• Breaking News

    Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri kesehatan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
    Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri kesehatan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

    Wabup Sijunjung Buka Puasa Bersama dan Berbagi Dengan Jamaah Mushollah Nurul Hidayah Pematang Panjang.

     

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt melaksanakan buka puasa bersama sekaligus sholat isya, tarwih, dan witir dengan jamaah Mushollah Nurul Hidayah Jorong Parak Gadang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung pada Jum'at 13 Maret 2026.

    Selain buka puasa bersama, Wabup Iraddatillah juga berbagi paket sembako dan kain sarung dengan jemaah mushollah.

    Wabup Iraddatillah dikesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada semua jemaah Mushollah Nurul Hidayah yang hadir untuk mengikuti buka puasa sekaligus sholat isya, tarwih dan witir secara bersama sama.

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang hadir di mushollah ini untuk berbuka puasa bersama. Semoga silaturahmi ini bisa tetap terjaga, dan kita selalu diberikan kesehatan sehingga bisa kembali bertemu dengan bulan suci ramadhan tahun depan, " ujar Wabup.



    Kegiatan buka puasa bersama ini lebih terasa bermakna dengan penyampaian tausyah agama oleh buya Amrizal, S. Ag, MM dengan judul yaitu bagaimana sifat kita kepada petunjuk yang telah diberikan oleh Allah Swt.

    " Apapun yang kita lakukan dan kita ucapkan adalah Ibadah, tetapi dengan niat karena Allah /lillahitaala, dan iklas melaksanakannya, "ucap buya Amrizal. 

    (Andri). 


    Wabup Iraddatillah Salurkan Zakat Dari Baznas Sijunjung Kepada 80 Orang Penerima di Kecamatan Tanjung Gadang.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt kembali menyerahkan secara simbolis Dana Zakat Bidang Kemanusiaan Tahap I dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung kepada 80 orang penerima manfaat se Kecamatan Tanjung Gadang, pada Kamis 12 Maret 2026.

    Santunan dana sebesar Rp. 32.000.000,- ini disalurkan di UDKP Kecamatan Tanjung Gadang oleh Wakil Bupati bersama Ketua Baznas Sijunjung, H. Hidayatullah, Lc. Ma, Sekretaris Dinas Poldam, Yasran Fuadi, SE, MM, Camat Tanjung Gadang, Rahmad Azandi Fajar, SSTP dan Kepala Pelaksana Baznas, Meri Muliadi, S. Pdi.

    Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada penerima yang hadir tepat waktu dalam acara tersebut, serta mengucapkan terima kasi kepada pengurus Baznas yang telah bekerja keras sehingga terlaksana kegiatan tersebut dengan baik.

    Lebih lanjut Wabup Iraddatillah menyampaikan bahwa Baznas seperti biasa menyalurkan santunan sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu pada saat memasuki hari raya idul fitri dan saat mengawali masuk sekolah dengan tujuan bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.

    Pada Tahun 2026 ini ujar Wabup, Baznas kembali menyalurkan dana zakat Bidang Kemanusiaan Tahap I sebesar Rp. 710 Juta rupiah untuk santunan biaya hidup fakir miskin kepada 1.775 penerima manfaat se Kabupaten Sijunjung.

    "Untuk itu kami berharap santunan ini dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Kami juga menghimbau kepada para mustahik agar membayarkan zakat fitranya melalui Baznas maupun UPZ yang ada di setiap nagari, karena dana tersebut akan kembali lagi kepada masyarakat melalui santunan bagi anak sekolah, fakir miskin serta untuk bantuan rumah layak huni dari Baznas Sijunjung, "ujar Wabup.


    Sementara itu, Ketua Baznas Sijunjung, H. Hidayatullah mengatakan bahwa, penyaluran dana zakat ini merupakan hari kedua penyaluran, sebelumnya telah diserahkan di empat kecamatan, dan pada Kamis 12 Maret ini juga diserahkan di empat kecamatan termasuk di Kecamatan Tanjung Gadang.

    Zakat yang disalurkan ini lanjut Hidayatullah adalah merupakan zakat dari PNS, CPNS, maupun PPPK di Lingkup Pemkab Sijunjung yang diserahkan kembali bagi masyarakat yang membutuhkan.

    "Penyerahan santunan ini biasanya pada bulan juni, namun pada saat ini bertepatan akan memasuki hari raya Idul Fitri, banyak dari masyarakat yang membutuhkan untuk keperluan berhari raya, oleh karena itu, pendistribusiannya kami percepat agar bisa membantu dan meringankan beban masyarakat memasuki hari raya tahun ini, "ujar Hidayatullah.

    Ia juga berharap semoga zakat yang didistribusiakan ini dapat memberikan arti dan bermanfaat bagi masyarakat.

    "Mari kita doakan bersama bapak dan ibu para muzaki yang telah membayarkan zakatnya melalui baznas agar selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlipat ganda dari Allah Swt, serta para penerima santunan hari ini kedepannya bisa juga menyalurkan zakatnya melalui Baznas atau UPZ di Nagarinya masing masib, "harapnya. (Andri).

    Diserahkan Wabup, Baznas Sijunjung Salurkan Santunan Biaya Hidup Tahap 1 Kepada 1.775 Penerima Manfaat.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung salurkan dana zakat Bidang Kemanusiaan Tahap I sebesar Rp. 710 Juta rupiah untuk santunan biaya hidup fakir miskin tahun 2026 kepada 1.775 penerima manfaat se Kabupaten Sijunjung.

    Santunan ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt bersama dengan Ketua Baznas Sijunjung, H. Hidayatullah, Lc. Ma, Kakan Kemenag  H. Okto Verisman, S. Ag, Ma, Camat Sijunjung, Khairuddin SE dan Kabag Kesra diwakili Amrizal di UDKP Kecamatan Sijunjung, pada Selasa 10 Maret 2026.

    Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah menyampaikan apresiasi kepada Baznas Sijunjung yang telah bekerja keras dalam rangka mengumpulkan zakat dari muzaki sehingga bisa disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerima.

    "Alhamdulillah dengan semangat ketua Baznas bersama pengurus yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah sehingga bisa mengumpulkan zakat saat ini. Dengan pengelolan yang baik akan terasa manfaatnya oleh kita semua, oleh karena itu marilah kita mendoakan pengurus baznas beserta semua muzaki yang telah berzakat agar selalu diberikan kesehatan dan rezeky yang berlipat ganda oleh Allah Swt hendaknya, "ujar Wabup.


    Kepada penerima manfaat, Wabup Iraddatillah juga berpesan agar bisa dipergunakan dengan sebaik mungkin terutama untuk kebutuhan wajib.

    " Pergunakanlah santunan ini dengan baik, utamakan dahulu untuk kepentingan yang wajib. Kami juga berharap bagi penerima manfaat agar bisa membayarkan zakat fitranya melalui Baznas nantinya, "harap Wabup Iraddatillah.

    Ketua Baznas Sijunjung, H. Hidayatullah menyebutkan, bahwa bantuan biaya hidup tahap I ini akan didistribusikan masing masig di delapan Kecamatan se Kabupaten Sijunjung.

