Libur Imlek, PT KAI Divre II Siapkan 31.168 Tempat Duduk
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan bahwa ketersediaan tempat duduk tersebut setara dengan rata-rata 7.792 kursi per hari. Langkah ini diambil untuk memastikan konektivitas masyarakat dan wisatawan di Sumatera Barat tetap lancar selama long weekend.
KAI menyiagakan tiga layanan kereta api lokal yang menjadi favorit masyarakat untuk bepergian maupun berwisata. KA Pariaman Ekspres yang melayani Pauh Lima – Naras beroperasi 10 perjalanan sehari dengan tarif terjangkau Rp5.000. Kereta ini menjadi andalan wisatawan yang hendak menuju objek wisata Pantai Gandoriah, Pariaman.
KA Minangkabau Ekspres yang melayani rute Pulau Aie – BIM beroperaso 12 perjalanan sehari dengan tarif Rp10.000. Selain akses ke bandara, layanan ini mendukung wisata edukasi melalui program tiket rombongan.
Sementara KA Lembah Anai yang beroperasi pada rute Kayutanam – Padang melayani 6 perjalanan sehari. Untuk rute ini ditawarkan pengalaman perjalanan dengan pemandangan alam asri khas Sumatera Barat.
"Kehadiran ketiga layanan ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pariwisata dan perekonomian lokal Minangkabau," ujar Reza dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/2).
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Tiket kereta api lokal dapat dipesan secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Reza juga menekankan agar calon penumpang hanya melakukan transaksi melalui aplikasi resmi Access by KAI. Hal ini penting untuk menjamin keamanan transaksi dan menghindari potensi penipuan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
"Kami berkomitmen terus meningkatkan layanan, baik dari sisi ketepatan waktu maupun kenyamanan, guna menjawab dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat yang tinggi pada momen libur panjang ini," pungkasnya. (*/nelvi)
Hadapi Lebaran 1447 H, PT KAI dan DJKA Lakukan Inspeksi Keselamatan
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan langkah preventif ini merupakan komitmen perusahaan untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas tertinggi. "Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sumatera Barat yang akan melakukan perjalanan mudik. Inspeksi ini memastikan seluruh aspek layanan berada dalam kondisi optimal sesuai regulasi," ujar Reza dalam keterangan resminya, Kamis (12/2).
Pelaksanaan inspeksi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015. Tim gabungan melakukan penyisiran mulai dari kelaikan prasarana hingga fasilitas penunjang bagi penumpang di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.
Inspeksi meliputi: fasilitas penumpang di stasiun yang terdiri dari pemeriksaan kesiagaan alat pemadam api (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan (P3K & kursi roda), fungsi CCTV, hingga kebersihan area publik seperti toilet dan musala. Daalm hal kelaikan kereta, pemeriksaan ditujukan pada rem darurat berfungsi normal, ketersediaan alat pemecah kaca, suhu pendingin ruangan (AC) yang stabil, serta fasilitas ramah disabilitas.
Sementara itu kesiapan prasarana & SDM, meliputi validitas sertifikasi kompetensi petugas, kondisi fisik rel, wesel, bantalan, jembatan, serta sistem drainase untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.
Inspeksi ini juga mencakup diskusi teknis terkait prosedur operasional darurat. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis mengingat adanya potensi peningkatan volume penumpang yang signifikan pada periode Lebaran mendatang.
Reza menegaskan bahwa keselamatan adalah fondasi utama. KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjaga keandalan layanan agar tradisi mudik masyarakat tahun ini berjalan lancar.
"Melalui verifikasi ketat ini, kami berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, selamat, tertib, dan andal, sejalan dengan semangat kami, Semakin Melayani," pungkasnya. (Elsi)
Operasi Keselamatan Singgalang 2026, Fokus pada Pendekatan Humanis
PADANG (sumbarkini.som) - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Singgalang 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Dirlantas Polda Sumbar, AKBP H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., di Aula Mapolda Sumbar baru-baru ini.
Dikatakan Reza pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membekali personel dengan kemampuan teknis dan taktis sebelum terjun ke lapangan. Reza juga menekankan bahwa operasi kali ini harus mengedepankan sisi humanis dan profesionalisme yang tinggi.
"Dengan koordinasi yang matang dan pemahaman yang sama di setiap lini, kita harapkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 berjalan optimal. Tujuan utama kita adalah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan demi keselamatan bersama," ujarnya di hadapan para peserta latihan.
