• Breaking News

    Anggota DPR RI Dorong Dukungan Penuh Masyarakat untuk Sukseskan Program MBG di Sumbar


    Pariaman– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan pemerintah dengan melakukan sosialisasi di berbagai daerah termasuk di Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sosialisasi ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

    Kegiatan sosialisasi program MBG ini berlangsung di Hall Pemda Saiyo Sakato, Kota Pariaman pada Selasa (30/9/25). Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Bagja Mulia serta ratusan warga setempat. 

    Dalam kesempatannya anggota DPR RI Ade Rezki Pratama menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pihak untuk menyukseskan program MBG. Ia menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap memimpin bangsa di masa depan.

    “Saya sangat bersyukur bisa hadir dalam sosialisasi ini. Program MBG merupakan gagasan mulia Presiden untuk memastikan anak-anak kita mendapat asupan gizi yang cukup sehingga kelak bisa tumbuh menjadi pemimpin yang lebih baik. Program ini juga ditujukan untuk ibu hamil dan ibu menyusui agar gizi anak sejak dalam kandungan dapat terjamin,” tutur Ade Rezki.

    Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kesuksesan program MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan masyarakat.

    “Melalui program Makan Bergizi Gratis, kita berharap anak-anak Indonesia mendapatkan kecukupan gizi. Namun, tentu peran orang tua di rumah juga sangat penting. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mendorong keberhasilan program ini,” tambahnya.

    Kemudian, perwakilan BGN Bagja Mulia menekankan bahwa MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat secara luas. Tak hanya gizi, MBG juga dirancang agar dapat membuka lapangan kerja baru dengan melibatkan pelaku UMKM sebagai penyedia bahan baku maupun tenaga pengolah makanan.

    “Dengan adanya sinergi antara pemerintah, DPR, mitra kerja, dan masyarakat, Program MBG diharapkan mampu menjadi fondasi dalam membangun generasi emas Indonesia 2045 yang sehat dan berdaya saing,” jelas Bagja.

    Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi. (*)

    Puncak Perayaan HUT Realitakini.com Ditandai Pemotongan Tumpeng dan Simbol Syukur

    Padang(Sumbarkini.com)- Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat di Jalan Jenderal Sudirman, Padang, dipenuhi suasana hangat kebersamaan saat portal berita Realitakini.com merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11, Selasa (30/9/2025).

    Sejak pukul 07.30 WIB, aula sudah ramai oleh kehadiran tamu undangan, mulai dari jurnalis, pejabat daerah, aparat kepolisian, hingga tokoh masyarakat. 

    Acara dipandu MC Hariyanto SS, SH, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

    Pimpinan Umum Realitakini.com, Cimrawati, S.I.Kom, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 11 tahun media tersebut.

     Ia menegaskan, independensi pers harus tetap dijaga agar media bisa menjadi mitra masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam pembangunan.

    Sejumlah pejabat hadir melalui perwakilan, antara lain Gubernur Sumbar H. Mahyeldi Ansharullah, SP yang diwakili pejabat Pemprov, Kapolda Sumbar yang diwakili Kabid Humas Kombes Pol Susmeliya Rosya, serta Wali Kota Padang yang diwakili Kabid Kominfo Bobby Firman.

    Puncak perayaan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB dengan prosesi pemotongan tumpeng dan penyematan simbol syukur berupa kue ulang tahun.

     Kombes Pol Susmeliya Rosya didaulat menerima kue bersama pimpinan Realitakini.com, yang disambut tepuk tangan meriah seluruh tamu undangan.

    Momen tersebut tak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga penegasan akan dukungan pemerintah dan aparat terhadap kiprah pers di daerah.

    Suasana penuh kekeluargaan itu diabadikan dalam foto bersama, menambah hangat jalannya perayaan.

    Menutup rangkaian acara, MC menegaskan pesan utama dari HUT Realitakini.com ke-11: pers yang sehat, independen, dan profesional merupakan mitra penting dalam membangun bangsa.(putra)

    Dibuka Ketua MPR RI, SMAN 1 Sijunjung Ikuti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tingkat SMA se-Sumbar..

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sijunjung ikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat SMA se Sumatera Barat yang dilaksanakan pada Minggu 28 September 2025 di hotel Premier Grand Zury atau ZHM Premiere Hotel Padang.

    Lomba yang dibuka langsung Ketua MPR RI, Ahmad Muzani ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri, serta Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah beserta jajaran.

    Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam sambutannya menegaskan bahwa lomba ini merupakan salah satu upaya MPR dalam meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan generasi muda. Ia menyampaikan bahwa MPR RI sengaja memprakarsai lomba ini sebagaimana tugas MPR dalam menjaga ideologi negara, menuju Indonesia Emas 2045.

    Sumatera Barat merupakan daerah yang melahirkan banyak tokoh pendiri bangsa, oleh karena itu kami berharap akan lahir generasi muda Sumbar yang kelak menjadi tokoh besar bangsa Indonesia.

    Dia mengatakan bahwa dalam sebuah lomba menang dan kalah merupakan hal biasa, namun yang terpenting adalah keberanian para peserta yang tampil mewakili sekolah dan daerah masing-masing.

    Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian MPR RI yang terus menggelar kegiatan di Sumbar.

    "Terima kasih kepada MPR RI yang telah senantiasa memberikan perhatian kepada Sumatera Barat. Kepada adik-adik peserta LCC, mari kita buktikan bahwa ilmu pengetahuan itu berkembang dari Sumatera Barat untuk Indonesia," ujanya.

    Kepala SMAN 1 Sijunjung, Hasmi Gustin Rosa, S.Pd, M.si

    Kepala SMAN 1 Sijunjung, Hasmi Gustin Rosa, S.Pd, M.Si saat dihubungi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada MPR RI yang telah menggelar kegiatan tersebut.

    "Kami mengucapkan terima kasih dan suatu kebanggaan bisa mengikuti lomba ini. Kedepan anak anak bisa lebih memahami tentang wawasan kebangsaan,"ujar Kepsek Hasmi Gustin Rosa didampingi Waka Humasy/Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) SMAN 1 Sijunjung, Devika Rahmi, S.Pd. (Andri)



    Anggota DPRD Sumbar, Salamat Simamora Terima Kunjungan DPRD Bengkulu

    Padang(Sumbarkini.com)– Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat, Salamat Simamora, SE, M.Si, menerima langsung kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu di Ruang Pertemuan Komisi V DPRD Sumbar, Kamis (25/9/2025).

    Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta melakukan studi tiru terkait pengelolaan anggaran jaminan perlindungan masyarakat, khususnya bagi tenaga kerja informal yang masih rentan terhadap risiko sosial maupun ekonomi.

    Dalam diskusi, kedua belah pihak saling bertukar pengalaman, pandangan, serta strategi yang telah diterapkan di daerah masing-masing. Isu perlindungan sosial bagi pekerja informal menjadi sorotan utama, mengingat kelompok ini sering menghadapi kerentanan tanpa adanya jaminan memadai.