    Hari Selasa ini (10/3) lanjut Hidayatullah, akan di Distribusikan di UDKP Kecamatan Sijunjung untuk 548 mustahik se Kecamatan Sijunjung dengan besaran dana Rp. 219.200.000,-, selanjutnya di UDKP Kecamatan IV Nagari untuk 79 orang mustahik dengan dana Rp. 31.600.000,-, di UDKP Kecamatan Kupitan disalurkan kepada 100 orang penerima manfaat dengan dana Rp. 40.000,000,- dan di UDKP Kecamatan Kecamatan Koto VII untuk 206 orang penerima dengan dana Rp. 82.400.000,-

    Sementara pada Kamis (12/3) akan disalurkan di UDKP Kecamatan Tanjung Gadang untuk 80 penerima dengan dana Rp. 32.000.000,- di UDKP Kecamatan Lubuak Tarok untuk 70 penerima dengan dana Rp. 28.000.000,- di UDKP Kecamatan Kamang Baru untuk 96 penerima dengan dana Rp. 38.400.000,- dan di UDKP Kecamatan Sumpur Kudus untuk 110 penerima dengan dana Rp. 44.000.000,-

    Sementara pada Jum'at (13/3), rencananya akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung kepada 105 orang penerima manfaat se Nagari Muaro dengan dana Rp. 42.000.000, ujar Hidayatullah.

    Ia berharap dana zakat ini bisa berguna dan bermanfaat bagi para mustahik penerima manfaat untuk kepentingan memasuki hari raya Idul Fitri nantinya. (Andri) 

    Peduli Jurnalis, Irfendi Arbi Bezuk Antoni Surya Roza di RS Adnaan WD PAyakumbuh

    Limapuluh Kota - Terkenal dengan empati dan suka bersilaturahmi, menjadikan Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021, Ir. H. Irfendi Arbi, M.P bakal mudah terpanggil nuraninya jika mendengar kabar ada yang sakit.  Begitu pun ketika Antoni Surya Roza terbaring sakit di Rumah Sakit Adnaan WD PAyakumbuh.

    Sebagai orang yang dekat dengan pers, Irfendi pun datang membezuk sahabatnya itu Jum’at siang (6 Maret/2026)..  ”Secara pribadi saya turut prihatin dan mendoakan agar rekan wartawan Antoni Surya Roza segera pulih dari sakit yang dialaminya dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa," ungkap Irfendi Arbi, Sabtu 7 Maret 2026.

    Irfendi tentu saja mengharapkan sahabatnya itu kembali bisa menjalankan tugas jurnalistiknya guna menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerahnya. Irfendi mengaku senang melihat sahabatnya itu sudah mulai membaik kondisinya dan sudah bisa bercanda ketika Irfendi datang membezuknya. .

    ”Saya datang untuk turut berduka atas musibah sakit yang dialami sahabat. Dan, Alhamdulillah, saat bertemu Antoni Surya Roza, kondisi kesehatannya sudah mulai tampak membaik,” ujar Bupati yang di masa kepemimpinannya membebaskan beberapa warganya yang dipasung itu,

    Ayah tiga putri dan dua putra itu  juga mengatakan, peristiwa kecelakaan yang dialami Antoni Surya Roza, tentunya menjadi pengingat bahwa  tugas seorang wartawan itu sangatlah berat dan dibutuhkan dukungan dari banyak pihak. 

    Suami dari Monalisas, S.Sos ini mengingatkan agar sahabatnya itu dan rekan pres yang bertugas di lapangan untuk lebih perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Jangan sampai keinginan menyampaikan informasi yang akurat dan bermafaat sampai membahayakan kesehatan sendiri.

    “Jurnalis adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Sekali lagi, saya mendoakan agar kondisi kesehatan sahabat Antoni Surya Roza segera pulih dan bisa kembali beraktivitas dengan baik. Untuk semua rekan-rekan wartawan, semoga selalu dalam keadaan sehat dan terus semangat dalam menjalankan profesi yang mulia ini,” tambahnya. 

    Kedatangan, empati, doa dan bantuan yang ditunjukkan oleh Irfendi Arbi mempercepat proses penyembuhan Antoni Surya Roza. Betapa seorang Irfendi Arbi tidak hanya dekat ketika dia butuh publikasi. (*)  


     

    Sekilas Surya Tri Harto, Urang Awak di Pucuk Pimpinan PT Pertamina International Shipping

    Padang - Ir. H. Surya Tri Harto, MT., MBA akrab dipangil leh eman-teman atau adik-adik alumninya Oyon. Ternyata adalah urak awak. Dari Namanya, orang bakal menduga dia orang Jawa. Padahal dia adalah orang asli Solok yang memulai kariernya di PT Pertamina pada 1994 dan kini menjabat sebagai Direktur Utama PT International Shipping, salah satu sub-holding Petamina di bidang Integrated Marine Logistics. 

    “Saya kelahiran Solok, dibesarkan  di Solok dan baru meninggalkan Solok ketika kuliah. Sementara kampung di Jorong Batu Panjang, Nagari Koto Laweh Kecamatan X Koto Tanah Datar. Anak Kemenakan dari Dt Rangkayo Mulia. Suku saya Guci,” ujarnya sambil tertawa saat ditanya orang soal namanya yang berbau Jawa itu.

    Sebagai penegas keminangannya, dia berhak menyandang gelar Datuak Rangkayo Mulia Nan Di Apa. Ia lahir di Solok Tanggal 21 Oktober 1966, dari rahim Ibu bernama Yasminar yang berasal dari klan suku Guci Nagari Koto Laweh, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kaum suku Guci asal ibunya inilah yang memercayakan amanah kepadanya untuk memimpin kaum dengan gelar adat Dt. Rangkayo Mulia Nan Di Apa. 

    Sedangkan ayahnya Syamsuar berasal Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ayahnya seorang guru yang mengakhiri pengabdiannya sebagai Kepala Sekolah di SMP Negeri Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
    Surya menghabiskan masa kecilnya di Kota Solok sampai menyelesaikan pendidikan menengahnya di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok. Ia melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Universitas Andalas Jurusan Teknik dan lulus pada tahun 1991, dan kemudian berkiprah di Pertamina, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang minyak dan gas (migas).


    Perjalanan Karir

    Sebagai praktisi perminyakan, ia telah menjalani berbagai penugasan yang memperkaya dirinya dengan berbagai pengetahuan, keterampilan dan pengalaman baik di dalam maupun di luar negeri di bidang Engineering, Project Management, Operation Management, Supply Chain Management, Sales & Marketing, Strategic Planning, Business Development, Business Partnership & Negotiation Management serta Leadership.

    "Saya memulai karier di Pertamina sebagai engineer staff (tahun 1994)," ungkapnya. 

    Ia pernah memegang berbagai jabatan mulai dari Business Development Manager, Supply Chain Management & Infrastructure Manager, Vice President Ship Chartering & Performance (2019-2020), Vice President Petroleum Product Operation[10]. Lalu Director of Human Capital & Corporate Services PT Pertamina International Shipping. Dan saat ini memegang amanah sebagai Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

    Sebagai penujang karirnya, Surya mengikuti pendidikan eksekutif, General Management Program di Harvard Bussiness School, Amerika Serikat tahun 2012. Juga ikut Global Executive Development Program, kerjasama Pertamina dengan INSEAD Singapore tahun 2014. 

    Surya juga tak lupa dalam pendidikan akademik lanjutan. Ia meraih gelar Magister Teknik dalam bidang Manajemen Proyek dari Universitas Indonesia pada tahun 2002 serta Master of Business Administration (MBA) dari Universitas Gadjah Mada tahun 2009.
         

    Suka Berorganisasi

    Sejak di Sekolah Menengah Pertama, ia telah dipercaya memimpin organisasi di antaranya sebagai Ketua Umum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Solok, serta Sekretaris Umum OSIS di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok.

    Semasa kuliah, ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas periode 1987-1990. Setelah berkiprah sebagai profesional bisnis, ia juga memiliki aktivitas organisasi kemasyarakatan dengan menjadi pendiri dan terpilih sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas (KATUA) dalam dua kali Kongres KATUA periode 2005 - 2010 serta periode 2010-2015.