Operasi Keselamatan Singgalang 2026 ini juga diproyeksikan sebagai langkah "Cipta Kondisi" guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Hal ini sangat krusial jelang periode Operasi Ketupat 2026 (pengamanan Idul Fitri), di mana volume kendaraan di wilayah Sumatera Barat diperkirakan akan meningkat tajam.
Beberapa poin penekanan dalam latihan ini meliputi: Edukasi Masyarakat dengan cara mengutamakan tindakan preemtif dan preventif, Penggunaan Teknologi dengan cara: optimalisasi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dalam pengawasan.
Selain itu, dalam hal keselamatan pengguna jalan, petugas diminta fokus pada titik-titik rawan kecelakaan di jalur lintas Sumatera.
Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam berlalu lintas, sehingga angka fatalitas kecelakaan di jalan raya dapat berkurang secara signifikan sepanjang tahun 2026. (Elsi)
Maxim Apresiasi Ojol Padang dengan Penghargaan Best Driver
Padang (sumbarkini.com) - Sebagai upaya mengapresiasi loyalitas sekaligus menjaga standar kualitas
layanan, Maxim melaksanakan program Best Driver of The Month di Padang, Sumatera Barat. Pada program ini, Maxim memberikan penghargaan ke Novri Sjamsu berkat capaiannya yang berhasil memecahkan rekor pemesanan tertinggi tanpa penilaian buruk sepanjang periode evaluasi.
Head of Subdivision Maxim Padang, Rachmat Ari Yarman, menyatakan, “Melalui Best Driver, kami memberikan apresiasi kepada para pengemudi yang telah menunjukkan kualitas layanan mumpuni. Kami percaya program seperti ini dapat membangun budaya pelayanan yang semakin baik di lingkungan Maxim”.
Rachmat menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya layanan yang aman, ramah, sopan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Sebagai bentuk apresiasi, Rachmat mengungkapkan bahwa Novri menerima jaket khusus berlogo Garuda yang dirancang sebagai simbol integritas dan komitmen mitra pengemudi dalam memberikan layanan yang aman serta bertanggung jawab. Jaket tersebut menjadi identitas kehormatan sekaligus pengingat bahwa kualitas layanan merupakan fondasi utama dalam industri transportasi online.
Perusahaan menilai capaian yang diperoleh Novri selaku mitra pengemudi Maxim BIke merupakan contoh dari nilai-nilai pelayanan yang ingin terus ditingkatkan perusahaan. Melalui penghargaan ini, perusahaan ingin mendorong motivasi para mitra pengemudi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga etika pelayanan di lapangan.
Novri mengungkapkan, “Terima kasih, saya senang dan bahagia bisa mendapatkan jaket ini, semoga kedepannya bisa sukses selalu dan semakin maju”.
Maxim menegaskan akan terus menggaungkan program Best Driver di berbagai daerah sebagai langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi online. Melalui program ini, perusahaan menargetkan terciptanya lingkungan kerja yang lebih profesional serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap mitra pengemudi di seluruh Indonesia.
Program Best Driver digelar untuk mendorong profesionalisme mitra dan
memastikan mutu layanan serta keselamatan pengguna tetap terjaga. Proses
evaluasi meliputi jumlah pemesanan, penilaian pelanggan, kepatuhan
terhadap ketentuan operasional, dan konsistensi performa layanan. (*/elsi)
Mitra Pengemudi Maxim di Padang Donorkan Darah
Padang (sumbarkini.com) - Dalam semangat Hari Donor Darah Sedunia, sejumlah mitra pengemudi Maxim menunjukkan komitmen sosial mereka dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Kampus Akademi Maritim Sapta Semudera Padang, Sumatera Barat. Inisiatif ini diselenggarakan di Kantor Cabang Maxim Padang berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI)
untuk memenuhi kebutuhan stok darah nasional.
Acara ini menjadi bukti nyata kepedulian para pengemudi Maxim. Donor darah sangat vital untuk berbagai prosedur medis, mulai dari operasi darurat, penanganan korban kecelakaan, hingga perawatan pasien dengan penyakit kronis. Setiap tetes darah yang didonasikan memiliki arti yang sangat besar.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi mulia ini terkhusus para mitra driver Maxim yang telah hadir dan menyukseskan acara ini. Selain aksi donor darah ini, kami juga siap
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," ujar Rachmat.
Sementara itu Ketua PMI Kecamatan Koto Tangah Jhoni Torang Hasibuan turut memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pengemudi Maxim yang telah berkontribusi untuk membantu pemenuhan stok darah yang dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.
“Dukungan dari Maxim turut meningkatkan antusias peserta donor, kami
harap kerjasama ini tidak berhenti disini dan bisa dilakukan secara
berkala untuk membantu menaikkan stok darah yang ada,” ujar Jhoni.