    Salamat Simamora menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPRD Bengkulu. Menurutnya, sinergi antar daerah sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.

     “Kita berharap hasil koordinasi ini dapat memperkuat kebijakan perlindungan sosial, meningkatkan efektivitas alokasi anggaran, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi tenaga kerja informal yang selama ini rawan terhadap risiko sosial maupun ekonomi,” ujar Salamat.

    DPRD Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama lintas daerah. Harapannya, kebijakan yang lahir tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghadirkan perlindungan sosial yang lebih inklusif serta berdampak langsung bagi masyarakat.

    Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan, memperkuat jaminan sosial, serta mengurangi kerentanan bagi pekerja informal di Sumatera Barat maupun Bengkulu.(putra)

    Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Bupati Sijunjung Temui Menteri Transmigrasi.


    Keterangan Foto: Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir SSTP,M.SI bersama Menteri Transmigrasi RI M Iftitah Suryanegara, anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Golkar Zigo Rolanda didampingi Kadisnakertrans David Rinaldo saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Transmigrasi RI di Jakarta dalam Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Kabupaten Sijunjung,Rabu (24/09)

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) -  Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir bersama anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Golkar Zigo Rolanda melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Transmigrasi RI di Jakarta, Rabu (24/09). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, rombongan diterima langsung oleh Menteri Transmigrasi RI M. Iftitah Suryanegara yang didampingi oleh Dirjen Pengembangan dan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (PPKT) Kementerian Transmigrasi.

    Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadis Nakertrans) David Rinaldo SSTP, Kepala BKAD, Kadis PUPR dan Kabid Transmigrasi Disnakertrans  Kabupaten Sijunjung. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan dan potensi pengembangan kawasan transmigrasi Muaro Takung yang mencangkup seluruh Kecamatan Kamang Baru  Kabupaten Sijunjung.

    Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir SSTP,M.SI dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kawasan transmigrasi yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan, serta membuka peluang baru untuk kemajuan ekonomi lokal. 

    Dihadapan Menteri Transmigrasi, Benny Dwifa memaparkan kondisi terkini mengenai  kawasan transmigrasi di Kecamatan Kamang Baru khususnya di SP 1 Padang Tarok. 

    Dimana SP 1 Padang Tarok adalah salah satu kawasan transmigrasi binaan yang saat ini dihuni oleh 183 Kepala Keluarga (KK) dengan penempatan terakhir tahun 2024 . Meskipun telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, kawasan tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait infrastruktur. seperti akses jalan dan jembatan yang memerlukan perhatian lebih.

    “Untuk memaksimalkan potensi yang ada di kawasan transmigrasi, kita sebagai pemerintah daerah Kabupaten Sijunjung sangat membutuhkan dukungan dalam pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan dan jembatan yang menghubungkan SP 1 Padang Tarok dengan pusat aktivitas ekonomi lainnya dan kami berharap agar ini dapat menjadi prioritas dalam program-program Kementerian Transmigrasi,” ujar Bupati.

    Selain itu, Bupati juga menyoroti peluang besar yang dimiliki kawasan transmigrasi ini dalam sektor ekonomi, khususnya dalam pengolahan Crude Palm Oil (CPO) sawit menjadi minyak goreng. 

    “Dengan potensi perkebunan sawit yang cukup besar di sekitar kawasan transmigrasi, kami melihat ada peluang besar untuk pengembangan industri pengolahan CPO. Ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi, tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan perekonomian daerah,” tambah Bupati.

    Zigo Rolanda, anggota DPR RI Komisi V dalam kesempatan tersebut juga menyatakan dukungannya terhadap usulan Bupati Sijunjung. Menurutnya, pengembangan kawasan transmigrasi bukan hanya soal penyediaan tempat tinggal bagi warga, tetapi juga mencakup peningkatan ekonomi melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan investasi di sektor industri yang berbasis sumber daya alam lokal.

    Dalam pertemuan tersebut, Menteri Transmigrasi RI  menyampaikan apresiasi terhadap upaya Kabupaten Sijunjung dalam memajukan kawasan transmigrasi. Ia berjanji akan mengupayakan sinergi antar lembaga untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi di daerah tersebut. (Oghay)

    Pererat Ukhuwah Adat, LAN Kuantan Singingi Bersilaturahmi Dengan LKAAM Kabupaten Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Dalam rangka mempererat Ukhuwah Adat, Limbago Adat Nagori (LAN) Kuantan Singingi bersilaturahmi dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau (LKAAM) Kabupaten Sijunjung pada Rabu 24 September 2025.

    Pertemuan yang dilaksanakan di Operationroom Kantor Bupati Sijunjung ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki, SP, M.Ma didampingi Kabid Kebudayaan, Abdul Gafar Indra beserta jajaran, dan Ketua LKAAM Kabupaten Sijunjung, Zulma Fitra Dt. Gindo Jolelo beserta pengurus lainnya.

    Sementara, dari Kabupaten Kuantan Singingi juga dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir. H. Syamsir Alam, MM, Asisten Administrasi Umum, Drs. Azhar, MM,  Inspektur, Drs. Rustam beserta jajaran dan Ketua LAN beserta pengurus lainnya.

    Pertemuan dan silaturahmi yang berjalan dengan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan makan bersama di tempat acara tersebut. (Yuanda).


    Makin Menarik, UNP Lakukan Pengukuran di Tanah Sengketa

    Padang
    – Pengadaan tanah untuk Universitas Negeri Padang yang dilakukan pada tahun 2023 lalu semakin menarik untuk disimak. Betapa tidak, Senin 15 September 2025, Rino Effendi, anggota Tim Pengadaan Tanah UNP yang kini menjabat Kepala Sub Direktorat Aset UNP tiba-tiba sudah membawa petugas BPN untuk melakukan pengukuran tanah di Jalan Sungai Balik, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

     

    “Saya selama ini sudah cukup menghargai Pak Rino. Sebelum persoalan ini dibawa ke pengadilan saya sudah konfirmasi. Begitu juga dengan kegiatan lain yang akan saya lakukan. Tapi kini, Pak Rino tahu ini tanah sedang dipersengketakan, tetap berani melakukan pengukuran, apa tujuan Pak Rino sebenarnya,” ujar Feby Mayandra, salah satu penggugat tanah seluas 25.460 meter persegi tersebut mengulangi perkataannya saat itu, Senin 21 September 2025.

     

    Petugas siapkan surat.


    Ditegaskan Feby, dia tengah di tempat kerja lalu mendapat kabar bahwa ada yang melakukan aktifitas seperti mengukur tanah. Dari video yang wartawan kami dapatkan, Feby memacu motornya agar cepat sampai di tanah milik kakeknya yang kini dijual oleh Mardiani Sari Putri cs. Dia pun bergegas mengejar Rino Effendy, Notaris Feby Valdo, petugas BPN dan beberapa orang lainnya yang tengah asyik beraktifitas di dalam tanah kebun yang digugatnya dan telah pula diblokir oleh BPN Kota Padang.