    Pada tahun 2016, eksponen KATUA memberikan dorongan kuat baginya untuk menjadi salah satu calon dalam pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) periode 2016-2021. Proses pemilihan berlangsung dengan bergairah di antara dua calon yaitu Surya Tri Harto dan Asman Abnur yang saat itu adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemilihan berakhir dengan antiklimaks dengan musyawarah mufakat yang menetapkan Asman Abnur sebagai Ketua Umum dan Surya Tri Harto sebagai Wakil Ketua Umum/Ketua Harian IKA Unand Periode 2016-2021.

    Di tengah kiprahnya sebagai profesional di BUMN, ia pun dipercaya menjadi Anggota Dewan Penasehat Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Sumatera Barat yang dipimpin oleh Fadli Amran yang saat itu adalah Wali kota Padang Panjang. Dia juga didapuk sebagai Anggota Dewan Penyantun Gebu Minang Pusat yang dipimpin oleh Osman Sapta Odang (OSO) Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo.


    Peduli Alumni

    Bersama beberapa sahabat aktifis sosial kemasyarakatan, ia mendirikan Yayasan Kateda yang bergerak di bidang introduksi perubahan perilaku, alih teknologi dan pemberdayaan masyarakat dengan salah satu programnya Gerakan Keluar Bersih. 

    Lewat Kateda, Surya ingin membantu adik-adik alumninya, terutama alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas. Kateda menjadi semacam incubator bagi para alumni agar memiliki pengalaman dan skill yang dibutuhkan dunia kerja.

    Dengan adanya Kateda, Surya membuktikan keinginannya berkontribusi nyata terhadap kampung halaman dan niat tulusnya agar para alumni meraih pekerjaan yang dicita-citakannya. Kateda berhasil bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan nilai tambah terhadap pembangunan daerah Sumbar sebagai daerah tujuan wisata. 

    Kateda mengajak masyarakat Sumatera Barat 'berinvestasi' lewat toilet. Toilet dibuat dengan memperhatikan nilai Kesehatan, aksesibilitas, keamanan, kenyamanan serta lokasi dan ketersediannya. Gerakan Keluar Bersih adalah cara Kateda mengedukasi masyarakat agar memperhatikan kebersihan toilet setelah mereka gunakan. (*)


    Lisda Hendrajoni Kecam Kemensos dan BPJS Main-main dengan Nyawa Manusia

    Padang - Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni geram. Kegeraman Lisda disebabkan penonaktifan 11 juta penerima manfaat BPJS PBI oleh pemerintah pusat pada awal Februari lalu.

    “Ini menyangkut nyawa manusia. Kenapa pemerintah mensimulasikan seperti uji coba atau main-main. Berapa banyak masyarakat kita yang terpaksa terhenti berobat, atau tidak mendapatkan pelayanan kesehatan selama masa penonaktifan,” ujar Lisda pada salah satu program televisi.

    Lisda menjelaskan PBI bukanlah bantuan biasa, PBI adalah bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat miskin mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai amanah undang-undang.

    Ditegaskan Srikandi Partai Nasdem itu, penonaktifan 11 juta yang dinonaktifkan secara tiba-tiba ini bukan hanya sekedar administrasi. Tapi ini mengenai hak dasar warga negara untuk sehat dan juga pelayanan kesehatan, yang tidak tercapai,” jelas Lisda.

    Lisda juga menegaskan, perihal validasi data yang dilakukan Kemensos dan BPS hingga saat ini masih belum terdapat keakuratan.

    “Kalaulah validasi data yang menjadi alasan untuk penonaktifan kemarin, buktinya sampai saat ini masih juga terdapat ketidak akuratan data. Masih ada penerima yang harusnya mendapatkan manfaat tapi malah tidak menerima, begitu juga sebaliknya. Lalu apa urgensifnya penonaktifan tersebut,” ungkap Lisda.

    Srikandi Partai Nasdem ini juga menyebut, berdasarkan fakta di lapangan, data DTKS yang dipakai oleh pemerintah untuk penonaktifan BPJS juga dinilai sangat tidak akurat.

    Lisda menggambarkan, ada masyarakat yang tinggal di suatu rumah namun dihuni oleh 3-4 keluarga, biasanya ini rumah warisan turun temurun. Ternyata ada diantara mereka yang masih belum memiliki pekerjaan atau dalam keadaan sakit sehingga dapat dikategorikan tidak mampu. 

    Linda mencontohkan di daerahnya. Mereka tiba-tiba dinonaktifkan, dengan alasan sudah memiliki rumah sendiri, tentu ini kita pertanyakan keakuratan datanya.

    Lisda juga meminta agar ini segera di evaluasi, agar validitasi data itu terpenuhi sesuai dengan amanah undang-undang.

    “Validasi data itu merupakan salah satu tugas dari Kementrian Sosial. Saya berharap kedepan ini betul-betul akurat dengan turun langsung ke masyarakat, melihat masyarakat. Petugas jangan mudah percaya dengan kondisi yang dilaporkan tanpa melihat langsung. Bila perlu berikan sanksi kepada petugas yang terbukti bermain-main dengan data,” pungkas Lisda. (*)

    Hadapi Lebaran 1447 H, PT KAI dan DJKA Lakukan Inspeksi Keselamatan

    PADANG – Untuk kelancaran layanan transportasi Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memastikan keamanan operasional. Bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), PT KAI melaksanakan inspeksi keselamatan komprehensif di seluruh wilayah operasional Divre II Sumbar. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 11–12 Februari 2026.

    Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan langkah preventif ini merupakan komitmen perusahaan untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas tertinggi. "Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sumatera Barat yang akan melakukan perjalanan mudik. Inspeksi ini memastikan seluruh aspek layanan berada dalam kondisi optimal sesuai regulasi," ujar Reza dalam keterangan resminya, Kamis (12/2).

    Pelaksanaan inspeksi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015. Tim gabungan melakukan penyisiran mulai dari kelaikan prasarana hingga fasilitas penunjang bagi penumpang di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.

    Inspeksi meliputi: fasilitas penumpang di stasiun yang terdiri dari pemeriksaan kesiagaan alat pemadam api (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan (P3K & kursi roda), fungsi CCTV, hingga kebersihan area publik seperti toilet dan musala. Daalm hal kelaikan kereta, pemeriksaan ditujukan pada rem darurat berfungsi normal, ketersediaan alat pemecah kaca, suhu pendingin ruangan (AC) yang stabil, serta fasilitas ramah disabilitas. 

    Sementara itu kesiapan prasarana & SDM, meliputi validitas sertifikasi kompetensi petugas, kondisi fisik rel, wesel, bantalan, jembatan, serta sistem drainase untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

    Inspeksi ini juga mencakup diskusi teknis terkait prosedur operasional darurat. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis mengingat adanya potensi peningkatan volume penumpang yang signifikan pada periode Lebaran mendatang.

    Reza menegaskan bahwa keselamatan adalah fondasi utama. KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjaga keandalan layanan agar tradisi mudik masyarakat tahun ini berjalan lancar.

    "Melalui verifikasi ketat ini, kami berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, selamat, tertib, dan andal, sejalan dengan semangat kami, Semakin Melayani," pungkasnya. (Elsi) 

    Reses Ketua DPRD Sumbar, Komunitas Ojol Suarakan Aturan dan Pemberdayaan

    Padang– Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan reses bersama komunitas ojek online yang tergabung dalam Tim Rajawali Sutomo (TRS) dan URC DOOS, Sabtu (7/2/2026), bertempat di Aula Rumah Dinas Ketua DPRD Sumbar.

    Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Sumbar menekankan pentingnya keseimbangan antara kesuksesan dunia dan akhirat. Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses dan bimbingan yang tepat.