Musliadi selaku salah satu mitra pengemudi Maxim juga turut menyampaikan rasa semangatnya dalam memberikan bantuan donor darah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Saya sangat antusias dengan adanya program kerjasama Maxim dengan PMI untuk memberikan bantuan donor darah bagi pasien yang membutuhkan, saya juga berterima kasih atas bingkisan yang diberikan kepada para pendonor sehingga akan menumbuhkan semangat kami,” ucap Musliadi.
Kolaborasi antara Maxim dan PMI ini menyoroti peran perusahaan ride-hailing dalam tanggung jawab sosial. Dengan memfasilitasi dan mendorong kegiatan kemanusiaan seperti ini, Maxim tidak hanya
memberdayakan mitra pengemudinya untuk menjadi agen perubahan di masyarakat, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada upaya kesehatan publik yang vital. (*)
Pengemudi Maxim Manfaatkan Bonus Hari Raya untuk Kebutuhan Lebaran dan Perbaikan Kendaraan
Selain untuk membantu pengemudi dalam memenuhi kebutuhan di Hari Raya, BHR ini bentuk apresiasi Maxim terhadap kinerja mitra pengemudi yang telah memberikan kontribusi dalam menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan. Ini merujuk pada imbauan Presiden Prabowo Subianto dan juga Surat Edaran dari Kementerian Ketenaga Kerjaan RI.
Haviz Fadli Kurnia, salah satu mitra pengemudi di Padang yang menerima BHR dari Maxim mengungkapkan rasa bahagianya setelah mendapatkan BHR. Pengemudi berusia 34 tahun tersebut bersyukur dapat memperoleh berkah setelah bekerja keras selama menjadi mitra pengemudi di jalanan.
“Saya sangat bahagia menerima BHR dari Maxim, Nantinya bantuan ini akan saya gunakan untuk keluarga dan untuk memperbaiki kendaraan saya,” ujarnya.
Junaidi pun merasa terkejut karena terpilih sebagai mitra pengemudi yang memenuhi kriteria sebagai penerima BHR dari Maxim. Dia telah menjadi mitra pengemudi Maxim sejak tahun 2020.
“Saya sempat terkejut dan senang saat menerima BHR dari Maxim. Uang BHR ini akan saya gunakan untuk kebutuhan keluarga saya dan juga perbaikan kendaraan. Terima kasih banyak Maxim, semoga sukses selalu,” ucapnya.
Di tahun 2025 ini, Maxim menyerahkan Bonus Hari Raya kepada mitra pengemudinya mulai dari Rp420.000 hingga Rp2.6 juta. Maxim juga telah mengadakan program charity yang juga berfokus ada penyerahan bantuan sosial kepada mitra pengemudi yang tidak memenuhi syarat penerima BHR.
Saat ini, Maxim telah memberikan paket sembako gratis kepada mitra pengemudi yang membutuhkan di 50 kota di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, Jayapura dan kota-kota lainnya. (*)
Jelang Idulfitri, Maxim Berikan Bantuan Sembako Kepada Mitra Pengemudi
PADANG - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri, Maxim bekerja sama dengan Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI) dalam memberikan bantuan kepada mitra driver Maxim yang membutuhkan. Sebagai bentuk bantuan tambahan di Hari Raya Idulfitri, Maxim memberikan paket sembako kepada mitra driver di Padang, Provinsi. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Maxim kepada mitra driver menjelang perayaan
Idulfitri tahun ini.
Adapun bantuan sembako yang diberikan antara lain beras, minyak goreng, mi instan, gula, dan beberapa bahan makanan lainnya. Bantuan-bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan dari masing-masing mitra
driver Maxim.
Head of Subdivision Maxim Padang, Rachmat Ari Yarman menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membagikan kebahagiaan menjelang perayaan Idulfitri. “Semoga bantuan sembako ini membawa berkah dan bisa memberikan kehangatan pada perayaan Idulfitri nanti. Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin.” ujarnya.
Ucapan terima kasih juga datang dari salah satu mitra pengemudi Maxim di Padang. “Terima kasih banyak Maxim untuk bantuan sembako yang telah diberikan. Alhamdulillah bantuan sembako ini sangat membantu saya dan keluarga untuk merayakan Idulfitri.” ucapnya.