     

    Perdebatan cukup alot terjadi di lokasi tanah sengketa. Pihak Rino, perwakilan Notaris Feby Valdo menyebutkan alasan-alasan mereka. Feby Mayandra pun melontarkan sanggahan terhadap alasan mereka tersebut.

     

    Kepada Rino, tegas dikatakan Feby, ”Kenapa Pak Rino melakukan pengukuran di atas tanah ini? Apakah ini tanah UNP? Kalau benar ini tanah UNP silakan saja lakukan.”

     

    Dari video itu, kepada Feby, Rino dan Notaris Feby Valdo mengatakan bahwa kasus tanah tersebut sudah incracht. Mereka akan melakukan pengukuran ulang untuk memastikan ukuran dengan dokumen. Jawaban tersebut tentu saja makin menyulut amarah Feby Mayandra. “Tadi kami masih telfonan dengan PH kami. Dan PH tidak ada mengatakan putusan incracht’” tegas Feby dalam video itu.

     

    Rino Effendi Anggota Tim Pengadaan Tanah untuk UNP yang kini menjabat Kasubdit Aset UNP mengatakan pihaknya melakukan pengukuran untuk memastikan saja. “Kami ingin memastikan luas tanah luas tanah yang dibeli pada sertifikat sesuai dengan kondisi di lapangan.

     

    Tapi yang bersangkutan tidak menjawab ketika disebutkan tanah dalam kondisi sengketa, apakah boleh melakukan tindakan hukim yang objeknya sedang diblokir. Apalagi pengukuran kabarnya dilakukan setelah mendapatkan izin dari Mardiani Sari Putri, pihak yang menjual tanah dan tergugat dalam kasus penjualan tanah tersebut.

     

    Sementara ketika dikonfirmasi kepada penasehat hukum Mardiani, Apri Hendra Wahyu, pria yang akrab dipanggil Apri ini hanya menyebutkan pengukuran dilakukan oleh pihak UNP. Tanpa mau mengklarifikasi tentang izin yang diberikan Mardiani kepada Rino untuk melakukan pengukuran ulang.

     

    Apri menyebutkan terkait izin UNP, karena sudah terjadi pelepasan hak atas tanah. Dia juga menegaskan pihaknya tunduk terahdap putusan dan mempersilakan wartawan untuk membaca putusan pengadilan negeri maupun pengadilan tinggi.

     

     

    Akan Terus Berjuang

    Menyikapi manuver yang dilakukan terhadap tanah di Jalan Sungai Balik, Kelurahan Balai Gadang itu, Feby Mayendra semakin bertekad. Pihaknya akan terus memperjuangkan tanah yang diklaimnya sebagai milik kakeknya.

     

    “Selagi ada pintu hukum masih terbuka, kami akan selalu memperjuangkan tanah kakek kami,” tegasnya.

     

    Dan itu dibuktikan Feby dengan segera mendaftarkan gugatan kasasinya ke Mahkamah Agung tanggal 17 September 2025. Feby optimis kasasi yang dilakukannya bisa berpihak kepada kebenaran yang sedang diperjuangkannya. Minimal tanah tersebut aman untuk sementara waktu, apalagi dia tengah melakukan upaya hukum lainnya. Melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan tanah untuk UNP itu.

    Bupati Benny Dwifa Serahkan SK Pengangkatan Kepada 1.092 PPPK Formasi TA 2024 di Lingkup Pemkab Sijunjung.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si Sutan Gumilang mengambil sumpah/janji dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 1.092 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun Anggaran 2024 di Lingkup Pemkab Sijunjung yang dilaksanakan di  Lapangan M. Yamin, SH Muaro Sijunjung, pada Senin 22 September 2025.

    Sebelumnya pada Senin 14 Juli 2025 yang lalu, Bupati Sijunjung Benny Dwifa juga telah menyerahkan SK pengangkatan kepada 1090 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkup Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

    Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada PPPK yang baru saja terima SK pengangkatan.

    "Kami ucapkan selamat bergabung kembali kepada bapak dan ibu semua dengan status yang baru yaitu sebagai PPPK di Lingkup Pemkab Sijunjung. Artinya, dengan telah bertambahnya dua ribuan amunisi baru dari CPNS dan PPPK di Lingkup Pemerintah Kabupaten Sijunjung, kami berharap agar bisa bekerja dengan profesional, mengedepankan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Sijunjung.

    Bupati Benny juga menekankan pentingnya memanfaatkan kemajuan teknologi digital agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik. 

    “Kami berharap ditengah efisiensi saat ini, bagi seluruh PPPK agar bisa bersama sama memanfaatkan teknologi yang ada untuk mempromosikan kegiatan pada dinas masing masing, dan mari kita bekerja yang memberikan manfaat, pengaruh, dan kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sijunjung, Muhadiris, SE, MT menyebutkan bahwa, Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 329 Tahun 2024 tanggal 2 Agustus 2024 tentang Penetapan kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Instansi Pemerintah, Pemerintah Kabupaten Sijunjung melaksanakan Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Formasi Tahun Anggaran 2024 untuk mengisi 1134 (Seribu seratus tiga puluh empat) formasi. Dengan rincian 985 formasi untuk tenaga teknis, 126 formasi tenaga guru dan 23 formasi tenaga kesehatan.

    Adapun SK Pengangkatan PPPK Formasi Tahun Anggaran 2024 yang diserahkan pada acara pengambilan sumpah dan penyerahan SK berjumlah 1.092 orang yang terdiri dari Tenaga Guru 110 orang, Tenaga Kesehatan 18 orang dan Tenaga Teknis 964 orang.

    Hadir pada penyerahan SK tersebut, Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt, Ketua DPRD diwakili Zalmiati, Sekdakab, DR. Zefnihan, AP. M.Si, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, Kabag di lingkup Setdakab, Camat dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Sijunjung. (Andri/Prokopim)

    Ikuti Kejurda di Pariaman, Atlit IBCA MMA Sijunjung Berhasil Meraih 8 Medali.

    PARIAMAN ( Sumbarkini.com) - Atlit IBCA MMA (Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Mixed Martial Arts) Kabupaten Sijunjung berhasil meraih 8 medali pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) IBCA MMA Sumatera Barat tahun 2025 yang digelar di Pariaman selama 3 hari, yaitu dari Kamis hingga Sabtu, 18 s/d 20 September 2025.

    Ketua IBCA MMA Kabupaten Sijunjung, Bakrianto,S,Si melalui pelatih, Anasrul mengucapkan puji dan syukur atas prestasi yang telah diraih atlit IBCA MMA Kabupaten Sijunjung di ajang kejurda tersebut.

    "Sebelumnya kita dalam mengikuti Kejurda IBCA MMA di Pariaman ini membawa sebanyak 14 orang atlit. Alhamdulillah bisa berhasil membawa 8 medali, diantaranya 6 medali emas, 1 perak dan 1 medali perunggu,"ujar Anasrul.

    Ketua Umum IBCA MMA Kabupaten Sijunjung, Bakrianto, S.Si

    Atlit IBCA MMA yang berhasil meraih medali tersebut lanjut Anasrul diantaranya Afdil, Ahmad, Refan, Elsa, Anggun, Zola, Dela.

    Mewakili Ketua IBCA MMA, Anasrul mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah serta KONI Kabupaten Sijunjung yang telah memberikan dukungan sehingga atlit IBCA MMA Kabupaten Sijunjung berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Sijunjung. (Andri)

    Meneguhkan Transparansi Daerah dari Ranah Minang


    Oleh: Musfi Yendra
    (Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat)

    Padang- Sumatera Barat mencatat sejarah penting dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Perda ini termasuk yang pertama di Indonesia yang secara spesifik mengatur penyelenggaraan keterbukaan informasi di tingkat provinsi. Lebih dari sekadar produk hukum, Perda ini merupakan wujud nyata komitmen Sumatera Barat dalam mendorong pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan bertanggung jawab.

    Inisiatif lahirnya Perda ini dari anggota DPRD Sumbar periode 2019-2024, dimotori oleh HM. Nurnas. Beliau sejak awal konsisten memperjuangkan keterbukaan informasi sebagai hak dasar warga negara. Ia melibatkan banyak pihak—Komisi Informasi, akademisi, hingga masyarakat sipil—untuk memastikan substansi peraturan ini berpihak pada kepentingan publik. Tanpa payung hukum yang kuat, semangat transparansi hanya akan berhenti di tataran wacana.

    Perda ini memuat prinsip-prinsip dasar keterbukaan informasi sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Dalam aturan ini ditegaskan bahwa semua informasi yang dikuasai oleh badan publik bersifat terbuka, kecuali informasi tertentu yang secara sah ditetapkan sebagai informasi yang dikecualikan melalui mekanisme uji konsekuensi.

    Kehadiran Perda ini menjadi penting karena memberikan pedoman teknis bagi badan publik di Sumatera Barat dalam menjalankan kewajibannya menyediakan informasi secara cepat, tepat, dan dapat dipercaya. Hal ini sejalan dengan semangat demokrasi, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

    Secara praktis, Perda ini mengatur hak dan kewajiban pemohon, pengguna informasi, dan badan publik selaku penyedia informasi. Pemohon berhak mendapatkan informasi publik secara sederhana dan terjangkau. Di sisi lain, pengguna informasi wajib memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Adapun badan publik wajib membangun sistem layanan informasi yang terstruktur dan akurat.

    Perda ini juga menegaskan peran strategis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), yang dibentuk di setiap badan publik daerah. PPID bertugas menyimpan, mengelola, dan menyediakan informasi kepada masyarakat. Bahkan, jika terjadi sengketa informasi, atasan PPID menjadi pihak pertama yang bertugas menyelesaikannya secara administratif sebelum dilanjutkan ke Komisi Informasi.

    Terkait klasifikasi informasi, Perda ini membaginya ke dalam beberapa kategori, antara lain: informasi yang wajib diumumkan secara berkala, informasi yang wajib diumumkan serta-merta terkait situasi darurat atau keselamatan publik, dan informasi yang wajib tersedia setiap saat. Dengan sistem klasifikasi ini, publik dapat mengetahui jenis-jenis informasi yang seharusnya mudah diakses tanpa harus melalui prosedur panjang.

    Namun demikian, tidak semua informasi bisa diakses secara bebas. Ada informasi yang dikecualikan, seperti yang berkaitan dengan rahasia negara, keamanan nasional, atau data pribadi. Untuk menetapkannya, badan publik wajib melakukan uji konsekuensi terlebih dahulu. Jika hasilnya menyatakan informasi tersebut layak dikecualikan, maka dapat ditolak. Namun jika putusan Komisi Informasi menyatakan informasi itu terbuka, maka badan publik wajib memberikannya kepada pemohon.

    Dalam hal pelayanan informasi, Perda ini juga menetapkan standar pelayanan yang jelas—mulai dari waktu respon, biaya, hingga mekanisme keberatan. Jika permintaan informasi ditolak tanpa alasan yang sah, pemohon bisa mengajukan keberatan hingga menggugat ke Komisi Informasi. Hal ini menjadi jaminan kepastian hukum sekaligus sarana pengawasan publik terhadap badan publik.

    Tak hanya itu, Perda ini juga mengatur mekanisme bantuan kedinasan antar badan publik dalam situasi tertentu, seperti kondisi darurat. Dalam kondisi semacam ini, informasi dapat segera diberikan antar instansi tanpa birokrasi berbelit. Tujuannya tak lain adalah memastikan pelayanan publik tetap cepat dan responsif.

    Untuk mengukur sejauh mana keterbukaan dilaksanakan, setiap badan publik diwajibkan menyusun laporan tahunan. Laporan ini mencakup jumlah permohonan informasi, permohonan yang dikabulkan atau ditolak, serta inovasi layanan yang dilakukan. Laporan ini harus diumumkan kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas. Badan publik yang baik akan mendapat apresiasi, sementara yang lalai bisa dikenai sanksi administratif, termasuk pemotongan anggaran.

    Namun, implementasi Perda ini belum sepenuhnya ideal. Salah satu tantangan utamanya adalah belum terbit Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan pelaksana teknis dari Perda tersebut. Tanpa Pergub, banyak ketentuan dalam Perda tidak bisa dijalankan secara rinci, seperti standar operasional prosedur (SOP), tugas PPID, hingga format pelayanan informasi. Akibatnya, pelaksanaan Perda ini bisa berbeda-beda antar instansi, dan berpotensi melemahkan semangat keseragaman yang menjadi ruh keterbukaan informasi.

    Oleh karena itu, percepatan penyusunan dan pengesahan Pergub menjadi keharusan. Pergub harus hadir sebagai penjabaran teknis yang memudahkan pelaksanaan Perda di lapangan. Hanya dengan begitu, Sumatera Barat dapat benar-benar menjadi pelopor tidak hanya dalam aturan, tetapi juga dalam implementasi keterbukaan informasi publik yang bermartabat.

    Perda Keterbukaan Informasi Publik ini adalah titik pijak penting dalam membangun ekosistem pemerintahan yang bersih, terbuka, dan melibatkan masyarakat. Tugas kita bersama—baik pemerintah, badan publik, maupun masyarakat—adalah menjaga semangat ini tetap menyala demi terwujudnya pemerintahan yang transparan dan demokratis.(*)

    Guru Honor R4 Sumbar Adu Nasib ke DPRD Sumatra Barat, Tuntut Pengangkatan PPPK Paruh Waktu

    Padang– Sekitar 150 guru honor R4 yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer 4 Provinsi Sumatera Barat mengadu nasib ke DPRD Sumbar, Jumat sore (19/9/2025).

