Diguyur Hujan Lebat, Wabup Iraddatillah Resmi Buka SCOUT CAMP UNITY 2026, Gaungkan Semangat Anti-Bullying
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) – Di tengah guyuran hujan lebat, Wakil Bupati Sijunjung sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0303 Gerakan Pramuka Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt., M.M., secara resmi membuka kegiatan Scout Camp Unity (SCU) Kwartir Cabang Sijunjung Tahun 2026, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Berbeda Tingkatan, Satu Semangat, Satu Persaudaraan. Stop Bullying, Bersama Kita Kuat, Tanpa Perundungan Kita Hebat” dengan motto “Pramuka Keren Tanpa Perundungan” tersebut dipusatkan di Bumi Perkemahan Jorong Padang Ranah, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung.
Scout Camp Unity 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 6–8 November 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, serta penanaman nilai-nilai antiperundungan di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh peserta yang tetap menunjukkan semangat serta keseriusan mengikuti kegiatan meskipun pembukaan berlangsung di tengah hujan lebat.
Menurutnya, Scout Camp Unity merupakan kegiatan yang sangat positif dan luar biasa karena tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antargenerasi Pramuka, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, kreativitas, dan kebersamaan.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, serta memperhatikan pola makan dan kesehatan selama mengikuti perkemahan.
“Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat, jaga kekompakan, dan tetap jaga kesehatan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Bustanul Arifin, S.Pd., menjelaskan bahwa Scout Camp Unity 2026 dikemas dalam bentuk perkemahan kompetitif yang edukatif, kreatif, dan rekreatif. Fokus utamanya adalah mempererat tali persaudaraan sekaligus membentengi generasi muda dari perilaku perundungan atau bullying.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 880 orang merupakan anggota Pramuka Penggalang dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs serta Pramuka Penegak dari jenjang SMA/SMK/MA yang berasal dari 55 gugus depan di wilayah Kwartir Ranting Sijunjung. Selebihnya merupakan Mabigus, pembina pendamping, dan panitia pelaksana.
Untuk menyemarakkan kegiatan, panitia telah menyiapkan berbagai agenda terpadu dan perlombaan yang disesuaikan dengan tingkatan peserta.
Beragam Lomba dan Kegiatan Edukatif
Untuk tingkat Penegak, sejumlah perlombaan yang digelar meliputi Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Variasi dan Formasi dengan mengacu pada Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2018, Lomba Scout Chef berupa pengolahan minuman rempah sehat dan ubi, serta Lomba Yel-Yel Penegak.
Sementara itu, untuk tingkat Penggalang, perlombaan yang disiapkan meliputi Pionering berupa pembuatan tiang bendera bagi peserta SD dan jembatan bagi peserta SMP, Musabaqah Syarhil Qur'an (MSQ) dengan tema khusus perundungan, serta Lomba Ranking 1.
Selain perlombaan, seluruh peserta juga akan mengikuti berbagai kegiatan bersama, di antaranya ibadah berjamaah, senam Pramuka, Jelajah Pramuka dengan pos sandi dan P3K, wide game, bakti lingkungan dan gotong royong, serta upacara api unggun dan malam renungan.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Iraddatillah juga menyerahkan bantuan sebesar Rp2 juta kepada panitia pelaksana sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Scout Camp Unity 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui Kwarcab Sijunjung yang diterima langsung Ketua Panitia Pelaksana.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Nofrialdi Zulka; Ketua Harian Kwarcab 0303 Sijunjung, Ramler, S.H., M.M., beserta jajaran pengurus; Ketua Majelis Pembimbing Ranting Sijunjung, Khairudin, S.E.; Ketua Kwartir Ranting Sijunjung, Wahyu Saputra Akbar, S.STP.; kepala OPD terkait; unsur Forkopimcam; Mabigus; pembina pendamping; wali nagari se-Kecamatan Sijunjung; serta seluruh peserta Scout Camp Unity 2026.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Pramuka yang tidak hanya terampil, disiplin, kreatif, dan berkarakter, tetapi juga menjunjung tinggi persaudaraan, saling menghargai, serta berani menolak segala bentuk perundungan.
(Andri)