Selain Padang, Maxim juga melakukan kegiatan pembagian sembako Idulfitri kepada beberapa mitra driver di 49 kota lainnya di seluruh Indonesia. Sebelumnya, Maxim juga telah membagikan sembako ke panti asuhan dan membagikan takjil gratis kepada masyarakat di beberapa kota di Indonesia. (*)
Kegiatan-kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan amal
Ramadan Maxim yang dilaksanakan setiap tahunnya. Kegiatan-kegiatan ini
diselenggarakan guna memberikan dampak sosial yang positif bagi
masyarakat dan mitra driver Maxim di Indonesia.
Perluas Layanan Hingga Dharmasraya, Maxim Kini Hadir di Pulau Punjung
Dharmasraya (sumbarkini.com) - Dalam rangka memperluas jangkauan dan memperkuat eksistensinya di Sumatera Barat, Maxim kembali meluncurkan layanan transportasi online di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Maxim sendiri merupakan aplikasi penyedia layanan transportasi on-demand yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan pemesanan jasa transportasi penumpang dan pengantaran barang.
Melalui kehadirannya di Pulau Punjung, Maxim menawarkan beragam layanan seperti layanan transportasi online Bike, Car (kapasitas maksimal 4 penumpang), Car L (kapasitas maksimal 6 penumpang). Selain layanan transportasi, Maxim juga menawarkan layanan Food&Shop yang merupakan
layanan pemesanan dan pengantaran barang di toko dan restoran serta layanan pengantaran barang dari satu tangan ke tangan lainnya yakni Delivery dan Car Delivery (pengantaran barang menggunakan mobil).
Maxim mencatatkan orderan pertamanya dengan layanan Bike. Orderan tersebut sukses mengantarkan
penumpang dari Apotek Dharmasraya di jalan Lintas Utama Sumatera menuju Kedai Minuman Buk Dedes di Perumahan Ranah Tibarau dengan tarif pengantaran sebesar Rp8.900.
Rogi Windo selaku Head of Subdivision Maxim Pulau Punjung mengungkapkan bahwa kehadiran Maxim diharapkan bisa memberikan dampak positif terutama untuk memudahkan mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas mereka sehari-hari.
“Kami bersyukur masyarakat Pulau Punjung dapat memberikan respon yang positif dengan hadirnya layanan transportasi online Maxim, oleh karena itu semoga kedepannya masyarakat dapat dimudahkan aktivitas dan kebutuhan perjalan mereka melalui berbagai layanan yang tersedia di
aplikasi Maxim,” ujar Rogi.
Aplikasi Maxim bisa diunduh melalui App Gallery, App Store, Galaxy Store, GetApps, dan Play Store pada masing-masing perangkat ponsel pintar. Masyarakat di Pulau Punjung yang ingin menikmati layanan Maxim juga bisa menggunakan kode promo “MAXIM” untuk menikmati saldo sebesar Rp 200.000 yang dapat digunakan sebagai potongan sebesar 10% dari total biaya yang tertera pada aplikasi.
Maxim juga mengajak masyarakat Pulau Punjung untuk bergabung menjadi mitra untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Untuk bergabung menjadi mitra pengemudi, masyarakat dapat mengunjungi situs https://taxsee.pro/id/id-ID/ dengan mengikuti langkah-langkah pendaftarannya.
Masyarakat Pulau Punjung dapat menghubungi kantor pelayanan Maxim melalui e-mail Pulaupunjung@taximaxim.com atau mengunjungi kantor Maxim secara langsung di Jorong Koto Lamo Ateh, Jl. Kenagarian Sungai Kambut, Kec. Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat 275732. (*)
Memperingati Hari Guru, Maxim Berikan Perjalanan Gratis kepada Tenaga Pengajar Kota Padang
Padang (sumbarkini.com) - Layanan Transportasi Online Maxim memperingati Hari Guru Nasional dengan memberikan apresiasi kepada para tenaga pengajar di Indonesia, salah satunya untuk guru-guru di SMA Negeri 10 Padang. Sebagai bentuk komplimen Maxim sebagai aplikator yang bergerak di industri ride-hailing, Maxim memberikan saldo perjalanan gratis kepada guru-guru sekolah yang dapat digunakan menunjang aktivitas belajar-mengajar.
Selain memberikan saldo perjalanan gratis, Maxim juga memberikan bingkisan spesial kepada setiap guru di SMP Negeri 4. Penyerahan perjalanan gratis ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi Maxim kepada para tenaga pendidik yang telah memberikan dedikasi pada bidang pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Padang.
Rachmat Ari Yarman selaku Head of Subdivision Maxim Padang mengungkapkan, selain sebagai ungkapan terima kasih, program perjalanan gratis ini merupakan salah satu inisiatif Maxim Padang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terutama para siswa-siswi untuk mengapresiasi jasa guru sebagai profesi utama dalam menciptakan anak bangsa yang cerdas dan berbudaya.
