Panpel Festival Kuliner Khas Luhak Nan Tuo IKTD Provinsi Sumbar Matangkan Persiapan Kegiatan
PADANG (SUMBARKINI.COM) - Panitia Pelaksana Festival Kuliner Luhak Nan Tuo dan Jalan Sehat Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Provinsi Sumatera Barat matangkan persiapan iven besar yang akan mereka gelar pada 15 November 2026 itu. Rapat berlansung hangat di Sekretariat IKTD Sumatera Barat di Jalan Rohana Kudus, Padang, 15 Oktober 2026.
"Rapat hari ini adalah menindaklanjuti pertemuan dengan Ketua Umum IKTD Sumatera Barat, Bapak Fadly Amran di Rumah Dinas Beliau seminggu lalu. Dalam rapat ini kita mantapkan persiapan kegiatan yang akan kita laksanakan pada November nanti," ujar Ketua Harian IKTD Sumatera Barat, Dr. Ir. Hendri Novianto, S.T., M.T, IPM seusai rapat.
Ditegaskan oleh Hendri, kegiatan yang akan dihelat diantaranya Jalan Sehat yang rencananya akan menempuh jarak sekitar 2,5 kilometer. Mulai dari Bagindo Aziz Chan Youth Centre ke arah Timur dan kembali ke Youth Centre.
Setelah laporan panitia nantinya akan dilanjutkan dengan Randai. Randai ini merupakan kesenian tradisional Minagkabau yang mulai hilang dan akan kita munculkan terus di acara-acara IKTD.
"Kita di IKTD akan menghidupkan kesenian tradisional, mensosialisasikan sekaligus melestarikannya. Makanya kami akan menampilkan juga pertunjukan Silat Kumango. Satu set dengan Randai," ujarnya.
Puncaknya, menampilkan kuliner khas Luhak Nan Tuo. Kuliner khas dan unggulan dari 75 nagari ditampilkan.
Hendri mengatakan ada booth kuliner khas dan UMKM di ajang festival itu. Tamu undangan dan pengunjung bisa membeli, mencicipi sambil menikmati rangkaian acara yang ditutup dengan KIM berhadiah.
"Kita persilakan ke-75 nagari dan UMKM yang berpartisipasi untuk menjajakan hidangan kepada peserta kegiatan, panitia dan warga Kota Padang yang datang melihat kegiatan kita," ungkap Rektor ITP tiga periode itu didampingi oleh Wakil Ketua I IKTD Sumatera Barat Ir. Edison dan Sekretaris Umum Hardhi Sultani.
Ditegaskan Hendri, panitia memang sedikit "memaksa" yang hadir untuk berbelanja di tenan yang ada. "Kita bantu nagari dan UMKM memperkenalkan produk khas mereka lalu menikmati transaksi di ajang itu. Kita sediakan ajang pemasaran mereka, mereka bisa pula saling bekerja sama dan perbankan bisa memperkuat permodalan mereka nantinya. Siapa tau," ujarnya sambil berkelakar.
![]() |
| Ketua Harian, Sekretaris dan Bendahara mendengarkan masukan dari panitia acara. |
Diungkapkannya juga, Bendahara Dr. Mardhiyah Moeloek, SH., MH, juga memaparkan upaya menjembataninagar transaksi tiap tenant berlangsung lancar dan aman.
Kita akan menjalin kerjasama dengan perbankan. Kita akan tawarkan ke bank nagari untuk mempermudah dan mengawal transaksi dengan mesin EDC, QRIS atau e-money mereka.
Tim yang akan dipimpin perempuan yang biasa dipanggil Bu Diah itu akan memimpin tim kemitraan, dana dan promosi untuk mendukung penuh kesuksesan pelaksanaan acara.
Diah juga akan menggalang timnya untuk menghimpun donasi dan hadiah doorprize. "Kita ingin lebih mendekatkan IKTD Sumbar sekaligus Ketumnya Fadly Amran ke masyarakat Kota Padang khususnya dan masyarakat Sumbar umumnya," tukuk Hendri.
Lebih jauh Hendri, menjelaskan, iven IKTD Sumbar ini juga mendukung cabang olahraga baru yang banyak digemari masyarakat. Domino Orado (101). Kita sosialisasikan olahraga domino yang sebelumnya dikenal permainan domino tradisonal.
Kita berharap pecinta domino tradisonal ini bisa paham dengan aturan olahraga domino. Siapa tahu pemain domino tradisional di kalangan keluarga besar Tanah Datar berpotensi menjadi atlet pula. Agar sesuai dengan aturan Domino Orado, pertandingan domino orado digawangi oleh Budi Kartono SE dan Alhidayah, pengurus IKTD Sumbar yang memenangi Domino Orado (101) yang memperebutkan Piala Panglima TNI dalam rangka HUT TNI ke-81 beberapa waktu lalu. (Zul/DaAn)