    Rombongan yang diketuai Afrizal diterima langsung oleh Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, di ruang khusus 1 DPRD, didampingi Asisten 3 Pemprov Sumbar Hamidi, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar yang diwakili Suriyanto, serta Kepala BKD Sumbar yang diwakili Novi.

    Afrizal, selaku pimpinan rombongan, menyampaikan kekecewaan guru honor R4 terhadap pemerintah provinsi yang hingga kini belum mengangkat mereka menjadi PPPK paruh waktu, meski sebagian di antara mereka telah mengabdi selama 10 hingga 15 tahun. “Ini yang perlu kami pertanyakan kepada pemerintah Sumatera Barat,” ujar Afrizal.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyambut baik kedatangan guru honor. Ia berjanji akan memperjuangkan nasib mereka hingga ke pemerintah pusat.

    Sementara itu, Asisten 3 Pemprov Sumbar dan perwakilan BKD menjelaskan bahwa belum diangkatnya guru R4 menjadi PPPK paruh waktu disebabkan keterbatasan anggaran APBD Sumbar.

    “Saat ini pemerintah daerah belum mampu menggaji mereka. Jika APBD meningkat, kami akan berupaya mengangkat guru R4 menjadi PPPK separuh waktu. Dalam waktu dekat, persoalan ini akan kami bawa ke pemerintah pusat bersama Asisten 3, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKD, dan Komisi V DPRD Sumbar. Saya sendiri akan mendampingi rombongan ini ke Jakarta,” terang Muhidi.

    Salah seorang guru honor dari Pasaman menambahkan, pihaknya berharap proses pengajuan segera dilakukan, karena pengangkatan guru PPPK akan ditutup pada bulan Oktober mendatang. “Jika terlambat, peluang kami menjadi PPPK paruh waktu akan tertutup,” ujarnya.(putra)

    PJKIP Padang Gelar 4 (Empat) Diskusi Publik untuk Massifkan Keterbukaan Informasi Publik di Padang

    Padang(Sumbarkini.com)- Dalam rangka Pelantikan Pengurus Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang Masa Bakti 2025 - 2027 dan untuk memassifkan keterbukaan informasi publik di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat, PJKIP Kota Padang akan menggelar Kegiatan Diskusi Publik dengan tema "Padang Informatif dan Komisi Informasi Kota Padang, Apakah Bisa?"

    Hal itu disampaikan oleh Ketua PJKIP Kota Padang Yuliadi Chandra pada Sabtu, 20/9/2025. Yuliadi Chandra yang akrab dipanggil Chandra menyampaikan, "Dalam Diskusi Publik tersebut in sya Allah yang akan menjadi Pembicara adalah Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Musfi Yendra dan Ketua Dewan Penasehat PJKIP Kota Padang yang juga merupakan Ketua Komisi Informasi Sumbar periode pertama yaitu Syamsu Rizal."

    Chandra melanjutkan, "Moderator dalam Diskusi Publik tersebut adalah Wartawan Senior Sumbar yang juga merupakan Ketua Forum Wartawan Parlemen (FWP) Sumbar Novrianto Ucok, pesertanya adalah 120 orang yaitu Pimpinan bersama Anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Kepala OPD dalam lingkup Pemko Padang yang menjadi Mitra Kerja Komisi III DPRD Padang dan jurnalis/aktifis yang dengan peduli keterbukaan informasi Publik di Kota Padang."

    "Dari komunikasi tim kami dengan Tim Ajudan Wali Kota Padang dan Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, disepakati kegiatan Diskusi Publik tersebut akan dilaksanakan Insya Allah pada hari Senin, tanggal 6 Oktober 2025", ujar Chandra.

    Chandra menambahkan, "Alhamdulillah, untuk tempat kegiatan, kami difasilitasi oleh Dinas Pariwisata Kota Padang untuk memakai Gedung Pertemuan Bagindo Azis Chan Youth Center dan untuk konsumsi difasilitasi oleh Bagian Umum Setda Kota Padang."

    Chandra menjelaskan, "PJKIP Padang dari bulan Oktober sampai Desember 2025 ini mengagendakan 4 (empat) kegiatan Diskusi Publik dengan pembicara dari unsur Forkopimda Kota Padang seperti Wali Kota Padang, Wakil Wali Kota Padang, Pimpinan DPRD Kota Padang, Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Kapolresta Padang, Dandim 0312/Padang. Semua kegiatan Diskusi Publik itu bertujuan untuk memassifkan keterbukaan informasi publik di Kota Padang."

    "Untuk biaya operasional semua kegiatan diatas, kami membutuhkan Rp 46.035.000,- (empat puluh enam juta tiga puluh lima lima ribu)", jelas Chandra.

    "Untuk lancarnya kegiatan diatas, kami mengharapkan kepada para pembaca yang peduli dengan program untuk memassifkan keterbukaan informasi publik di Kota Padang tersebut, untuk menyalurkan bantuannya ke rekening 21000210604892 a/n SRI TAUFIK, BANK NAGARI CABANG UTAMA PADANG (Bendahara PJKIP Padang) dan konfirmasi setelah transfer ke nomor WA 083130645744 (Arif Budiman Effendi/Sekretaris PJKIP Padang)", kata Chandra.


    "Alhamdulillaah, dari laporan tim kami, sebagian besar Anggota Komisi III DPRD Kota Padang dan Kepala OPD Mitra Kerja Komisi III DPRD Padang antusias dengan kegiatan Diskusi Publik tersebut, hanya sebagian kecil dari Anggota Komisi III DPRD Padang dan Mitra Kerja Komisi III DPRD Padang yang tidak peduli dengan program untuk memassifkan keterbukaan informasi publik di Kota Padang", pungkas Chandra.(**)

    Bahas Beberapa Agenda Penting, KONI Sijunjung Gelar Rapat Internal.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sijunjung menggelar rapat internal pada Kamis 18 September 2025 yang bertempat di ruang pertemuan Kantor Sekretariat KONI tersebut.

    Rapat ini dipimpin langsung Ketua Umum KONI Sijunjung, Rusdianto dan dihadiri Wakil Ketua I, Hendra Ferry, Wakil Ketua II, Nasril, Wakil Ketua III, Yulius Adi, Sekretaris I, Hasmeri Hamjas, Sekretaris II, Indra Defi, Bendahara, Zelni Novalia, Ketua Bidang beserta staf, dan bagian sekretariat KONI Sijunjung.