“Kami memahami bahwa atas peran guru lah yang telah membuat kita menjadi pribadi yang mandiri dan juga memiliki kepedulian terhadap sesama, oleh karena itu program free rides for teacher dari Maxim ini merupakan salah satu ungkapan rasa terima kasih kami kepada para guru di Kota Padang,” ujar Rachmat.
Sementara itu, Titin selaku salah satu guru yang menerima penghargaan sebagai guru terbaik mengungkapkan rasa bangganya telah menjadi guru karena dapat menjadi bagian dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
“Guru merupakan cita-cita yang telah saya idamkan sejak dahulu, saya bersyukur lingkungan saya telah mendukung saya untuk bisa berpartisipasi dalam mendidik anak-anak bangsa, oleh karena itu saya berharap kedepannya guru-guru di Indonesia dapat mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik,” ucap Titin.
Selain di Kota Padang, program perjalanan gratis di Hari Guru Nasional ini juga dilaksanakan Maxim di berbagai sekolah lainnya di Indonesia seperti Medan, Semarang, Balikpapan, Manokwari dan kota-kota lainnya. (*)
Kini Layanan Maxim telah Hadir di Harau
Padang (sumbarkini.com) - Aplikasi penyedia layanan transportasi online Maxim kini telah tersedia
di kota Harau, Sumatera Barat. Harau menjadi kota ke-12 yang tersedia layanan Maxim setelah sebelumnya layanan on demand service ini telah ini hadir terlebih dahulu di Padang, Batusangkar, Bukittinggi, Koto Baru, Lubuk Basung, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Simpang Ampek, dan Solok.
Tujuan dari ekspansi Maxim di Sumatera Barat ini sendiri adalah untuk memberikan fasilitas transportasi online yang dapat digunakan untuk menunjang mobilitas dan aktivitas masyarakat. Berbagai layanan Maxim yang ditawarkan diantaranya adalah Bike (layanan pengantaran penumpang sepeda motor), Car (layanan pengantaran penumpang mobil), dan Car L (layanan pengantaran penumpang mobil hingga enam penumpang).
Selain kebutuhan transportasi online untuk penumpang, Maxim juga menyediakan layanan pengantaran barang logistik berupa layanan Delivery, Car Delivery (pengantaran barang menggunakan mobil), dan juga Food&Shop (pesan-antar makanan dan barang).
“Harau merupakan salah satu kota dengan yang menyuguhkan banyak tempat wisata serta fasilitas pendidikan yang unggul di Sumatera Barat, oleh karena itu saya optimis dengan adanya Maxim ini dapat membantu perkembangan perekonomian kota ditambah dengan Harau merupakan pusat pemerintahan kota Lima Puluh saya harap dapat menunjang kebutuhan transportasi masyarakat di sini,” ucap Boy Herman selaku Head of Subdivision Maxim Harau.
Orderan pertama yang tercatat di aplikasi Maxim di Harau yakni dengan layanan Car dengan rute pengantaran penumpang dari Berkah Kandang Produksi Kompos Jalan Sumbar-Riau menuju Hotel Mangkuto Syariah Jalan Sudirman dengan tarif Rp 20.800.
Bagi masyarakat yang berminat untuk bergabung menjadi mitra pengemudi Maxim dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman https://taxsee.pro/id/id-ID/. Pendaftaran juga dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor cabang Maxim Harau.
Maxim membuka kantor operasionalnya di Harau di Jl. Raya Negara KM 7 Tanjung Pati Kel. Sari Lamak Kec. Harau Kab. Tanah Datar Kode pos: 26271. Sementara untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi email Harau@taximaxim.com.
Untuk masyarakat Harau yang baru menggunakan Maxim, dapat menggunakan kode promo ‘MAXIM’ untuk mendapatkan saldo Rp100.000 yang dapat digunakan sebagai potongan 10% dari biaya perjalanan atau pengiriman. Aplikasi Maxim dapat diunduh melalui App Store, Google Play,
AppGallery, Galaxy Store, dan GetApps. (rel)
Hadir Layani Masyarakat Kota Painan, Maxim Juga Ajak Masyarakat Untuk Bergabung Menjadi Pengemudi
Painan - Menjadi salah satu perusahaan transportasi daring terbesar di Indonesia, Maxim senantiasa mengoptimalkan layanan kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Salah satunya adalah dengan memperluas jangakauan layanan ke kota-kota di Indonesia. Kali ini Maxim melakukan ekspansi ke wilayah Painan, Provinsi Sumatera Barat dengan menawarkan berbagai layanan bertarif hemat.
