padang tampil menjanjikan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026 yang berlangsung di G Sport Center, Gunung Pangilun.
Hingga pertandingan hari kedua, Senin (5/10/2026), tim gulat Kota Padang mencatatkan capaian sementara yang cukup positif. Dari delapan kelas yang diikuti pada hari pertama, Minggu (4/10/2026), Padang berhasil mengamankan 4 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Memasuki hari kedua, Kota Padang kembali menurunkan atlet pada 10 kelas. Hingga laporan ini disampaikan, seluruh atlet yang bertanding masih mampu bertahan tanpa mengalami kekalahan.
Ketua Pengcab Gulat Kota Padang, Ilmarizal, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari persiapan yang telah dilakukan secara konsisten sejak Januari 2026.
“Alhamdulillah atlet Kota Padang kita persiapkan diri dari bulan Januari. Karena rencananya Porprov di bulan Juli, tapi diundur sampai Oktober. Alhamdulillah kita tetap berlatih, kemudian fisik atlet kita lebih kurang sembilan bulan,” ujar Ilmarizal.
Pada Porprov Sumbar 2026, cabang olahraga gulat mempertandingkan 30 kelas yang terbagi dalam dua kategori gaya, yakni freestyle dan Greco-Roman. Kota Padang menerjunkan kekuatan penuh dengan mengikuti seluruh nomor pertandingan.
Bagi Pengcab Gulat Kota Padang, Porprov bukan sekadar arena mengejar medali. Kompetisi ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
Karena itu, setiap kemenangan di atas matras memiliki arti lebih panjang. Atlet yang berkembang melalui kompetisi daerah diharapkan dapat dipersiapkan untuk membawa nama Sumatera Barat pada kejuaraan nasional, termasuk peluang menuju PON dan ajang prestasi lainnya.
“Kita akan berusaha menampilkan terbaik. Kalau bisa juara umum, alhamdulillah. Kita berdisiplin dalam berusaha. Tujuan kita bukan hanya semata-mata di event ini. Atlet ini nanti kalau dia juara, dia bisa berlanjut mewakili Sumatera Barat pada PON atau pada ajang nasional yang akan datang,” kata Ilmarizal.
Capaian sementara tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa proses pembinaan olahraga membutuhkan ketekunan. Sembilan bulan latihan menjadi modal yang kemudian diuji dalam beberapa menit pertandingan di atas matras.
Perjalanan kontingen gulat Kota Padang masih berlanjut. Target juara umum menjadi motivasi, tetapi yang tak kalah penting adalah memastikan para atlet memiliki pengalaman, mental bertanding dan fondasi prestasi untuk melangkah lebih jauh setelah Porprov berakhir.
Dari matras Porprov, mimpi menuju panggung nasional sedang dibangun. (Arneldi)