    “Sukses dunia itu penting, tapi sukses akhirat itu wajib. Kalau ingin sukses, harus ada mentor atau pelatih yang membimbing,” ujarnya di hadapan para pengemudi ojek online.

    Ia juga menjelaskan tiga fungsi utama DPRD, yakni membentuk produk hukum, menyusun dan menetapkan peraturan daerah (perda), membahas dan menyetujui anggaran APBD, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. 

    “Membuat perda itu butuh waktu panjang, minimal enam bulan pembahasan,” katanya.

    Lebih lanjut, Ketua DPRD Sumbar memaparkan mekanisme kebijakan anggaran daerah. Ia menjelaskan bahwa meskipun otoritas anggaran berada di tangan presiden, gubernur, wali kota, dan bupati, anggaran tersebut belum dapat dibelanjakan tanpa persetujuan DPR atau DPRD. 

    “Untuk melahirkan APBD ada tahapan panjang. Dimulai dari RPJMD lima tahunan kepala daerah terpilih, kemudian RKPD yang disusun setiap awal tahun melalui musyawarah dari tingkat RT, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi dan pusat. Inilah awal masuknya proposal APBD,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sumbar juga mengungkapkan bahwa telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk pelatihan UMKM yang direncanakan berlangsung pada April atau Mei 2026 mendatang.

    “Anggarannya sudah ada. Tinggal jadwal dan data pesertanya. Saat pelatihan nanti, yang dirubah bukan hanya skill, tapi juga mindset agar bisa mendapatkan kemampuan terbaik,” ujarnya.

    Menurutnya, pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta agar benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Perubahan cara berpikir dinilai menjadi kunci agar masyarakat, termasuk pengemudi ojek online, dapat berkembang dan mandiri.

    Dalam dialog bersama komunitas ojol, Ketua DPRD Sumbar menampung sejumlah aspirasi. Aspirasi pertama terkait aturan teknis agar pengemudi ojek online tidak dirugikan oleh kebijakan yang ada.

    “Saya minta aturan-aturannya disusun lengkap. Aturan pusat bisa kita follow up di daerah, baik di provinsi melalui gubernur maupun di kota melalui wali kota. Kita ingin aturan yang adil, karena ojol bekerja siang malam, tapi penghasilannya belum sebanding,” tegasnya.

    Aspirasi kedua berkaitan dengan pemberdayaan jangka panjang. Meski masih muda dan kuat, para pengemudi ojol berharap mendapat bekal keterampilan untuk menghadapi kehidupan ke depan.

    “Silakan diskusi, skill apa yang dibutuhkan. Kita akan coba komunikasikan agar bisa ikut pelatihan sesuai kebutuhan. Dengan skill, peluang berkembang akan lebih besar,” katanya.

    Menutup pertemuan, Ketua DPRD Sumbar berpesan agar komunitas ojek online tetap menjaga kekompakan, kesehatan, dan keselamatan dalam bekerja.

    “Jangan ceroboh di jalan. Layani masyarakat dengan baik, karena dengan kepercayaan, insyaallah rezeki akan dimudahkan,” tutupnya.(*)

    Bupati Benny Dwifa Lantik 93 Orang Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional Di Lingkup Pemkab Sijunjung


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si mengambil sumpah dan melantik sebanyak 93 orang pejabat administrator, pengawas dan fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung bertempat di Balairung Lansek Manih, pada Selasa 3 Februari 2026.

    Pelantikan yang berlangsung Hikmad ini turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah, Jaheri, S. Sos, M. Si, Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, dan Camat se Kabupaten Sijunjung.

    Ke 93 pejabat yang dilantik tersebut diantaranya sebanyak 39 orang pejabat administrator, 40 orang pejabat pengawas, dan 14 orang pejabat fungsional.


    Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa mengatakan bahwa mutasi atau alih tugas jabatan merupakan hal yang biasa bagi setiap aparatur pemerintahan yang telah memenuhi persyaratan.

    "Kami berharap agar bapak/ibu yang baru saja dilantik untuk lebih meningkatkan disiplin dan etos kerja dalam pelaksanaan tugas yang dipercayakan serta dapat meningkatkan profesionalitas dan semangat dalam bekerja, " harap Benny.

    Bupati juga berharap agar pejabat yang baru dilantik agar segera melakukan serah terima jabatan, jalin komunikasi yang baik dengan pimpinan, laksanakan tugas pokok dan fungsi dengan penuh rasa tanggung jawab serta mematuhi segala peraturan perundang undangan yang berlaku dan maksimalkan kinerja pada posisi yang baru, sehingga dapat memberikan outcome yang menjanjikan bagi Kabupaten Sijunjung lebih baik lagi.


    Adapun 39 pejabat Administrator yang dilantik diantaranya, Julharya Adrika, S. STP, M.A.P (Sekretaris Bapppeda), Herrison, SE (Kabag Organisasi), Sri Suryati, S. Kep, MM ( Sekretaris Dinas Kesehatan), Mas Ayunis, S. Km (Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes), Rini P Yuswir, S. St ( Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes), Afridon, ST (Kepala Binas Marga Dinas PU), Maghdalena S. TP (Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian), Hendri S. SP (Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian), Wiwit Arianita S. Ip. M. PD Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos PPPa).

    Selanjutnya, Yetna Rosi, SH (Kabid Koperasi dan UM Dinas Dagoerinkop), drh Ibnu zar (Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian), Hendra SP, M. Si Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian), Suparta SE, M. Si (Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishub), Doni Eries S. Ip, M. Cio (Kabid Pemasaran dan Pariwisata Disparpora), Dewinta Indri A. S. STP, M. M. (Kabid Pemerintahan Nagari DPMN), Devi Kurniawati, SE (Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMN), Romi Aulia SH (Kabid Keuangan dan Pembangunan Nagari DPMN), Yudi Arland SE. MT ( Kabid Penegakan Perda SatpolPP dan Damkar), Feri Ferdian S S. Kom, MM (Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan dan Perikanan), Emilia Zola SH ( Kabid Pembinaan dan Pengembangan Dinas Pustaka), Febri Hendra M , S. Kom, M. Ikom Kabid kedaruratan dan Logistik BPBD),Hendra Safriono P. S. Ip Kabid Perkebunan Dinas Pertanian),Tatik Ismiati, SE (Kabag TU RSUD Sijunjung), dan Jalinus ST, MT (Kabag Penunjang RSUD Sijunjung).

    Berikutnya, Novdel Pendri MP. SSTP MM (Camat Kupitan), Hadisyam Kudus, SH (Sekcam IV Nagari), Erik Sadenov S. IP (Camat Koto VII), Taufik Hidayat, SH, MH (Sekcam Koto VII), Wahyu Syaputra A. SSTP (Sekcam Sijunjung), Verigif Alnef, SSTP, M. Si (Camat Lubuk Tarok), Nofrita Roza, SE (Sekcam Lubuk Tarok), Rahmad Azandi Fajar, S. STP (Camat Tanjung Gadang), Genta Buana SSTP (Sekcam Kupitan), Komala Fira Adninggiro, SSTP, MM ( Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bepppeda), Dola Ezria ST, ME (Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah),Arismanita, SH (Sekretatis Dishub), Maryusman, SE (Kabid PIKP Diskominfo), Nurwahidal, STP (Kabid Kearsipan Dinas Pustaka), dan Yasran Fuadi, SE, MM (Sekretaris Dinas Pol PP dan Damkar). Andri.

    Car Free Day Perdana di Sijunjung Sukses dan Meriah, Bupati Benny Berharap Bisa Meningkatkan Perekonomian Masyarakat.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung menggelar Car Free Day dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Sijunjung ke - 77. Kegiatan ini dimulai dari Simpang tugu sampai dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Simpang Logas Muaro Sijunjung pada Minggu 1 Februari 2026.

    Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si saat malaunching kegiatan tersebut berharap kegiatan Car Free Day ini bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala, mingguan atau bulanan di Kabupaten Sijunjung.

    "Car Free Day pada hari ini merupakan yang perdana kita laksanakan. Kita berharap dengan adanya kegiatan ini akan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas seperti berolahraga tanpa adanya kendaraan bermotor dan mobil, serta bisa meningkatkan perekonomian bagi pedagang yang berjualan disepanjang jalan Car Free Day tersebut, "harap Bupati Benny.


    Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana, Roni Sudirman, S. STP mengatakan, kegiatan Car Free Day ini dilaksanakan beberapa kegiatan diantaranya senam bersama di Lapangan M. Yamin, SH, pemeriksaan kesehatan gratis dan promosi kesehatan, donor darah dan sosialisasi, pemeriksaan dokter spesialis mata, paru, dan obgyn (kandungan), sim keliling, pustaka keliling, live musik dan kuliner, solo song, UMKM, dan stand Loka POM Sijunjung

    Sebelumnya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa bersama Unsur Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, Jaheri, S. Sos, M. Si, Ketua TP PKK, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, serta masyarakat Kabupaten Sijunjung tumpah ruah berjalan kaki dari Simpang Tugu Muaro Sijunjung menuju Lap. M. Yamin untuk senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan menikmati jajanan yang telah dipersiapkan oleh UMKM di Muaro Sijunjung. (Andri)

    Naajiya Fokus Pada Pemulihan Ekonomi Korban Banjir Bandang Palembayan

    Agam (sumbarkini.com) - Di hunian sementara (huntara), kebutuhannya bukan lagi sekadar nasi bungkus atau selimut kering yang dibutuhkan penyintas bencana di Palembayan. Mereka butuh berdiri di atas kaki sendiri guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

    Setelah ladang, sawah, toko, warung atau bengkel mereka hanyut ditelan galodo (banjir bandang), modal untuk menata hidup kembali adalah segalanya. Hal ini didasarkan hasil asesmen relawan tim Naajiya Peduli di lapangan. Makanya, pada Sabtu (31/1/2026) Yayasan An Naajiya, melalui program "Naajiya Peduli", memberikan bantuan berupa uang tunai sebanyak 150 paket. Ini satu bentuk suntikan semangat yang sangat dinanti penyintas.

    DR. Desman, MA, Ketua Yayasan An Naajiya, menjelaskan bahwa keputusan menyalurkan bantuan galodo Palembayan dalam bentuk uang tunai ini diambil setelah asesmen mendalam. Uang tunai dianggap lebih fleksibel, terutama untuk kebutuhan operasional sehari-hari dan biaya kontrol kesehatan.

    “Ini adalah titipan dari donatur untuk penyintas bencana galodo. Semoga bisa sedikit membantu untuk membeli kebutuhan dan bagi penyintas di rumah singgah bisa untuk biaya perawatan dan kontrol kesehatan,” ujar Desman.

    Dikatakan Desman bahwa bantuan ini adalah jembatan menuju pemulihan. Bagi penghuni huntara, bantuan ini ibarat memberikan oksigen agar penyintas bisa sedikit bernafas lega. 

    Menyambut penyampan itu, Tomas Libra, salah seorang perwakilan warga huntara, mengakui bantuan pangan dan papan memang sudah cukup. Namun, untuk bangkit, mereka butuh lebih dari itu. Mereka butuh modal untuk memulai lagi.

    “Kami tidak mungkin selamanya seperti ini. Kami butuh suppor untuk bisa menata kehidupan dan usaha,” kata Tomas dengan suara tercekat. 

    Ia pun mengungkapkan kenyataan pahit, sekitar 80 persen penghuni huntara kehilangan rumah sekaligus lahan usaha. Sawah, ladang, bengkel—semua hanyut. "Hilang sudah semua," ujarnya terbata.

    Di lain kesempatan, tepatnya di Rumah Singgah Lubuk Basung, fokus pemulihan sedikit berbeda. Aryati, Pengelola rumah singgah, mengatakan bahwa selain kebutuhan fisik, penyintas menghadapi pertarungan batin. Sebagian masih menjalani rawat jalan, tetapi trauma psikologis jauh lebih mengancam.

    “Sebagian penyintas masih banyak yang mengalami trauma. Mengenai kebutuhan bantuan pangan, alhamdulillah sudah cukup memadai, tapi yang lebih penting adalah bagaimana membantu mereka dalam hal mental dan trauma, begitu juga untuk kelanjutan kehidupan mereka karena rumah dan sawah mereka kebanyakan hanyut dibawa galodo,” tutur Aryati.

    Dia sangat mengharapkan dukungan mental dan ekonomi berkelanjutan dari pemerintah atau lembaga lainnya. Naajiya Peduli menyadari betul bahwa rekonstruksi pasca-bencana adalah maraton, bukan lari cepat. Bantuan uang tunai ini diharapkan menjadi momentum bagi para penyintas untuk menguatkan mental, membiayai pengobatan, dan perlahan menanam benih harapan baru di tengah puing-puing sisa bencana galodo Palembayan. (Jimi)

    Wabup Iraddatillah Kunjungi Kafilah dan Berikan Motivasi Dalam Mengikuti MTQN ke-41 Tingkat Sumbar.


    Bukittinggi (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt mengunjungi kafilah yang berlaga pada MTQ Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi pada Selasa 16 Desember 2025.

    Dalam kunjungan kepemondokan kafilah, di Hotel Mersi tersebut, Wabup Iraddatillah juga didampingi Ketua GOW, Ny. Donna Iraddatillah, Kakan Kesbangpol, Sukardi, SH, Kabag Prokopim, Admiriska, S. Ap, dan Kepala Pelaksana Baznas Sijunjung, Meri Mulyadi, S. Pd yang bertujuan memastikan kondisi kafilah sekaligus memberikan motivasi dalam pelaksanaan MTQ tersebut.

    “Saat ini kami hadir disini, selain memberikan motivasi, juga melihat kondisi adik - adik kafilah selama mengikuti MTQ Nasional ke-41 di Kota Bukittinggi ini,"ujarnya.

    Wabup juga berpesan kepada kafilah Kabupaten Sijunjung agar selalu menjaga kesehatan dan pola makan.

    "Menang dan kalah nantinya itu sudah biasa, yang penting kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik buat daerah. Yang utama sekali saat ini adalah kesehatan adik-adik kafilah harus tetap terjaga," pesan Wabup Iraddatillah.

     


    Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdakab Sijunjung, Jupri, S. Ag, MM bersama Kakan Kemenag, Okto Verisman, S. Ag, M. Si, Kasi Kemenag, Yoni Hendra, Fungsional Bagian Kesra, Amrizal dan Yeni Indra dikesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Sijunjung atas kunjungan dan motivasi kepada kafilah tersebut.

    "Alhamdulillah pada hari ini Bapak Wakil Bupati telah hadir disini dalam rangka memberikan dukungan dan motivasi bagi adik adik kafilah, kami mengucapkan banyak terima kasih, " ujar Jupri. (Andri) 

    Bupati Benny Berangkatkan Secara Resmi Kafilah Sijunjung Untuk Mengikuti MTQ Nasional XLI Tingkat Sumbar di Bukittinggi.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) -  Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si Sutan Gumilang secara resmi memberangkatkan Kafilah Kabupaten Sijunjung untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke 41 (XLI) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi dari tanggal 12 s/d 18 Desember 2025.