Layanan-layanan yang tersedia di kota Painan antara lain layanan transportasi (Bike, Car, Car L untuk penumpang berkapasitas maksimal 6 orang), pengiriman (Bike Delivery, Car Delivery), serta layanan pesan antar (Food&Shop). Untuk layanan pertama yang dipesan di kota Painan adalah Maxim Car dengan rute Bappeda Pesisir Selatan menuju Klinik Hewan dan Aqil Petshop. Perjalanan tersebut dikenai tarif sebesar Rp 12.800.
“Hadirnya layanan Maxim di kota Painan merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan karena memudahkan masyarakat Painan terkait layanan transportasi dan jasa pengiriman. Mengingat saat ini di kota Painan belum tersedia angkutan umum” ujar Hidayat, Head of Division Maxim Painan.
“Kami berharap akan semakin banyak layanan lain yang tersedia bagi masyarakat kota Painan, terlebih dengan tarif layanan Maxim yang hemat pastinya akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk mencoba layanan Maxim dan menjadikannya sebagai aplikasi andalan msyarakat kota Painan.” tutup Hidayat.
Bagi pengguna baru Maxim di kota Painan, anda bisa mendapatkan saldo bonus sebesar Rp 100.000 dengan menggunakan kode promo “MAXIM”. Saldo ini bisa digunakan sebagai potongan sebesar 10% dari total biaya transaksi dalam aplikasi anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kirimkan e-mail melalui painan@taximaxim.com atau kunjungi laman resmi Maxim Indonesia di http://id.taximaxim.com. Unduh segera aplikasi Maxim di AppGallery, AppStore, Galaxy Store, GetApps, dan Google play pada
perangkat ponsel pintar anda.
Maxim juga mengajak seluruh masyarakat kota Painan untuk bergabung menjadi mitra pengemudi Maxim. Dapatkan penghasilan tambahan dengan waktu bekerja yang fleksibel. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan dapat dilakukan melalui tautan https://sea.taxsee.pro/ID/id-I
Stasiun KA Nareh Beroperasi Kembali Setelah Mati Suri 30 Tahun
Hari ini diresmikan stasiun Nareh oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, di Pariaman, Jumat (22/3/2019).
Hadir dalam acara tersebut Menhub RI Budi Karya Sumadi, anggota DPR RI Alex Indra Lukman, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Walikota Padang Pariaman Mardison Mahyuddin, Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti, Dirjen Lalin Angkutan Kereta Api Kemenhub Zulmafendi, Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti, Kepala BKIP Kemenhub Baitul Ihwan, Kepala Dishub Sumbar Heri Nofiardi, Dishub Kota Pariaman Yota Balad dan jajaran Kemenhub dan Dinas perhubungan Sumbar serta undangan lainnya.
Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah menghidupkan kembali Kereta Api (KA) yang selama ini telah mati di Sumbar, ditambah jalur KA jurusan ke Bandara adalah yang ketiga di Indonesia, selain Jakarta dan Medan.
"Kereta api yang terintegrasi langsung dengan bandara di Sumatra Barat merupakan yang ketiga di Indonesia setelah di Kualanamu, Sumatera Utara, dan Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten," ujar Irwan.
Lebih lanjut Gubernur menyampaikan, "Kereta api bandara tersebut dinamai Minangkabau Ekspres yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, ini suatu kebanggaan bagi masyarakat Sumbar," ujarnya. (*)
Menteri Berikan Bus Untuk Memotivasi Anak Bangsa
PADANG (sumbarkini.com) - Kementerian Perhubungan memberikan masing-masing dua bus, kepada Universitas Andalas dan Universitas Bung Hatta. Pemberian bantuan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat itu bertujuan untuk memotivasi anak bangsa.Hal ini ditegaskan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam serah terima bus kampus di Universitas Bung Hatta, Senin 21 Mei 2018. "Universitas Bung Hatta adalah salah satu universitas terbaik di Pulau Sumatera. Saya ingin terus memotivasi para mahasiswa agar menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul. Kita lihat negara maju tentu SDM mereka unggul juga," ujarnya saat diwawancara wartawan usai memberikan kuliah umum di kampus proklamator itu.
Pada kuliah umum tersebut, Menteri Budi Karya Sumadi memaparkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi yang dilakukan Pemerintahan Jokowi. Semua semata-mata karena untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Budi mencontohkan, jalur kereta bandara sejauh 22,7 kilometer dibangun untuk memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat. Secara sederhana, ongkos transportasi kereta api tersebut sangat murah dibanding dua jalur kereta bandara yang sudah lebih dulu diresmikan, Kereta Bandara Kualanamu dan Kereta Bandara Soekarno Hatta.
