• Breaking News

    Indahnya Ramadhan

    oleh : H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH

    (Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu) 

     

    RAMADHAN adalah bulan yang penuh cahaya. Ia datang bukan sekadar membawa kewajiban puasa, tetapi membawa kesempatan untuk membersihkan hati, menata ulang niat, dan mendekatkan  diri kepada Allah. 

    Wabup Iraddatillah Buka RAT Tutup Buku Tahun 2025 Koperasi Sijunjung Success Mandiri Kamang Baru.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 Koperasi Sijunjung Succsess Mandiri yang dilaksanakan di UDKP Kecamatan Kamang Baru, pada Kamis 26 Februari 2026.

    Safari Ramadan 1447 H, Evi Yandri Gaungkan Rehabilitasi Narkoba dan Zero Pasung di Padang

    Padang (sumbarkini.com) - Momentum Safari Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Dt Rajo Budiman, untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap persoalan penyalahgunaan narkoba dan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

    Mau Tagihan Setelah Lebaran Aman? Ini Kiat dari Perumda Air Minum Padang

    Padang – Ramadhan sudah bergulir beberapa hari. Tak lama lagi datang Idul Fitri. Untuk itu Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan pelanggannya untuk lebih rhati-hati terutama jika memanaatkan mmen dul fitri itu dengan berkumpul engan keluarga du kampung halaman. 

    Agar momen itu makin berkesan dan pelanggan tidak mengalami kejutan di Bulan April 2026, sebaiknya pelanggan melakukan beberapa hal yang disarankan oleh Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, Selasa 24 Februari 2026.  

    alam libur idul 1447 H/2026 sebentar lagi. Momen ini biasanya di gunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman, merayakan lebaran bersama sanak keluarga.

    "Pertama, saat meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama, pelanggan harus memastikan stop kran dalam keadaan terkunci. Jika masih khawatir, mematikan stop kran di dekat meteran air untuk memastikan tidak ada air mengalir akibat kebocoran di instalasi pemipaan di rumah pelanggan," ujar Adhie.

    Adhie mengingatkan seperti itu, berkaca dari pengalaman-pengalaman atau keluhan dari pelanggan. Mereka merasa tidak memakai air sebanyak itu, lantaran cukup lama di kampung. 

    Biasanya, kata Adhie, karea buru-buru mau pulang kampung ada beberapa hal yang terlupa. Termasuk mematikan kran air dan stop kran dekat meteran. Tentu hal ini akan mengakibatkan air akan mengalir terus, angka di meteran pun selalu bergerak sesuai kecepatan aliran air yang melewati meteran tersebut. Dan ujung-ujungnya tagihan membengkak.

    "Selama terjadi aktivasi stop keran meteran dan keran air yang ada di rumah, akan mengakibatkan angka meteran bergerak sesuai kecepatan air yang mengaliri meteran tersebut. Berapa yang tertera, dan selisihnya dengan angka meteran bulan lalu, sebesar itulah yang harus dibayar pelanggan," tegasnya.

    Petugas hanya mencatat angka yang tertera di meteran. Dan pihak Perumda pun hanya berpedoman kepada angka yang tertera tersebut, untuk menentukan berapa besar tagihan pelanggannya.

    "Jadi sebelum hal ini terjadi, makanya pihak kami mengingatkan demi kebaikan berasma. Pelanggan senang, petugas kami pun tenang," ungkapnya sambil bercanda.

    Adhie berharap, pelanggan tidak terkena kejutan di tagihan airnya pada April nanti. Jangan disangka Perumda tengah melakukan April mop terhadap pelanggannya. 

    "Lebih baik berhati-hati dan memastikan semuanya mati. Kran air mati, semua peralatan listrik mati, kompor mati sebelum bepergian. Tagihna aman, liburannya pun nyaman," pungkasnya. (zul)

     


    Hal ini tak lepas dari aktivasi kran saat penghuni rumah berada di kampung halaman. Termasuk rembesan air di pipa yang berdampak pada tagihan.

    Humas Perumda Air Minum Kota Padang memberikan trik kepada pelanggan sebelum bepergian ke kampung halaman atau saat melakukan libur lebaran.



