window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Kualitas Udara Masuk Kategori 'Tidak Sehat' Akibat Asap Kiriman, Bupati Dharmasraya Perintahkan Sekolah Terapkan PJJ - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Kualitas Udara Masuk Kategori 'Tidak Sehat' Akibat Asap Kiriman, Bupati Dharmasraya Perintahkan Sekolah Terapkan PJJ

    DHARMASRAYA (SUMBARKINI.COM)— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali mengambil langkah cepat menyusul kian memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kiriman. Demi melindungi kesehatan ribuan peserta didik, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani secara tegas memerintahkan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan.


    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, menjelaskan bahwa kebijakan darurat ini merupakan instruksi langsung dari Bupati menyusul hasil pemantauan kualitas udara yang menunjukkan angka mengkhawatirkan.

    “Atas perintah Ibu Bupati, hari ini seluruh peserta didik dipulangkan lebih awal dan mulai besok, Selasa (6/10/2026), kegiatan belajar mengajar dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sementara waktu sambil terus memantau dinamika cuaca di lapangan,” ujar Bobby di Dharmasraya, Senin (5/10/2026).

    Kebijakan preventif ini dituangkan secara resmi melalui Surat Nomor: 400.3/2601/Disdik-2026. Instruksi tersebut ditujukan secara luas kepada pengawas sekolah, penilik PAUD, SD, SMP, hingga kepala satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Dharmasraya.

    Tidak berjalan sendiri, Pemkab Dharmasraya juga memastikan koordinasi lintas instansi agar perlindungan kesehatan anak usia sekolah dapat diterapkan secara menyeluruh. “Kami telah berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) serta Kacabdin Wilayah V untuk jenjang SMA/SMK agar kebijakan protektif ini selaras di semua tingkatan,” imbuhnya.

    Indeks Pencemaran Udara Sentuh Angka 113

    Berdasarkan data pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya per Senin (5/10/2026) pukul 10.00 WIB, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada di angka 113 dengan Air Quality Index (AQI) menyentuh level 159. Angka ini mengindikasikan bahwa kualitas udara berada pada kategori tidak sehat bagi kesehatan manusia, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

    Meskipun pantauan titik panas (hotspot) di wilayah internal Kabupaten Dharmasraya terpantau nihil, kabut asap diyakini merupakan kiriman dari wilayah tetangga yang terbawa oleh arah angin. Fenomena ini menjadi tantangan berulang bagi wilayah Dharmasraya dalam beberapa waktu terakhir dalam upaya mitigasi dampak buruk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) regional.

    Bersifat Sementara dan Terus Dievaluasi

    Bobby menegaskan bahwa kebijakan PJJ ini bersifat dinamis dan sementara. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengevaluasi perkembangan kualitas udara dan laporan dari instansi teknis sebelum memutuskan kembalinya kegiatan belajar tatap muka.

    Melalui sistem PJJ, hak belajar anak-anak dipastikan tetap terpenuhi langsung dari rumah masing-masing, sekaligus meminimalisir risiko paparan polusi udara terhadap sistem pernapasan siswa.

    Seiring dengan kebijakan tersebut, Pemkab Dharmasraya mengimbau para orang tua dan wali murid agar secara aktif mengawasi anak-anaknya selama belajar di rumah. Masyarakat juga diminta untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta mengenakan masker apabila terpaksa harus beraktivitas di ruang terbuka demi kesehatan bersam  (Febri )


    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad