Fadly Amran Ajak MES Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Program Smart Surau
PADANG (SUMBARKINI.COM) – Penguatan ekonomi syariah di Kota Padang diarahkan tidak hanya bertumpu pada sektor perbankan dan lembaga keuangan. Masjid, musala, pariwisata, hingga usaha kuliner juga dinilai memiliki ruang besar untuk menjadi bagian dari ekosistem ekonomi syariah yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Arah pengembangan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam audiensi pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Padang dengan Wali Kota Padang Fadly Amran di ruang kerja wali kota, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan yang turut dihadiri Kabag Perekonomian dan SDA Indra Noferi itu menjadi momentum silaturahmi sekaligus penjajakan sinergi antara MES Kota Padang dan Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan program ekonomi berbasis prinsip syariah.
Ketua MES Kota Padang terpilih, Alfiadi, menyampaikan bahwa organisasinya berkomitmen mengambil bagian dalam mendukung berbagai Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang melalui pengembangan dan penerapan prinsip ekonomi syariah di tengah kehidupan masyarakat.
Menurut Alfiadi, ekonomi syariah memiliki cakupan yang luas. Implementasinya tidak sebatas transaksi perbankan maupun pengelolaan keuangan, tetapi juga dapat dikembangkan dalam sektor pariwisata, kuliner, kegiatan usaha, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, ekonomi syariah diharapkan tidak hanya menjadi konsep dalam kegiatan kelembagaan, tetapi juga dapat diterapkan dalam praktik usaha sehari-hari, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Smart Surau Dibidik Menjadi Ruang Penguatan Ekonomi Umat
Salah satu peluang kolaborasi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah keterlibatan MES dalam mendukung Program Smart Surau yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong MES agar dapat berkontribusi dalam mengoptimalkan fungsi masjid dan musala. Menurutnya, rumah ibadah tidak hanya berperan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan aktivitas ekonomi berbasis syariah.
"Kami mendorong MES untuk mengambil peran dalam menyukseskan Progul Smart Surau, khususnya dengan mengoptimalkan fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan aktivitas ekonomi berbasis syariah," ujar Fadly.
Dorongan tersebut membuka ruang bagi pengembangan peran masjid yang lebih luas. Selain menjadi tempat penguatan nilai keagamaan, masjid berpotensi menjadi simpul kegiatan sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan usaha masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Dalam konteks ini, kolaborasi MES dan pemerintah daerah dapat diarahkan untuk mempertemukan potensi umat dengan peluang ekonomi yang tersedia.
Misalnya, melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, edukasi transaksi sesuai prinsip syariah, pengembangan produk halal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas. Berbagai bentuk kegiatan tersebut dapat menjadi ruang implementasi yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.
Bagi masyarakat, keberhasilan pengembangan ekonomi syariah pada akhirnya bukan hanya diukur dari banyaknya program atau kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaku usaha kecil, keluarga, dan lingkungan sekitar.
MES Siapkan Kepengurusan Periode 2026–2031
Dalam audiensi tersebut, Alfiadi juga menyampaikan rencana pelantikan Pengurus MES Kota Padang periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Namun, pelaksanaan pelantikan masih menunggu penyelesaian proses penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari tingkat pusat.
"Kami berharap proses penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari tingkat pusat dapat segera rampung sehingga pelantikan pengurus MES Kota Padang dapat kita laksanakan," kata Alfiadi.
Ia menegaskan, MES ingin menyelaraskan program-program organisasi dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Padang, termasuk mendukung pelaksanaan Smart Surau.
"MES tentu ingin menyinkronkan program-program Wali Kota dengan pengembangan ekonomi syariah. Termasuk mendukung Program Smart Surau yang saat ini tengah digencarkan Pemerintah Kota Padang. Kami berharap prinsip syariah dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus MES Kota Padang terpilih. Ia berharap organisasi tersebut dapat tumbuh dan berkembang serta mengambil peran dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Padang.
Sinergi antara pemerintah daerah dan MES diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terlebih, Padang memiliki potensi besar pada sektor perdagangan, kuliner, pariwisata, dan aktivitas ekonomi berbasis komunitas.
Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan gagasan kolaborasi tersebut menjadi program yang terukur, berkelanjutan, dan menjangkau masyarakat secara luas.
Sebab, ekonomi syariah akan semakin bermakna ketika prinsip-prinsipnya tidak berhenti pada wacana, melainkan hadir dalam aktivitas ekonomi yang adil, produktif, dan memberikan kesempatan lebih besar bagi masyarakat untuk berkembang. (Arneldi)