    Hal ini sebagai antisipasi dari aktivasi air dari beberapa kran yang ada di dalam rumah yang mengakibatkan membengkaknya tagihan air. (rif)

    Ramadan Tamu Agung yang Dirindukan

    oleh H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH

    (Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi  dan Bengkulu)

     

    RAMADHAN bukan sekadar bulan dalam hitungan kalender hijriah. Ia adalah tamu agung yang setiap tahun mengetuk pintu hati orang-orang beriman. Tamu yang membawa rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Tamu yang menghadirkan suasana  berbeda–lebih tenang, lebih khusyuk, lebih dekat kepada Allah.

    Sebagai mana tamu mulia, Ramadan tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa hadiah terbesar: kesempatan memperbaiki diri.

    Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

    "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa."
    (QS.Al-Baqarah ayat 183)

     

    Tujuan Ramadan jelas: takwa. Bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih jiwa agar tunduk dan patuh kepada Allah.

    1. Ramadan Datang untuk Membersihkan Hati

    Selama sebelas bulan, hati kita sering dipenuhi debu dosa–lalai dalam shalat, mudah marah, gemar menggunjing, berat bersedekah. Maka Ramadan hadir seperti hujan yang membersihkan bumi yang kering.

    Puasa mengajarkan kita keikhlasan. Tidak ada yang tahu kita benar-benar berpuasa kecuali Allah. Di situlah latihan kejujuran dimulai.

    Ketika kita menahan diri dari yang halal (makan dan minum), makan seharusnya kita lebih mampu menahan diri dari yang haram: lisan yang menyakiti, mata yang memandang maksiat, dan hati yang penuh iri.

    2. Ramadan Menghidupkan Hubungan dengan Al-Qur'an

    Ramadan adalah bulan turunnya Al-Qur'an. Karena itu, orang beriman merindukan tilawah, tadabbur, dan air mata yang jatuh saat ayat-ayat Allah menyentuh relung hati.

    Rumah-rumah yang biasanya sunyi dari bacaan Al-Qur'an mendadak hidup. Masjid-masjid yang biasanya lenggang menjadi penuh oleh jamaah tarawih.

    Ini pertanda bahwa jiwa kita sebenarnya rindu pada cahaya, hanya saja sering tertutup oleh kesibukan dunia.

    3. Ramadan Melatih Kepedulian

    Ketika kita merasakan lapar, kita belajar memahami saudara-saudara kita yang kekurangan. Maka zakat, infak, dan sedekah menjadi ringan dilakukan.

    Ramadan mendidik kita agar tidak agois. Bahwa kebahagiaan bukan hanya tentang kenyang sendiri, tetapi tentang berbagi dengan yang lain.

    4. Sambut Ramadan dengan Kerinduan

    Para sahabat dahulu menyambut Ramadan dengan doa berbulan-bulan sebelumnya agar dipertemukan dengannya. Mengapa?
    Karena mereka tahu, tidak semua orang diberi kesempatan bertemu Ramadan berikutnya.

    Ramadan adalah tamu yang tidak pernah lama tinggal. Ia hanya singgah sebentar, lalu pergi. Jika kita tidak memuliakannya, bisa jadi ia datang dan pergi tanpa meninggalkan bekas dalam jiwa kita.

    Ramadan adalah tamu agung yang dirindukan. Ia datang membawa rahmat. Ia mengetuk hati yang ingin kembali kepada Allah.

     

    Salam LH 

    Masjid Megah Tumbuh Pesat: Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Ajak Generasi Muda Ramaikan Saf dan Makmurkan Masjid


    Padang- Pertumbuhan pembangunan masjid dan musala di Sumatera Barat terus menunjukkan tren positif. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, , mengapresiasi pesatnya pembangunan rumah ibadah tersebut, seraya mengajak masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam memakmurkan masjid, terutama dari kalangan generasi muda.

    Hal itu disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Barkah Sungai Lareh, Kota Padang, Senin (23/2/26).

    Menurutnya, pembangunan masjid di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat berkembang cukup pesat. Tidak hanya di pusat kota, bangunan masjid yang megah juga berdiri hingga ke pelosok nagari. Ia menilai kondisi ini merupakan capaian yang patut disyukuri, namun harus diiringi dengan peningkatan jumlah jamaah dalam pelaksanaan ibadah berjamaah.

    “Pembangunan fisik masjid sudah sangat baik. Sekarang yang perlu kita dorong adalah bagaimana masjid semakin ramai dan makmur dengan kehadiran jamaah, khususnya di luar bulan Ramadan,” ujarnya.

    Ia menyoroti bahwa di luar Ramadan, jumlah jamaah laki-laki yang melaksanakan salat berjamaah masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih aktif ke masjid.

    Evi Yandri juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam kegiatan keagamaan. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, pendidikan sosial, dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi pelajar dan pemuda.

    Melalui kegiatan Safari Ramadan, pihaknya memanfaatkan meningkatnya kehadiran masyarakat di masjid untuk menyampaikan pesan-pesan edukasi sosial dan keagamaan secara lebih efektif. Ia menilai, suasana Ramadan yang penuh kebersamaan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan umat.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumbar turut menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp50 juta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.(Put)

    Sekilas Surya Tri Harto, Urang Awak di Pucuk Pimpinan PT Pertamina International Shipping

    Padang - Ir. H. Surya Tri Harto, MT., MBA akrab dipangil leh eman-teman atau adik-adik alumninya Oyon. Ternyata adalah urak awak. Dari Namanya, orang bakal menduga dia orang Jawa. Padahal dia adalah orang asli Solok yang memulai kariernya di PT Pertamina pada 1994 dan kini menjabat sebagai Direktur Utama PT International Shipping, salah satu sub-holding Petamina di bidang Integrated Marine Logistics. 

    “Saya kelahiran Solok, dibesarkan  di Solok dan baru meninggalkan Solok ketika kuliah. Sementara kampung di Jorong Batu Panjang, Nagari Koto Laweh Kecamatan X Koto Tanah Datar. Anak Kemenakan dari Dt Rangkayo Mulia. Suku saya Guci,” ujarnya sambil tertawa saat ditanya orang soal namanya yang berbau Jawa itu.

    Sebagai penegas keminangannya, dia berhak menyandang gelar Datuak Rangkayo Mulia Nan Di Apa. Ia lahir di Solok Tanggal 21 Oktober 1966, dari rahim Ibu bernama Yasminar yang berasal dari klan suku Guci Nagari Koto Laweh, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kaum suku Guci asal ibunya inilah yang memercayakan amanah kepadanya untuk memimpin kaum dengan gelar adat Dt. Rangkayo Mulia Nan Di Apa. 

    Sedangkan ayahnya Syamsuar berasal Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ayahnya seorang guru yang mengakhiri pengabdiannya sebagai Kepala Sekolah di SMP Negeri Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
    Surya menghabiskan masa kecilnya di Kota Solok sampai menyelesaikan pendidikan menengahnya di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok. Ia melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Universitas Andalas Jurusan Teknik dan lulus pada tahun 1991, dan kemudian berkiprah di Pertamina, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang minyak dan gas (migas).


    Perjalanan Karir

    Sebagai praktisi perminyakan, ia telah menjalani berbagai penugasan yang memperkaya dirinya dengan berbagai pengetahuan, keterampilan dan pengalaman baik di dalam maupun di luar negeri di bidang Engineering, Project Management, Operation Management, Supply Chain Management, Sales & Marketing, Strategic Planning, Business Development, Business Partnership & Negotiation Management serta Leadership.

    "Saya memulai karier di Pertamina sebagai engineer staff (tahun 1994)," ungkapnya. 

    Ia pernah memegang berbagai jabatan mulai dari Business Development Manager, Supply Chain Management & Infrastructure Manager, Vice President Ship Chartering & Performance (2019-2020), Vice President Petroleum Product Operation[10]. Lalu Director of Human Capital & Corporate Services PT Pertamina International Shipping. Dan saat ini memegang amanah sebagai Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

    Sebagai penujang karirnya, Surya mengikuti pendidikan eksekutif, General Management Program di Harvard Bussiness School, Amerika Serikat tahun 2012. Juga ikut Global Executive Development Program, kerjasama Pertamina dengan INSEAD Singapore tahun 2014. 

    Surya juga tak lupa dalam pendidikan akademik lanjutan. Ia meraih gelar Magister Teknik dalam bidang Manajemen Proyek dari Universitas Indonesia pada tahun 2002 serta Master of Business Administration (MBA) dari Universitas Gadjah Mada tahun 2009.
         

    Suka Berorganisasi

    Sejak di Sekolah Menengah Pertama, ia telah dipercaya memimpin organisasi di antaranya sebagai Ketua Umum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Solok, serta Sekretaris Umum OSIS di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok.

    Semasa kuliah, ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas periode 1987-1990. Setelah berkiprah sebagai profesional bisnis, ia juga memiliki aktivitas organisasi kemasyarakatan dengan menjadi pendiri dan terpilih sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas (KATUA) dalam dua kali Kongres KATUA periode 2005 - 2010 serta periode 2010-2015.

    Pada tahun 2016, eksponen KATUA memberikan dorongan kuat baginya untuk menjadi salah satu calon dalam pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) periode 2016-2021. Proses pemilihan berlangsung dengan bergairah di antara dua calon yaitu Surya Tri Harto dan Asman Abnur yang saat itu adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemilihan berakhir dengan antiklimaks dengan musyawarah mufakat yang menetapkan Asman Abnur sebagai Ketua Umum dan Surya Tri Harto sebagai Wakil Ketua Umum/Ketua Harian IKA Unand Periode 2016-2021.

    Di tengah kiprahnya sebagai profesional di BUMN, ia pun dipercaya menjadi Anggota Dewan Penasehat Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Sumatera Barat yang dipimpin oleh Fadli Amran yang saat itu adalah Wali kota Padang Panjang. Dia juga didapuk sebagai Anggota Dewan Penyantun Gebu Minang Pusat yang dipimpin oleh Osman Sapta Odang (OSO) Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo.


    Peduli Alumni

    Bersama beberapa sahabat aktifis sosial kemasyarakatan, ia mendirikan Yayasan Kateda yang bergerak di bidang introduksi perubahan perilaku, alih teknologi dan pemberdayaan masyarakat dengan salah satu programnya Gerakan Keluar Bersih. 

    Lewat Kateda, Surya ingin membantu adik-adik alumninya, terutama alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas. Kateda menjadi semacam incubator bagi para alumni agar memiliki pengalaman dan skill yang dibutuhkan dunia kerja.

    Dengan adanya Kateda, Surya membuktikan keinginannya berkontribusi nyata terhadap kampung halaman dan niat tulusnya agar para alumni meraih pekerjaan yang dicita-citakannya. Kateda berhasil bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan nilai tambah terhadap pembangunan daerah Sumbar sebagai daerah tujuan wisata. 

    Kateda mengajak masyarakat Sumatera Barat 'berinvestasi' lewat toilet. Toilet dibuat dengan memperhatikan nilai Kesehatan, aksesibilitas, keamanan, kenyamanan serta lokasi dan ketersediannya. Gerakan Keluar Bersih adalah cara Kateda mengedukasi masyarakat agar memperhatikan kebersihan toilet setelah mereka gunakan. (*)


    Pimpin Tim II Safari Ramadhan, Wabup Iraddatillah Berikan Bantuan Rp 10 Juta dan 25 Sak Semen Untuk Masjid An Nur.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini. Com) - Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kabupaten Sijunjung tergabung dalam Tim II yang dipimpin Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt kunjungi Masjid An Nur, di Jorong Muaro Gambok, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung pada Senin 23 Februari 2026 malam. 

    Kualitas Air Buruk, Dirut Perumda: Tim Teknis Tengah Memperbaiki Kerusakan di Pipa Dosing

    Padang - Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan kualitas air bersih pada Senin 23 Februari 2026. Gangguan diakibatkan oleh kerusakan pada pompa dosing di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.

    Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan pompa dosing memiliki peran vital dalam proses pengolahan air bersih, terutama dalam pengaturan dosis bahan kimia untuk menjernihkan dan menstabilkan kualitas air sebelum dialirkan ke pelanggan. Jika terjadi kerusakan pada sistemnya tentu saja berdampak langsung pada kualitas air yang didistribusikan.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang hari ini menerima air dalam kondisi keruh atau kurang baik. Tim teknis sedang bekerja maksimal melakukan perbaikan agar distribusi air kembali normal secepatnya,” ujar Hendra.

    Selain kerusakan pada pompa dosing, kekeruhan air baku terjadi di intake Kampung Koto. Hal ini disebabkan teradinya peningkatan melampaui batas pengolahan.

    Hendra menegaskan bahwa gangguan ini merupakan situasi yang tidak diharapkan. Ini berada di luar kendali operasional rutin. Namun demikian, pihaknya memastikan langkah cepat telah diambil untuk meminimalisir dampak terhadap masyarakat.

    “Kami memahami bahwa air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat, baik untuk rumah tangga maupun aktivitas usaha. Karena itu, perbaikan dilakukan secara intensif agar kualitas air kembali sesuai standar pelayanan,” tambahnya.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik, manajemen memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang. Perumda AM Padang juga mengimbau pelanggan agar segera melaporkan melalui kanal layanan resmi perusahaan jika masih mengalami gangguan kualita air yang mereka terima. 

    Tak lupa Hendra Pebrizal mewakili seluruh jajaran di perusahaan milik daerah tersebut, menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Pihaknya optimis distribusi air bersih di wilayah terdampak akan kembali normal. (*)

    Inilah Sosok Ketua Komisi Informasi Sumbar yang Mundur Demi Soliditas Lembaga

    Musfi Yendra, tokoh muda Nagari Tabek Sumatera Barat kelahiran Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, 22 Mei 1982. Dia menjabat Ketua Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat sejak 12 Februari 2024 dan mundur demi soliditas lembaga hingga purna tugas pada 2028. Musfi mundur digantikan Idham Fadhil pada 18 Februari 2026. Kini dia menjabat Ketua Bidang PSI Komisi Informasi Sumatera Barat, 

    Musfi dikenal juga sebagai peneliti, dosen, filantropis, penulis, public speaker. D iajuga tercatat sebagai akademisi. Mengajar di Kampus STISIP YPKMI (2007-2016), dosen luar biasa STISIPOL Imam Bonjol Padang (2009-2012), dosen luar biasa Universitas Dharma Andalas (2019). 

     Universitas Taman Siswa mempercayakan sebagai dosen teknis (2019-2022). Dia baru mau menjadi dosen tetap di Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Ekasakti Padang (2016 sekarang).

    Pada tahun 2024 lalu, Musfi menerima Pin Emas piagam penghargaan tersebut dari Pemerintah Kota Padang. Pin dan penghargaan itu diberikan atas jasa dan dedikasinya dalam pembangunan Kota Padang di Bidang Sosial. Bersamaan dengan 11 tokoh lainnya termasuk Gubernur Sumbar, Mahyeldi. 

    Suami dari Syafitri Ikhnas ini merupakan alumni SDN 15 Nagari Tabek, MTSN Batusangkar, MAN 2 Batusangkar. Ia menamatkan S-1 di Universitas Andalas (Unand) Jurusan Ilmu Politik dan S-2 Prodi Politik Lokal dan Otonomi Daerah di kampus yang sama. 

    Musfi juga lulusan Certified of Mediator (C.Med) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan terakreditasi Mahkamah Agung Republik Indoenesia. Dengan gelarnya itu, Musfi bisa menjadi mediator profesional untuk persidangan di pengadilan (litigasi) maupun di luar pengadilan. Kemudian ia juga alumni Lemhannas RI. Mengikuti program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) pada 2014. 

     

    Perjalanan Karir 

    Musfi aktif di organisasi kemanusiaan. Pada 2011—2016 ia menjadi Kepada Cabang Dompet Dhuafa Singgalang, cabang Dompet Dhuafa Republika di Sumatera Barat. Kemudian ia mendirikan Dompet Dhuafa Riau pada 2013. 

    Lalu periode 2016—2021 Musfi menjadi Direktur PT. Dompet Dhuafa Niaga, unit sosial bisnis di bawah holding Social Enterprise Dompet Dhuafa. Kemudian dipercaya sebagai General Manager di PT. Daya Consumers Good 2021—2023. Masih di holding yang sama. 

     

    Penghargaan yang Diterima

    Melalui aktivitas sosial yang ia tekuni, Musfi menerima penghargaan Marketeer of The Year Padang kategori Public Service tahun 2014 dari MarkPlus. Ia juga menerima Social Welfare Award Sumbar tahun 2016 dari Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), lembaga sosial di bawah Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sumbar. 

    Dia pun didapuk sebagai Ayah GenRe Kategori Inspirator Tahun 2023 dari Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat. Menerima pin emas dan piagam penghargaan dari Pemko Padang di Bidang Sosial tahun 2024. 

     

    Sosok Pengusaha

    Di dunia usaha, Musfi mendirikan perusahaan di bidang event organizer, pertanian, pelatihan, dan lingkungan. Tercatat sebagai Direktur CV. Prisma Promosindo (2011—2018). Usaha ini bergerak di bidang event organizer dan MICE. 

    Dia juga dipercaya sebagai Komisaris PT. Bumi Subur Jaya (2016—2021). Perusahaan ini merupakan distributor pupuk Petrokimia Gresik. Di CV. Shoulifa Resource yang merupakan distributor pupuk organik, dia pun jadi Komisaris dari 2019 hingga sekarang. 

    Dia pun tercatat sebagai Komisaris PT. Ecovisi Sahabat Alam (2019—sekarang) yang bergerak di bidang konsultansi lingkungan. Terakhir, ditunjuk sebagai Komisaris PT. Obor Creativa Serangkai (2022—sekarang), sebuah usaha di bidang training. 

     

    Aktif Berorganisasi 

    Ia aktif di berbagai organisasi sejak siswa, mahasiswa, sosial, kepemudaan, pengusaha dan ormas. Ia pernah bergabung dengan organisasi Remaja Masjid (1998). Pernah jadi Wakil Ketua OSIS MAN 2 Batusangkar (1999), Ketua Forum Studi Islam FISIP Unand (2003—2004), Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Sosial Unand (2003—2004). 

    Dia termasuk pendiri dan Sekjen Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik Unand (2003—2004), Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Unand (2005—2006), Menteri Dalam Negeri BEM KM (2006—2007). HIngga dia dinobatkan sebagai Bintang Aktivis Kampus saat wisuda sarjana pada 2007. 

    Sejumlah posisi strategis pada beberapa organisasi tingkat Sumatera Barat pernah didudukinya. Antara lain Wakil Sekretaris Forum Komunikasi Mahasiswa Kekaryaaan Sumbar (2011—2017), Wakil Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbar (2011—2014) dan Anggota Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sumbar (2014—2017). 

     Ia pernah menjadi Ketua Depertemen Hubungan Media Massa BPD HIPMI Sumbar (2011—2014), Ketua Bidang Koperasi dan UMKM BPD HIPMI Sumbar (2014—2017), Ketua Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM BPD HIPMI Sumbar (2017—2020), dan Dewan Pembina BPD HIPMI Sumbar (2021—2024). 

    Beberapa jabatan di KADIN Sumatera Barat pernah dipegangnya. Ketua Komite Tetap Pengembangan Koperasi Kadin Sumbar (2017—2022) dan Wakil Ketua Umum Kadin Sumbar Bidang Sosial dan Kebencanaan (2022—2027). Dia juga pernah jadi Pengurus LKKS Sumbar Bidang Pendidikan dan Pelatihan (2016—2021), Ketua Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Sumbar (2017—2021), Wakil Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah Sumbar (2018—2021), Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Ilmu Politik Unand (2019—2023 dan 2024-2029). (zul)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2