    Dalam arahannya, Ketua Umum KONI Sijunjung Rusdianto mengatakan, Rapat kali ini selain sebagai ajang silaturahmi diantara seluruh pengurus, juga dalam rangka persiapan Porprov tahun 2026, serta beberapa agenda yang akan dilaksanakan KONI Sijunjung di penghujung akhir tahun 2025 ini.

    "Selain dalam rangka persiapan Porprov, mungkin ada beberapa agenda yang akan kita laksanakan ditahun ini. Insyaallah akhir tahun rencananya akan kita melaksanakan lomba lari 10 K kalau dana mencukupi, serta rakor bersama seluruh cabang olahraga yang ada di Kabupaten Sijunjung, bisa jadi kita adakan semacam outbond,"ujar Rusdianto.

    Rapat yang berlangsung secara kekeluargaan ini berjalan dengan lancar yang diawali makan siang bersama di sekretariat KONI tersebut. (Yoko)

    Masih Dalam Rangka Peringatan Himpaudi ke 20, Kecamatan Koto VII Laksanakan Kegiatan Parenting.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Masih dalam rangka peringatan Himpaudi ke 20, Kecamatan Koto VII melaksanakan kegiatan Parenting yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Nagari Tanjuang pada Kamis 18 September 2025.

    Kegiatan ini diikuti lebih kurang 500 orang para orang tua Kelompok Bermain yang ada di Kecamatan Koto VII dengan dibuka secara resmi oleh Camat Koto VII, Veri Satria dan dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Sijunjung diwakili Kabid PAUD dan Pnf Dinas Dikbud, Delvianti Basri, SE, M.Pd beserta Kasi Kurikulum dan Penilaian, Trivahmi Handayani, S. Pd, Bunda Paud Kecamatan Koto VII, Ilse Riani Veri Satria, Ketua Himpaudi Kecamatan Koto VII, Yosi Eka Sasmi dan undangan lainnya.

    Bunda Paud Kecamatan Koto VII, Ilse Riani Veri Satria dalam sambutannya menyampaikan pentingnya ayahanda dalam melaksanakan kolaborasi anak ke sekolah.

    "Kegiatan seperti ini sangatlah penting untuk mengetahui tumbuh kembang anak di PAUD,"ujarnya.

    Kabid PAUD dan Pnf, Delvianti Basri dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Wajib Belajar (Wajar) 13 tahun ditambah 1 tahun pra sekolah.

    Ia juga menyampaikan 7 pilar anak hebat himbauan dari kementrian yaitu 1. Membiasakan bangun pagi, 2. Membiasakan ibadah, 3, olah raga, 4.makan bergizi, 5.Belajar, 6. Bermasyarakat dan 7. Tidur cepat.

    "Jika itu diterapkan kepada anak paud, kedepannya akan berdampak besar dalam mempersiapkan generasi emas yang berkarakter dan berdaya saing unggul,"harap Delvianti Basri.

    Diakhir sambutannya, Kabid Delvianti Basri tidak lupa memberi semangat kepada peserta dengan mengatakan himpaudi….Himpaudi… jayaaa. (Adek)

    Polres Sijunjung Raih Juara III Pada Lomba Pocil Tingkat Polda Sumbar.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Polisi Cilik (Pocil) Polres Sijunjung. Dalam ajang Lomba Polisi Cilik tingkat Polda Sumatera Barat yang digelar dalam rangka hari keselamatan lalu lintas dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas tahun 2025 yang dilaksanakan di Transmart Kota Padang, pada Rabu 17 September 2025, Pocil Polres Sijunjung berhasil kembali meraih Juara III.

    Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Puji Basuki, SP. M.Ma mengucapkan selamat kepada Pocil Polres Sijunjung atas raihan prestasi tersebut.

    "Ini suatu kebanggaan bagi kita, keikut sertaan Pocil Polres Sijunjung tahun ini kembali bisa meraih juara III. Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pelatih yang luar biasa dalam mendidik anak anak kita ini, serta kepada orang tua yang selalu memberikan suport,"ujar Kadis Puji pada Kamis 18 September 2025.

    Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah, S. I. K., M. H melalui Kasat Lantas Polres Sijunjung, IPTU A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K didampingi Ps Kanit Kamsel, Aipda Irwandi juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut.

    “Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemkab dan Polres Sijunjung. Anak-anak Pocil telah berlatih dengan disiplin dan semangat tinggi sehingga mampu menampilkan yang terbaik. Kami berharap keberhasilan ini dapat memotivasi mereka untuk terus berprestasi sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam hal disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air,” ujar Iptu A. Agung.

    Partisipasi Pocil Polres Sijunjung dalam lomba ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini.

    Ps Kanit Kamsel, Aipda Irwandi menyebutkan, Lomba Pocil ini di buka langsung Kapolda Sumbar, IRJEN POL Dr. Drs.Gatot Tri Suryanta, M.Si,CSFA serta di hadiri Waka Polda, Ketua Bhayangkari Sumbar, PJU Polda serta  Kasat Lantas beserta jajaran.

    "Lomba Pocil ini di ikuti utusan 19 Polisi Cilik Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat. Pocil Polres Sijunjung sendiri dibawah binaan Kapolres Sijunjung pada tahun ini alhamdulillah kembali meraih Juara III," ujarnya.

    Keberhasilan ini lanjut Irwandi, adalah berkat kerjasama dan dukungan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung.

    "Dalam anggota Pocil Polres Sijunjung saat ini juga termasuk putri kesayangan Bapak Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir bersama Ibu Nedia Fitri Benny Dwifa, yaitu Adeeba Alhusna Abeia yang sekaligus perwakilan pemasangan tanda peserta lomba pocil yang di sematkan Kapolda Sumbar, IRJEN POL Dr. Drs.Gatot Tri Suryanta," tanbah Irwandi.

    Adapun peraih juara Pocil tahun 2025 ini adalah,  Juara 1 Pocil Polres Pasaman Barat, Juara 2 Pocil Polres Dharmasraya, Juara 3 Pocil Polres Sijunjung, Harapan 1 Pocil Polres Pasaman, Harapan 2 Pocil Polres Mentawai, dan Harapan 3 Pocil Polresta Padang. (Adek).

    Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lima Puluh Kota Dorong Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    Lima Puluh Kota– Program prioritas pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) terus gencar disosialisasikan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya makanan bergizi untuk menciptakan generasi sehat dan unggul.

    Sosialisasi yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” digelar di Hall Badminton Jsa Kawan, Payakumbuh Lintau KM 08, Padang Pariaman pada Selasa (16/9/25). Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, serta tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap masa depan generasi bangsa.

    “Gizi seimbang sejak usia dini adalah kunci mencegah stunting sekaligus membentuk generasi unggul. MBG merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Ade Rezki.

    Ia juga menyampaikan pesan Presiden melalui BGN bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

    “Semua pihak harus ikut ambil peran agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” tambahnya.