    Kafilah Kabupaten Sijunjung ini diberangkatkan dari Rumah Dinas Bupati Sijunjung pada Jum'at 12 Desember 2025 yang juga disaksikan Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt yang sekaligus selaku Ketua LPTQ Kabupaten Sijunjung, Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Sekdakab, Dr. Zefnihan, AP, M. Si, Kepala OPD, Kakan Kemenag Sijunjung, Camat se Kabupaten Sijunjung, Pinca Bank Nagari, Dirut PDAM, dan undangan lainnya.


    Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa berpesan kepada seluruh kafilah dan ofisial Kabupaten Sijunjung agar bisa menampilkan hasil terbaik yang pernah dipelajari selama ini.

    " Selamat berkompetisi, selamat bertanding, jaga nama baik, keluarkan kemampuan yang telah dipelajari selama ini, mudah mudahan kita bisa membawa hasil terbaik nantinya, "pesan Bupati Benny.


    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah yang juga selaku Ketua LPTQ Kabupaten Sijunjung ini juga tidak lupa memberikan semangat kepada kafilah dan ofisial Kabupaten Sijunjung agar bisa menampilkan hasil terbaiknya.

    " Tampilkan kemampuan dan prestasi yang ada agar nanti bisa membanggakan Kabupaten Sijunjung. Pesan saya, jaga selalu kesehatan dan kurangi postingan yang tidak perlu. Semoga kita mendapatkan hasil terbaik, "harap Wabup Iraddatillah.


    Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdakab Sijunjung, Jupri, S. Ag, MM selaku Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya menyebutkan bahwa kafilah Kabupaten Sijunjung yang akan mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025 ini berjumlah 16 orang dengan 15 orang ofisial dan pendamping.

    "Ke 15 kafilah kita ini akan mengikuti sebanyak 7 cabang lomba dan 14 golongan, " ujar Jupri.
    (Andri).

    Sebanyak 652 Pegawai PPPK Paruh Waktu Dilingkup Pemkab Sijunjung Terima SK dari Bupati Benny Dwifa.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Setelah mengambil sumpah/janji ribuan CPNS dan PPPK, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S. STP, M. Si Sutan Gumilang kembali mengambil sumpah/janji dan menyerahkan SK kepada 652 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dilingkungan pemerintah Kabupaten Sijunjung bertempat di Lapangan Prof. M. Yamin, SH Muaro Sijunjung pada Jum'at 12 Desember 2025.

    Ke 652 PPPK Paruh Waktu yang diambil sumpah dan diserahkan SK nya ini diantaranya, 42 orang Tenaga Guru, 47 orang Tenaga Kesehatan, dan 563 orang Tenaga Teknis.

    Dalam sambutannya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa menyampaikan selamat kepada PPPK Paruh Waktu yang baru saja diambil sumpahnya dan berharap kedepan lebih bersemangat lagi dalam bekerja.

    "Kami tau dengan perjuangan Bapak dan Ibu yang telah lama mengabdi. Saat ini apa yang menjadi harapan bagi Bapak/ibu, dengan keterbatasan anggaran, kami berupaya semaksimal mungkin agar Bapak/Ibu bisa diakui statusnya oleh negara, dan alhamdulillah hari ini kami telah menunaikan itu semua dengan diangkatnya Bapak/Ibu menjadi PPPK Paruh Waktu, " ujar Benny.

    Kedepan lanjut Benny, diharapkan PPPK Paruh Waktu agar lebih bersemangat lagi dalam bekerja, dan bisa bersama sama dalam membangun Kabupaten Sijunjung kedepanya.

    "Mungkin dari beberapa Kabupaten/kota di Indonesia, kita termasuk yang terbanyak dalam pengangkatan CPNS, PPPk, dan PPPK Paruh Waktu. Oleh karena itu mari tingkatkan semangat dan kinerja ke yang lebih baik lagi. Kami juga berharap dizaman digitalisasi saat ini, mari kita pergunakan media sosial dengan baik untuk membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, "harap Benny.

    Sementara itu, Kepala BKPSDM Muhadiris, SP, ME mengatakan bahwa berdasarkan pengumuman Bupati Sijunjung Nomor 800/613/BKPSDM-2024 tanggal 10 September 2025 tentang alokasi kebutuhan pengadaan PPPK Paruh Waktu di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

    "Terdapat sebanyak 567 orang PPPK Paruh Waktu, tetapi 5 orang tidak memenuhi syarat, jadi jumlah yang mengisi DRH dan telah diusulkan penetapan NIP nya sebanyak 652 orang"ujar Muhadiris.

    Hadir pada penyerahan SK tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Nofrialdi Zulka dan Indrawadi, Sekdakab, Dr. Zefnihan, AP. M. Si, Stah Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, se Kabupaten Sijunjung dan undangan lainnya. (Andri).

    Wabup Iraddatillah Buka Secara Resmi Lomba Lagu Minangkabau Antar Organisasi Wanita Dalam Rangka Hari Ibu ke-97.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt membuka secara resmi lomba paduan suara lagu Minangkabau antar Organisasi Wanita se Kabupaten Sijunjung dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tahun 2025 yang bertempat di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung pada Rabu 10 Desember 2025.

    Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah mengatakan, peringatan hari ibu bukan sekedar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk mengenang dan menghadapi perjuangan kaum perempuan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan, pendidikan, dan keadilan.

    Tema hari ibu tahun ini, yaitu "Perempuan berdaya dan berkarya menuju Indonesia emas 2045", mengandung pesan kuat bahwa perempuan adalah pilar utama dalam membentuk generasi masa depan.

    "Saya berharap, momentum hari ibu ini menjadi pemicu semangat bagi semua perempuan untuk berkarya. Jadilah ibu yang menjadi inspirasi, jadilah istri yang menjadi penopang keluarga, dan jadilah perempuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama sama meningkatkan kualitas perempuan dan ketahanan keluarga sebagai pondasi menuju Indonesia emas 2045,"harap Wabup Iraddatillah.


    Sementata itu, Ketua GOW Kabupaten Sijunjung, Ny. Donna Iraddatillah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti dan mensukseskan kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025 ini.

    "Melalui lomba ini, kita tidak hanya memperingati hari ibu, tetapi juga merawat dan melestatikan budaya daerah. Lagu lagu minang mengandung nilai kearifan lokal, pesan moral, petuah adat dan ungkapan rasa yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat kita. Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi ibu ibu untuk mengekpresikan kreatifitas, bakat dan kecintaan terhadap budaya minang kabau, "

    "Jadikanlah lomba ini sebagai ruang positif untuk mengembangkan potensi diri serta memperkuat kebersamaan antar organisasi wanita di Kabupaten Sijunjung", harap Dona.

    Kepada seluruh peserta Ia berharap, dapat menampilkan yang terbaik, junjung tinggi sportifitas dan jadikanlah panggung sebagai wadah untuk meningkatkan kepercayaan diri.

    "Menang-kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita menjaga silaturahmi, memperkuat kekompakan organisasi perempuan serta menghidupkan budaya daerah kita, " Ujarnya.

    Untuk panitia dan dewan juri, Ketua GOW, Ny Donna berpesan agar bisa melaksanakan tugas dengan profesional, objektif dan mengedeoankan keadilan. "Mari kita jadikan peringatan hari ibu ini sebagai momentum untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Sijunjung, " ajak Dona. 

    Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXIV Kodim 0310/SS, Ny. Rahmi Joko Stradona selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan tujuan kegiatan tersebut adalah selain dalam rangka memeriahkan Hari ibu ke-97 tahun 2025, juga melestatikan seni budaya minang kabau khususnya di bidang seni musik dan vokal. Serta meningkatkan kreatifitas dan peran serta perempuan dalam kegiatan seni budaya.