Kereta bandara senilai Rp200 miliar ini dibuat untuk mendukung pengembangan Bandara Internasional Minangkabau. Kapasitas bandara itu diperintahkan presiden ditingkatkan agar bisa menampung 5,7 juta penumpang. Lebih dua kali lipat sekarang yang hanya 2,7 juta orang.
Selain itu, kereta bandara ini merupakan penunjang Sumbar sebagai daerah tujuan wisatawan. Membuka lapangan kerja yang lebih banyak di Sumatera Barat ini. "Kita harus bangun bandara di Mentawai, terminal Anak Air Padang, juga membangun tol laut untuk menjangkau pelosok nusantara yang akan membangun pertumbuhan ekonomi," ulas Menhub. (zul)
Presiden Jokowi Resmikan Kereta Bandara Ketiga di Indonesia
KETAPING (sumbarkini.com) - Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Ketaping Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat, Senin, 21 Mei 2018. Kereta ini merupakan kereta bandara ketiga di Indonesia setelah KA Bandara Kualanamu dan KA Bandara Soekarno-Hatta.Setibanya di Stasiun Padang, Presiden sempat berdialog dengan beberapa perwakilan Ketua OSIS SMA dan SMK se-Provinsi Sumatra Barat. (mus)
Pangdam Siap Amankan Kedatangan RI-1 ke Sumbar
Kereta Api BIM Gratis, Hari Pertama Habis 2.027 Tiket
![]() |
| Inilah kereta api yang melayani Padang - Ketaping (Bandara Internasional MInangkabau. |
PADANG (sumbarkini.com) - Ada kabar baik untuk masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar), terutama yang sedang berada di Kota Padang. Pasalnya yang ingin mencoba naik Kereta Api Minangkabau Ekspres, bisa dinikmati secara gratis selama tiga hari, 1-3 Mei 2018.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran juga mengimbau masyarakat Sumbar untuk menikmati sensasi naik kereta api ke Bandara ini. Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya sudah diusulkan selama sepuluh hari gratis, tapi yang disepakati hanya tiga hari.
"Bagi masyarakat yang ingin menikmati, silakan diambil tiketnya di stasiun Padang, stasiun Tabing, Stasiun Duku, dan Stasiun BIM. Sebab, nanti Presiden Jokowi akan sosialisasi besar-besaran. Semoga presiden punya waktu untuk peresmian nanti," pungkasnya. (why)
Ternyata Ini yang Mau Diperlihatkan PT KAI
![]() |
| Dr. Yossafra mengabadikan suasana kereta api bandara. |
sosial ternuata punya maksud lain. Pakai iming-iming karcis gratis pula selama tiga hari.
Ternyata PT KAI ingin memperlihatkan sesuatu kepada masyarakat Sumatera Barat Umumnya dan Padang khususnya. "Pengoperasian kereta api ke bandara pada hari ini, selama tiga hari, memakai kereta terbaru buatan PT INKA. Masyarakat Sumbarlah yang pertama merasakan kenyamanan kereta tersebut," ujar Ketua Grup Riset Tranaportasi, Dr. Yossyafra, Selasa 1 Mei 2018.
Menurut Dosen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Andalas ini, kereta api tersebut mempunyai ruang untuk difable. Interiornya nyaman sengan nuansa hijau yang menyejukkan.
![]() |
| Tim Riset Transportasi Fakultas Teknik Unand. |
Tak kalah pentingnya, toilet kereta ini mengadopsi sistem yang ada di pesawat. Artinya toilet kereta ini sekelas toilet pesawat udara. Hmmm...
Kenyamanan itu tidak harus menyebabkan pengguna jasanya harus merogoh kocek dalam-dalam. Harga tiketnya relatif murah.
![]() |
| Masyarakat yang memanfaatkan raun gratis bersama kereta api baru. |
Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna kereta api ini, grup riset dari Fakultas Teknik Universitas Andalas mengadakan serangkaian studi. Angket berisi 16 pertanyaaan pun disebar secara online agar daya jangkau survei lebih luas.
"Kami berharap, studi ini memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan transportasi umum di daerah kita," ujar Yossyafra. (*)
Hari Ini Kereta Api BIM Mulai Beroperasi
Padang (sumbarkini.com) - Kabar gembira. Masyarakat Sumbar mulai hari ini bisa menikmati kereta api ke Bandara Internasional Minangkabau.Rutemya: Simpang Haru-Tabing/Duku-BIM itu bakal dilayani 10 Kereta Api (lima trip). Hal itu diinformasikan Humas PT KAI Sumbar. Bahkan masyarakat bisa menikmati perjalanan ke BIM secara gratis.
Lumayan, waktu promo gratis ini diberlakukan selama tiga hari. Tiket bisa didapatkan di Stasiun Tabing, stasiun duku maupun stasiun BIM. Jadi selamat menikmati ya. (*)
Leonardy: Saatnya Bandara Minangkabau Diperluas
Padang Pariaman - Pertumbuhan ekonomi Sumbar menurut statistik pada Juli, terbaik di Sumatera. Wisatawan yang lewat Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi penyumbang yang cukup signifikan.
Menurut data Angkasa Pura II, per Desember 2017 tercatat jumlah penumpang yang melewati BIM 3,9 juta orang. Kepadatan di sana makin terasa saat ada jemaah umrah. Umumnya mereka memanfaatkan selasar bandara. Mereka kumpul di sana, menunggu rombongan dengan duduk berselonjor. Jumlahnya makin besar seiring anggota keluarga yang ikut mengantar dan membawa segenap perlengkapannya.
"Bandara kadang sudah mirip mall, penuh sesak. Kita sebagai wakil rakyat perlu menghimbau dan mendorong optimalisasi kapasitas bandara, bahkan sudah saatnya bandara itu diperluas," ujar Anggota DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, saat berkunjung ke PT Angkasa Pura II BIM, Kamis (4/1).
Leonardy menilai sudah saatnya bandara dikembangkan, dibuatkan terminal baru yang sama luasnya dengan terminal bandara saat ini. Terminal baru itu nantinya terhubung lansung dengan skybridge dari stasiun kereta yang bakal segera diresmikan.
Keberadaan terminal baru itu diharapkan dapat menjawab lonjakan kunjungan wisata ke Sumbar seiring dijadikannya destinasi wisata halal. Ini juga jawaban atas meningkatnya animo masyarakat melaksanakan umrah.
Malah menurut prakiraan Angkasa Pura II ada 3.000 jemaah umrah per bulan. Peningkatan ini seiring daftar tunggu ibadah haji yang makin panjang, sementara kerinduan ke Mekah semakin membuncah sehingga umrah menjadi alternatifnya. Juga bisa dipicu kebijakan bisa terbang lansung dari Padang ke Jeddah Arab Saudi.
Terkait umrah ini, Leonardy memandang perlu sekali dihadirkan ruang tunggu yang khusus bagi jemaah umrah. Di ruang tunggu ini jemaah umrah berkumpul dan beristirahat jelang keberangkatannya. Mereka bisa diantar atau dijemput keluarga dengan leluasa.
"Kenyamanan di bandara pasti menjadi daya tarik dan cerita tersendiri bagi pengunjung dan pengguna jasa bandara," tegas Leonardy.
Kapasitas mushalla juga jadi perhatiannya. Begitu juga dengan belum adanya taxy way yang mengakibatkan pesawat harus memutar di runway untuk mencapai tempat yang disediakan bagi maskapai untuk menaikkan/menurunkan penumpangnya (terminal).
"Taxyway memudahkan pesawat menuju terminalnya. Dengan memutar seperti saat ini pasti sangat merugikan maskapai. Waktu memutar di runway pun pasti mempengaruhi jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat," urai pria yang akrab dipanggil Leo ini.
Harga tiket Padang-Jakarta atau daerah lainnya lebih tinggi dari Jakarta-Padang bahkan Jakarta-Medan turut diungkapkan Leo.
Leo yang sukses mengupayakan penambahan panjang runway 250 meter agar bisa didarati pesawat berbadan lebar (Boeing 747-400) di 2009 tersebut menegaskan hal ini baru terasa jika jumlah flight semakin banyak. Flight makin banyak tentu lalu lintas pesawat makin padat. Pesawat yang baru mendarat harus segera meninggalkan kawasan runway.
Pihak Angkasa Pura juga mengharapkan dorongan Leonardy untuk percepatan proses pembangunan terminal baru dan kawasan khusus untuk jemaah umrah. General Manager Angkasa Pura II BIM Dwi Ananda Wicaksana pun merasakan padatnya bandara saat ada jemaah umrah.
Dia pun merasa kurang manusiawi saat melihat jemaah berkumpul di selasar bandara. Ada yang terpaksa duduk di lantai setelah merasa suci tempatnya karena baru saja dibersihkan petugas. Dwi Ananda juga melihat ruang tunggu khusus bagi jemaah umrah jadi solusi peningkatan jumlah jemaah umrah dari Sumbar. (z01)
















Social Media Icons