    Sementara itu, Teguh Suparngadi dari BGN menjelaskan bahwa pemerintah terus memperluas Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) secara bertahap. Upaya ini diharapkan tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga meningkatkan prestasi anak melalui edukasi gizi sejak dini.

    “Program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. UMKM lokal dilibatkan mulai dari penyedia bahan baku, pengolah makanan, hingga tenaga kerja. Dengan begitu, manfaatnya menyentuh aspek kesehatan sekaligus kesejahteraan masyarakat,” jelas Teguh.



    Pemerintah bersama BGN berkomitmen memperluas implementasi Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia. Dengan bonus demografi pada tahun 2045, program ini diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam mencetak generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing global.(*)

    HUT PMI Ke-80, 3 orang Relawan Donor Darah PMI Terima Hadiah Umroh dari Pemerintah Kota Padang.

    PADANG (Sumbarkini.com) - Berbeda dari tahun sebelumnya, momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia yang ke-80 tahun ini diwarnai dengan acara Gathering Para Penggerak Donor Darah dan Penyerahan Hadiah Ibadah Umroh kepada 3 orang Relawan Donor Darah PMI Kota Padang di Ballroom Universitas Baiturrahmah, hari ini (17/9). 

    Kegiatan ini diinisiasi oleh Unit Donor Darah PMI Kota Padang sebagai tanda terimakasih kepada pemerintah, instansi dan masyarakat yang setia mendukung layanan kemanusiaan yang dijalankan PMI selama ini.

    Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar Dt. Bagindo Kayo, menyampaikan bahwa pada HUT PMI ke-80 kali ini, PMI mengangkat tema Terbarkan Kebaikan. Dimana Palang Merah Indonesia mengajak masyarakat untuk terus melakukan kebaikan sekecil apapun itu. “Karena kita percaya bahwa satu langkah kecil, akan memicu kebaikan lainnya. Seperti kebaikan yang dilakukan Relawan dan Penggerak Donor Darah yang hadir pada saat ini” ucapnya.

    Kebaikan yang dilakukan oleh masyarakat yang menjadai pendonor dan instansi yang menjadi penggerak, tambah Aristo, telah menyelematkan hidup masyarakat khususnya di Kota Padang. “Tanpa semangat dan ketulusan hati Bapak/Ibu semua, tentu PMI tidak akan berhasil menegakkan kemanusiaan di wilayah Sumatera Barat hingga saat ini. Oleh karena itu sudah saatnya Bapak/Ibu menerima apreasiasi dari kami sebagai ucapan terimakasih”, tutur Aristo.

    Apresiasi tinggi juga diberikan oleh Pemerintah Kota Padang kepada masyarakat yang menjadi Relawan Donor Darah PMI Kota Padang. Dimana 3 orang warga Kota Padang hari ini menerima hadiah Ibadah Umroh dari Pemerintah Kota Padang. 

    Ketiga relawan tersebut ialah Rafli Thoriq dengan jumlah donasi darah sebanyak 157 kali, Idham 156 kali dan Yurnaldi sebanyak 155 kali melakukan donor darah di Unit Donor Darah PMI Kota Padang.

    Hadiah Umroh tersebut diberikan langsung oleh Walikota Padang, Fadly Amran. "Sebagaimana janji kami kepada masyarakat Kota Padang yang mau berdonor darah secara sukarela yaitu umroh untuk pendonor sebanyak 150 kali, hari ini sudah kami tepati", ucap Fadly

    Fadly menghimbau kepada seluruh warganya untuk menjadikan hal ini sebagai motivasi untuk saling tolong menolong antar sesama, salah satunya dengan melakukan donor darah. “Insya Allah, tahun depan kita coba realisasikan kembali untuk semua lintas agama”, jelasnya.

    Ia juga mengatakan Pemerintah Kota Padang mendukung penuh misi kemanusiaan yang dilakukan PMI. Karena ia mengakui PMI selalu menjadi garda terdepan untuk masyarakat. "Contohnya disituasi bencana, pasti yang lebih dulu datang membantu masyarakat itu adalah PMI dan Satgana. Mereka punya relawan yang tersebar hingga ke Kecamatan" terang Fadly.

    Sebagai Pelindung PMI Kota Padang, Fadly Amran berharap PMI terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Padang.

    Selain penyerahan hadiah Umroh untuk relawan PMI, pada perhelatan HUT PMI ke-80 ini Fadly Amran juga menerima anugerah Lencana Jasa Pratama Palang Merah Indonesia. Anugerah ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan dukungan atas kemajuan PMI Kota Padang.

    Lencana Jasa Pratama PMI disematkan langsung oleh Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif didampingi Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar Dt. Bagindo Kayo dan Kepala UDD PMI Kota Padang, dr. Widyarman.

    Tidak hanya itu, PMI Kota Padang tambah Zulhardi, juga memberikan penghargaan kepada 17 Instansi yang menjadi penggerak giat donor darah di Kota Padang.


    SALAM KEMANUSIAAN

    Humas PMI Sumbar.

    Darmawi Jadi Humas KJI, Siap Bangun Komunikasi Dua Arah


    PADANG - Di tengah hiruk pikuk informasi yang tak pernah usai, sebuah jembatan baru telah terbentang. Darmawi, sosok yang telah lama berlayar di samudra interaksi, kini mengemban amanah sebagai nakhoda komunikasi di DPP Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI). Kabar ini disiarkan langsung oleh Andarizal, Ketua Umum KJI. Sebuah penunjukan yang bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan atas jejak rekam Darmawi yang selama ini merajut hubungan baik dengan elite maupun masyarakat akar rumput.


    Menurut Andarizal, peran humas adalah jantung dari sebuah organisasi pers. Ia adalah penjaga reputasi, penyampai pesan, dan arsitek opini publik yang positif. Lebih dari itu, humas adalah pengelola dialog dua arah yang tak henti, seorang pemahat riset dan analisis, serta penulis yang menyulap informasi menjadi narasi yang relevan dan menarik. Posisi ini, kata Andarizal, bak takdir bagi Darmawi, seorang penulis yang telah lama mengolah kata menjadi makna dan persahabatan.


    Di sisi lain, Darmawi tak dapat menyembunyikan getar haru di dadanya. Sebuah amanah yang tak pernah ia duga, namun ia sambut dengan lapang dada dan tekad membaja. "Saya siap menerima amanah dan saya siap melaksanakan tugas," ucapnya. 


    Bagi Darmawi, humas di sebuah organisasi pers adalah sebuah misi suci. Ia adalah penghubung yang jujur dan jembatan yang kokoh, memastikan setiap informasi mengalir bening dan setiap pihak memahami etika jurnalistik yang berlaku. Dengan demikian, terwujudlah saling pengertian yang tulus dan sebuah ekosistem pers yang sehat serta profesional.