    Peringatan hari ibu ke-97 tahun 2025 ini lanjut Rahmi, akan dilaksanakan beberapa kegiatan diantaranya, lomba lagu minang kabau, senam bersama dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang akan dilaksanakan pada hari Kamis 11 Desember di Lapangan, M. Yamin, SH Muaro Sijunjung, dan juga dilaksanakan ziarah makam dan tabur bunga di taman makam pahlawan pada Senin 15 Desember 2025. (Andri)

    KJI Sumatera Utara Hadir, Purbatua Hutapea Ketua


    PADANG 9 DESEMBER 2025 - Semangat persatuan dan pengembangan profesi jurnalis terus berkobar di Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI). Organisasi kewartawanan ini baru saja menancapkan tonggak penting di Pulau Sumatera, menyusul penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi bagi kepengurusan KJI Wilayah Sumatera Utara (Sumut) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).


    Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung oleh Mukhtisar, Ketua Pengurus KJI Nasional, dari Padang. Dalam pernyataannya, Mukhtisar secara resmi mengukuhkan Purbatua Hutapea sebagai nahkoda baru KJI Sumut.


    “Ini adalah momentum yang sangat kami nantikan. Semoga dengan telah keluarnya SK ini, KJI Sumatera Utara di bawah Komando Bapak Purbatua Hutapea selaku Ketua, KJI makin berkibar dan memberikan kontribusi nyata bagi pers di Sumut,” ujar Mukhtisar dengan nada optimis.


    Lebih dari sekadar pengukuhan, Mukhtisar menitipkan pesan yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus baru di Sumut. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dan menjadikan KJI sebagai rumah bersama bagi para jurnalis.


    “Kepada pengurus KJI Sumatera Utara, hendaklah dalam setiap langkah ataupun keputusan selalu mengacu pada AD-ART KJI. Ini adalah fondasi kita, sebab KJI adalah rumahnya kita bersama,” tegasnya, mengingatkan bahwa kepatuhan pada anggaran dasar adalah kunci integritas organisasi.


    Kepengurusan KJI Sumut dibentuk dengan struktur yang komprehensif, mencerminkan komitmen organisasi untuk menggarap berbagai aspek mulai dari kesejahteraan anggota hingga peningkatan kualitas profesi.


    Pimpinan Inti:

     * Ketua: Purbatua Hutapea

     * Wakil Ketua: Hotma Tumbur H

     * Sekretaris: Ngatimin, S.Pd

     * Wakil Sekretaris: Nur Muhammad

     * Bendahara: Miswardi Tanjung


    Bidang - Bidang:

     * Bidang Ekonomi dan Koperasi: Zulkifli, Nurlilian Siregar

     * Bidang Pendidikan dan Agama: Sarwono, Eric Aritonang

     * Bidang Pra-UKW dan UKW: Ardiansyah Wijaya, Riswahjono (Fokus vital pada peningkatan standar kompetensi wartawan).

     * Bidang Organisasi Umum dan Humas: Jeckson Silitonga, Yusuf Nasution

     * Bidang Kesejahteraan dan Kesehatan: Jurhaidi, Hotler Manalu

     * Bidang Sosial dan Budaya: Dahliani, Sahrul

     * Bidang Hukum dan HAM: Muhammad Abdi, SH, D. Ferdinan Hutasoit, SH (Menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi jurnalis).


    Dengan struktur yang solid ini, KJI Sumut diharapkan dapat segera melangkah dan menjalankan program kerja yang proaktif, terutama dalam mempersiapkan anggotanya menghadapi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan memastikan kesejahteraan anggota melalui bidang Ekonomi dan Koperasi. Semoga kehadiran KJI Sumut menjadi angin segar bagi dinamika pers di wilayah tersebut. (Elsi)

    Dibuka Wabup, Sebanyak 99 CJH Kabupaten Sijunjung Ikuti Sosialisasi Rencana Perjalanan Haji Tahun 2026.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Sebanyak 99 orang Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sijunjung ikuti sosialisasi rencana perjalanan jemaah haji tahun 2026 yang dilaksanakan di Masjid Taqwa Muaro Sijunjung pada Selasa 9 Desember 2025.

    Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt dan dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sijunjung, H. Okto Verisman, SAg. MA, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Sijunjung, H. Asrizal, S. Ag, MA, Kepala Bagian Kesra, Jupri S. Ag. MM, Funsgsional Bagian Kesra, Amrizal, S. Ag. MM, serta narasumber, Bujisar dan Ruhil Kudus.

    Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt mengatakan, Haji merupakan suatu ibadah yang beda dengan ibadah lainnya, karena yang beruntung dan mendapatkan panggilan oleh Allah Swt yang bisa melaksanakannya.

    "Jika Allah belum mengizinkan, maka akan ada saja alasan untuk tidak melaksananknya. Oleh karena itu, Kepada Calon Jemaah Haji Kabupaten Sijunjung yang akan berangkat tahun 2026 nanti, kami berpesan agar betul betul mempersiapkan diri dan bekal serta kematangan dalam pelaksanaan Haji nantinya, " ujar Wabup.

    Wabup Iraddatillah juga berpesan kepada CJH agar mempersiapkan segala hal mulai dari persiapan niat, rasa syukur, kesabaran serta mempersiapkan diri dengan rukun bacaan dan amalan yang nantinya akan diperlukan.

    "Yang utama sekali, jaga kesehatan kita mulai dari sekarang, sehingga kita bisa lancar dalam pelaksanaan haji nantinya, "pesan wabup.

    Sementara itu, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Sijunjung, H. Asrizal, S. Ag, MA mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mempersiapkan betul apa-apa yang dibutuhkan bagi Calon Jemaah Haji Kabupaten Sijunjung untuk menunaikan haji pada tahun 2026 nanti.

    Disampaikan Asrizal, bahwa Jemaah Haji Kabupaten Sijunjung yang akan berangkat tahun 2026 ini sebelumnya berjumlah 113 orang, namun 17 mundur karena alasan dan sesuatu hal lainnya. Kemudian ditambah 3 orang lansia, sehingga kuota Kabupaten Sijunjung untuk berangkat haji tahun 2026 nantinya sebanyak 99 orang.

    "Jumlah ini kemungkinan akan bertambah dengan penggabungan dan pendampingan bagi lansia nantinya, "ujar Asrizal. (Andri)

    Pemkab Sijunjung Bersama Pemprov Sumbar Gelar Rakor Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Dalam rangka percepatan penurunan Stunting, Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung berkolaborasi dengan Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat koordinasi bertempat di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Sijunjung pada Kamis 4 Desember 2025.

    Rakor ini dibuka Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sijunjung dan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa yang juga selaku Wakil Ketua Pelaksana TPPS Kabupaten Sijunjung.

    Rapat ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sumatera Barat, Dr. Herlin Sridiani, M. Kes, beserta jajaran, Asisten I Setdakab Sijunjung, Aprizal, M. Si, Kepala DPPKB Kabupaten Sijunjung dan Sekretaris, Roni Satria, S. STP, M. Si dan Hendri Nurka, S. Sos, M. Si beserta jajaran.

    Wabup Iraddatillah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakor ini sangat penting karena bertujuan untuk menyusun strategi dan langkah-langkah konkret dalam upaya percepatan penurunan angka keluarga beresiko stunting karena melibatkan berbagai pihak terkait, untuk bersama sama mengatasi masalah stunting yang menjadi prioritas nasional.

    Percepatan penurunan keluarga beresiko stunting (KRS) membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah daerah sebagai penggerak utama tidak dapat bekerja sendiri, kita membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder, termasuk instansi terkait, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga masyarakat luas.

    "Pada kesempatan ini, saya berharap program genting (Gerakan orang tua asuh cegah stunting) juga harus lebih ditingkatkan. Program genting ini bertujuan untuk melibatkan semua masyarakat dalam upaya mencegah stunting melalui gerakan gotong royong, khusunya dengan menjadi orang tua asuh bagi keluarga yang beresiko stunting, "

    "Mari kita jadikan rakor ini sebagai momentum untuk memperkuat tekat dan semangat kita dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas, " Ajak Wabup Iraddatillah.


    Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Sijunjung, Roni Satria selaku ketua pelaksana menyampaikan tujuan dilaksanakannya Rakor tersebut adalah untuk mensinergikan program dan upaya percepatan penurunan stunting serta mensukseskan program pencarian OTA dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sijunjung.

    Peserta dari kegiatan ini ujar Roni sebanyak 160 orang terdiri dari Kepala OPD terkait, Tim Percepatan Penurunan Stunting, Camat se Kabupaten Sijunjung, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, Kepala Puskesmas se Kabupaten Sijunjung, Ketua Baznas, Penyuluh KB Kecamatan serta Wali Nagari se Kabupaten Sijunjung. (Andri).

    Wabup Iraddatillah Lepas Gerak Jalan Jantung Sehat Dalam Rangka HUT Nagari Padlaw Selatan ke-4 Tahun 2025.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt melepas secara resmi jalan jantung sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Nagari Padang Laweh Selatan, Kecamatan Koto VII yang ke-4, pada Kamis 4 Desember 2025.

    Jalan jantung sehat yang dimulai dari Simpang Adi Negoro dan finis di Pasar Gambok ini juga dihadiri Kepala Kantor Kesbangpol, Sukardi, SH, Plt Camat Koto VII, Jupri, S. Ag, MM beserta unsur Forkopincam, dan diikuti Pj. Wali Nagari Padang Laweh Selatan, Syahrial beserta perangkat nagari, Kepala Puskesmas Padang laweh beserta staf, dan masyarakat lainnya.

    Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah mengucapkan selamat memperingati hari ulang tahun ke-4 kepada Nagari Padang Laweh Selatan, dan berharap masyarakatnya selalu kompak dalam membangun nagari kedepannya.

    "Kita sama sama tau bahwa untuk memperjuangkan nagari Padang Laweh Selatan ini butuh belasan tahun. Ini lah saatnya bagi kita untuk bersama sama dalam membangun Nagari yang kita cinta ini kedepannya, " ujar Wabup.

    Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada perangkat nagari dan masyarakat yang telah menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT Nagari Padang Laweh Selatan ini, salah satunya dengan menggelar jalan jantung sehat.

    "Kami sangat mengapresiasi sekali karena saat ini kesadaran masyarakat sudah meningkat dalam menjaga kesehatan. Hal ini bisa kita lihat disetiap sore sudah banyak yang berolahraga jalan sehat di lapangan Sepak Bola, Prof. M. Yamin, SH. Ini membuktikan bahwa olahraga sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat di Kabupaten Sijunjung, "tambah Wabup Iraddatillah.

    Wabup juga berpesan kepada peserta kegiatan senam jantung sehat agar bisa mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah digelar oleh panitia dalam memeriahkan HUT Nagari Padang Laweh Selatan ini.


    Sementara itu, Pj. Wali Nagari Padang Laweh Selatan, Syahrial, S. Ap menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati Sijunjung yang telah melepas gerak jalan jantung sehat dalam rangka memeriahkan HUT ke-4 Nagari Padang Laweh Selatan tahun 2025 ini.

    Adapun rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ini lanjut Syahrial, selain menggelar gerak jalan jantung sehat dengan menyediakan Doorprize, Pemerintah Nagari juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, perekaman KTP bagi masyarakat yang belum memiliki E-KTP, pengurusan SIM Keliling, dan dimeriahkan dengan kegiatan saluang dendang pada malam harinya. (Andri)

    Tingkatkan Kemampuan Kader, Pemkab Sijunjung Adakan Bimtek Bagi Kader Posyandu se Kabupaten Sijunjung.

    Ketua TP Posyandu Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa saat memberikan materi pada kegiatan Bimtek Kader Posyandu se Kabupaten Sijunjung, Rabu 3/12/2025.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung melaui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) mengadakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) bagi Kader Posyandu se Kabupaten Sijunjung bertempat di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati setempat pada Rabu 3 Desember 2025.

    Kegiatan ini dibuka Bupati Sijunjung diwakili Kepala DPMN, Joni Antonius, S. Hut. T dan turut dihadiri oleh Ketua TP Posyandu Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa beserta pengurus PKK Kabupaten Sijunjung dan undangan lainnya.

    Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Kadis DPMN, Joni Antonius mengatakan, Kegiatan Bimtek ini merupakan momentum penting dalam memperkuat kualitas layanan dasar di tingkat nagari, khususnya melalui penyelenggaraan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

    Joni menyampaikan bahwa peran kader Posyandu sangat strategis. Di tangan ibu-ibu sekalian, terletak upaya paling awal dan paling dekat dengan masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, gizi balita, pencegahan stunting, kesehatan remaja dan lansia, hingga penyampaian informasi serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.

    Kader ujar Joni adalah garda terdepan sekaligus jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Sejalan dengan kebijakan nasional dan daerah, Kabupaten Sijunjung terus mendorong percepatan implementasi Posyandu 6 SPM, yang meliputi: 1. Bidang Pendidikan, 2. Bidang Kesehatan , 3. Bidang Pekerjaan Umum, 4. Bidang Perumahan Rakyat, 5. Bidang Tratibumlinmas, dan, 6. Bidang Sosial.

    Melalui bimbingan teknis tersebut, Joni berharap ibu-ibu kader semakin terampil dalam pencatatan, penimbangan, konseling gizi, deteksi dini penyakit, serta mampu memberikan edukasi sesuai dengan SPM bidang masing-masing dengan tepat kepada masyarakat khususnya keluarga.

    Ia juga berharap kader Posyandu semakin mampu: Memberikan pelayanan kesehatan dasar secara profesional dan berkelanjutan, Menjadi mitra pemerintah dalam mendukung capaian standar pelayanan minimal (SPM) melalui Posyandu, dan Menguatkan jejaring kerja bersama Nagari, Puskesmas, TP.PKK, dan lembaga kemasyarakatan desa lainnya serta mendukung semangat pembangunan partisipatif dan kolaboratif.

    "Ikutilah Bimtek ini dengan serius. Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat komitmen melayani masyarakat. Pemerintah daerah sangat menghargai dedikasi para kader Posyandu, karena tanpa kerja keras Ibu-Ibu sekalian, banyak program pembangunan tidak akan berjalan optimal,"pesan Kadis Joni Antonius. 

    Sementara itu, Sekretaris DPMN, Delfi Sunairi, SE selaku panitia pelaksana menyampaikan tujuan dilaksanakannya Bimtek tersebut adalah untuk menyamakan persepsi/ pemahaman mengenai posyandu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.

    "Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan/skill kader posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga posyandu bisa menjadi garda terdepan pelayanan publik yang lebih terstruktur dan efektif di tingkat desa/nagari, serta untuk mengidentifikasi masalah dan hambatan dalam pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal, "ujar Delfi.

    Peserta Bimbingan Teknis ini lanjut Delfi adalah Perwakilan dari Kader Posyandu Se-Kabupaten Sijunjung dengan total jumlah peserta sebanyak 140 orang dengan rincian sebagai berikut :
    Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan sebanyak 8 (delapan) orang, Kepala Seksi di Kecamatan yang membidangi urusan terkait posyandu sebanyak 8 (delapan) orang, Kepala Seksi di Nagari yang membidangi urusan posyandu sebanyak 62 (enam puluh dua) orang, dan Perwakilan Kader Posyandu Nagari sebanyak 62 (enam puluh dua) orang.
    (Andri) 

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2