    Penunjukan ini bukan hanya tentang sebuah jabatan, melainkan tentang janji untuk merajut kembali kepercayaan, membangun narasi yang menyatukan, dan mengukuhkan KJI sebagai benteng jurnalisme yang beretika. Di tangan Darmawi, KJI akan menemukan suaranya, suara yang resonan dan mengikat, menghubungkan akurasi dengan empati, dan fakta dengan hati nurani. (KJI)

    Pengaduan Dugaan Tipikor Pengadaan Tanah UNP Diselidiki Polda Sumbar

    Padang – Potensi kerugian negara sebesar Rp2.110.320.000 akibat pengadaan tanah untuk Universitas Negeri Padang di Jalan Sungai Balik, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang akhirnya mulai ditangani. Sub Dit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktoral Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar telah memanggil pengacara pelapor Syamsuardi Nofrizal pada Senin 8 September 2025. Dan telah melayangkan pula panggilan kepada para terlapor untuk memberikan keterangan pada Dirtipidkor Polda Sumbar. 


    “Saya yakin dan percaya, tim pengadaan tanah Universitas Negeri Padang telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp2 milyar lebih,” tegas advokat Pijar Justitia Law Office Syamsuardi Nofrizal, Senin 15 September 2025.


    Dijelaskan oleh pria yang akrab dipanggil Pak Nof ini, dia dipanggil ke ruangan sendirian pada Hari Senin 8 September 2025 karena keterbatasan tempat pada waktu itu. Kepada penyidik, Iptu Muhammad Fariz, STrK, MH., dia  menjelaskan kapasitasnya sebagai pengacara pelapor. Nofrizal juga memberikan keerangan tentang apa saja yang menjadi dasar pertimbangan membuat pelaporan dugaan tindak pidana korupsi di dalam pengadaan tanah untuk UNP di Balai Gadang.


    Tak lupa dia gambarkan tentang kondisi tanah tersebut yang tengah dipersengketakan dan telah memasuki tahap banding ke Pengadilan Tinggi Sumatera Barat. “Saya diperiksa dari sekira jam 11  hingga Zuhur dan dilantjutkan setelah makan siang hingga sore. Saya menjelaskannya sesuai dengan pokok perkara yang saya tangani. Untuk lebih detilnya seputar kronologis tanah tersebut tentu lebih baik pihak pelapor dapat pula memberikan keterangan nantinya,” ujar Nofrizal.


    Dia optimis, Pihak Polda akan menangani pelaporan mereka dengan sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang berlaku. Besar harapan mereka, penyelidikan yang dilatkukan Direktorat Reskrimsus Polda Sumbar dapat lebih memberikan kepastian hukum terhadap status tanah yang disengketakan sehingga menunjang mereka ke tahapan selanjutnya. Lantaran pihak pelapor akan menempuh jalur hukum yang masih terbuka untuk memperjuangkan tanah kakek mereka. 


    Nofrizal juga mengapresiasi Ditreskrimsus Polda Sumbar yang bijak menyikapi persoalan ini dengan memanggil juga pihak-pihak terlapor. Dan mereka diperiksa setelah ini. “Saya sudah diberitahu tentang pemanggilan terhadap pihak terlapor sebagai bukti transparansi dalam penyidikan kasus ini,” pujinya.


    Pengacara terlapor, Apri Hendra Wahyu, SH., MH, pada Senin 15 September 2025 mengatakan pihaknya belum menerima panggilan terkait pengadaan tanah untuk UNP. Namun pihaknya menegaskan akan memenuhi panggilan dari Polda Sumbar. “Sesuai petunjuk, kami akan hadir di Polda,” ujarnya.


    Dari penelusuran wartawan kami, pihak terlapor telah dipanggil Direktorat Reserse dan Kriminal Khusul Polda Sumbar untuk hadir di Polda Sumbar pada  Senin 15 September 2023 atas nama Lofni Yenti dan Ilham Saputra. Lalu pada Selasa 16 September giliran terlapor Mardiani Sari Putri dan Mardion Saputra. Bagaimana kelanjutan persoalan ini, terus ikuti liputan wartawan kami. 


    Sementara dari pihak UNP didapatkan keterangan bahwa telah menyerahkan persoalan pengadaan tanah tersebut kepada Asdatun Kejati Sumbar. (Zeta)

    Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sekda Zefnihan Launching Program ASN BAIK.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Sijunjung menggelar Syiar Dakwah bersama Syaikh Abdel Rahman Hasan Almisyri, Lc. M.Pd yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal Muaro Sijunjung pada Selasa 16 September 2025.

    Beliau merupakan pemegang Sanad Al-Qur'an dengan 5 Qiroah, Pembicara Mukhtamar pengajar bahasa arab se- Asia Tenggara, Turki dan Negara Arab, serta Guru Bahasa Arab di Institusi yang berafiliasi dengan Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

    Kegiatan yang dibuka Sektetaris Daerah Kabupaten Sijunjung, DR. Zefnihan, AP. M.Si ini juga di ikuti Wakil ketua DPRD, Kepri Daus, Unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten,  Kepala OPD, Camat se Kabupaten Sijunjung, dan seluruh ASN dan Non ASN di Lingkup Pemkab Sijunjung. 

    Sekretaris Daerah, DR. Zefnihan AP. M.Si mengatakan, kegiatan Syiar Dakwah ini adalah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H.

    "Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, banyak hal yang perlu kita teladani dari Nabi Muhammad SAW, terutama dalam pelaksanaan tugas kita sehari hari. Dalam rangka menghadapi situasi yang cukup berat saat ini, bagaimana kita bisa menumbuhkan dan menguatkan cinta dan kasih sayang antara sesama umat manusia,  serta saling tolong menolong dan membantu sesama kita, terutama kepada seluruh ASN saat ini, marilah kita bersama masyarakat menjalin kebersamaan tersebut,"ujar Sekda Zefnihan.

    Pada kesempatan itu, Sekda Zefnihan juga melaunching program ASN BAIK dengan tema : membangun literasi" Mewujutkan 1 Juta Penghafal Al-Qur'an dan Bedah Rumah Tak Layak Huni".

    Program ASN BAIK ini lanjut Sekda Zefnihan bertujuan untuk membantu masyarakat yang masih membutuhkan, baik masalah ekonomi    kesehatan dan lainnya.

    "Saat ini kita telah memulai di Sekretariat Daerah melalui program SETDA BERKAH (Sedekah Jum’at Dunia Akhirat Berikan Kami Ampunan-Mu Ya Allah), Program ini merupakan wujud kepedulian bersama yang digagas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui sedekah yang dikumpulkan dari ASN maupun Non ASN setiap hari Jum’at pada saat apel pagi,"ujar Sekda.

    Ia juga mengintruksikan disetiap Badan  Dinas dan Kantor di Lingkup Pemkab Sijunjung agar memulai kegiatan ASN BAIK ini agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dan nanti bisa disalurkan melalui OPD masing masing. (Acel)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2